FF LOMBA || STILL LOVE YOU || KYUMIN | YAOI | 2Shoot | Part A

still love

Title     : STILL LOVE YOU

Author : Indira ( @geun54in )

Lenght : twoshoot

Genre  : friendship, Romance, sad

Rate     : PG-17

Main Casts:

–          Super Junior Lee Sungmin

–          Super Junior Cho Kyuhyun

Other Casts :

–          Super Junior Donghae

–          Super Junior Ryeowook

Summary :

           Saat kita telah membangun sebuah kepercayaan. Kita tak perluh mengkhawatirkan pasangan kita. Aku Lee Sungmin mempercayai Cho Kyuhyun dengan sepenuh hati. Karena separuh hati ku ini adalah dirinya. Jika ia tersakiti, maka aku akan ikut mengalami sakitnya. Namun apa yang harus aku lakukan terhadap pengkhianatan cintanya ?

Author note :

            FF ini didedikasikan untuk Lee Sungmin yang akan berulang tahun. FF  Twoshoot ini akan memakai dua alur ( maju- mundur ) . Agar tidak membingungkan para reader, alur mundur

( flashback) akan bertulisan tebal. Dan FF ini Sungmin POV.

Happy Reading and Warning TYPO

KEEP RLC

= = =

 

Aku telah siap dengan pakaian yang rapi. Aku mengenakan kemeja pink favoritku dan celana jins hitam. Sudah satu jam terakhir aku menunggu Kyuhyun pulang ke dorm. Kyuhyun berjanji akan  menemaniku ke mall. Aku duduk manis di dalam kamarku menunggunya . Walaupun kami akan pergi jam 5 sore, tapi aku sudah siap dari jam 3.  Sesekali aku melirik ke jam dinding, Sekarang sudah menunjukkan pukul 04.15 . Sebentar lagi Kyuhyun akan datang. Sedari tadi aku hanya memainkan handphone ku saja, berharap Kyuhyun menelphonku.

Aku menatap kalender di atas meja. Bisa kulihat goresan pena melingkar di tanggal 1 januari dengan tulisan My birhtday. Itu artinya ulang tahun ku sebentar lagi,  lebih tepatnya dua hari lagi. Aku tak sabar menunggu hari ulang tahun ku. Karena Kyuhyun telah berjanji untuk merencanakan suatu moments special untuk kami berdua. Kyuhyun masih merahasiakan moment spesial itu.

Tiba-tiba hape ku berbunyi, itu adalah bunyi pesan masuk. Aku yakin itu pasti dari Kyuhyun. Ternyata benar, nama ‘Sarangneun Kyuhyun’ tertera di handphone ku. Aku membaca isi pesan darinya.

‘ Hyung mianhae, aku tidak bisa menemanimu sore ini untuk shopping. Manejer hyung mendadak  menelphonku, ternyata ada program acara yang harus aku hadiri sore ini . Tapi aku telah memohon pada Donghae hyung untuk menemanimu ke mall . Sekali lagi mianhamnida hyung, apapun yang kau inginkan akan aku lakukan untuk mengampuni dosaku ini hyung ‘.

Aku membaca SMS yang masuk dari Kyuhyun. Aku membanting hape ke atas kasur. Bertapa kesalnya diriku. Ini bukan sekali atau pun dua kali ia telah membatalkan janji secara sepihak. Aku ikut membanting tubuh ke kasur.

Ku tatap langit-langit kamarku. Hati ku merasa sesuatu yang aneh, gelisah. Akhir-akhir ini aku merasa ada yang salah dengan sikap Kyuhyun, ia seperti segaja menjauh dari ku. Seperti dua hari yang lalu. Saat semua member Suju tampil di suatu program, Kyuhyun berkata kalau Eunhyuk selalu memberi support padanya. Aku sungguh tercengang dengan pernyataannya itu. Walupun aku tidak mempermasalahkan pernyataan itu pada Kyuhyun.

Dan juga aku sering melihat Kyuhyun selalu telphonan dan SMS dengan senyam- senyum. Saat aku tanya itu dari siapa ia tak pernah menjawab. Pernah suatu ketika aku diam-diam membaca isi pesan masuk di hape  Kyuhyun. ‘ oppa, saranghae. Kapan kita bisa jalan-jalan bersama lagi. Aku merindukanmu ‘, isi pesan itu sungguh menyayat hati ku aku tidak sempat membaca siapa pengirimnya. Apa Kyuhyun telah berselingkuh ?. Apa Kyuhyun melupakan janji yang telah kami bangun bersama.

