My First | KyuMin | YAOI | OS

 

.

.

.

“Kau pernah melakukannya?”

Bertanya dengan semangat menggebu tentunya. Seluruh isi kepalanya sudah penuh dengan rasa penasaran. Sementara namja yang ada dihadapannya mengangguk penuh kepercayaan diri dan mengembangkan gummy smile-nya yang membuat wajah itu semakin menggemaskan.

“Nde, tentu saja.”

Menatap tak percaya pada namja yang memakai kaus kuning bergambar spongebob itu. Menggeleng pelan dan kemudian semakin merapat pada namja itu. “Ommo??? Jeongmalyo?”

“Nde, tentu saja.”

Kembali mengangguk penuh keyakinan. Semakin memancing rasa penasaran namja cantik lain yang duduk bersamanya. Salah satu dari mereka bertanya dengan sedikit canggung.

“Bagaimana rasanya Hyukkie-ah?”

“Heummm….” Namja yang disinyalir (?) bernama Hyuk itu kemudian menatap satu persatu dari 3 wajah polos yang ada dihadapannya. Memang dia terkenal paling segalanya. Paling pelit juga tentunya. Tapi mereka sedang tak membicarakan itu, mereka membicarakan__

“Memangnya harus membicarakan ini ya?”

“Tentu saja, Sungmin hyung.”

“Nde, tentu saja. Bukannya kau belum pernah melakukannya? Dan kalian juga, kurasa belum melakukannya.”

“Hyukkie!!!!!”

.

.

.

.

.

.

rainy hearT

.

~Proudly present~

 

.

 

.

 

MY FIRST

.

 

.

 

.

 

“Membayangkannya saja aku hampir pingsan, bagaimana jika benar melakukannya? Meski cinta hanya butuh ketulusan dan kesetiaan, tapi terkadang pembuktian itu sangat penting. Heuh…. kenapa setiap kali melihatmu, aku panas…”

.

 

.

 

.

 

.

Cast :  – Cho Kyuhyun

          Lee Sungmin

           Dan teman2 mereka

Pairing: KyuMin

Genre : Drama, romance, etc

Length : ONEshoot

Rated : T

Disclaimer : KyuMin saling memiliki, Kyu Milik Sungmin, dan Sungmin milik Kyu _bersama dengan saya_  >^<

Warning : YAOI / BL, GaJe, Typo(s), etc

.

.

Meminta maaf untuk yang berchapter, apalagi CSTS aduh…. susah banget dapet feelnya. Nah sebagai permintaan maaf aku bikinin FF yang super manis agak asem asin gitu #nanonanokali#

Siapkan obat diabetes, matrix ataupun insulin karena kadar kemanisan dan keGAJEan yang tinggi. Hahhaaa…

.

Don’t Like Don’t Read

No Copas No Bash No Flame

.

— Happy Reading —

.

.

Happy Joy Coffe Bar

 

.

 

.

 

.

Kelima namja yang bisa dikatakan memiliki kadar kecantikan dan keimutan diluar batas itu berkumpul di Joy cafe yang baru saja di buka oleh salah satu seme dari keempat seme yang memiliki masing-masing namja ini.

Hyukkie, yang mengenakan kaus kuning bergambar spongebob ditambah celana putihnya. Sementara namja berambut kemerahan, memakai kaus baby blue kesayangannya _Wookie duduk tepat disisi Hyukkie. Dan kedua namja lainnya, Sungmin –pink bunny boy yang sangat menggemaskan_   lalu yang terakhir Key_adik kesayangan Hyukkie.

Hari libur panjang hanya diisi dengan acara bersenang-senang. Berkumpul seperti sekarang ini misalnya. Sesekali, tampak jelas jika sungmin mencuri pandang pada Kyuhyun. Owner sekaligus seme yang sangat amat ia cintai melebihi semua bunny pink termasuk Mr. Smith kesayangannya.

Baginya, Kyuhyun paling tampan. Terlebih saat mengenakan pakaian seragam dari coffee bar itu. Kemeja coklat putih dengan celana jeans berwarna hitam dan juga apron berwarna hitam, jangan lupakan topi coklat yang Kyuhyun pakai membuat namja itu semakin terlihat tampan.

“Hei… kenapa hanya melihat saja. Kau bisa menghampirinya jika mau, Hyung.” Hyukkie mulai menggoda Sungmin lagi. Baginya, menjahili dan menggoda hyung kesayangannya itu adalah satu perbuatan baik yang membuatnya terus awet muda. Terlebih saat melihat rona kemerahan pada pipi chubby Sungmin, aishhh… siapapun tak akan tahan untuk tak menciumnya.

