FF LOMBA ALWAYS LOVE YOU | YAOI | KYUMIN | #1

LOMBA FF KYUMIN


Tittle : ALWAYS LOVE YOU
Author : Friska 137
Length : 2Shoot
Pairing : KyuMin slight MinJun
Cast : Lee sungmin
Cho kyuhyun
Super Junior member
Warning : YAOI, typo (s), abal, aneh, OOC, bahasa tidak elit, gg nyambung, bikin mules, tidak sesuai EYD dan lain lain
Disclaimer : sungmin punya kyuhyun, kyuhyun punya sungmin, kyumin punya kyumin shipper, tapi FF ini resmi punya saya
Genre : humor, romance, sad yang memaksakan (?)
Rating : T+
Summary : Kyuhyun menyukai sungmin, tapi sungmin menyukai sahabat perampuannya yang sudah dijodohkan dengan seseorang *bad summary*

~o000oKYUMINo000o~
.
.
.
ENJOY READ^^
Chapter 1
Sungmin memandangi kalender yang terpajang indah di kamarnya, senyum indah terukir di bibir tipis miliknya mengetahui lusa adalah ulang tahun nya. Hari ini adalah tanggal 30 desember dan hari ulang tahun nya itu jatuh pada tanggal 1 januari tepat saat semua orang merayakan tahun baru. Senyum semakin tampak mengingat pada hari itu dia akan menyatakan perasaan sukanya pada seseorang, jika nanti dia diterima itu pasti akan jadi hadiah ulang tahun terindah sepanjang hidupnya yang akan genap 28 tahun pada tanggal 1 januari nanti.
Lee Junhee, nama perempuan yang sangat ingin dijadikan nya sebagai kekasih. Perempuan itu adalah sahabat nya waktu sekolah dasar. Sejak bersahabat di sekolah dasar mereka selalu masuk sekolah yang sama sampai SMA. hanya sampai SMA karena setelah lulus Junhee meneruskan sekolahnya di negeri sakura, Jepang. Dan 9 bulan lalu perempuan itu kembali lagi ke Korea selatan. Mereka bertemu lagi dan menjalin hubungan baik kembali.
Setelah kembali dari Jepang, Junhee semakin cantik, putih, pintar, dan semakin baik juga perhatian kepada sungmin. Itulah, yang membuat sungmin merasa menyukai Junhee. Junhee juga bilang, dia sangat merindukan sungmin. Hari harinya di Jepang tak berarti bila tak ada sungmin. Itu membuat sungmin berfikiran bahwa Junhee juga menyukainya, sungmin sangat bahagia. Mereka saling menyukai, sungmin ingin hubungan yang lebih dari sekedar sahabat bersama Junhee. Ya, dia berniat memacari sahabatnya itu.
“Magnae~ hahhhh, aku sangat bahagia” gumam sungmin sambil memeluk orang yang masih terlelap di atas kasur. Terang saja membuat orang yang ada dipelukkan nya itu menggeliat tak nyaman.
“Ugh~ hyung, jangan mengganggu! Ya! Kau ini apa apaan!” orang itu, Cho kyuhyun. Memaki sungmin karena mengganggu tidurnya.
“aku bahagia, kyu” sungmin memeluk dan menciumi rahang kyuhyun dari belakang membuat kyuhyun terheran dengan sikap hyung yang sangat disayanginya itu di Super Junior.
“aduh, hyung. Berhenti menciumi ku, kau membuat ku ‘bangun’” seru kyuhyun
“Ya! Kau ini frontal sekali” sungmin menjitak kepala kyuhyun
“aduh, kau kasar sekali. Harusnya kau tanggung jawab, kau telah membuatku ‘bangun’!” kyuhyun mencekal tangan sungmin saat sungmin akan beranjak pergi
“Ya! Berhenti bersikap seperti itu, kau bukan anak kecil lagi” sembur sungmin tepat di wajah kyuhyun yang kini sedang menampakan seringai evil yang sangat mengerikan “kau, Ya! Ya! Leeteuk hyung tolong aku. ahh… berhenti” sungmin berteriak keras saat kyuhyun menciumi tengkuknya membuatnya bergidig.