= = =

-Flashback-

Kyuhyun sakit, ia demam tinggi. Seharian penuh aku menemaninya di dorm. Seperti saat ini , walaupun telah larut malam aku duduk di kursi menemaninya yang tengah tertidur pulas. Aku terus terjaga, tak kan ku biarkan mataku tertutup, walau itu hanya sekali kedipan.

 

” Hyung “, aku mendengar Kyuhyun memanggilku.

” Nde, Wae Kyuhyun ? Kau telah bangun. Aku telah membuatkan bubur ayam untuk mu. Tapi sepertinya sudah dingin. Sebentar ya, aku akan ke dapur untuk menghangatkannya ” aku berkata pada Kyuhyun tanpa ada rem. Saat aku ingin bangun dari kursi. Kyuhyun menahan tanganku.

” Hyung, mengapa kau belum tidur “

” Aku tidak bisa tidur karena terlalu mengkhawatirkan mu Kyuhyun. ” jawabku jujur.

” Mengapa ? ” Kyuhyun malah bertanya dan menatapku dalam. Aku jadi tengang.

” Tentu saja karena kau adalah Sahabat baikku “. Kyuhyun mengangkat alisnya.

” Hanya itu, ? Bukan karena cinta  ? “ Aku membelalakan mataku.

“ CINTA ? apa maksudmu Kyuhyun ? “. Aku pura-pura tidak tahu arah pembicaraannya.

“ Kau tak perluh berpura-pura hyung, aku tahu kau mencintaiku. “ .

Aku menatap Kyuhyun tak percaya, bagaimana ia bisa mengetahui isi hatiku. Aku mengerjap-ngerjapkan mata. Tak tahu apa yang harus ku katakan, sedangkan Kyuhyun terus menatapku tajam dengan tatapan yang tak dapat aku artikan.

 

“ Aku harus ke dapur sekarang “ Aku harus bergegas pergi meninggalkan Kyuhyun sebelum ada pertanyaan yang keluar dari mulutnya yang akan mebuat posisi ku tak nyaman . Saat aku ingin berbalik badan, sekali lagi Kyuhyun berhasil menangkap tanganku kali ini lebih kuat membuat tanganku sakit. Aku meringis dalam hati kesatikan. Kyuhyun menarik tanganku, menyebabkan aku terjatuh tepat di atas dadanya. Aku sungguh terkejut dengan sikapnya.

“ Sudah ku kata kan kau tak perluh berbohong hyung. Aku tahu kau mencintaiku. Dan aku juga mencintaimu. Kita saling mencintai. “ Teriak Kyuhyun. Hei, mengapa ia harus teriak-teriak seperti ini. Jika ada member yang lain mendengarnya bagaimana.

 

Aku yang masih tertidur di dada Kyuhyun tidak menyangka dengan pernyataannya. Walau Aku tak bisa memungkiri, aku juga mencintai Kyuhyun sejak awal ia bergabung dengan member super junior. Namun, Apa ia sungguh mencintaiku juga.

 

“ Tak usah terkejut menatap ku seperti itu Lee Sungmin “

“ Kyuhyun, kau. Tapi ini . . ” ada kata yang tak bisa keluar dari tenggorokanku. Sulit untuk ku mengatakan kalimat terakhir.

“ Tapi ini salah ? itu yang ingin kau katakan bukan “ ? Kyuhyun bangun dari tidurnya, kini ia duduk bersender di sisi tempat tidur. Sedangkan ku hanya bisa berdiri di depannya.

 

“ aku mencintaimu, kau mencintaiku juga . Itu tidak ada yang salah, karena kita saling mencintai. Selama itu membuat kita bahagia, selama hubungan kita tidak merugikan kehidupan orang lain. Itu semua benar hyung . “

 

Aku terus terdiam mendengar ucapan Kyuhyun.

“ Hyung, “ Kyuhyun memanggilku lagi. Ia menggenggam tangan ku lembut. Aku menatap Kyuhyun dengan tatapan lembut.

“ Sungmin hyung hanya kau yang bisa mengerti perasaanku, hanya kau juga yang mengerti kebutuhanku. Kau selalu bisa membuatku nyaman di sisimu hyung. “ aku masih tak bisa berbicara.

“ Kalau kau terus berdiri diam seperti itu . Mari kita akhiri persahabatan kita, pertemanan kita “ Ucapan Kyuhun hampir saja membuat ku terjatuh karena kaki-kaki ku tak sanggup menompang berat tubuh ku .

