HONEY | CH. 5 | KYUMIN | YAOI

.

.

.

“Raja Choi…”

Siwon datang menemui appanya. Dia harus membicarakan ini secepatnya. Dan tentang Kibum__

“Aku tahu kau membuangnya keluar dari Korea. Dia tidak pergi untuk sekolah atau hal bodoh apapun itu yang kau dustakan padaku. Seharusnya kau memahami bagaimana aku?”

Raja Choi hanya diam. Ia mengulas senyuman kecil dan mulai menghela nafasnya. Diusianya yang memang sudah tak muda lagi, rasanya sangat payah saat ia hanya memiliki satu putra dan terlebih dia sangat susah diatur. Seorang pembangkang yang sangat ulung.

“Bahkan seluruh istana dan juga warga Korea diluaran sana sangat patuh padaku. Tapi, kenapa kau sangat suka melanggar apa yang telah menjadi keputusanku?”

“Mwo???” Siwon tertawa kecil, hingga akhirnya mungkin ia mulai gila dan tertawa terbahak.”Hahahhaa…. kau benar-benar… hahahaa….!” Siwon tertawa keras. Bahkan ia sama sekali tak menghentikannya saat tatapan raja bahkan begitu tajam menusuknya.

“Kau benar-benar tak punya perasaan!”

.

.

.

.

rainy hearT

.

~Proudly present~

 

.

 

.

 

HONEY

.

 

.

 

.

 

“Tak tahu apa sebenarnya arti cinta. Yang kulakukan selama ini hanya menutup kedua mata dan telingaku. Tak sekalipun terlintas dalam pikiranku, jika aku akan jatuh dalam cerita cinta  yang sungguh begitu “ISTIMEWA.” Tuhan memberikan perasaan ini padaku, bukan tanpa alasan bukan? Jadi, tak mungkin aku punya alasan konyol untuk menolak ‘Hadiah’ teristimewa dari Tuhan ini.”

 

“I Love You…. Forever…”

.

 

.

 

.

 

.

Cast :

– Cho Kyuhyun as Pangeran kecil

–          Lee Sungmin a.k.a Cho Sungmin as Tuan Muda Lee

–          Choi Siwon as Crown Prince

–          Kim Kibum as Kim Kibum a.k.a Kim Family Son’s

–          Cho Heechul (GS) as Yang Mulia Cho ( Kyuhyun Eomma)

–          Cho Hangeng as Yang Mulia Cho (Kyuhyun Appa)

–          Raja Choi and Ratu Choi (OC) as Siwon parents

–          Cho Ahra a.k.a Shim Ahra as Tuan Putri Cho (Kyuhyun Sist.)

–          Shim Changmin as Pangeran Shim a.k.a Ahra Hubby

–          Lee young Woon as Sungmin Appa

–          Lee Hyukjae as Sungmin bro

Pairing: KyuMin

Genre : Drama, romance, etc

Length : series

Rated : T+

Disclaimer : KyuMin saling memiliki, Kyu Milik Sungmin, dan Sungmin milik Kyu _bersama dengan saya_  >^<

Warning : YAOI / BL, GaJe, Typo(s), etc

.

.

.

Don’t Like Don’t Read

No Copas No Bash No Flame

.

.

.

Chapter 5

 

.

 

.

 

.

 

“Bukan aku yang tak punya perasaan. Ini adalah hal yang benar-benar diluar pemikiranku. Seharusnya kau menyadari siapa kau dan juga siapa dia. Dia hanya anak miskin dari keluarga yang bergantung pada kerajaan. Keluarga yang tak memiliki akal bahkan untuk membalas kebaikan kerajaan.”

 

Raja mendekat pada Siwon. “Ah, apa dia memang sengaja mengirim putranya untuk menjebakmu? Atau mungkin dia memang bekerja sama dengan Presiden untuk menjatuhkan Kerajaanku?”

 

Tangan siwon terkepal kuat hingga buku – bukunya terlihat. Ia sangat geram dan benar-benar marah sekarang. Setelah mengetahui dari pelayan setianya, bahwa Kibum ah… seluruh keluarga Kim _ keluar dari Korea, mereka masuk daftar hitam dan dilarang memasuki Korea_  Ia sangat marah hingga mungkin saja mampu membunuh Raja _appanya sendiri.