“Heuh…” Menatap canggung pada Hyukkie yang  duduk disisinya. “Ahni, seperti ini saja sudah cukup. Aku tak mau mengganggunya, dia sedang bekerja. Sepertinya juga pengunjung cukup banyak, padahal ini baru hari pembukaan”

“Nde, mungkin karena Yesung hyung itu sangat tampan.”

“Atau karena yeobo-ku itu menggemaskan??Aish, jangan sampai yeoja-yeoja genit itu mengganggu Jinki-ku.”

Hyukkie dan Sungmin hanya bisa ber-sweatdrop ria mendengar kenarsisan kedua saeng mereka yang terkadang melebihi batas kenormalan. Dan catat, bagi Sungmin__ Kyuhyun tetap yang paling tampan.

Sungmin menatap canggung pada Hyukkie, karena lagi-lagi sejujurnya ia masih ingin mengetahui lebih dan lebih dari apa yang mereka bicarakan tadi. Tingkat penasarannya sudah sampai ubun-ubun dan harus dituntaskan. “Err… tentang pembicaraan yang tadi….”

“Masih penasaran?”

Sungmin mengangguk canggung, mengukirkan senyuman polosnya. Terlihat jelas rona kemerahan kembali menghiasi pipi putihnya. Ia menatap Hyukkie, Key dan Wokkie yang sepertinya juga sama penasarannya dengan Sungmin.

“Mengapa wajahmu seperti itu hyung?” Hyukkie bertanya dengan sedikit nada mengejek. “Jangan katakan kau membayangkan yang aneh-aneh. Ah… atau kau sudah membayangkan bagaimana rasanya? Memikirkannya saja bisa membuatmu gila dan geli sendiri, ahahhaaahhh…..”

“Ishhh… kenapa kau seperti itu? Aku hanya ingin mendengar lebih. Ck…. Hyukkie menyebalkan sekali.” Sungmin sedikit kesal bercampur malu. Ia sudah menahan malu ratusan kali saat menanyakannya pada Hyuk tadi, dan sekarang ditambah lagi dengan godaan Hyuk yang sepertinya tak ada hentinya membuatnya sedikit frustasi karena malu.

“Aku yakin, kau pasti sangat penasaran bagaimana rasanya__ iya ‘kan hyung?” Wajah Wookie nan polos itu terlihat bersemangat untuk kembali melanjutkan pembicaraan mereka yang tertunda tadi, kemudian ia memalingkan wajahnya pada Hyukkie. “Ayo cepat katakan sedetailnya, dan bila perlu katakan bagaimana rasanya. Jangan membuatku penasaran.”

“Nde, kau ini juga membuatku sangat penasaran hyung. Jadi lebih baik kau katakan sekarang dan jangan bertele-tele__dari pada aku mengadukanmu pada Umma, hyung.” Key menyipitkan  mata kucingnya dan menatap mengancam pada Hyuk.

Hyukkie melirik kesal pada Key. “Heuh… kau ini, penasaran juga tapi malah mengancamku. Ck…” mengalihkan pandangannya dari tiga wajah polos itu dan kemudian sibuk menerawang ke langit. Yeah konsep coffee bar yang mengambil tepat outdoor dan indoor ini memberikan suasana dan perasaan yang lebih bebas.

Lalu, tanpa sengaja mata Hyukkie menemukan wajah yang begitu dicintainya saat ia mengalihkan pandangannya menuju ke salah satu meja  yang sedikit jauh dari posisinya sekarang. Mulai membayangkan apa saja yang berhasil ia lakukan selama menjadi namja kesayangan semenya.

“Hae itu sangat lembut.”

Hyukkie mengatakannya dengan sangat ringan sambil menatap Hae yang tengah sibuk mencampur kopi_membantu Kyuhyun. kemudian tersenyum tak jelas dan mengusap bibirnya sendiri. Seakan mengabaikan wajah-wajah penuh rasa penasaran dihadapannya.

.

.

.

.

Lee Sungmin POV

.

.

.

“Hae itu sangat lembut.”

Aku jadi membayangkan bagaimana jika Kyuhyun yang seperti itu? Aku akui jika dia sedikit errr___ pervert. Tapi, setidaknya dia hanya ahli dalam mencium. Dan please__ berikan tanda kutip pada kalimatku ini, jika ciuman yang kami lakukan hanya sebatas ciuman. Tidak ada basah-basahan dan lembut-lembutan. Cuma menempel dan sudah hanya itu saja.