“ Apa maksudmu Kyuhyun “. Aku terkejut dengan permintaannya yang ingin mengakhiri pertemanan kami. Hubungan persahabatan yang telah lama kita bangun harus berakhir hanya karena persoalan ini.Cho Kyuhyun kau sungguh kekanak- kanakkan.

“ Aku ingin ini berakhir dan membangun suatu hubungan yang baru hyung.“ Kyuhyun berkata dengan serius .

“ Hubungan , ? Hubungan apa  ? “  Tanyaku lagi.

 

Kali ini aku melihat Kyuhyun tersenyum menatapku. Ia terlihat berpikir sambil mengigit bibir merah yang menurutku itu sangat sexy.

“ hahaha hyung, “ Kyuhyun malah tertawa lepas. Aku menatapnya seram. Apa penyakitnya bukan hanya demam saja ?. Mungkin saja Kyuhyun selama ini mengidap gangguan jiwa. Ya, siapa tahu. Ia tiba-tiba saja tertawa.

“ Mengapa kau malah tertawa Kyuhyun. Sepertinya aku tadi tidak lupa memberi mu obat sebelum kau tidur “ Aku mencoba memeriksa suhu badannya. Ku sentuh jidadnya dengan telapak tanganku.

“ Panasmu malah sudah turun. Apa yang salah “ Pikirku.

 

Kyuhyun malah memegang tanganku. “ Hyung, Kau tahu aku bukan lelaki romantis. Akan lebih baik bila kita menyatukan cinta kita secara nyata. Maksudku. Eemm, mau kah kau menjadi kekasih ku Sungmin hyung. Saranghae Lee sungmin. “

 

Kalimat terakhir Kyuhyun berhasil memompa jantungku dengan cepat. Aku sekarang seperti berasa terbang ke lautan langit biru. Kyuhyun menatapku masih dengan senyuman manisnya, yang membuat wajahnya makin terlihat tampan.

 

Aku menatap Kyuhyun dalam, mencoba mencari kebohongan di matanya. Bisa ku lihat dari matanya ia sangat serius dengan ucapannya tadi. Aku tahu Kyuhyun juga seorang actor, ia laris di beberapa drama musical, namun aku yakin sekarang ini Kyuhyun tidak sedang mengasah bakat actingnya itu. Perlahan aku menarik bibirku membentuk sebuah senyuman. Aku manatap Kyuhyun dalam. Semoga keputusan yang aku pilih ini tidak salah. Semoga Tuhan tidak menghukum kebodohan kami berdua. Aku menyakini diri ku berulang-ulang.

 

“ Nado saranghae Cho Kyuhyun. Aku sangat mencintaimu. Aku bersedia selalu berada di sisi mu. Akan aku habiskan hari –hari ku untuk Cho Kyuhyun. ”

 

Kyuhyun menciumi tangan ku yang masih ia genggam sebelumnya. Ini sungguh manis. Aku mencoba menahan air mata ini. Ya Tuhan, terima kasih. Kau telah mengabulkan impian ku. Kau membuat seorang Cho Kyuhyun juga mencintaiku. Ternyata jika Kepinggan cinta di satu kan akan menghasilkan puzzle yang luar biasa indahnya .

 

“ Aku terharu mendengar ucapanmu hyung. Aku sangat bahagia.  Aku juga akan menghabiskan hari –hariku untuk mu hyung. “

 

Aku tersenyum mendengar perkataa Kyuhyun . Ku elus- elus rambut hitam kyuhyun yang lebat. Sambil berkata, “ Ku harap kau tak kan menyesal dengan pilihan mu ini. Kyuhyun. “

“ Tak kan, aku tidak akan pernah menyesalinya hyung. Malah aku sangat bersyukur bisa mengenalmu dan memiliki mu sungmin hyung “ ucap kyuhyun.

“ Baiklah kalau begitu Cho kyuhyun “ kataku padanya,

“ Sekarang bisa kah kau izinkan aku untuk ke dapur untuk mengangatkan bubur ini “.  tambah ku

“ Hahaa, Tentu saja hyung “ kyuhyun melepaskan genggamannya.

 

Aku mengambil bubur di atas meja dan siap keluar menuju dapur.

“ Hyung, “ Aku mendengar kyuhyun memanggil namaku saat aku sedang membuka pintu kamar. Aku membalikkan badanku dan untuk melihatnya, Sambil bertanya “ Ada apa Kyuhyun ? “

“ Hyung, kembalilah dengan cepat. Aku takut sendiri . “ Aku sungguh geli mendengar ucapan Kyuhyun.Terlebih wajah yang ia perlihatkan itu tak ada bedanya dengan anak yang berusia 5 tahun.  Megapa ia jadi penakut seperti ini.