BRAKKK
Suara pintu dibanting berhasil membuat kyuhyun menghentikan aktivitas mari-memakan-sungmin-hyung. Sungmin menghela nafas lega, sementara kyuhyun mengeluh tak karuan.
“kang in hyung’ kenapa senang sekali menggangguku!” ujar kyuhyun
“seharusnya aku yang marah padamu, dasar gila! Kenapa kau suka sekali melakukan ‘itu’ dengan sungmin? Dasar jeruk makan jeruk” ucap kang in sarkastik
“memang kau tidak? Kan kan juga seperti itu pada leeteuk hyung!” balasan dari kyuhyun membuat kang in bungkam
“hahhhh, ya sudahlah. Aku bermain single saja” kyuhyun melenggang ke kamar mandi, meninggalkan sungmin dan kang in. sejenak hening, tapi dengan tiba tiba sungmin menghambur ke pelukan kang in.
“aku bahagia hyung, aku akan ulang tahun dan sebentar lagi akan punya kekasih!” sungmin melesakkan kepalanya di ceruk leher kang in
“eh? Iya benar, u-ulang tahun. a-aku…sungmin-ah” gugup kang in
“kau kenapa begitu hyung?” sungmin mengernyit bingung
“a-aku, aku… kau mem’bangun’kan ku” jawab kang in membuat sungmin berteriak
.
.
.
Hari ini sungmin, kyuhyun, ryeowook, yesung sedang free dari jadwal, jadi hari ini mereka bisa bersantai. Bagaimana dengan member lain? Kang in, leeteuk, eunhyuk , donghae akan menghadiri acara variety show di salah satu stasiun TV. Heechul, siwon masih dalam proses syuting drama.

Shindong, dia akan menyiarkan radio show. Jadi hanya mereka berempat yang ada di dorm.
“kyu, mau mengantarku tidak?” Tanya sungmin. Sungmin berniat membeli kalung di toko perhiasan untuk diberikan pada Junhee nanti. tapi sungmin tidak mau pergi sendiri, dia mengajak kyuhyun untuk dimintai pendapat tentang kalungnya.
“mau kemana hyung?” bukan menjawab, kyuhyun justru bertanya balik
“ke toko perhiasan, mau ya?”
“untuk apa? ya sudah lah, kita bilang dulu pada hyungdeul. Takut mereka mencari kita?”
“membeli perhiasan lah! hmm, kau yang bilang ya. Aku menunggu di mobil saja!”
“ne~”
.
.
.
Sungmin dan kyuhyun sedang berada di toko perhiasan di kawasan myeongdong. Sejak tadi sungmin memilih kalung kalung itu, tapi belum juga ada yang menarik perhatian nya. Kyuhyun sudah jengah dengan hyung nya ini, dia juga lelah berjalan dari satu toko perhiasan ke toko perhiasan yang lain ditambah peralatan penyamaran yang melekat di tubuhnya. sweater berkupluk yang tebal, scraft yang menutupi leher sampai hidungnya. Membuatnya risih tapi jika tidak begitu cari mati namanya. Ayolah, mereka itu seorang bintang. Jika tidak menggunakan penyamaran pasti saat pulang nanti wajah tampan nya penuh dengan cakaran kuku kuku fans beratnya.
“hahhhh~ hyung, kau lama sekali! Memang kalung seperti apa yang hyung cari?” Tanya kyuhyun jengah
“aku mencari kalung yang ada bandul hello kitti nya kyu, tapi sejak tadi tidak ada. Kalau ada, itu yang imitasi” jawab sungmin
“memang untuk siapa? Penting sekali” Tanya kyuhyun lagi
“eung? untuk kekasih ku” jawaban singkat sungmin berhasil membuat kyuhyun menegang
Kyuhyun POV
“memang untuk siapa? Penting sekali” aku bertanya lagi pada sungmin hyung
“eung? untuk kekasih ku”
DEG
Mendengar jawaban singkat dari sungmin hyung berhasil membuatku tubuhku menegang, mataku membulat, nafasku tercekat, lidah ku terasa kelu. Aku mengalihkan pandanganku darinya cepat saat merasakan air mata meluber dari kantung mataku jatuh menyusuri pipi dan dagu lalu jatuh dengan indahnya. Aku menghapusnya kasar lalu beralih menatap sungmin hyung lagi.
