My First | OnKey | YAOI | OS

 

.

 

.

.

“Hyung, benarkah rasanya seperti itu?”

Hyukkie melirik kesal pada Key. Ia menepikan mobil mereka dan kemudian menatap lembut pada adik kesayangannya itu. “Key baby, kalau kau mau tahu kau bisa mencobanya.”

“Bisakah?” Key terlihat berfikir. Membayangkan wajah polos tanpa dosa milik namjanya saja sudah membuatnya lemas. “Kurasa sulit hyung, kau tahu sendiri Jinki itu sangat lurussss sampai aku sama sekali tak bisa membelokkannya.”

“Kenapa tak mencobanya lagi?”

“Aku sudah mencoba berulang kali, bahkan mencoba berdandan secantik mungkin dengan pakaian yang kurasa cukup membuat tubuhku menarik untuknya___ dan kau tahu, apa yang ia lakukan padaku saat aku melakukannya?”

“Apa?”

“Begini___ Jinki bodoh itu segera berlari ke lokernya dan berlari mendekatiku.’Key baby, pakai sweaterku dan kuharap kau tak memakai kemeja itu lagi. Nanti kau bisa sakit, bukankah cuaca sedang berubah-ubah.’ Ah…. ya Tuhan, aku hampir mati kesal melihatnya. Belum lagi wajah polos dan tingkah menyebalkannya itu…. ggrrrrrr……”

“Hahahhaa…. kurasa kau perlu melakukan satu hal.”

“Apa?”

“Asal kau deal, aku akan membantumu?”

“Ishhh…. hyung pelit sekali. Tinggal katakan saja apa susahnya.”

“Deal or not? Kalau tidak menyetujuinya juga tidak apa-apa.”

“Haish, baiklah. Apa saja asal masuk akal.”

“Deal…”

.

.

.

.

.

.

rainy hearT

.

~Proudly present~

 

.

 

.

 

MY FIRST

 

ONKEY Vers.

.

 

.

 

.

 

“Membayangkannya saja aku hampir pingsan, bagaimana jika benar melakukannya? Meski cinta hanya butuh ketulusan dan kesetiaan, tapi terkadang pembuktian itu sangat penting. Heuh…. kenapa setiap kali melihatmu, aku panas…”

.

 

.

 

.

 

.

Cast :  – Lee Jinki

          Kim Key Bum

           Dan teman2 mereka

Pairing: OnKey

Genre : Drama, romance, fluff etc

Length : ONEshoot

Rated : T

Disclaimer : Meski saya ga ikhlas, tapi berbagi Jinki dengan Key tidak apa-apa meski ga rela… hahhaaa_  >^<

Warning : YAOI / BL, GaJe, Typo(s), etc

.

.

Meminta maaf untuk yang berchapter, apalagi CSTS aduh…. susah banget dapet feelnya. Nah sebagai permintaan maaf aku bikinin FF yang super manis agak asem asin gitu #nanonanokali#

Siapkan obat diabetes, matrix ataupun insulin karena kadar kemanisan dan keGAJEan yang tinggi. Hahhaaa…

.

Don’t Like Don’t Read

No Copas No Bash No Flame

.

— Happy Reading —

.

.

——>>> Rumah Jinki

 

.

 

.

 

.

 

.

 

Pagi ini Key bangun dengan senyumannya, mengingat dia akan mengunjungi  yeobo-nya. Yah meski hanya untuk mengerjakan tugas bersama___ tapi Key yakin, dia akan bisa melakukan sesuatu. Eum… misalnya foreplay atau malah bisa lebih.

“Hehehee…”

Tertawa aneh saat membayangkan hal yang ‘iya-iya’ yang mungkin akan dia lakukan nanti dengan Jinki. Sesekali menggeleng dan menggaruk tengkuknya. Sungguh tingkahnya benar-benar aneh.

Key menunggu dengan sabar didepan pintu rumah Jinki__ itu sekitar 10 menit yang lalu. Sekarang ia mulai berdiri dengan gelisah saat pintu itu tak kunjung terbuka.  Mencoba mengetuk keras, menekan bel berulang kali dan bahkan menarik kenop pintu itu. Tapi tetap saja, sepertinya pintu itu memang terkunci.  “Ck…” Key berdecak kesal dan kemudian meraih ponselnya.

‘Yeobo-ya~’

 

Terdengar sahutan manja di seberang sana. Key menghela nafasnya, mencoba menahan kekesalannya.