“ Iya, aku akan kembali dengan segera “ aku tersenyum kearahnya dan menghilang dari hadapannya.

 

Sesampai di dapur. Aku memasukan bubur itu kedalam open. Menunggunya beberapa menit.

“ Hyung, “ aku di kejutkan oleh  suara Ryeowook.

“ Nde, Wae ? Kau belum tidur ? “ tanyaku padanya.

“ Yesung hyung memintaku untuk membuatkan makanan untuknya. Aiish, ia sungguh menyusahkan hidup ku saja. Kapan sih ia akan mendaftar Wajib militer, bisa kah aku menikmati  hari-hari ku tanpa Yeesung. “ hahaha, aku tertawa dalam hati, sunguh menderita hidup mu Ryeowook.

“ Sedangkan kau, apa yang sedang kau masak di open “ tanya Ryeowook.

“ Aku sedang memanaskan bubur untuk Kyuhyun, ia kan sedang sakit. Apa kau tahu itu “. Ucapku.

“ Ya, aku tahu ia sedang sakit. Bagaimana Keadaannya sekarang “

“ Syukur panasnya telah turun “ Ucapku pada Ryeowook yang sekarang  terlihat sedang membuka beberapa lemari dan menutupnya kembali.  Sepertinya ia mencari sesuatu untuk di masak.

“ Ohya, tadi aku sempat mendengar teriakkan kyuhyun dari dalam kamar. Ada apa ? . Apa kalian bertengkar ? “ Ryeowook menghentikan aktivitasnya, ia kini tengah menatapku.

 

Aku berharap Ryeowook tidak mendengar percakapan ku dengan Kyuhyun.

“ Kami tidak bertengar. Hanya masalah sepele. Karena Kyuhyun sedang sakit mungkin ia jadi cepat emosi . “ Jawabku pada Ryeowook.

“ Hah, Kyuhun sakit tidak sakit memang tempramen tinggi “ Ucap Ryewook.

“ Tidak seperti itu Ryeowook-ssi “ jawabku membela Kyuhyun.

“ Sepertinya buburnya sudah hangat. Aku harus segera kembali kedalam lagi. “

“ Sampaikan salamku pada Kyuhyun ya, Semoga besok pagi ia sudah sembuh. “

“ iya, Terima kasih atas doa mu. Akan aku sampaikan “.

 

Aku membawa mangkuk berisi bubur dengan hati-hati karena ini sangat panas. Aku segera meluncur ke kamar Kyuhyun. Aku takut ia akan marah pada ku. Ini semua karena Ryeowook mengajak ku mengobrol. Ku buka pintu kamarnya. Bisa ku lihat Kyuhyun tengah menatap pada ku dengan matanya yang serasa akan menerkamku. Aiiggo, aku ngeri melihatnya.

 

“ Mengapa kau lama sekali hyung “ baru beberapa langkahku, Kyuhyun telah memarahi diriku .

“ Mianhae Kyuhyun. Tadi di dapur aku berjumpa dengan Ryeowook. Hanya sekedar basa-basi saja dengannya. “ aku meletakkan bubur atas meja.

“ Sudah ku tebak ” ucap Kyuhyun.

“ kau jangan ngambek seperti itu Kyuhyun. Tadi Ryeowook titip salam pada ku, ia bilang semoga kau cepat sembuh “ ucapku. Aku kini tengah mengaduk-aduk bubur siap untuk menyuapi Kyuhyun, aku duduk di kursi sampin tempat tidurnya.

“ Kau lihat hyung, member lain tidak ada yang memperdulikakanku yang sedang sakit sekarang. Tidak ada satu pun dari mereka yang menjengguk ku. Hanya kau hyung, yang selalu ada untukku. Gomawo hyung “.

“ Kau jangan curiga seperti itu. Mungkin hyung-mu itu lagi sibuk sekarang. Kau tahu, yang membeli mu obat tengah malam seperti ini kan Siwon. Kau harus berterima kasih juga padanya “ Aku berkata bijak. Tidak ada yang ku bela di sini, karena semuanya benar.

“ Mau aku yang suap atau kau makan senderi ? “ tanyaku.