“Dan ciumannya begitu lembut dan basah. Eummmmhhh…”

Ommo!!! Melihat Hyukkie yang tengah menjilati bibirnya sendiri aku menjadi sedikit errr….. Apakah ciuman akan seenak itu? Tapi, ak-aku___ ciumanku hanya sebatas bibir Kyuhyun menempel dan eumm__

Ah… ahni. Menggeleng pelan berharap bayangan-bayangan anehku menghilang dari otakku. Bisa kutebak jika rona kemerahan terlihat jelas diwajahku sekarang. Ommo, aku malu sendiri mendengarnya.

“Lalu… lalu apakah ciuman itu manis?”

“Nde,tentu saja.” Hyukkie menatap Wookie. Sementara Wookie, kulihat ia mengangguk kecil. “Kau harusnya merasakan ciuman yang sebenarnya Wokkie baby. Dan kau juga Key, dan terlebih kau Sungmin hyung.”

Hyukkie menunjuk padaku. Sedikit tersentak. “Kenapa aku?”

“Karena kau yang paling berumur. Meski kau melakukan kecurangan pada wajah imutmu itu, tapi kau tetap yang paling tua hyung.”

Ish… menyebalkan sekali ikan ini. “Hyukkie-ah. Tidak selalu seperti itu, dan lagipula aku dengar jika melakukan itu lalu ‘kan lewat itu dan eumh… itu akan __ errr… Bagaimana mengatakannya?”

Aishhh…. bagaimana mengatakannya? Bagaimana bisa aku melakukannya? Baru berdekatan saja aku sudah gugup setengah mati.

“Yeah, kau takut sakit? Abaikan saja hyung, dan mungkin jika masih canggung dan takut__ kau bisa memintanya untuk menciummu dulu, memanjakan tubuhmu dan memanjakan___beeeeepppp___”

Mulut Hyukkie sukses ditutup oleh tangan Key. “Cukup hyung, kau membuat kami semua mati kutu.”

“Nde, aku sendiri mulai merasakan hal-hal aneh. Terlebih membayangkan ciuman yang kau maksud. Ck… ciuman basah dan bertautan lidah. Errr___apakah tidak aneh?”Wookie sedikit mengerutkan wajahnya membuatnya terlihat semakin imut pada hari itu.

“Haish… itulah resiko jika memiliki seme yang tidak peka. Sebenarnya aku cukup kasihan dengan mu dan juga denganmu.” Hyukkie menunjuk Key dan Wookie dengan telunjukknya. “Kau punya Yesung yang super autis jika berdekatan denganmu, terlebih sepertinya ia lebih memilih menghabiskan sepanjang harinya dengan 2 makhluk bodoh berwarna hijau itu dari pada melakukan this and that dneganmu.”

“Dan kau Key baby__ sebenarnya Jinki itu pintar tapi dia sama sekali tidak peka atau malah sok bodoh. Aku tahu dia suka pegang-pegang seluruh tubuhmu, tapi jika hanya memegang saja__ mana dada rasanya? Dia benar-benar payah, tidak seperti Hae-ku yang seksi dan juga romantis. Yang kau lakukan dengan Jinki hanya belajar dan belajar. Aku pusing setiap kali melihatmu.”

“Dan kau, Hyung___”

Hyukkie menatap padaku.”Apa?”

“Sebenarnya kadar kemesuman Kyuhyun sangat tinggi, apa kau tahu itu?”

“Nde, tentu saja aku tahu.”

“Tapi sayang, kadar kepolosanmu juga tinggi. Apa kau tahu, jika Kyuhyun sering single untuk melampiaskan semuanya??”

“J-jinjja!???”

Dia mengangguk pelan. “Dia kasihan sekali.” Hyukkie menatap pada kami bertiga. “Sebaiknya  kalian segera mencobanya, atau kalian akan menyesal. Dan aku jamin, sekali mencobanya__ kalian akan meminta lagi-dan lagi.”

Aishhh… wajahku memanas!!!

Aku memalingkan pandanganku pada Kyuhyun. Mengingat saat ia hanya memakai handuk saja _waktu itu aku tak sengaja melihatnya saat berkunjung ke apartemennya__ membuat seluruh darahku sekan naik kekepalaku. Kulitnya putih pucat, dan juga rambut basahnya dan juga abs samarnya dan juga____ Stop!!! Lee Sungmin sebaiknya kau berhenti membayangkan yang aneh-aneh.