“ke-kasih?” Tanya ku terbata
“hmmm”
“kau sudah punya-“ aku menghentikkan ucapan ku saat melihatnya menatapku dengan intens “waeyo hyung?”
“k-kau menangis kyu, matamu sembab” sungmin hyung mengulurkan tangan nya mengusap garis air mata di pipi ku. Aku memejamkan mataku menikmati sentuhan nya yang lembut di kulit wajahku, tanpa sadar yang kulakukan itu membuat air mata mengalir semakin deras. Aku merasakan tangan mungilnya meremas tangan ku, selanjutnya tubuhnya memeluk tubuhku dengan erat. Aku balik memeluknya dengan begitu possesif, menaruh daguku dipucuk kepalanya.
“hiks…hiks…” isakkan keluar dari mulutnya, sedikit teredam karena dia menenggelamkan wajahnya di dadaku. Aku mengelus punggungnya.
“kau kenapa menangis kyuhyun-ah? Apa ada yang sakit?” sungmin melepas pelukkan nya lalu memandangi wajah ku. Ingin aku rasanya bertariak dihadap an wajahnya kalau aku sangat dan benar benar merasakan sakit di hati ku, ayolah siapa yang tidak terluka mendengar orang yang kau cintaI ternyata sudah mempunyai kekasih dan pasti tak terelakan lagi jika dia mencintai kekasihnya.
“aku beli minuman dulu, kau jangan kemana mana!” aku menarik tangan nya agar kembali duduk, tadi kami memutuskan untuk beristirahat sebentar di bawah rindangnya pohon di taman kawasan myeongdong.
Hahhhh~, dia pasti mengira penyakit pneumothrax ku kambuh lagi, makanya dia seperti itu. Dia akan menangis dan sangat mengkhawatirkan ku jika aku sudah seperti ini. menangis tanpa isakkan, itu yang terjadi secara spontan pada ku jika merasakan penyakit itu kambuh. Itu seperti alarm yang membuatnya atau hyung deul yang lain merasa was was. Ini berbeda sungmin hyung, aku menangis bukan karena penyakit itu.
“tidak perlu, aku bukan menangis karena itu hyung” aku berusaha menahan nya yang terlihat sangat sangat was was karena takut penyakitku itu benar benar kambuh. Aku merasa bangga, karena dia sampai mengkhawatirkan ku, memperhatikan ku seperti itu. Dia seperti memberiku sebuah balasan bahwa dia juga mencintaiku. Tapi…
“tetaplah disini, yang aku butuhkan hanya kau, aku mencintaimu!”
“benarkah kau baik baik saja? Ne, aku pun sangat sangat mencintaimu nae dongsaeng” dia menatapku sebentar dengan mata foxy nya yang begitu indah, dia hanya menatapku, aku bisa melihat pantulan diriku di pupil hitamnya. Dia bergerak mengecup pipi kanan dan pipi kiri ku bergantian.
See?…cinta ku dan cintanya berbeda, aku mecintainya sebagai seorang Lee sungmin dan mencintaiku sebagai seorang dongsaeng kesayangannya. Aku sealu tersenyum getir jika mengingat kenyataan itu.
“kyu, ayo pulang saja! Aku lapar” suara manisnya kembali terdengar
“makan di restoran dekat sini saja hyung, setelah itu lanjutkan mencari kalung”
“tapi, aku ingin makan masakan ryeowook”
“hmmm, baiklah kajja!”
.
.
Aku, sungmin hyung, yesung hyung, dan ryeowook sedang makan bulgogi buatan wookkie di meja makan. Setelah selesai makan, aku langsung meninggalkan meja makan dan melesat kedalam kamar. Aku membuka pintu kamar lalu masuk kedalam dan menutupnya kembali. aku merebahkan diri ku di kasur menatap lurus ke plafon berwarna putih itu. aku menghembuskan nafas berat, berharap rasa sakit di hati ini ikut terbuang bersama karbon dioksida yang mengendap di paru paru ku. Aku memejamkan mata mencoba terlelap, namun lagi lagi air mata yang membuat ku terlihat seperti orang lemah itu mengalir melalui sudut mataku membasahi pelipis kiri dan kanan.