“ Tentu saja aku mau hyung yang menyuapkan. Aku kan sedang sakit “

“ wah, Kau ini manja sekali Cho Kyuhyun “

“ hahahah “ Kyuhyun malah tertawa mendengar ejekanku.

 

Aku menyuapi Kyuhyun beberapa beberapa sendok bubur. Memberinya minuman. Aku sungguh senang bisa merawatnya seperti ini . Sesekali aku merapikan rambut Kyuhyun yang terlihat berantakan . Ia tersenyum melihat perlakuanku.

 

“ Hyung, kau juga harus makan “ ucap Kyuhyun mengejutkan ku .

“ Mwo ? shiro Kyuhyun “

“ ayo lah hyung. Tidak adil, aku kan juga ingin menyuapi mu hyung “

“ Tapi aku tidak sedang sakit. Ini kan bubur orang sakit, tidak ada rasanya sama sekali “

“ hahahah, Karena itulah hyung, kau juga harus ikut merasakan penderitaanku juga. Kita harus saling berbagi, itu yang selalu kau ajar kan pada ku hyung. “ Kyuhyun merampas bubur di tanganku.

“ AA-aa, kata kan AA  hyung, buka mulut  mu “

“ Aku tidak mau “ aku menetup mulut ku dengan kedua tangan.

“ Kalau kau tidak mau, aku tidak akan bicara padamu selama seminggu “ acam Kyuhyun.

“ Wahh kau sudah berani mengancamku sekarang, yah. Itu tidak adil “

“ Aku serius dengan ancama ku ini hyung. Bagaiman hyung, kita harus makan saja bubur ini bersama-sama. “

 

Aku mengenal baik seorang Cho Kyuhyun. Kalau ia sudah berkata pasti akan ia akan kerjakan. Jujur harus ku katakan aku sedikit takut dengan ancamannya itu. Jangankan seminggu dua jam saja aku tak kan bisa bertahan tanpa seorang Cho kyuhyun. Karena aku sangan mencintainya. Aku membuka sedikit- sedikit mulutku dengan sedikit perasaan takut. Aku menutup kedua mataku.

 

Bisa kurasakan sekarang sesuatu yang kental mengenai bibirku. Terdengar juga suara tawa Kyuhyun cekikikan. Ia sangat Puasa sekali mengerjai diriku. Apa ia tidak takut dosa atau kualat mengerjai orang yang lebih tua darinya. Opps, aku hampir saja lupa, Cho Kyuhyun kan tidak pernah takut dosa karena ia adalah ‘Si Raja Evil’.

 

Baru aku ingin mengunyahnya, sesuatu yang lain terasa di bibir ku. Apa ini, aku tak berani membuka mataku. Apa kyuhyun menaru sesuatu ke dalam buburnya. Ku coba mengigitnya dengan keras, ya ini bukanlah bubur yakin ku seratus persen. Aku mendengar suara Kyuhyun menjerit.

 “ AAAaww . . . ”

Ku buka mata ku karena khwatir padanya. Saat ku buka mata bertapa terkejutnya aku melihat wajah Cho Kyuhyun yang hanya berjarak 3 centi meter dari wajah ku. Apa yang sedang ia lakukan ?. Dan juga ternyata yang ku gigit itu memang bukan bubur melainkan bibir CHO KYUHYUN. Oh My GOD.

 

Aku ingin menarik bibir ku menjauh dari bibirnya. Namun dengan tiba- tiba Kyuhyun menekan tengkuk ku. Kami jadi berciuman dalam. Kyuhyun terus menekan nekan tengkuk ku. Ia menggigit bibirku, sepertinya ia ingin membalas dendamnya. Bisa ku rasakan  Kyuhyun mengemut bibir bawahku ia menari-nariknya .  Ia sangat liar sekali dalam berciuman. Sedangkan ku hanya diam dengan mata yang tak sanggup ku buka lagi. Aku tidak mengerti bagaiman cara membalas sebuah ciumannya.

 

Kyuhyun mengubah arah kepalanya ke kiri-kanan. Semua daerah bibir ku telah ia jamah. Kyuhyun telah mencium ku dalam dan lama sekali. Aku sudah sangat sesak sekali. Tak ada lagi oksigen yang dapat aku hirup. Beberapa kali aku telah mendorong wajah Kyuhyun. Tapi tak berhasil, Cho Kyuhyun seperti menghisap semua energi yang ku miliki.