.

.

.

.

“Chagi, kau menungguku?”

Mengaangguk saat melihat Kyuhyun menghampiriku. “Nde, aku menunggumu. Sebenarnya tadi mereka mengajak pulang bersama, tapi nanti aku mungkin hanya akan jadi orang bodoh yang  mengganggu kesenangan mereka. “

Aku mendekati Kyuhyun dan merapikan jaket hitamnya. “Kajja, kita pulang. Aku ingin menginap di apartemenmu.”

“Eh… tumben sekali. Biasanya kau yang memintaku menginap dirumahmu.” Kyuhyun mengecup kecil puncak kepalaku, melingkarkan lengannya pada pinggangku. Eumhh…. dia wangi sekali. Yeah, meski bercampur keringat tapi dia benar-benar wangi.

“Appa dan Umma mengusirku. Mereka bilang mereka ingin merayakan ulang tahun pernikahan mereka hanya berdua saja. Dan Sungjin, dia juga sudah diusir dari rumah dan harus menginap di rumah Jongjin malam ini.”

Kyuhyun hanya mengangguk dan kemudian kami masuk ke mobilnya. Sepanjang perjalanan aku sibuk memikirkan cara bagaimana untuk mengajak Kyunnie melakukan__beeeeeepppp__ tanpa harus mengatakannya secara langsung.

Apa aku harus sedikit menggodanya? Dan juga dia akan mandi bukan??? Apakah aku akan melihatnya lagi? Basah-basah dan seksi… errrr…

“Wajahmu memerah__ kau sakit?”

“Ah… tidak, hehehe… tenang saja. Kajja!!! Cepat pulang, kau bau keringat. Sepertinya kau harus cepat mandi, dan sementara itu aku akan membuatkan makan malammu.”

.

.

.

.

.

.

Menatap puas pada beberapa makanan yang sudah aku siapkan. Lalu mengintip sedikit ke kamar Kyuhyun. Sepertinya dia belum juga selesai mandi. Aku melepaskan apron pink-ku dan kemudian berjalan menuju kamar Kyuhyun. Mungkin saja aku mendapat kesempatan untuk melihat Kyuhyun hanya memakai handuk___ ahahhaa… aku sudah tidak waras.

“Kyunie…”

Membuka pintu kamarnya perlahan dan kemudian masuk ke dalam kamar bernuansa serba biru gelap itu. Tak lagi terdengar suara air, jadi mungkin saja dia ada di kabinet pakaiannya. “Kyunie-ah…”

“Disini, Ming.”

Benar ‘kan, dia ada di kabinet itu. Merapikan penampilanku dan masuk ke kabinet pakaiannya. Sbeuah ruangan dengan pintu slide yang cukup luas untuk menampung semua pakaian Kyuhyun. “Sedang apa? Kenapa kau lama sekali?”

“Oh… tadinya mau memilih piyama, tapi aku jadi teringat piyama yang akan aku berikan untukmu. Kenapa piyama itu tak terlihat, padahal aku yakin aku menaruhnya di ruangan ini.”

Kembali Kyuhyun mengacak-acak seluruh laci dan juga lemari kecilnya. Dan lihatlah, seperti dugaanku, dia baru memakai kaos putih tipisnya dan masih memakai handuk yang melingkar di pinggangnya. Hei, bagaimana jika di balik handuk itu dia___ eumhhh… Stop berfikir yang tidak-tidak.

“Nah, ini dia. Ketemu.” Kyuhyun menyodorkan padaku piyama yang sepertinya berwarna pink keunguan. “Kenapa warnanya seperti ini?”

“Yeah, saat itu aku membeli piyama untuk Ahra noona, beli satu free satu. Nah, karena free jadi tak bisa memilih. Saat aku coba pun tak cukup di tubuhku, mungkin muat untukmu. Karena kau akan menginap, jadi pakai saja.”

“Eum… nde.” Aku menerima piyamanya. Dan kulihat ia mulai sibuk mencari celana trainingnya. Yeah, pakaian tidurnya hanya kaus putih dan celana training. Dia melepas handuknya dan aku bisa lihat sesuatu yang terbalut sebentuk segitiga berwarna keabuan dan ____eumhhhh___ Lee Sungmin, berhenti memikirkan yang tidak-tidak. Kau terlalu mudah untuk dipengaruhi oleh Hyukkie. Tap-tapi…

“Chagi, ayo ganti bajumu. Apa kau malu didepanku?”

