Lomba FF KyuMin [On Rainy Day] Twoshoot | Part.1

Lomba FF KyuMin [On Rainy Day] Twoshoot | Part.1ON RAIN

On Rainy Day

Cho KyuMin Present ©

Cast :
Kyuhyun
Sungmin

And Other Cast.

Genre : Yaoi, Sad, M-Preg and other Genre.

Rate : T-M

Warning !
Yaoi, M-preg and rate M.

Summary : Disaat hujan turun, Sungmin selalu teringat akan kejadian dulu hingga membuat Sungmin trauma akan datangnya hujan.

Back sound : B2st – On Rainy Day

oO oO oO oO oO KyuMin oO oO oO oO oO

“Sungmin hyung. . ” pria berperawakan jangkung itu kini berlari dengan senyum yang terus mengembang di bibir merah milik nya menghampiri sosok pria manis yang duduk disalah satu bangku taman -Sungmin.

“Ah! Eh Kyunnie~ Waeyo? Tampak nya kau senang sekali?” jawab dan tanya Sungmin saat Kyuhyun berdiri tepat dihadapannya.

Kyuhyun hanya tersenyum dan duduk disamping Sungmin yang masih setia menatapnya dengan tatapan penasaran.

“Aish Hyung! Apa Hyung lupa hari ini hari apa?” tanya Kyuhyun sedikit ketus.

Sungmin menggeleng imut “anni, emang ini hari apa kyu?~”

“yak! hyung payah” Kyuhyun memajukan bibirnya yang kata orang bahwa dia sedang melaksanakan aksi ngambeknya, melihat Kyu yang memajukan bibirnya -mengerikan membuat Sungmin terkekeh melihat expresi yang dihasilkan oleh wajah Kyuhyun. Tidak cocok dengan wajahnya yang mirip seperti setan itu.

“Ne, Ne Hyung ingat kok. . Happy Birthday Kyunie~^^” seketika Wajah Kyuhyun berubah 180 derajat menjadi berseri – seri tatkala ucapan selamat dari Hyung tercintanya, menurutnya saat ini tak ada yang lebih membahagiakan selain ucapan selamat ulang tahun dari Hyung tersayangnya ini.

“hehe Hyung (hug) aku kira Hyung akan melupakan hari yang penting dalam hidupku ini” ucap Kyuhyun terharu. berlebihan memang. Tapi memang ini yang dirasakan Kyuhyun sekarang.

“aish Kyunnie~ kau berlebihan. . ” Ucap Sungmin sambil melepaskan pelukan Kyuhyun di tubuhnya. Membetulkan sedikit rambut Kyuhyun yang berantakan.

“Oiya Hyung, hadiah untukku mana?” tanya Kyu dengan tangan yang terbuka seperti meminta sesuatu. Ia memasang tampang seperti anak kecil yang meminta ingin sesuatu pada orang tua mereka. Tak pantas. Satu lagi, jangan ditiru dirumah.

“Mianhae Kyunnie~ Hyung lupa membuatkanmu kado. . Mianhae ne~” Sungmin merasa bersalah saat ia lupa memberikan kado untuk Kyuhyun. Tapi bagaimana lagi, tugas kuliahnya sangat menumpuk. Untuk main saja tidak sempat.

“ya hyung. . Emm kalau begitu aku boleh ngga minta sesuatu pada mu hyung? ” tanya Kyuhyun dengan wajah sumringah. Perasaan mulai tak enak -,,-

“emm boleh deh, tapi Kalau hyung mampu. .” balas Sungmin sambil memberikan senyum manis yang asli dari dirinya.😉

“Emm Hyung, Ehm hm! bisakah Hyung membuka hati Hyung untukku? Aku benar – benar mencintaimu Hyung, ah anni! bukan sekedar kakak dan adik, tapi sebagai seorang pria. . Hyung . .” Sungmin terpaku akan ucapan yang keluar dari mulut seorang Cho Kyuhyun yang ia anggap sebagai Adik, bukan lebih. Memang dulu Kyuhyun pernah menyatakan perasaannya pada Sungmin, tapi Sungmin menolaknya dengan alasan ia hanya menganggap Kyu sebagai adik, tak lebih.

Kyuhyun diberi kelebihan bisa mencintai Seorang Lee Sungmin sejak mereka menempati bangku sekolah. Awalnya Kyuhyun menyangkan perasaannya ini. Tapi, ia bisa berbohong tapi hatinya tak mungkin bisakan?