 

“Dia hanya namja penyakitan dan sama sekali tak bisa diharapkan. Mungkin dia pintar tapi tak cukup pintar untuk menang dari kekuasaanku.”

 

Raja kemudian menepuk bahu Siwon. Ia tersenyum kecil dan berbicara tepat didepan wajah Putra Mahkota itu. “Ah… jangan menyalahkan Putri Cho atau Tuan Shim. Kau salah jika mengajak mereka untuk masuk kedalam permainanmu denganku. Jangan mengelak dari pernikahanmu, aku tahu kau tak mandul.”

 

Raja menepuk kembali bahu Siwon dan kemudian pergi dari ruangan itu. Siwon melemah dalam remang diruang pertemuan di paviliun utama kerajaan. Raja Choi baru saja tiba dari Jeju, dan ia sudah menunggu waktu lama untuk membicarakan tentang semuanya.

 

Dan apa yang bisa ia lakukan sekarang. Bahkan pernikahannya didepan mata. Sungguh, ia mulai kesal dengan dirinya sendiri yang bahkan tak mampu melindungi  orang yang disayanginya.

 

Dengan sikap tegas dan kuatnya, menunjukkan seakan ia adalah namja yang bahkan tak pernah mengenal rasa sakit sebelumnya___ Siwon mengusap setitik air mata di ujung kedua matanya. Ia memilih memejamkan kedua matanya sejenak, hanya untuk menenangkan hatinya.

 

“Aku akan menemukanmu, Bummie…. “

 

Dan saat ia mencoba untuk tegar dan lebih tegar lagi___ seakan tak ada yang tersisa. Akhirnya ia menangis terisak. Meski perlahan namun siapapun yang mendengarnya pasti akan merasakan kepiluan yang mendalam.

 

Seorang pangeran yang hidup dalam kemewahan, tak selamanya ia merasa bahagia. “Bummie….”

Hanya bergumam lemah disela tangis tanpa suara yang masih ia lakukan, mungkin akan berhenti saat ia merasa benar-benar kuat kembali.

 

Langkah itu terdengar dan mendekati Siwon. Namja itu mengangkat kepalanya, menatap seseorang yang begitu ia percayai.

 

“Kau harus membantuku, aku tak ingin menjadi raja. Aku harus keluar dari sini…. Bummie-ku, bagaimana jika dia membutuhkanku saat ini? Bagaimana jika dia tak sanggup bertahan disana? Bag___”

 

“Sudahlah, aku akan berusaha Yang Mulia…”

 

Merasakan tepukan yang cukup menenangkannya. Crown Prince mungkin sangat kuat diluarnya, tapi ia begitu lemah didalam. Sungguh lemah.

 

‘Aku akan membantumu, meski harus mati untukmu…’

 

.

 

.

 

.

 

.

 

Sungmin hendak mengusap sisa saliva dibibirnya, tapi tangan Kyuhyun menghalangi tangannya dan dengan cepat Kyuhyun menjilat kecil saliva yang tersisa disudut bibir Sungmin.

 

“Aku hanya menghapus jejak manis dibibirmu. Jangan sekali-kali memakainya lagi, aku tak berani menjamin aku bisa bertahan untuk tak menciummu.” Kyuhyun tersenyum manis dan kemudian memperhatikan Sungmin. “Apa kau sedang bercanda? Jangan katakan kau akan ikut kesekolahku.”

 

“Iya, aku akan ikut kesana. Ini aku minta dari Hara, dia yang memberiku seragam saat aku bercerita padanya tadi malam. “

 

Sungmin kemudian meraih susu coklatnya dan meminumnya. Mengecap-ngecap rasa manis dan coklat dengan bibir yang selalu saja bergerak manis seakan menanti Kyuhyun untuk menciumnya.

 

“Aku bosan dan mungkin bersekolah denganmu akan menyenangkan. Ah… bukankah aku masih pantas? Bahkan kau terlihat lebih tua dan aku terlihat sangat muda. Hahhaa…”

 

‘Ah… Ya Tuhan… namja ini…’

 

Kyuhyun hanya bisa membatin. Ia tak bisa menghalangi Sungmin, dan lagi pula ia juga cukup senang. Sekolah mungkin akan menjadi salah satu tempat favoritnya mulai sekarang.