“Pagi-pagi begini, kau kemana? Aku sudah didepan rumahmu. Sepertinya tak ada satu orangpun dirumah yang berniat membukakan pintu.”

‘Ah… aku lupa. Yah… Umma dan appa pergi ke Busan mengunjungi  Halmeoni. Tunggu aku sebentar, aku akan segera sampai disana.’

“Nde, sebaiknya kau cepat atau aku akan pulang. Ck…” Mematikan sambungan itu dengan kasar dan sibuk menggumamka kekesalannya pada Jinki.

Key menyandarkan punggungnya ke pintu. Dan___ ‘Got ‘cha!!!’

Pikiran aneh Key dan pembicaraannya dengan Hyukkie kemarin sepertinya sangat tepat. ‘Ahahhaa…. Umma dan appa pergi. Jadi___ nae dubu sendiri dan aku dan dia bisa melakukan ____’

.

Blushhh….

.

Pipi Key memerah hanya dengan membayangkan hal-hal manis dan juga errr _nikmat _ yang bisa ia lakukan bersama Jinki. Dirumah besar itu hanya berdua dan juga hanya dengan Jinki dan mungkin saja ia bisa mempraktekkan apa yang diajarkan Hyukkie.

“Key!!!!”

Menoleh ke sumber suara, dan mengangkat wajahnya. Mengembangkan senyumannya saat melihat Jinki berlari dari gerbang dengan sekuat tenaga__ sepertinya. Yeah… terlihat dari nafas Jinki yang sepertinya benar-benar sesak.

“Hosshh… hosshh…’” Jinki berusaha mengatur nafasnya. Ia menyeka keringat yang bercucuran dileher dan juga dahinya. “Huah… tak kusangka ternyata lumayan jauh.”

“Ck… memang kau darimana?” Key bertanya dengan nadanya yang sedikit kesal tapi juga kasihan. Mungkin saja Jinki berlari sangat cepat sampai seluruh tubuhnya penuh keringat. Dan ‘Got Cha!!!’

Kembali pipi Key memerah saat melihat wajah Jinki yang saat ini 1000 persen lebih seksi dari yang biasanya. Nafas terengah dan juga keringatnya. Ah…. Jinki juga sangat wangi dan malah terlihat sangat tampan di saat berantakkan seperti ini___errr sexy…

.

Blushhh…

.

“Huah… aku berlari dari toko di ujung jalan sana. Hahaa… capek sekali.”

Jinki kemudian merogoh sakunya dan mencari kunci rumah. Tapi, Jinki tiba-tiba menghentikan kegiatannya dan menatap ragu pada Key.

“Wae yeobo??? Kau lupa dimana meletakkan kuncimu?”

“Ah … bukan itu___ tapi…”

.

Tada!!!

.

“Jinki!!!!!”

Namja bermata sabit itu hanya bisa tertawa aneh saat menyadari kekonyolannya. “Ahahahaa…. Mianhe…”

.

.

.

.

Beruntunglah Jinki memiliki wajah yang seribu kali lipat lebih innocent dan menggemaskan daripada anak kecil yang berusia 5 tahun. Ingin sekali Key memarahinya. Tapi akhirnya ia hanya bisa menghela nafasnya. Ck…. ia sudah tahu betul jika Jinki pasti akan payah seperti ini.

“Ahahhaa… paboya. Padahal aku membawa mobil. Ck…. kalau begini aku harus ke toko itu lagi hanya untuk mengambil mobilku yang tertinggal disana.”

“Yeobo~~~ kau benar-benar payah.” Key mengeluarkan belanjaan Jinki dan mengaturnya didalam Kulkas,  dan juga terus saja mengomel sedari tadi. “Bagaimana kau bisa menjadi pelupa seperti itu? Dan sangat konyol saat kau memilih berlari dan menembus antrian kasir, hahhaa…. “

“Ck… sudahlah Key jangan membahas itu lagi, jangan membuatku malu. Lagi pula, aku tadi itu sangat gugup. Aku tak mau kau pulang karena menunggu terlalu lama dirumah.”

Ah… pikiran Key sudah melayang kemana-mana. Mungkin saja yeobo-nya ini mau bersenang-senang dengannya lebih lama. Ahahha…

“Kau sakit, Darl? Kenapa wajahmu merah?” Jinki mendekati Key dan menempelkan punggung tangannya didahi Key. “Ah, tidak panas. Apa karena kau terlalu lama menunggu diluar rumah? Mianhe…”

“Gwenchana.”