“maaf kyu, hyung tak bisa.. emm hyung pamit dulu, masih ada urusan lain yang harus di selesaikan. . Sampai jumpa lagi kyu..” Sungmin berlalu dari hadapan Kyuhyun yang menatapnya dengan tatapan sedih, dan kecewa. Siapapun yang melihat tatapan itu pasti akan merasa simpati pada pria jangkung itu.

“Hyung, kapan kau bisa menerima perasaan ku? ” lirih Kyuhyun, cairan bening itu kini tengah lancang keluar dari kelopak mata Kyuhyun hingga mengalir dipipi tirus Kyuhyun, tampak sekali kesedihan pada wajah tampan milik Kyuhyun.

“Aku sangat mencintaimu hyung, aku akan melakukan apa saja asal kau menjadi milikku hyung..” ucap Kyuhyun dengan tekad yang bulat, tangan nya terkepal seperti menahan amarah yang kapan saja bisa meledak.

“Arghkkk!” teriakan itu terdengar keras tatkala Kyuhyun terus menangisi kisah cintanya yang sangat menyedihkan ini.

OoO

On Rainy Day~

Hujan pada malam iu tak kunjung redah, malahan semakin deras ia mencampakkan air – air suci yang berjatuhan dari atas langit dalam kelamnya malam.

“Argggkk!” Suara disebuah ruangan segi empa yang lumayan besar itu semakin menggema seiring derasnya turunnya hujan.

Seorang Pria manis itu kini semakin menyudutkan tubuhnya disudut kamar miliknya, tak lupa tangannya terus setia menutup kedua lubang telinganya takut mendengar bunyi air hujan yang berjatuhan menabrak permukaan bumi. Mata kelincinya kini tertutup rapat tat kala air matanya terus menetes seiring derasnya air hujan yang membasahi bumi.

“Arghk hiks Aaaaaargghhk!!” Teriakannya semakin menggema diruangan 4 x 6 meter itu .

“dasar laki-laki brengsek! Bajingan! Arghk!” Sungmin kini semakin menangis sekencang – kencangnya saat memori ingatan nya kembali kemasa lalu nya, bukan, tepat nya pada malam itu, malam dimana ia sangat membenci seseorang yang telah berbuat yang tidak manusiawi terhadapnya. Seseorang yang telah memberikan luka yan dalam sampai kini Sungmin masih merasakannya.

.

“Halmonnie~ appa kenapa?” tanya seorang anak kecil yang sedari tadi mengintai dibalik pintu kamar milik Sungmin, sungguh! Walaupun umurnya belum genap lima tahun, tapi ia sangat sedih saat sang appa kembali menangis dikala hujan turun. Ingin rasanya anak itu membunuh orang yang membuat appa tersayang nya tersiksa dengan masa lalu yang menyakitkan hati nya.

“Ssst.. Appa akan baik-baik saja.. Lebih baik Henry tidur. Hari sudah larut malam ..” Ucap wanita paru baya yang dipanggil Halmoni oleh anak kecil tadi ─Henry.

Tubuh mungil henry terangkat saat wanita paru baya itu membawanya kedalam gendongan dan berlalu dari depan pintu kamar Sungmin. Henry menatap miris pada pintu yang sedikit terbuka itu, suara sang appa yang menangis kesakitan membuat dada nya begitu sesak.

Kepala mungil henry semakin melesak di leher milik wanita paru baya yang baru saja mengendongnya itu. Tangannya semakin memeluk erat leher neneknya. Seakan ia tengah dilanda galau besar.

Tes

Mata bening sipit itu kini mengeluarkan cairan permata hingga membasahi baju sang nenek tepat dibahunya. Sungguh! Ia sangat benci orang yang membuat appa nya trauma akan masa lalunya. Malah henry dendam dengan orang itu.

¤¤¤

Hujan deras tadi malam berganti pagi yang sangat cerah. Awan sehabis hujan itu berkilauan indah bagai kristal tatkala sinar mata hari menyoroti nya.

Krieet~

Pintu ruangan kamar milik Sungmin terbuka dan menampakkan sosok anak laki – laki nan mungil di balik pintu yang baru saja dibuka olehnya. Bibirnya mengulas senyum saat ia melihat appa nya tidur dengan lelapnya diatas kasur yang ada diruangan tersebut.

Henry menutup kembali pintu itu dengan perlahan takut membangunkan tidur lelap sang appa, langkah kecilnya mulai melangkah kearah kasur yang kini ditiduri oleh Sungmin.

Kaki mungil henry sedikit kesusahan saat ia menaiki ranjang yang tingginya setengah dari tinggi tubuhnya. Ia mulai merangkak menghampiri Sungmin yang tidak terganggu sama sekali akan kehadiran nya disitu.

