HORMONES|The Confusing Teens – Prolog |KyuMin Vers

Author : rainy hearT

Length : Series (?)

Rated : T

Cast :

Cast :

-Cho Kyuhyun & Lee Sungmin

– EunHae

-BaDeul

-HanChul x SiChul

-YeWook

-YunJae

-OnKey

-2Min

Pairing : || KYUMIN |

Disclaimer : Semua cast belongs to God and themselves. Dan seperti biasanya, jika saya bisa saya sudah meng-Klaim seorang Lee Sungmin menjadi milik saya.#Mimmpi….#

Genre : ||Drama || Romance|| Angst | Fluff

Warning : || BL/ YAOI || Gaje || typo’s || EYD tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia||

Sumarry : I just pick some scene’s from mini series from Thai, named Hormones. It’s just get inspired by the tittle, but actually the story inside was so different, not same as the series. If you like Thai series, better chek it out. The mini series was so damn fucking good. Trust me.

.

 

Another PRESENT From Me

.

~The Confusing Teens~

.

 

Just KYUMIN

 

Please be Patient With me. Don’t Like Don’t Read. No copas No bash.

 

.

 

HAPPY READING

.

.

 

Prolog

 

 

.

 

.

 

Seoul International school

.

 

.

 

 

 

“Untuk memulai tahun ajaran baru, mari kita sambut wakil dari siswa kita. Siswa yang terbaik dan siswa kebanggaan kita semua, Lee Sungmin!”

Dan saat seonsaengnim memanggil namanya, dia berjalan dengan sangat cantik. Namja yang memang sungguh manis dan sangat lembut. Sambil mengembangkan senyumannya disetiap langkahnya. Semua siswa pun tahu jika dia memang sangat bercahaya.

Seorang guru bahkan menyambutnya dengan pelukan hangat sebelum membiarkan Sungmin sampai di podium dan menyampaikan pidatonya. Senyumnya, suara lembutnya, wajahnya, gerakan bibirnya dan bahkan helaian rambut hitamnya yang terurai oleh angin sepoi yang lembut mengusap setiap helaian rambut Sungmin, semuanya terlihat sangat menakjubkan dan sempurna.

Dia bahkan bisa membangkitkan semangat semua siswa yang sebelumnya sudah mengantuk dan hampir mati bosan karena ceramah dari kepala sekolah yang sudah berjam-jam.

Sungmin menyudahi salam pembukaannya untuk tahun kedua disekolahnya itu. Ia tersenyum keseluruh saat melihat mereka memberikan senyuman dan tepuk tangan yang sangat meriah atas sambutannya.

Dia membungkuk hormat pada semua seonsaengnim sebelum meninggalkan podium. Beberapa anak bahkan sempat berbisik baik sebelum dilalui Sungmin, saat dilalui dan bahkan setelah dilalui. Semua siswa tahu, jika namja manis ini juga memiliki wangi khas yang sangat manis, ditambah dengan wajah manis dan juga ah…. he’s just so abso-fucking-lately adorable and cute.

Setelah dibubarkan oleh Jung Soo Seonsaengnim, semua siswa kembali ke kelas yang sudah ditentukan pada saat pembagian tadi. Dan berada di kelas ‘S’ adalah hal yang sangat menakjubkan. Kelas yang penuh dengan namja bekemampuan lebih, selain juga wajah yang tampan dan juga otak yang encer. Kelas super “S.”

Saat itu, Sungmin tengah bercanda dengan teman sebangkunya, sebelum akhirnya ia menabrak seorang namja yang sedikit terburu-buru berjalan menuju kearah pintu masuk kelas yang ada dibelakangnya. Sungmin membungkuk sopan dan meminta maaf.

Semua siswa melihat mereka berdua. Heuh… bahkan beberapa anak yang tengah mengumpul disudut kelas dan sudut lorong sekolah tengah sibuk membicarakan bagaimana pantasnya seorang namja bintang sekolah yang bersinar sangat cantik, bersanding dengan seorang pangeran sekolah yang benar-benar sangat tampan.

“Ah… mianhe, aku tak melihatmu.”  Sungmin berucap sopan sambil memunguti buku yang dibawa namja yang ditabraknya tadi.

“Gwenchanayo…”

Senyuman namja itu bahkan tak terlihat secuil-pun, ditambah dengan nada bicaranya yang sangat dingin. Tapi beberapa fans dari keduanya tengah sibuk melamunkan satu scene dimana kedua namja itu tengah jatuh cinta pada pandangan pertama, saling melempar senyum dan bahkan mungkin berciuman dan melupakan segalanya.

Lupakan.