“Cho, jangan berharap lebih! Sungmin hyung itu normal” jadi apakah aku tidak normal? Aku gay? mungkin iya, aku rela menjadi gay untuknya.
Aku sudah lama mencintainya. Sejak kapan? sejak pertama aku bergabung dengan Super junior aku sudah jatuh cinta padanya. saat semuanya membenciku dan tidak menerimaku sebagai member, dia selalu disampingku, menyemangatiku, dan memberikan senyuman indah yang begitu memikat. Semua perlakuan nya begitu aku suka, sejak itu aku sangat mencintainya. Dan aku fikir dia pun sama mencintaiku, terlihat dari perlakuan nya bukan? Aish, mengingat itu membuat air mata ini tidak mau berhenti . Terus saja mengalir, bahkan semakin deras.
Ceklek
Aku mendengar suara pintu kamar dibuka, aku menghapus jejak air mata di wajahku dengan kasar dan menoleh ke arah pintu. Mencoba mencari tahu siapa yang datang, ternyata wookkie hyung kukira sungmin hyung.
“waeyo hyung?” tanyaku
“anni, aku hanya mengkhawatirkan mu. Gwenchana? Kau terlihat kusut saat makan tadi” dia ini selalu bisa menebak apa yang aku rasakan. Peramal eoh?
“gwenchana” jawabku singkat. Ryeowook menghampiriku dan duduk disebelahku.
“kau menangis ne? tanyanya
“ahh, apa begitu kentara? Aaa… maksudku a-aku tidak menangis”
“sudah jujur saja, aku sudah tahu”
“hhh aku ketahuan lagi, yesung hyung dan sungmin hyung belum selesai makan?”
“annio…sudah selesai sejak tadi, yesung sedang memberi makan kkoming dan sungmin dia sedang menelfon seseorang”
“menelfo seseorang? pasti pacarnya” aku tersenyum hambar saat mengucapkan nya. Dan saat ini seperti ada sesuatu yang ingin melesak keluar dari mataku. Aish, kenapa aku begitu cengeng sekarang?
“kau cemburu yaaa?” kurasa dia benar benar peramal, tebakkan nya benar lagi.
“eh? I-itu… aku, a-aku cemburu. Y-ya bisa dibilang begitu” aish, kau kenapa jujur kyu?
“haha, dasar evil. Kau possesif sekali padanya, semua yang mendekatinya kau perlakukan sama”
“haahhhh~ kau itu tidak mengerti perasaan ku”
“aku mengerti, kau mencintai sungmin hyungkan?”
“eh? i-itu.. bagaimana kau tahu?”
“eh? Kau sungguh mencintainya, aku tadi hanya menggodamu saja”
“i-itu-“ kurasakan pipi ku memanas, pasti aku sedang merah sekarang. Aish, aku merasa menjadi gadis yang baru saja merasakan jatuh cinta. Dia benar benar menggodaku, lihat saja seringai tampak dibibirnya dan alisnya naik turun seperti orang cacingan.
“aku sudah tahu sajak lama” ucapnya sambil menepuk pundakku pelan
“eh? Jinjja?… maksudku, apa yang kau katakan?”
“hahahaha, cho aku mual melihat wajah polosmu. Aduhh, perutku…hah..hah..” dia seperti mengejekku, senang sekali melihatku seperti ini.
“aku sudah tahu lama kau menyukainya. Terlihat dari tatapanmu yang begitu berharap padanya, hahaha…kau tahu kurasa dia pun berperasaan sama terhadapmu!”
“jinjja?”
“hmm, kau masih ingat saat kau, Victoria dan changmin nonton konser sung si kyung bersama sampai malam. Dia terus saja mengurung diri dikamar, dan tak berhenti mengumpat kata kata kasar!” ryeowook sedikit terkikik saat menceritakan nya “dia itu juga menyukaimu, tapi dia hanya tidak menyadarinya!” ucapan nya sungguh membuatku ingin melompat
“lalu?”
“eung?
“kau tidak jijik padaku?” aku menunjuk hidungku sendiri “kau sudah tahu aku mencintainya, aku gay. kau tidak jijik padaku?”