 

“Baiklah kalau begitu. Tapi kuharap kau tak menangis saat melihat banyak fans dan juga yeoja cantik yang akan terus berteriak dan berusaha mendekatiku nanti.” Kyuhyun tersenyum mengejek, gerakan matanya terus saja menatap lapar pada Sungmin. Sungguh, jantungnya sudah berdebar sangat kencang.

 

“Ish… jangan bermimpi. Memangnya kau siapaku? Kau pikir aku akan cemburu.”

 

“Ah… ayolah, aku tahu kau sudah jatuh cinta padaku. Ck… tak pandai berbohong.”

 

“Ahniya, aku tidak seperti itu.”

 

“….”

 

“Yah!!! Kenapa wajahmu seperti itu. Sudah kukatakan, aku tidak jatuh cinta pada siapapun. Termasuk pada pangeran jelek sepertimu, dasar menyebalkan.”

 

“….”

 

“Yah….! Bicara sesuatulah…. jangan diam saja.”

 

“….”

 

“Yah!!! Cho Kyuhyun!!!!”

 

.

Chupp~~~

.

Sebuah  ciuman singkat, dan setelahnya sang pelaku –Cho Kyuhyun- pergi meninggalkan Sungmin yang masih terpaku ditempatnya. Ia mengusap bibirnya. ‘This is crazy….’ Hanya bisa membatin dan berjalan lemas dibelakang Kyuhyun.

 

Terus menatapi punggung tegap dihadapannya. Ck… masih tak habis pikir, mana mungkin dia jatuh cinta dengan Pangeran Kecil yang sudah berani dan sangat kurang ajar padanya.

 

‘Jatuh cinta??? Mwo???? Yang benar saja!?’

 

 

.

 

.

 

.

 

Bisik-bisik diseluruh penjuru sekolah agaknya sedikit membuat Sungmin risih. Sedikit mual saat mereka sepertinya mulai membicarakan tentang dirinya dan juga Kyuhyun. Memang pernikahan mereka belum terlalu diekspose media. Bahkan mungkin, media belum tahu siapa yang akan menikah dengan Pangeran Kecil.

 

Tapi, siapa yang tak akan curiga jika saat ini Pangeran Kecil ini terus memeluk pinggang Sungmin dengan teramat sangat erat? Posesive eoh???

 

Meninggalkan Sungmin di ruang musik, yang awalnya bermaksud untuk menyenangkan hati namja itu___ akhirnya malah menjadi boomerang bagi Kyuhyun. Wajah cantik dan menggemaskan namja ini, mampu menarik seisi sekolah untuk berpusat padanya. Semuanya sibuk memperhatikan Sungmin memainkan piano di ruang musik itu dan bahkan memberikan Sungmin bunga, coklat dan permen.

 

“Jangan memasang wajah seperti itu. Kau yang biasanya saja sudah membuat mereka ketakutan.”

 

Sungmin bergumam lirih sambil terus berusaha melepaskan lengan Kyuhyun pada pinggangnya. Tapi, nampaknya ocehan Sungmin sama sekali tak ada artinya ditelinga Kyuhyun. Mungkin, namja itu mendengar pun tidak.

 

“Kyu, tak perlu memperlakukan aku seperti ini. Kau pikir aku anak kecil apa?”

 

“Kau akan 30 tahun Tuan Muda Lee, dan beraninya kau seperti menebar semua pesonamu dan bahkan pada semua namja itu. Kau benar-benar menyebalkan.” Kyuhyun berbisik lirih  ditelinga Sungmin. Dan__

 

.

Chup~

.

 

“Berhenti untuk mencoba menjadi orang yang sangat menjengkelkan bagiku, Tuan Muda Lee.”

 

Dan setelah ciuman singkat itu, Kyuhyun merasa –mungkin- sudah berada didalam kekuasaan dan kemenangannya. Tersenyum puas menatap para yeoja maupun namja yang menatap iri padanya. Ck… benar-benar kekanakkan.

 

Dan Sungmin__

 

Hanya bisa merutuk (?) dalam hati.

 

‘Ck…. such a stupid and childish Prince…’

.

 

.

 

.

 

Dan mungkin ini satu kelalaian Kyuhyun yang  lainnya. Disaat seperti ini –dimana ia harusnya menjaga Sungmin dari tatapan lapar semua namja dan yeoja disekolahnya- ia harus ke toilet dan sayangnya Sungmin tak mau mengikuti namja itu kesana. Akhirnya meski dengan sangat berat hati, Kyuhyun membiarkan Sungmin menunggu di koridor yang cukup dekat dengan toilet. Sangat disayangkan, meski Kyuhyun sudah bergerak cepat dan segera menyelesaikan urusan panggilan alamnya, tetap saja dia kecurian (?).