“Ish…. Kyuhyun sunbae tidak asik.” Key mencibir pelan. Baginya melihat namja dingin itu mengacuhkan Sungmin adalah salah satu hal yang paling menyakitkannya. Dalam pikirannya, dia sudah berfanboy ria  dan menciptakan KyuMin couple. “Ish… lebih baik Sungmin sunbae denganku saja.”

“Hu!!! Enak saja!” Jonghyun seenaknya menoyor dahi Key. Dan selanjutnya, terjadilah pertengkaran kecil diantara mereka berdua. Sementara Henry hanya bisa diam melihat tingkah kedua chingunya.

.

.

.

“Hari ini kita akan mempelajari sastra Inggris. Silahkan buka halaman 7.”

Sungmin tersenyum saat melihat seonsaengnim kesayangannya. Jung Soo adalah seorang guru bahasa Inggris yang sangat baik dan ramah. Ditambah juga wajahnya yang terkadang terlihat cantik dengan kedua lesung pipi, atau malah terlihat tampan dengan wajah tegas dan juga nada bicaranya saat tengah serius.

Sungmin tersenyum saat mendengar pujian dari Jung Soo-nim. Ia selalu bisa membaca Bahasa Inggris dengan sangat baik dan juga jelas, terlebih suara Sungmin yang sangat lembut.

Kelas dibubarkan setelah 2 jam pelajaran. Meski Jung Soo sudah keluar dari kelas, tapi beberapa siswa masih sibuk berbicara kesana kemari didalam kelas. Beberapa siswa sudah mulai pergi keluar, dan tepat di pintu, saat Kyuhyun akan keluar dari kelasnya dia kembali berpapasan dengan Sungmin. Sungmin memilih mundur dan mempersilahkan Kyuhyun maju dan keluar terlebih dahulu, diikuti Yesung dan baru setelah itu, Sungmin dan Ryeowook berjalan dibelakang Kyuhyun.

Tapi, belum juga berjalan jauh dari pintu, Kyuhyun harus berhenti karena seorang hobae tengah menyodorkan sebuah amplop kuning bergambar banana yang mungkin saja berisikan surat cinta.

Kyuhyun hanya tersenyum dingin dan melalui hobae itu dengan seenaknya tanpa memikirkan bagaimana perasaan hobae-nya. Sungmin bisa melihatnya, hobae itu hampir menangis. Dari seragamnya saja, Sungmin sudah tahu jika hobae itu baru tingkat 3 di junior high.

“Keterlaluan sekali.”

Sungmin hampir tak pernah membenci orang, tapi Kyuhyun mungkin pengecualian. Namja dingin itu memang namja baru, siswa baru yang benar-benar menyebalkan.

Sungmin menghampiri hobae itu dan memeluknya.

Meski tujuan Sungmin adalah menenangkan hobae itu, tapi akhirnya malah hobae itu tersenyum senang, melebihi apa yang diharapkan Sungmin. Hobae itu terlihat sangat senang dan bahkan hampir terdengar suara tawanya.

“Kupikir kau sakit hati, tapi kenapa tertawa?”

“Aku senang, sunbae memelukku. Gamsahamnida.”

“Cheonmaneyo…”

Sungmin mengusap punggung namja itu. “Siapa namamu?”

“Taemin, Lee Taemin.”

“Aku Sung__”

“Sunbae Lee Sungmin.” Taemin melepaskan pelukan Sungmin dengan cepat dan kemudian tersenyum saat melihat wajah Sungmin. “Aku juga menyukai Sunbae, mari berteman…”

“Nde, tentu.”

.

.

.

Meski satu kelas dengan Kyuhyun, jujur saja… Sungmin sangat membenci namja itu. Pagi ini saja, Kyuhyun baru membuat sensasi yang lainnya lagi, tentu saja setelah kejadian penolakannya pada Taemin yang ternyata adalah hobae mereka yang bahkan sudah populer dan dikenal oleh sunbae Sungmin sendiri.

Kyuhyun kembali menolak yeoja yang menyatakan perasaannya padanya pagi itu. Siapa yang tak kasihan jika melihat yeoja yang di tolak oleh Kyuhyun kini malah jadi sasaran pelampiasan kekesalan seorang sunbae yang mengaku sebagai kekasih Kyuhyun.

Sungmin sangat geram. Berulang kali dia melihat ke bangku belakang dan menatap tajam pada Kyuhyun. Namja itu seperti tanpa dosa dan terus bercanda dengan Yesung. Sungmin tak bisa melakukan apapun, tak ingin melakukan apapun pada akhirnya.

Ia merasa ini bukan haknya untuk ikut campur.

“Sungmin hyung…”

“Nde, Wookie-ah.”

Sungmin menyahut malas sambil terus membuka-buka buku pelajarannya sebelum seonsaengnim datang.

“Jangan melihat Kyuhyun seperti itu, Hyung. Kau seperti ingin memakannya.”

“Heuh… aku hanya kesal saja. Dia keterlaluan.”