“untuk apa? Aku dan yesung hyung pun begitu, kkkk~”
“k-kau jangan main main?” ryeowook hanya menggeleng
Kyuhyun POV end
.
.
.
Kyuhyun memanadangi wajah namja manis yang hanya berjarak 5 centi dengan wajahnya, senyum tercetak di bibir kyuhyun “benarkah kau menyukaiku? Aku sangat bahagia. Aku akan segera mendapatkan mu hyung” ucap kyuhyun beralih mengecup kening sungmin lalu turun ke kedua kelopak mata sungmin yang terpejam rapat itu, dipandangnya sebentar wajah itu. Lalu kembali menjamah wajah itu, kali ini hidung bangir sungmin dan beralih ke kedua pipi chubby sungmin dan yang terakhir “sekali saja, bolehkah?” kyuhyun bertanya sebelum mengecup bibir plum itu, sudah pasti tak ada jawaban nya. Kyuhyun memjamkan matanya lalu memiringkan wajahnya sedikit menyamankan posisi untuk mengecup bibir orang tercintanya itu.
CHU~
Kedua bibir itu menempel, hanya menempel tidak berniat melakukan yang lebih. Namun merasakan tak ada pergerakan dari sungmin, kyuhyun melumat lembut bibir itu.
Kyuhyun menyudahi ciuman nya, tak mau membangunkan sungmin, akhirnya ia beranjak ke tempat tidurnya yang berdampingan dengan sungmin. “jaljayo, minimi~” ucap kyuhyun lalu memejamkan matanya.
“kyu, apa yang kau lakukan?” gumam sungmin kecil sambil meraba birbirnya yang basah karena saliva kyuhyun
.
.
.
Kyuhyun mengernyit bingung melihat kasur sungmin yang sudah kosong, biasanya sungmin akan membangunkan nya dulu baru setelah itu mereka mandi dan sarapan bersama member yang lain. Apa sungmin mandi? Tapi kyuhyun sama sekali tak mendengar gemercik air. Mungkin dia sudah keluar duluan. Kyuhyun menyibak selimutnya, lalu turun dari ranjang dan keluar dari kamar.
Kyuhyun menghampiri donghae dan eunhyuk yang sedang memperebutkan TV di ruang tamu, dia ingin menanyakan dimana sungmin. Namun hanya gelengan kompak dari keduanya sebagai jawaban atas pertanyaannya. Lalu kyuhyun beralih ke ruang makan, disana ada leeteuk, kang in, heechul dan member lain minus siwon. Kyuhyun bertanya dimana sungmin dan lagi lagi semuanya menggeleng kompak.
“lalu, sungmin hyung kemana?” Tanya kyuhyun sambil menjambak rambut frustasi
“memang dia tidak bilang padamu?” Tanya yesung yang semakin membuat kyuhyun geram. fikirkan saja, untuk apa dia bertanya kalau sungmin bilang padanya mau kemana.
“tidak hyung, maka itu aku bertanya” yesung yang tidak mengerti kebodohan nya hanya mengangguk anggukan kepala
“kenapa?” Tanya siwon yang baru saja ikut bergabung dengan para member lain
“sungmin hyung menghilang, saat aku bangun dia sudah tidak ada dikamar!” jawab kyuhyun sambil meneguk susu coklat kang in yang menganggur
“YA! MAGNAE, AKU MEMBUATNYA SENDIRI TAHU!” sembur kang in dihadapan wajah kyuhyun
“mianhae, aku kan haus!” jawab kyuhyun santai
“buat sendiri sana!”
“sungmin tidak menghilang, dia semalam masuk kekamarku dan dia bilang mau tidur dikamarku. Dia juga bilang kalau dia tidak mau sekamar denganmu lagi kyu!” siwon menyela pertengkaran antara kang in dan kyuhyun
“j-jeongmal?” Tanya kyuhyun dengan suara merendah, dan tak ada lagi raut santai diwajahnya seperti saat memperebutkan susu coklat tadi dengan kang in. kini wajah terlihat sendu “a-aku boleh kekamarmu hyung?”
“hmm, ya sana. Bujuk dia pindah lagi, nanti kalau heechul pulang dan tahu kalau tak ada kamar untuknya bisa hancur dorm ini”
“kan dia bisa sekamar dengan kyu?”