 

“Ah… Sungmin Oppa, boleh minta nomor ponselmu?”

 

“Ini bekalku, Oppa. Kita bisa berbagi. Aku akan menyuapimu.”

“Ah, Sungmin oppa itu milikku.”

 

“Aish… kau ini senang sekali bermimpi. Sebaiknya kau bangun, Nona Hwang! Sudah jelas dia milikku.”

 

Dan Kyuhyun hanya bisa menahan tawa saat melihat dua yeoja yang tadi memperebutkan Sungmin malah sibuk saling mencakar satu sama lain. Sungmin sendiri hanya bisa mendesah pelan dan kemudian membiarkan mereka.

 

Ia tersenyum pada Kyuhyun dan kemudian menepuk dada Kyuhyun, membenarkan blazer kyuhyun yang sedikit berantakkan. “Kau jangan berfikiran aneh, itu mereka saja yang berbuat seperti itu.”

 

“Aku tahu___ kau pikir aku cemburu? “ Kyuhyun menatap Sungmin dengan tatapan yang sungguh tak bisa diartikan tapi sangat jelas jika itu adalah tatapan mengejek yang sangat amat menyebalkan dimata Sungmin . “Sangat lucu.”

 

Kyuhyun tersenyum mengejek pada Sungmin. Ck… padahal mood Sungmin sudah sangat baik. Sungmin yang marah langsung saja menginjak satu kaki Kyuhyun dan kemudian berjalan cepat meninggalkan Kyuhyun.

 

“Ouwhh…. chagii!!! Aish… sakit!”

 

Tapi Sungmin tak mempedulikan Kyuhyun. Ia tersenyum penuh kemenangan dan kemudian berjalan kembali kekelas mereka.

 

.

 

.

 

Suasana dikelas tak jauh berbeda. Seluruh siswa langsung mendekati Sungmin. Sebenarnya, Kyuhyun sudah mencoba untuk memaklumi siswa gila itu, tapi akhirnya ia tak bisa menahan kemarahannya lagi.

 

‘Nobody can touch my Bunny!’

 

Yeah… Kyuhyun menggeram kesal saat menemukan salah satu siswa berambut blonde itu terlihat sangat dekat dengan Sungmin. Bahkan namja itu berani merangkul pinggang dan memeluk tubuh Sungmin.

 

“Yah!!! Lee Sungmin!”

 

Melihat tatapan mematikan dari Kyuhyun, Sungmin langsung mengerut. Tapi sebelumnya, ia masih sempat menyembunyikan namja yang sedari tadi bergelayut manja dilengannya itu kebelakang punggungnya. “Yes… Pangeran Kecil yang manja.”

 

“Ish… yah! Kau ! Si rambut kuning! Lepaskan Sungmin!”

 

Tapi namja itu malah semakin mengeratkan pelukannya pada Sungmin, dan seperti sengaja___ namja itu tersenyum pada Sungmin dan seakan mencium telinga Sungmin. Kemarahan Kyuhyun sudah dipuncak. Ia sangat kesal.

 

Dengan cepat ia menarik Sungmin dan juga beserta namja yang masih setia menggenggam tangan Sungmin. “K-kyu!!!”

 

“Yah! Kenapa rambut kuning itu masih saja menempel. Hya!!! Pergi kau!”

 

Ck… jika sifat kekanakkan Kyuhyun sedang kumat begini, memang benar-benar merepotkan. Kyuhyun menyeret Sungmin beserta namja berambut kuning itu ke belakang sekolah. Ia sedikit mengatur nafas saat merasakan tenaga dan nafasnya hampir terkuras habis untuk membawa dua namja itu bersamanya.

 

“Hosh… hossh….!” Kyuhyun berusaha mengangkat wajahnya, dan ia benar-benar geram__ melihat namja berambut Kuning masih menempel dipinggang Hyungnya. “Yah! Beraninya kau menyentuh milikku! Lepaskan dia!”

 

“Shireo! Dia milikku!”