Dan sialnya, namja ini mulai menunjukkan kemesumannya. Ia mendekat padaku dan sengaja meraihku ke pelukannya. Aku bisa merasakan ciuman kecilnya ditelingaku. “Mau kupakaikan?”

Seluruh tubuhku merinding, merasakan nafasnya menyentuh titik sensitif ditlingaku. “Eumhh.. B-bisakah kau keluar saja. Aku akan me—eungghhh…”

Dan apa yang dia lakukan sekarang. Aku menatap penuh pada kedua matanya. Pandangan mengejeknya itu benar-benar menyebalkan. Dia menyeringai padaku dan mulai menjilat bibirku. “Mungkin, hari ini kita akan benar-benar melakukannya.”

“Ah… apa maksudmu? Aish… sudahlah, kau keluar saja. Aku mau ganti baju.”

“Benarkah, kau tak butuh bantuanku?”

“Nde.” Mengangguk canggung, berharap dia akan melepasku. Tapi nyatanya tidak seperti itu. Dia seakan tahu jika aku memang sedikit_ catat: amat sangat sedikit_ berniat untuk melakukan this and that. Tapi bukan sekarang, aku inginnya nanti__ atau kapan. Dan sekarang hanya pemanasan atau apalah.

“Eungghhh… Kyuhhh…”

Menatap horor padanya saat ia mulai memijat bokongku dan menekan untuk mendekat padanya. Sial!! Dia melakukannya lagi. Mungkin jika ciuman, maka aku hanya baru sampai ketaraf menyetuh bibir tidak yang lain. Tapi jika permanian nakal tubuh dan tangannya itu,kami sudah…

“Eungghhh… K-Kyuhhh…”

Susah payah aku menahan suaraku saat ia mulai menekan memberku. Mulai sedikit menggila dan kemudian bisa kurasakan tubuhku melemas. “Apa kau tak penasaran, bagaimana rasanya berciuman yang sesungguhnya?”

“Eumhhh itu..”

Dan aku memejamkan mata saat merasakan nafasnya mendekat ke wajahku. “Ikuti aku, dan biarkan tubuhmu mengikutiku chagi…”

Sedikit kaget saat bibir tebalnya menyentuh bibirku. Jujur selama ini aku dan Kyunie hanya berciuman biasa dan sekedar menempel. Tidak ada lidah ataupun saliva, dan hanya seperti itu saja. Tapi sekarang___ aku merasakan lidah basah Kyuhyun mulai menggodaku. Merasakan bibirku basah dan seluruh tubuhku tegang saat tangannya mulai meremas lembut bokongku. “Ahhhnnn…”

Menjerit tertahan saat Kyuhyun menghisap kuat bibirku. Merasakan lidahnya masuk dan entahlah___ aku membuka mulutku dan membiarkan benda lunak itu masuk. Sekarang aku baru merasakannya. Satu sengatan kecil yang sanggup membangunkan seluruh syaraf ditubuhku.

Membuat semuanya terasa menegang dan jantungku berdegub kencang. Ada perasaan penuh untuk memeluk tubuh sempurna dihadapanku sekarang. Semakin memejamkan  mata dan meresapi kenikmatan ciuman yang begitu basah dan menuntut.

Mencuri nafas dan terus melanjutkan ciuman kami. Lenganku, melingkar indah dilehernya. Merasakan nafas kami memburu dan Kyuhyun mulai menurunkan ciumannya. “Kau sangat menggoda chagi..”

“K-Kyuh… bisakah kita… eunghhh…”

Dan dia tiba-tiba menghentikan semuanya. “Ah… mianhe. Harusnya aku__aishh… mianhe baby. Aku tadi sedikit kehilangan kendali. Sudah, ganti saja bajumu dan aku menunggumu di bawah. Makan bersama dan menonton acara TV. Ahahha… aku baru ingat jika ada pertandingan bola malam ini.”

.

Sreeekkkk

.

‘Mwo????’

Batinku menjerit!!! Apa-apaan dia!!! Kenapa meninggalkanku dalam keadaan seperti ini. “Kyuhyun!!!!”

Aku menatap lemas pada bagian bawahku. Sesuatu yang kurasa sudah menggembung dan tegang. Bagaimana menyelesaikan ini??? Hiksss…. dia menyebalkan sekali.

“Ming… kenapa lama sekali!!!? Aku sudah hampir habis, dan ohh…. pertandingan bolanya sudah mulai. Aku pergi dulu, cepatlah dan temani aku!!!”