Key tersenyum kecut. Mungkin Jinki memang jenius, pintar atau apalah. Tapi dia benar-benar menyebalkan untuk saat-saat seperti ini.

.

.

 

Key POV

 

.

.

’Tak bisakah seperti Jjong???’

Ahahahaa… aku bisa gila jika memikirkan untuk mengganti Onew hyung dengan Jjong yang super duper playboy. Bersyukur saja karena Jino sedikit polos dan gampang dibodohi, jika tidak mungkin saja Jjong sudah mati dibunuh Jino. Hahhaaa….

Aku menggeleng cepat untuk mencoba sedikit menghilangkan pemikiran gila yang sempat mampir di khayalanku. Hahhaa… Tak mungkin juga aku meninggalkan maniak chicken in, Oh God… kami sudah bersama semenjak 5 tahun yang lalu.

 ‘Ah… aku terlalu mencintaimu, Jinki paboya. Tapi, ck…. bagaimana caranya untuk melakukannya dan kali ini harus benar-benar berhasil? Selama 5 tahun ini aku jadi pengangguran (?) Hiks…. bahkan dia jarang sekali menciumku.’

Shitt!!!

Hanya accidentally kiss.

Tidak benar-benar berciuman. Hanya sebuah ciuman aneh karena tak sengaja kami berciuman di atas motor kerennya saat dia tak sengaja menoleh kebelakang dan aku tengah menatapnya. Ck… sangat tidak romantis.

First Kiss-ku hancur berantakkan dan ditambah pula dengan permintaan maaf terus menerus padaku.  Dia pikir aku marah, karena mencuri first kiss-ku??? Demi semua pink things dikamarku, aku benar-benar kesal saat itu.

Hukss… harusnya first kiss ku sangat romantis dan juga basah dan juga… ahhh… lupakan.

“Wae Key???”

“Eh… ahni. Kajja, kita masak dulu. Aku lapar.”

.

.

.

‘Sial!!!’

Terjebak diantara buku tebal dan juga layar laptop yang semakin membuat kedua mataku memburam. Hanya angka dan tulisan berjajar mirip alis hitam Jinki yang makin melebat. Dan juga suara nyaringnya yang bukan merayuku, melainkan tengah mengoceh kesana kemari tak jelas. I ‘ll just going insane if we were like this for more two hours again…..? Damn!

.

Bermesraan???

.

LUPAKAN!

.

Sepertinya hal seperti itu sangat tidak mungkin ada di kamus seorang Lee Jinki. Lihat saja, saat ini dia tengah sibuk mengerjakan tugas dan aku___ tentu saja aku sibuk menatap wajah tampan namun pabo milik namjaku yang sangat amat menyebalkan ini.

Sebenarnya bibir itu sangat menarik jika tak mengoceh terus, dan juga mungkin rasanya manis. Aahhahaa…. aku sudah gila. Ah… tiba-tiba teringat sesuatu. Mungkin ini saatnya untuk menjalankan cara yang diajarkan Hyuk hyung??? Yeah… ini saat yang sangat tepat, karena mungkin sebentar lagi aku tak bisa menahannya dan memilih bunuh diri. Ah, tentu saja tidak. Paling aku hanya akan tidur atau bermain game atau berkencan dengan Jjong atau Minho. Hahahhaa… lupakan!

“Ehhem…” Aku mendekat pada Jinki dan mengangkat pelan gelas berisi jus strawberry yang masih penuh. “Biar kulihat hasilnya, sep… ahhhh… ommo…”

“Ommo… Darl…. aish….”

“Ah… mianhe Yeobo ak-aku….”

“Ck… lihat. Bajuku basah semua terkena jus, dan juga paper-nya… ah Tuhan. Itu ringkasannya, apakah kita harus mengulangnya lagi? Aish, kau ini bag…”

“Hikss…. M-mianhe…”

“K-key…Mianhe darl, aku tak bermaksud memarahimu.”

Hahhaa… kena kau. Jangan pikir aku secengeng itu. Kemarahanmu bagiku tak seberapa. Hanya paper bodoh, dan 5 menit aku bisa membuatnya lagi. Dan oh…. Hes good damn sexy…

“J-jinki…”

Ah  … kedua mata itu benar-benar cantik. Mata sabitnya yang khawatir itu membuatku semakin gemas dan juga rona kekhawatiran di wajahnya ___ aku tahu dia benar-benar mencintaiku.