 

“Yah! Beraninya kau! Kau akan aku keluarkan dari sekolah ini jika kau tak segera menyadari kesalahanmu.”

 

“Ck…. seperti inikah sifat pangeran Korea?”

 

“Kau!”

 

“Cho Kyuhyun!!!”

 

Sungmin berteriak keras sesaat sebelum Kyuhyun berhasil menarik namja itu lepas dari perlindungan Sungmin. Sungmin menatap Kyuhyun dan kemudian sibuk menggeleng aneh. Sungguh ia tak habis pikir.

 

“Kau pikir dia ini siapa?”

 

“Jangan mencoba melindunginya. Yah!!! Kuning jelek! Cepat lepaskan Sungmin!”

 

.

 

.

 

.

 

.

 

.

 

“Hahhaa…..! Hahaha…!”

 

Suara tawa itu tak kunjung berhenti, dan bahkan semakin keras saat melihat wajah yang sudah ditekuk berlipat-lipat dihadapannya.

 

“Yah!!! Berhenti menetrawakan Pangeran Korea! Kau mau aku hukum mati?!”

 

“Ommo!!! Itu sangat menakutkan.” Dan kedua namja bermarga Lee itu kembali tertawa renyah. Sungguh, bagi mereka__ tontonan dihadapannya kali ini benar-benar lucu.

 

“Ish…. kau sangat menyebalkan Lee Sungmin!” Kyuhyun menarik Sungmin ke belakang punggungnya. “Kau harusnya mengatakan jika dia dongsaengmu yang gila itu. Ck… bagaimana bisa kau menjadi adik dari Sungmin. Kalian benar-benar tak mirip.”

 

Kyuhyun menyeringai dan menatap namja berambut kuning itu dari atas kebawah hingga keatas lagi. “Ck… kau benar-benar berbeda dengan Sungmin. Look…. Sungmin-ku benar-benar cantik dan kau___” Kyuhyun menggantungkan kalimatnya. “Kau seperti monkey yang tercebur dalam lautan susu pisang. Hahaha…!”

 

“Mwo!!!? Yah!!! Beraninya kau!”

 

Kyuhyun mengabaikan teriakan itu, dan ia mulai berlari –dengan menyeret Sungmin- meninggalkan si yellow hair.

 

“Yah! Namaku Eunhyuk, kau dengar itu! Pangeran kampungan, beraninya kau menghinaku! Aku tak akan merestui  kalian!”

 

“Kau pikir aku peduli? Hahhaa….. BIG NO!!!”

 

.

 

.

 

.

 

“Kau seharusnya meminta maaf pada Hyukkie, Kyu.”

 

“Aku?” Kyuhyun menatap tak mengerti pada Sungmin. Sekarang mereka berada di kamar Sungmin, Kyuhyun terus mengikuti namja itu kemanapun.

 

“Yeah, kau menghinanya.”

 

Kyuhyun menatap Sungmin. “Dia yang bersalah. Sejak diputuskan minggu lalu, kau adalah mutlak milikku. Tak ada seorang pun yang bisa menyentuhmu kecuali aku.”

 

“Hei, jangan kekanakkan seperti itu. Dia adikku.”

 

“Heh…” Kyuhyun tertawa kecil. “Sama sekali tak terlihat seperti adikmu. Malah___” Kyuhyun menggantungkan kalimatnya. Entah mengapa, semua kalimat yang sudah ia siapkan diotaknya sekejap menghilang dan berganti dengan pikiran-pikiran pervertnya.

 

Kyuhyun mulai berfantasi yang tidak – tidak saat melihat Sungmin. Wajah itu sedikit basah karena keringat. Yeah… mereka baru saja bermain kejar-kejaran (?) tadi dan mungkin nafas Sungmin juga belum terlalu stabil, hingga suara nafas itu malah lebih terlihat seperti panggilan erotis untuk satu sisi lain dari seorang Cho Kyuhyun.

 

Dan bukannya meneruskan perdebatan mereka, kini ia malah sibuk menarik Sungmin kedalam pelukannya.Mereka memang sudah pulang dari sekolah, tapi karena sibuk bertengkar mereka belum sempat mengganti seragamnya.