Henry berbaring disamping Sungmin, tangannya terangkat memeluk tubuh berisi appa nya. Ia tersenyum dalam tangisnya, kepalanya ia lesakkan kedada Sungmin yang sangat ia sayangi. Memeluk nya erat seakan takut Sungmin akan pergi meninggalkan nya.

“Eungh~” Sungmin melenguh karna ada yang mengganggu tidurnya, mata kelincinya terbuka lebar saat cahaya matahari pagi menerpa wajahnya. Ia menoleh kesamping dan mendapatkan wajah sang anak yang kini sedang tersenyum lebar kearahnya.

“Yakk! Apa yang kau lakukan disini? Cepat keluar!!” teriak Sungmin marah.

“mian appa, henry hanya mau memeluk appa hiks~” henry menangis saat amarah yang didapati dari Sang appa bukannya senyuman selamat pagi..

Ya! Sungmin benci pada darah dagingnya sendiri. Kenapa?

Wajah henry mirip sekali dengan sosok laki – laki yang ia benci, sosok laki – laki yang malam itu memperkosa Sungmin hingga membuat Sungmin hamil. Bingung? Entahlah, sungmin juga bingung kenapa ia bisa hamil. Padahal iakan seorang pria.

Ternyata eh ternyata, Sungmin hamil bukan karna alami dari tubuhnya sendiri, melainkan ada seseorang yang menaruh sesuatu yang aku sendiri tidak tahu pada tubuh Sungmin, seseorang itu laki – laki yang Sungmin benci, Cho Kyuhyun.

Kalau dipikir – pikir, bukan henry lah yang patut dibenci. Anak kecil butuh kasih sayang orang tuanya itu tidak tahu apa – apa tentang hal ini. Kenapa Sungmin malah membencinya? karna wajah anak itu mengingatkan ia pada Cho Kyuhyun. Tapi, apakah henry pantas mendapatkan itu? Sedangkan ia sama sekali tidak bersalah, ia malahan menjadi korban disini.

Sungmin terhenyak, benar. Disini henry sama sekali tidak bersalah. Buah hatinya lah yang menjadi korban. Ia memang egois, seenaknya saja membenci anak itu yang jelas – jelas ia anak kandung Sungmin?

“Mianhae appa chagi~” Sungmin memeluk anaknya erat. Ia salah, selama ini membenci darah dagingnya sendiri hingga henry haus kasih sayang orang tuanya. Henry balas memeluk erat tubuh Sungmin yang memeluknya, tangisnya pecah. Sungguh malang nasib henry yang masih kecil sudah menanggung beban dihati nya.

“sst~ mianhae chagi~” sungmin mengelus sayang kepala henry, sungguh baru pertama kali Sungmin memeluk dan mengelus henry anaknya.

Cup

Sungmin mengecup pucuk kepala henry dengan lembut. Ia baru menyadari betapa bodohnya dia mengabaikan henry selama ini. Sangat bodoh.

¤¤¤

“hahahaha” Henry tertawa lepas saat ia terjatuh akibat terus mengejar kelinci milik Sungmin. Sungmin hanya tersenyum melihat tingkah lucu anaknya itu.

“Henry~ hati – hati sayang..” teriak Sungmin yang tengah duduk manis diatas bangku taman. Yap! Mereka sekarang berada ditaman yang tak jauh dari rumah mereka.

Henry bangun dan berlari lagi mengejar kelinci milik Sungmin sambil tertawa lepas. Kaki mungil henry tergopoh – gopoh mengejarr lari binatang kecil itu yang ternyata larinya kencang jauh melebihinya.

“henry, larinya jangan jauh – jauh..” teriak Sungmin memperingati anak semata wayangnya itu. Sungmin kembali membuka novel yang tadi sempat tertunda untuk dibacanya.

OoO

“bunny tunggu. .” teriak henry kelelahan akibat berlari – lari mengejar kelinci itu sambil mengatur nafasnya yang tersengal. Ia membungkukkan badan dan tangannya memegang lutu sebagai penyanggah.

“anak manis, apakah kelinci ini milikmu?” Pria tampan berperawakan jangkung itu memberikan kelinci yang ada di genggamannya pada henry yang sedang menunduk akibat kelelahan.

Deg

Jantung pria jangkung yang diketahui bernama Cho Kyuhyun itu tiba – tiba berdetak dengan cepat saat wajah henry mendongak kearahnya. Memperlihatkan wajah yang sangat mirip akan wajahnya.

“Wajah anak ini, mirip sekali dengan.. Ku”

Henry menjulurkan tangannya meraih kelinci yang ada digenggaman Kyuhyun, senyum merekah dibibirnya “Gomawo ahjussi~” henry tersenyum menampakkan deretan giginya yang hampir mirip dengan gigi kelinci.