But soryy dubu, sekarang adalah waktuku untuk mendapatkan ‘my first’ time sebelum keduluan yang lain. Hahhaa…. seorang almighty tak akan terkalahkan, dan kau harus membuatku menang dari Sungmin hyung dan juga Wookie hyung.

“Kenapa hanya diam, darl? Kau marah padaku, maaf…”

“Aku tidak marah. Hanya saja, sepertinya kau lebih menyayangi tugasmu dari pada aku. Aku ‘kan tidak sengaja menumpahkan jusnya dan juga membasahi bajumu. Itu hanya tumpah dan terjadi begitu saja. Kenapa sepertinya kau marah sekali. Kurasa juga kita bisa membuatnya lagi.”

Aku mengusap pelan berkas basah di baju Jinki, dan poin terbaiknya adalah basahan itu tepat berada di dada dan turun ke perut dan sedikit di sekitar member Jinki. Ahhh… membayangkannya saja membuatku gila.

Baiklah, kita mulai permainan kita dubu-ya….

“K-key… ap-pa yang…”

Aku tahu dia menikmatinya. “Aku hanya ingin membersihkan berkas jusnya. Baju putih ini bisa menjadi pink jika aku tak segera melepaskannya.”

“Tapi tidak dengan cara seperti ini. Apa kau sedang menggodaku?”

“Apakah terlihat seperti menggoda? Bukankah jelas, aku tengah membantumu melepaskan kausmu yang sedikit lengket ini.” Aku hanya sedikit demi sedikit menaikkan kaus Jinki dan perlahan juga meniup tubuhnya dan terkadang mengusap abs halus yang sepertinya sedikit  basah dan mungkin terasa manis. ‘Lick…’

“Ahnn…. K-key…”

Aku tak mempedulikan Jinki, terus menjilat kecil dan membiarkannya untuk menikmati apa yang aku lakukan. Sementara kedua tanganku tetap terus mencoba mengeluarkan kaus itu dari tubuh Jinki hingga dia sekarang totally topless.

Aku pastikan jika Jinki tak akan bisa menolaknya. Ah… lihatlah nipple kecil itu, sangat manis.

“Darl!” Jinki mendorongku dan dia segera berdiri. “Apa yang kau lakukan? Aish… aku hanya terkena tumpahan jus. Jangan menggodaku, ini waktunya belajar. Tugas ini tak akan selesai dengan cepat jika kau terus berfikiran aneh. Dan ingat, aku harus membantu Kyuhyun hyung di cafe barunya. Kita tak punya banyak waktu luang, Darl.”

“Tap-tapi… aku hanya membersihkan jusnya. Itu lengket dan mungkin nanti kau bisa digigit semut.”

“Mwo? Semut? Alasan yang sangat kekanakkan. Baiklah, sekarang aku akan mandi dulu dan kau, sebaiknya kau membersihkan meja dan membuat ulang paper yang basah. Kurasa aku masih ada file-nya.”

.

Blammmm…

.

‘Sial!!!’

Aku mengacak rambutku. Ah… sangat sial. Rencana pertama gagal, dan aku tak punya plan B. Jika aku naked sekarang dihadapannya, yang ada dia mungkin akan memberikan pakaian baru padaku dan menyuruhku pulang. Ck… bagaimana ya???

‘Tringg!!!!’

Hahaha… tak ada ruginya jika menjadi sorang dongsaeng dari Hyuk hyung. Baiklah, mungkin sedikit melakukan sesuatu yang pernah aku lihat di video Hyuk hyung akan berhasil.

Segera beranjak dari dudukku dan kemudian berlari cepat menuju kamar mandi. “Hyung!!!Ppali!!!!”

“Wae darl?!”

“Ah…. aku sudah tak tahan lagi hyung!!!”

“Tap-tapi aku..”

.

Brakk…

.

Pintu kubuka paksa dan, “Ommo!!!!”

Ah… mimisan. He’s naked  body was too…H to O to T… Hoootttt!

“Key!!! Aish… aku belum selesai mandi. Sebenarnya kau ini mau apa?”

Hahhaa… lihatlah nae lovely dubu. Bersembunyi dengan segenap rasa kemaluannya (?) di balik  kain gorden tipis pembatas atara shower dan bath tub.

“Ah, I need to pee right now yeobo. Sudah tak tahan.”