 

“Eum… sepertinya kita perlu berganti pakaian. Dan oh…. Hara sudah aku suruh menyiapkan baju kita, bagaimana jika kita__” Kyuhyun menatap intens wajah Sungmin dan kemudian mulai mengusap keringat yang membasahi dahi dan pelipis namja itu. ‘Neomu joahe…’

 

“Ck…” Sungmin mendorong Kyuhyun agar menjauh darinya. “Dasar pervert. Kau harus ingat, aku hampir 30 tahun seperti yang selalu kau ucapkan, so… jangan memperlakukan aku seperti yeoja umur belasan yang akan mempan dengan rayuanmu. Sebaiknya, kau segera mandi dan mengganti bajumu itu. Jangan menggangguku.”

 

“Oh yeah???” Kyuhyun menatap tajam pada Sungmin. Tatapan yang mungkin sanggup meluluhkan pertahanan Sungmin. Dengan cepat Kyuhyun kembali menarik namja itu kepelukannya. “Aku tak menyangka, kau suka sekali menghindar.”

 

“K-Kyu~”

 

“Kau sama sekali tak berpengalaman, Lee Sungmin.”

 

“Mwo? Ap-apa maksudmu…eunghhh…”

 

Dan serangan dadakan itu berhasil menggoda leher Sungmin.  Terus melenguh dan sesekali masih berusaha mendorong tubuh Kyuhyun, meski akhirnya remasan tangan Sungmin di lengan Kyuhyun malah seakan memancing Kyuhyun untuk melakukan lebih pada lehernya.

 

“K-Kyuhh…ungghhh…”

 

Sungmin melenguh hebat saat ia merasakan sesuatu yang basah mulai menggoda telinganya. Merasakan benda itu menggelitik liang telinganya dan merasakan gigitan-gigitan kecil yang semakin membuat Sungmin melayang.

 

“Ok… well done…” Dan Sungmin akhirnya bisa bernafas lega saat kenikmatan itu berakhir ditelinganya. “Bagaimana, kau menyukainya___ Honey…”

 

.

Blushh~

.

 

“Aish… wajahmu memerah. Apa kau sakit?”

 

“Ah, tidak.” Sungmin mendorong Kyuhyun agar menyingkir dari jalannya. “Kau pikir aku yeoja yang sedang kasmaran. Dan ish…. beraninya kau menggodaku.” Sungmin sibuk mengusap bekas –tempat- gigitan Kyuhyun. Ia mendekat pada cermin besar dan kemudian sibuk berkaca.

 

“Yah!!! Cho Kyuhyun! apa yang kau lakukan!!?”

 

Dan sang pelaku mungkin sudah menghilang ke kamar mandi utama di kamar itu. Sungmin mengusap pelan kiss mark yang cukup besar dan benar-benar berwarna merah  gelap er…ungu… atau… aish… yang pasti akan sangat amat lama untuk kissmark itu bisa hilang.

 

‘Ck… dasar pangeran manja dan… hahhaa… pervert prince (?)’

 

.

 

.

 

.

 

“Tuan Muda Lee…”

 

Sungmin yang kaget hampir saja menjatuhkan gelas teh yang akan ia minum. Kyuhyun baru saja pulang dari kunjungannya menemui guru privatnya di ruang belajar utama diistana timur.

 

Sungmin segera membungkuk hormat pada Siwon saat melihat Kyuhyun menunggunya untuk mendekatinya. Kyuhyun hanya diam di ambang pintu masuk menuju taman utama istana timur. Dia menatap entah kearah mana, yang pasti___ suasana hatinya langsung buruk seketika.

 

Kyuhyun melengos saat Sungmin berusaha untuk mendekatinya. Seperti anak kecil yang tengah merajuk, Kyuhyun terus berjalan cepat didepan Sungmin. Dan ketika sampai didepan pintu utama menuju kamar Kyuhyun, Sungmin hampir saja terkantuk pintu itu saat Kyuhyun –yang seakan tak peduli padanya- menutup kasar pintu slidenya.

 

“Aish…” Sungmin membuka cepat pintu utama dan kemudian segera berlari menuju Kyuhyun. sekarang berganti dia yang menarik Kyuhyun untuk ikut bersamanya, kemudian memberi kode ke beberapa pelayan yang masih berada dalam ruangan itu untuk pergi dari sana.

 

“Yah!!!”

 

Kyuhyun melengos mendengarkan teriakan Sungmin. Ia tetap bersikap angkuh dan memasang wajah marahnya. Melepaskan blazer dan juga sepatunya, kemudian bergegas mendekati kabinet pakaiannya.