“dia kan benci si evil itu, kau itu mentang mentang sudah tua pikun”
“Ya! Kepala besar itu minta dihajar ya?”

~o000oKYUMINo000o~
Kyuhyun meraih kenop pintu kamar siwon, memutarnya lalu membukanya. Dia menyembulkan kepalanya dari balik pintu, dia melihat ada gundukan besar diatas kasur yang terlapisi(?) selimut tebal berwarna pink. Dia yakin itu sungmin. Kyuhyun melangakah masuk kedalam kamar siwon, menyibak selimut pink yang menutupi tubuh hyung nya itu. Kyuhyun tersenyum sekilas, lalu ia ikut berbaring di atas kasur itu. Tanganya memeluk mesra perut sungmin, melesakkan kepalanya di ceruk leher sungmin dan berbisik tepat ditelinga namja yang masih terlelap itu.
“chagi~ ireona…kau berhutang penjelasan kepadaku” dapat kyuhyun rasakan tubuh yang ada dalam pelukkannya itu menggeliat kecil, sungmin bangun dari tidurnya dan langsung saja membalikkan tubuhnya ke belakang sehingga pandangannya bertemu dengan wajah kyuhyun yang sangat dekat. Sungmin merasakan pipinya memanas melihat wajah tampan kyuhyun sedekat itu.
“kau, kenapa ada disini kyu?” sungmin terlonjak saat tersadar akan posisinya, dia mendudukan dirinya lalu menatap horror pada kyuhyun, kyuhyun ikut mendudukan dirinya.
“aku yang harusnya bertanya padamu hyung, kenapa pindah kamar?” Tanya kyuhyun
“i-itu kyuhyun-ah…a-aku” jawab sungmin terbata
“kau bosan sekamar denganku?” kyuhyun mengelus sayang surai hitam sungmin
“a-anu kyu…I-itu, aduh bagaiman me-mengatakan nya ya” sungmin menepis tangan kyuhyun yang tengah mengelus surainya, membuat kyuhyun mengerutkan dahi atas perlakuan sungmin
“eung? Katakan saja hyung”
“ba-baik…hmm, bi-bisakah mulai saat ini k-kau jauhi aku kyu” pernyataan sungmin membuat kyuhyun semakin mengerutkan dahi hingga terdapat banyak kerutan di dahi berjerawat nya
“maksudmu bagaimana hyung?” Tanya kyuhyun lagi
“jauhi aku, mulai saat ini dan se-seterusnya. Aku mohon?” mata foxy sungmin menatap dalam mata onyx kyuhyun yang begitu menampakkan kebingungan
“kenapa? Kenapa be-begitu?” kyuhyun merasakan butir butir bening itu mulai jatuh perlahan membasahi pipi tirusnya. Sungmin memeluk kyuhyun dan mengelus punggung pria jangkung itu, sungmin sangat tidak suka melihat kyuhyun menangis. Apalagi menangisnya kyuhyun kali ini karena dirinya sendiri. Ya sungmin tahu, sungmin tahu kali ini kyuhyun menangis karena dirinya bukan karena pyang lain. Tahu darimana? Sungmin tahu, tahu semua kenyataan yang selama ini tidak diketahui nya. Kenyataan bahwa kyuhyun mencintainya, mencintainya begitu tulus. Bagaimana bisa tahu? Kyuhyun yang mengatakan nya sendiri tadi malam, malam dimana kyuhyun juga mengecup bibirnya. Sungmin tahu bagaimana rasanya diperlakukan seperti itu oleh orang yang kita cintai.
Sungmin pun ikiut meneteskan air matanya saat mendengar isakkan kyuhyun yang ada dalam pelukkan nya. Dia mengecup pipi kyuhyu lalu melepas pelukkan beralih menatap mata sembab kyuhyun.
“jauhi aku, aku tidak mau kau terluka. Aku mencintaimu, sungguh. Tapi…tak lebih dari cinta hyung ke dongsaeng” kyuhyun membulatkan matanya mendengar kata kata itu keluar dari mulut sungmin
“hyung s-sudah tahu?”