.

.

.

Dan entah sejak kapan, Sungmin sangat tertarik dengan semua tingkah Kyuhyun. Pagi ini adalah upacara di minggu kedua. Seperti biasanya, Sungmin akan memberikan sambutan tambahan untuk menyemangati semua siswa di sekolah itu.

Tapi, hari ini ada yang berbeda.

Cho Kyuhyun tak memakai seragam sekolahnya.

Sungmin hanya bisa menggeleng dan terus menatap Kyuhyun. Setelah menyudahi pidatonya, Sungmin kembali kebarisan. Kang In seonsaengnim langsung naik ke podium sambil membawa satu stik panjang yang terbuat dari bambu. Ia memukulkan bambu itu sedikit keras ke badan podium.

“Yah!!!! Kau Cho Kyuhyun-ssi, apa maksudmu memakai baju seperti itu? Kau pikir ini negara Amerika kebanggaanmu?”

Kyuhyun hanya memamerkan smirk andalannya, dan mengacuhkan pertanyaan Kang In Seonsaengnim. Dia malah putar balik dan meninggalkan barisan.

“Yah!!! Apa kau tak mendengarkan aku?!”

Anggap saja teriakan Kang In adalah angin lalu, yang mungkin didengar tapi tak berpengaruh apapun pada Kyuhyun.  Sungmin sudah mulai geram dan bahkan sangat geram. Tapi dia sama sekali tak bisa bergerak dari posisinya.

.

.

.

“YAH!!! Cho Kyuhyun-ssi!!!”

Sungmin berteriak sangat keras dengan suara yang benar-benar melengking hingga beberapa siswa di sekitar kelasnya berhenti dan malah memperhatikan Sungmin yang tengah mencoba mengajak Kyuhyun untuk berbicara.

Biar bagaimanapun ini tugas Sungmin, seorang ketua Dewan Kedisiplinan.

Kyuhyun berhenti dan menoleh malas pada Sungmin.

“Kau pikir ini di Amerika?”

“….”

“YAH!!!”

Kyuhyun merapatkan punggungnya ke salah satu dinding kelas dan bersandar disana. Ia bergaya sangat cool dan hampir menarik semua perhatian siswa. Bahkan ada yang sampai merekam tingkah cool  (?) Kyuhyun dan malah sibuk berfanboy-fangirl ria.

“Ck… kau seperti ibuku. Jangan mengaturku.”

“Kau pikir ini sekolahmu di Amerika? Kau bisa berpakaian seperti itu. Dimana seragammu Cho Kyuhyun-ssi? Bukankah kau membaca peraturan sekolah.”

Kyuhyun hampir tak mendengarkan Sungmin. Ia sibuk dengan pemikirannya sendiri. Siapa yang bisa menahan diri dari pesona seorang namja manis yang malah terlihat semakin cantik saat marah?

Kyuhyun mendekat pada Sungmin dan masih setia memamerkan smirk andalannya. Ia menatap tepat di kedua mata Sungmin. Mereka saling diam, untuk beberapa menit.

Dan memang sengaja, Kyuhyun kemudian meniup kedua mata Sungmin yang masih terus saja menatap tajam padanya, meski itu artinya Sungmin harus sedikit mengangkat wajahnya dan sangat terpaksa juga, Sungmin mengedipkan kedua matanya karena angin dari bibir Kyuhyun yang mengganggu kedua matanya.

.

Chu~

.

Ciuman yang sangat singkat. Hanya menempel.

“YA!!!!”

“Kya!!!!”

Namja dan yeoja, seluruh siswa disana berteriak keras melihat adegan itu.

Sungmin membatu.

‘Bagaimana bisa…. dia menciumku seperti itu?’

.

“Cho Kyuhyun!!!! Awas kau!!!”

.

 

.

 

.

 

TBC

.

.

.

Thanks buat yang selalu rajin review, #tebar kisseu

Gomawo!!!!

.

12 thoughts on “HORMONES|The Confusing Teens – Prolog |KyuMin Vers

  1. Hahaha… Spertinya akan ada kisah cnta yg manis smasa sekolah nih*lirik kyumin*

    aduh thu si kyu sok bnget nolak taemin, tp klo min nanti yg nembak eh diterima*ditendang kyu

    lanjut updte kilat ne.
    Mian akhir2 ini jarang buka blog nya kakak. Jadi kudet nih.

    Terus berkarya..
    Semangat :-*😀❤❤

  2. hehehe q bca sekarang….

    ne mksdnya kyu pa???????????????/ main cium j…. pa kyu pke bju gt mang sengaja mau nrik perhatian ming….
    duh..duh…duh… kyu ne da da j…. bnyak yg lht pula….. ckckck
    sbnrnya pa yg da di pkrannya kyu tu?????????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s