 

“Ya!!! Apa yang salah lagi, Cho Kyuhyun?”

 

Kyuhyun menatap sengit pada Sungmin. Ia hanya diam dan kemudian kembali melangkah menuju kamar mandi. Sungmin yang geram akhirnya menarik paksa bathrobe Kyuhyun dan menyeret namja itu untuk duduk dikasur nyamannya.

 

“Apa yang salah? Aku hanya memberi salam pada Putra Mahkota. Dia baru menemui raja dan sepertinya dia sedikit tak baik. Bisakah kau tak berlebihan padaku?”

 

Kyuhyun memutar bola matanya – kesal- ia kemudian segera hendak beranjak lagi meninggalkan Sungmin tapi, kemudian sebuah pelukan erat yang dilakukan oleh si pemilik kedua lengan yang melingkari pinggangnya sukses menghentikan langkahnya.

 

 

Dan dengan wajah tanpa dosa dan beberapa kerjapan kedua matanya (?), Sungmin menatap Kyuhyun. “Bisakah kau tak seperti ini? Aku dan crown prince___ aku hanya memberi salam, tak lebih.”

 

Kyuhyun mengabaikan Sungmin dan kemudian ia berusaha melepaskan pelukan lengan Sungmin. Tapi, Sungmin kembali mengeratkan pelukannya dan kemudian mendekatkan kepalanya yang entah bagaimana sangat pas jatuh di dada Kyuhyun.

 

Sungguh, saat ini Sungmin ingin menahan tawanya. “Berhenti berpura-pura Cho Kyuhyun.”

 

Dan Kyuhyun hanya diam, tak ingin menanggapi Sungmin. Sungmin semakin gemas. Ck… namja ini benar-benar pandai memutar balikkan fakta, sudah jelas Sungmin bisa mendengar getaran cepat didada Kyuhyun.

 

“Apakah kau berdebar didekatku?”

 

“….”

 

“Apakah kau memang jatuh cinta___ padaku?”

 

“…”

 

“Yah!!!! Kau ini! Bicaralah sesuatu!! Ck… kebiasaan sekali.”

 

Sungmin gemas___ teramat sangat gemas. Namja tampan dihadapannya ini hanya diam. “Yahh!!! Cho Kyuhyun! Setidaknya kau bilang, kenapa kau seperti ini. Jika kau tak cemburu, tak mungkin kau marah. Dan jika kau tak err…. jatu cinta padaku…. kau mungkin tak semarah ini.”

 

“Hei…” Kyuhyun tersenyum kecil. “Jika aku memang mencintaimu, apa yang akan kau lakukan?”Kyuhyun mengangkat dagu Sungmin dan__

 

.

Chup~

 

.

 

Dan kecupan itu sempat membuat Sungmin menggila. Ia kembali merasakan perjumpaan singkat bibir shape M miliknya dengan bibir Kyuhyun. Dan pertanyaan Kyuhyun itu___

 

“Apakah kau akan mengucapkan ‘nado saranghae’ padaku?”

 

“Ak-aku… errr… itu…” Lee Sungmin mengurungkan niatnya tadi. Ia segera melepaskan pelukan Kyuhyun. “Ah… aku harus mandi, yeah… tadi belum mandi. Hahhaa… bye….”

 

.

blammm

.

 

“Hahahha….. kau lucu sekali, Honey…”

 

.

 

.

 

.

 

.

 

“Kyu~”

 

Kyuhyun menoleh pada sumber suara. Tersenyum pada namja blonde yang memanggilnya. Meski ia belum bercerita apapun, ia sudah tau pasti Sungmin mengetahui kejanggalan dalam hubungannya dengan Siwon.

 

“Apakah kau ingin menceritakan sesuatu___ Pangeran Kecil.”

 

Kyuhyun tersenyum saat mendengar panggilannya, terlebih mendengar suara kecil yang sengaja dibuat-buat oleh Sungmin. Sungguh ia semakin gemas dengan namja itu.

 

“Ck…. Tuan Muda Lee.” Kyuhyun memalingkan tubuhnya dan kemudian mendekati Sungmin. Meraih pinggangnya dan kemudian menyesap wangi leher Sungmin yang sangat manis untuknya.

 

“Belum saat ini, aku tak bisa mengatakannya sekarang.”