“Haish… ppali…”

Awwww…. meski dia bilang cepat, tapi aku akan melakukannya slow motion. “Aishh…. kancingnya susah sekali. Eothe? Aku benar-benar harus pee sekarang. Bagaimana ini? Kancingnya susah dibuka Hyung.”

“Aisshhh… kau ini ada saja.”

Dan see…. he’s naked body!!! Ommo dia berjalan mendekatiku dengan tubuh nakednya dan berusaha membuka kancing celanaku. Ahahhaa…. aku menang!

Aku melingkarkan kedua tanganku pada Leher Jinki dan menatapnya lembut, menggigit kedua bibirku.

“Wae Darl??”

“Yeobo?” sedikit memanggil dengan mendesah pelan dan aku suka reaksinya. Semakin sexy…

“Wae?”

“Aku benar-benar membut…”

“Huh….. baiklah….”

Dan detik berikutnya, aku tahu perasaan ini. Aku tahu bibir ini, bibir tebal yang sangat manis dan juga aroma yang wangi. He kiss me, deeply.

Merasakan bibirnya menarik bibir bawahku, sementara kedua tangannya memanjakan tengkuk dan punggungku. Aku sengaja sedikit berdiri dan terlihat menggantungkan tubuhku dilehernya. Sementara itu ciuman kami terus berlangsung, tapi…

“Eh…”

“Jangan berpura-pura bodoh.” Dia menatapku lembut dan kemudian mengusap pipiku. “Dengarkan aku Darl. Aku tahu kau mungkin sangat ingin… yeah melakukan itu. Tapi kurasa belum saatnya. Mungkin menunggu sampai kita resmi bertunangan atau bahkan menikah. Aku tak siap jika sekarang, karena rasanya sangat sakit Darl, aku tak mau kau kabur dan meninggalkan aku.”

“Yeobo…”

Jinki segera meraih bathrobe dan kemudian memakainya. “Aku akan mandi dibawah. Kau pee dulu disini dan bereskan kekacauan dimeja belajar. Aku akan membawakan snack juga nanti. Bye darling….”

.

Blammm!!!

.

Yeobo….

Hanya bergumam lirih dan menangis dalam diam. Sebenarnya aku juga bingung. Haruskah aku kesal atau senang. Hikss… Jinki…. bagaimana dengan nasib ke-almighty-anku????

Hyuk hyung… aku kalah…

.

.

.

 

.

End

 

 

AHAHAHAHHAA……

 

Hahahaha……

 

Hahahhahahahahhahahahhahahahha….

 

Ya ampun aku seneng banget bikin ff ini. Berasa bener liat wajah kesel-nya uri almighty Key…

 

Hahahhaa….

 

13 thoughts on “My First | OnKey | YAOI | OS

  1. HAHAHAHAHAAAAAAAAAAAAA!!
    Daebaaaak…
    Key disini bener-bener aseli sumpah pyongtaek bin pervert bin mesum…
    ngakak baca kata ‘pengangguran’ muahaha…. bener kata komen di atas tuh
    solo karir dulu XDXDXDXD /aduuuuuuuuuh capek ketawak/
    bener2 kejem author menyiksa Key, tapi aku sukaaaaaaa
    trus pas gambarin gimana sukanya Key sm Jinki, betapa kagumnya dia.
    tapi…. lebih suka lagi pas Jinki ngebales kecupan Key, kissing deply…
    soooooooooooooooooooooooooooooooo suka(?)
    trus keputusan Jinki yang dewasa, bukti kalo dia bener2 sayang sama Key…

    Daebaklah pokoknya

  2. Hahahaaha perverttt keyyy,, onewnya terlalu poloss,, lucu liat tingkah key ngegoda pacar tersayang g berhasil,, itu tandanya onewnya cintaaaaa banget ma keyyyy,, hahahaha

  3. Aseliiiii ,saya masih dibawah umur ,gatau mau komen apa ,gak ngerti apa apa suwer /,\ #BOOONG
    Ahahahaha aduh malangnya dirimu Key ,Jinkinya dewasa(?) sekaleh ,kapan punya yang kayak gitu ya #SLAP
    Pokoknya ini bagus bagus bangetan lah😄

  4. Oh shit jinki! You’re so sexy!
    Key kemana jiwa almighty lo
    Masa iya cuma karna chiken face nya jinki almighty lo hancur gitu aja hahhaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s