Teriakan itu menyebalkan. Meskipun dia menyukai bola tapi bukannya aku lebih menarik? Dan aku tahu tingkat kemesumannya tinggi, tapi kenapa aku kalah dari pertandingan final menyebalkan itu…????

Hiksss….. menyebalkan!!!!

.

.

.

END

.

.

.

Huahahaaa…. ketawa setan!!!! Adakah yang dah pada horny…??? kasihannn… bwahahahhaaaa#saya puas ketawa

 

32 thoughts on “My First | KyuMin | YAOI | OS

  1. Ya Tuhan..
    Sungmin tau kalo Kyu memang mesum dan dia menerima itu..
    Disaat Sungmin sudah mulai mengimbangi Kyu, apa yg dia dapat hm?
    Ditinggalkan Kyu gitu aja dengan kondisi yg horny? Wow!!
    Kyuhyun luar biasa banget kalo buat bunny Ming menderita :’D
    Hah, aku rasa Ming harus berusaha lebih keras lagi😀

    Ada beberapa typo, gak terlalu mengganggu sih cuma ya kelihatan😀
    Di tunggu next FF-nya🙂

  2. Yachhh gk jadiiii *kecewa* #Yadong mode on
    Ming udh penasran stengah mati mlh gk jd #poorMing
    Ming udh teracuni k’yadongan Hyuk.
    Ming km belum b’untung coba laen kali wkwkwkwk
    Tumben Kyu bz nahan k’pervertanx sma Ming

  3. MWO? *bengong*
    yakkk,, itu tanggung eonni T_T jahat sekali kau eonni…
    pokoknya harus dilanjut<<maksa

    udah panas dingin ini, tanggung jawab eonni…
    harus bikin sequel(?) oceee

  4. Oh. . .No umin kau malu2 kucing atu gimana?
    kalu penasrn gmna rsa’a ‘itu’ jujr ajj dri pda membyangkn hal2 mesum ckck virus kyu sprti’a menempl kpdamu.
    wlu kyu itu org’a mesum tingkat akut tpi knpa kau mau melakukan ‘itu’ dgn dia.
    oh. . .kyu skrg umin sudah memlki kdr mesum yg akut hehe

  5. What the? Saya kira Kyuhyun dan Sungmin benar-benar akan melakukannya, yeah walaupun saya tahu ini FanFic berating T. Tapi saya hanya mengira mereka aka benar-benar melakukannya walaupun chingu-ssi meng-skip bagian tersebut. Tapi ternyata? Kyuhyun paboya.
    Kenapa tidak jadi? Aduh kasihan lihat Sungmin yang terpaksa menahannya. Lagipula memangnya Kyuhyun dapat menahannya dan malah menonton? Aish biasanya juga dia akan melakukan apapun sesuka hatinya pada Sungmin jika hasratnya sudah benar-benar berada dipuncak. Dan saya pikir dengan melakukan french kiss dan sedikit meraba daerah terlarang Sungmin lalu mendengar desahan Sungmin itu sudah cukup membuatnya benar-benar berada dipuncak melihat Kyuhyun itu memang pervert. Tapi ya sudahlah, apapun dan bagaimanapun endingnya, kau tetap yang terbaik Chingu-ssi🙂

  6. ah sial….
    aq kira mereka jadi NC an.
    huwaaaa…..udah ikutan panas dingin bareng sungmin jga. wkwkwkw
    tapi….min emang kelewat polos sh..
    malu2….. padahal kl dy naughty dikit kea hyukjae bakalan terpuaskan tuh c kyu. Jd imbang ama kyu yg mesum.
    hahaha

  7. jiahahaha….
    ketawa ngakak liat nasib ming opa…..
    kacian ming opa yg awalnya mw eh tiba2 d tinggalin…
    kacian…
    klo kyupa gx mw..sama q jah opa
    #plaaaak
    dhjar masa..
    kerend eoni ff mu…
    daebak…
    anyong eoni q baca ff mu yg lainnya yah…
    #bow

  8. KYA~~
    Biasanya Kyu yang dibikin Horny,,
    nich mala sebaliknya^^
    Min kau sungguh sangat kasihan ditinggal kyu gitu aja…
    hahahahaa *KetawaEvil

    FIGHTING!!! Lanjut kryanya Unnie^^

  9. Hahaha
    kyuhyun bangke, tumben banget bisa nahan hasrat demi bola
    Sementara sungmin nya kasian, udah sengaja nginep mau this and that.
    Hahahaha
    malas cuma di gantung di tengah jalan huahahaha
    kasian Ming…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s