 

“Benarkah? Aku tak mau terus kau perhatikan dengan tingkat berlebih tanpa tahu apa alasannya. Bisakah?”

 

Kyuhyun berbisik ditelinga Sungmin. “Eum… aku punya satu syarat.”

 

“Apa?”

 

“Katakan apa yang ingin aku dengar.”

 

“Eh…?”

 

Sontak Sungmin melepaskan pelukannya dan menatap kesal pada Kyuhyun. Ia tersenyum nakal dan___

 

“Aww……!!! Apha!!!”

 

.

 

.

 

.

 

TBC

 

.

.

.

No EDITED >////<

Aduh, ini gaje and kayaknya makin muter2. Hehehe… Mianhe…

Bye….

52 thoughts on “HONEY | CH. 5 | KYUMIN | YAOI

  1. cie kyumin…..so sweet dech….ming, kyu udah ngaku loe tinggal bilang nado sarange ja susah bgt sich! ntar pangeran kecilmu ngambek loe kekekeke…….

  2. wkwkwkwkkkkkk… kyu so possesive, jdi inget momentx hyukmin d china… d byk pic jelas bgt muka kyu yg jealous berat… hahahahaaa, mna hyukmin malah ga nyadar n justru semakin hot… hahahaaaaa, poor kyu… tersiksa batin bgt…
    kyumin momentx byk bgt, aQ suka bgt chap ini…
    tpi kasian juga yaa hyuk d bilang monkey kecebur d lautan susu pisang… wkwkwkwkkkkk

  3. Salah perkiraan Ming malah populer dr Kyu kkke~
    lucu pz Kyu mrh ma monyet b’tambut kuning n’ ternyata dia si Hyuk ><
    Aduhhh Kyu makin pervert tp sukaaaa Kyu kyk gtu LUCUUUU

  4. senang na akhir na dah update lgi sempt mikir jgn2 g lanjut tpi syukur author na g tega bkin reader nunggu lama2 hehehe palagi sempt pusing sendiri krn wp na diprotect…
    cerita na sll membuat penasaran palagi momen kyumin bkn makin cinta…semangat ya bkin next chap na…

  5. Hwaaa kyu jadi super protective sama minie >///<
    Yg ngomong sama siwon pas yg awal2 mulai cerita itu siapa ya saya jadi penasaran
    Pengen langsung baca chap selanjutnya….

  6. poor siwon, smoga cpt menemukan kibum y….fighting !

    cuit cuit
    kyumin sweet deh…
    umin jg knp malu2 y, tgl blg nado…
    lanjut y rain…

  7. Kyu-kyu emang cocok dengan Predikat Childish Prince! Kecemburuannya emang ga ketulungan. Sabar ya Ming ngadepin Kyu!

  8. Pangeran kecil itu senang skali menggoda bunny’ny^^

    Hahahahaaa..
    Sampe_sampe adik’ny si monyet itu ga boleh deket2 ming jg kkk~~

  9. Hahaha……. rasain kyu emg’a enak dikerjain! sebenar’a ada masalah apa antara kyu oppa dgn siwon oppa ya hmm…… jd penasaran ni?

  10. Kkk
    Ah Kyuhyun cinta bnget sama Uming, ampe segitu nya sama Hyukkie
    Posesive amat -,-
    Eonni, aq blh minta PW yg chap 6 nya nggak ?
    Gomawo^^

  11. Buseet si kyu kadar cemburunya udah melebihi ambang batas wajar hehehehe
    Dan gak disekolah,gak dimana2 tetep pervert. -__-”
    Jd penasaran emang knp kok kyu ama siwon musuhan gitu ?? Apa kyu ajah yg ngerasa musuhan ??
    Jd siwon bilang mandul itu cuman akal2an kah ??? Huuwaaa penasaran ><

  12. Penasaran kenapa sikap kyu kaya gtu ke siwon😦

    kyuhyun pervert nya ya ampuun .-. di ajarin siapa sih😐

    Sungmin masih blm bisa blng cinta ke kyu –” padahal sbnernya udah cinta😐

  13. ehm ehmm yg dah mulai jtuh cinta, manissnyaaaa….kyu posesif bgt yah… ming emg daebak mpe menarik perhatian namja n yeoja d skolah bhkan gak ada yg mnyadari usianya… hoh ternyata hyukjae satu skolah m pangeran cho,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s