 

Akhirnya Kyuhyun melepaskan ku juga. Kesempatan ini tak kusia-siakan. Ku hirup udara sebanyak-banyaknya. Napasku tersengal-sengal. Dada ku naik turun. Ku lihat kyuhyun juga sama dengan ku. Kami saling pertatapan,  Kyuhyun menatap ku dengan lembut. Ia tersenyum. 

“ Hyung, Nan Jeongmal saranghae “ Ucap Kyuhyun, tangannya menyetuh wajah ku lembut. Mengusap usapnya. Aku menarik tangan Kyuhyun dan meletakkannya di dada ku. Tangan kami juga masih bertautan.

“ Naneu Jeongmal  Saranghamnida, Cho kyuhyun, kau tahu separuh hati ku ini adalah diri mu. Jadi, jika kau sakit aku akan juga ikut merasakannya “. Kyuhyun menganggukan ucapanku.

“ Nde, hyung aku mengerti “

“ Baguslah “ ucapku. Aku menguap dengan mulut yang terbuka lebar.

“ hahah, Hyung kau terlihat mengantuk sekali “

“ Sepertinya begituh “ aku mengucek-ucek mata ku.

“ Kalau begitu kau tidurlah hyung “ Kyuhyun mengeser tubuhnya. Memberi ku tempat untuk tidur.

“ Kau tidur disini “ Kyuhyun menepuk bagian tempat tidur yang kosong.

“ Sepertinya tidak terlalu buruk “ ucapku.

 

Kurebahkan tubuhku di sampin Kyuhyun. Ini sangat nyaman.

“ Yaa, Kyuhyun mengapa kau tidak membagikan batal kepala. Aku tidak bisa tidur “

“ Kau tidak membutuhkan batal, yang kau butuhkan hanyalah lengan ku ”

 

OK, sepertinya aku ingin mual, ini bukan seperti Kyuhyun yang ku kenal. Mengapa ia bisa seromantis ini ? . Aku menatapnya, ia malah tersenyum. Kyuhyun meluruskan tangan kiri nya ke samping.

“ Kau bisa tidur di sini hyung “. Aku menatap Kyuhyun pasrah bukan karena keinginan Kyuhyun melainkan aku tidak bisa melawan rasa ngantukku. Sekarang aku tidur di atas lengannya.

“ Bagaimana hyung, ini terasa lebih baik dari bantal manapun bukan ? “ aku masih bisa mendengar perkataan Kyuhyun. Padahal rasa ngantukku sudah stadium akhir.

“ emm, nde “ aku hanya bisa menjawab pertanyaan Kyuhyun dengan mengguman.  Bisa ku rasakan Tangan kekar Kyuhyun memeluk tubuhku. Kyuhyun juga menyelimutiku. Ini membuat tidur ku semakin cepat.

= = =

“ Sungmin. Sungmin hyung. Yaa , Lee Sungmin “ aku mendengar seseorang meneriakkan nama ku. Tubuhku di guncang-guncang olehnya. Aku membuka mata ku berat. Aiiis,  Ternyata dari tadi aku tertidur. Jam dinding di kamar ku sudah menunjukan pukul 05.00. Kulihat Donghae telah berdiri di depanku dengan senyum di wajahnya ia sudah berpakaian rapi sekali.

“ hyung mengapa kau tertidur. Aku telah menelphon mu berkali-kali. Bagaiman jadi tidak kita jalan-jalan ke departemen store ?. Sudah lama aku tidak ke sana “ . Aku baru saja bangun tidur langsung menerima pertanyaan dari Donghae.

“ Aku tidak pernah janjian pergi bersama mu “ aku kembali merebahkan tubuh ku melanjutkan tidurku yang telah di ganggu olehnya.

“ Ya, hyung mengapa kau malah melanjutkan tidurmu, Sungmin hyung, ayolah “.

Donghae merengek di kupingku, suaranya cemprengnya itu bisa saja dengan seketika memecahkan gendang telingaku. Sekarang Donghae malah menarik-narik kaki ku. Bagaimana aku bisa mau melanjutkan tidurku kalau ia tidak keluar dari kamar.

“ HYUUUUUUUUUNGGGGG ” Jerit Donghae. Aku mencoba menutup telingaku dengan bantal. Tapi tetap saja jeritan cemprengnya berhasil masuk ke kupingku.

“ Baiklah, Baiklah. Ayo kita pergi sekarang “ aku bergegas bangun dari tidurku keluar kamar meninggalkan Donghae yang masih benggong di tempat yang sama.

= = = T B C = = =

5 thoughts on “FF LOMBA || STILL LOVE YOU || KYUMIN | YAOI | 2Shoot | Part A

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s