“gwenchana, kau punya hak mencintaiku. Aku tidak melarang”
“lalu jika hyung sudah tahu begitu, kenapa menyuruhku menjauhimu bukan kah itu yang membuatku terluka” kyuhyun menggenggam tangan sungmin
“tidak, kau akan terluka jika ada didekatku. Jauhi aku, kumohon. Aku tidak suka melihatmu menangis seperti ini!” sungmin melepas genggaman tangan kyuhyun ditanganya
“aku tidak mau, dan apa alasanmu menyuruhku begitu?”
“a-aku…a-ku tidak mencintaimu kyu, aku mencintai orang lain. Itu kenapa aku menyuruhmu menjauhiku, aku takut kau terluka karena melihat ku dengan nya”
“sebegitu besarnya kah cinta-mu…hiks..hiks..padanya..hiks, hingga tak ada kesempatan untukku…hiks…mendapatkanmu?” kyuhyun bertanya disela isakkan nya. Sungmin tidak menjawab dia hanya menunudukkan kepalanya dalam dalam
“AKU MENCINTIMU BODOH! TAPI KENAPA KAU BEGITU JAHAT PADAKU, MENYURUHKU MENJAUHIMU. KAU TIDAK TAHU SEPERTI APA SAKIT YANG KURASAKAN?” sungmin menangis, kyuhyun tidak pernah seperti ini padanya.
“tenangkan dirimu kyu, aku tahu seperti apa sakitnya” sungmin berusaha menenangkan
“KAU TIDAK TAHU SEPERTI APA RASANYA!” kyuhyun berteriak “kau…k-kau tidak tahu seperti apa rasa sakitnya. Megetahui orang yang kau cintai hanya menatapmu tak lebih dari seorang dongsaeng…hiks…yang kau tahu hanya seberapa menderitanya aku..hiks..bukan hatiku” sungmin membekap mulutnya menahan isakkan keluar, sungmin begitu sakit melihat kyuhyun seperti ini. Air mata pun tak berhenti mengalir dari kantung mata sungmin.
“keumanhae cho, kau membuatku seperti orang jahat”
“kau memang jahat, tidak punya perasaan!”
“maaf kan aku kyuhyun-ah, aku hanya tidak ingin kau semakin ter-hmppttt” belum selesai sungmin berbicara bibirnya di bungkam kasar oleh bibir tebal kyuhyun, terang saja membuat kyuhyun membulatkan matanya, sungmin mendorong dada kyuhyun namun tak berhasil kyuhyun masih menciuminya kasar. Kyuhyun melumat bibirnya, mata sungmin yang masih terbuka menatap wajah berlinang air mata yang sedang terpejam menikmati perlakuan dirinya sendiri dibibirnya.
“shhh…” sungmin meringis kesakitan saat kyuhyun menggigit bibir bawahnya dengan cukup keras. Sepertinya bibir sungmin berdarah, dapat sungmin rasakan ada cairan asin berbau anyir menyentuh lidahnya yang sedang dibelit oleh sesuatu yang lembut tak bertulang. Sungmin menangis lagi, mencoba membiarkan kyuhyun melampiaskan rasa sakit itu melalui ciuman kasar ini.
Merasakan sungmin sama sekali tak membalasnya, membuat kyuhyun menyudahi ciuman itu. Di tatapnya sungmin yang kini tengah meringis karena perih dibibirnya, kyuhyun tersenyum getir “kau benar benar tak k mencintai ku ya hyung, aku melakukan nya karena aku ingin tahu perasaanmu terhadap ku”
“kyuhyun-ah?” sungmin bergumam lirih
“kau tidak manikmati ciumanku hyung, kau juga tak membalasnya dan malah sempat memberontak” kyuhyun melangkahkan kakinya kearah pintu, berniat untuk keluar dari kamar yang akan menjadi kamar sungmin nya. Tepat saat berada didepan pintu, kyuhyun membalikan tubuhnya “aku sangat mencintaimu sungmin hyung” setelah itu kyuhyun langsung pergi
“sungguh, maafkan aku. aku hanya tidak ingin kau terluka…hiks…”

TBC

One thought on “FF LOMBA ALWAYS LOVE YOU | YAOI | KYUMIN | #1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s