Kyuhyun tertegun, sosok henry mengingatkan ia pada seorang yang ia cari selama ini. Seorang yang selama ini sangat ia cintai ─Lee Sungmin.

“ah, ne~ cheonmaneyo..” Kyuhyun balas tersenyum “oiya, nama adik manis ini siapa?” tanya Kyuhyun sambil menjongkokkan tubuhnya mensejajarkan tingginya dengan tinggi henry.

“Henry imnida. . Kalau ahjussi siapa?” tanya balik henry. Kyuhyun tersenyum lalu mengacak – ngacak rambut henry gemas “panggil saja Kyu ahjussi ne?”

Henry mengangguk patuh “baik, Kyu ahjussi”

“Ngomong – ngomong henry datang kemari dengan siapa?” tanya Kyuhyun. Sebenarnya kyuhyun sangat penasaran dengan henry. Apakah anak ini anak Sungmin? Buah cinta mereka. Tidak! Jangan terlalu berkhayal Kyuhyun Cho!

“henry kemari dengan appa, kajja ahjussi henry kenalkan ahjussi pada appa henry~” henry meraih tangan Kyuhyun dan menarik tangan besar itu agar mengikutinya. Kyuhyun hanya diam diperlakukan seperti itu oleh anak kecil yang baru saja ia kenal ini. Biasanya, seorang Kyuhyun membenci anak kecil, entah apa alasannya. Tapi kenapa pada henry ia berkebalik? Malah ia langsung sayang pada bocah itu. Apakah emm hmm ?😉

“Appa!” teriakan henry membuyarkan lamunan Kyuhyun. Kyuhyun mengarahkan pandangannya yang tadi menunduk menjadi mendongak.

Deg

“Cho Kyuhyun”

“Sungmin hyung”

Tiba – tiba jantung mereka berdetak begitu cepat saat Mata mereka saling bertemu, Kyuhyun sangat tidak mempercayai akan hal ini. Orang yang selama ini ia rindukan kini tepat berada beberapa meter di hadapannya.

Lain dengan Sungmin, hatinya kembali sakit saat wajah Cho Kyuhyun kembali terlihat dipenglihatannya. Sungguh, saat ini sungmin ingin sekali berteriak dan menangis saat memori masa lalunya dengan Kyuhyun kembali berputar di ingatannya, tapi sungmin menahan tangisannya dengan sekuat tenaga. Hey! Ini sedang berada ditempat umum. Mana mungkin Sungmin akan teriak – teriak ngga jelas disini? Mungkin orang akan mengatainya orang gila.

Kyuhyun mengalihkan tatapannya pada sosok henry yang berjalan kearah Sungmin, benar dugaannya bukan? Henry adalah darah dagingnya, buah cintanya dengan Sungmin. Kyuhyun secepat kilat meraih tubuh henry hingga kini henry berada digendongan Kyuhyun. Mata Sungmin melebar saat anaknya kini dalam keadaan yang berbahaya (-,,-).

“yak!! Apa yang kau lakukan pada anakku? Cepat turunkan dia?” mata Sungmin memanas, rasa benci pada sosok itu hampir semakin meledak.

Kyuhyun menatap Sungmin dengan tatapan memohonnya “hyung, jebal maafkan aku? Hyung, aku sungguh sangat mencintaimu hyung. .” Kyuhyun semakin mempererat pelukannya pada tubuh mungil henry yang ada dalam gendongannya.

“Dasar brengsek! Cepat kembalikan anakku!” teriak Sungmin kalap, tubuhnya bergetar menahan amarah, tangis, benci, kesal semuanya menjadi satu.

“Hyung~” Kyuhyun mendekat ke arah Sungmin satu langkah, namun sungmin malah mundur satu langkah menjauhi Kyuhyun.

“Hyung tunggu!” teriak Kyuhyun saat tiba – tiba Sungmin berbalik dan berlari sekencang – kencangnya meninggalkan taman. “Hyung, aku mohon maafkan aku~” lirih Kyuhyun hampir tak terdengar, wajahnya tertunduk meratapi nasipnya yang dari dulu sampai sekarang Sungmin tak pernah menerimanya. Malang sekali.

“Appa~” Kyuhyun mendongak saat suara halus itu terdengar oleh gendang telinganya. Wajahnya tampak berseri – seri saat henry menyebutkan kata appa barusan.

“Tadi henry bilang apa?” tanya Kyu tak percaya.

Henry yang tadi nya melihat kearah depan kini menatap kearah samping, tepat wajah Kyuhyun. “appa..” jawab henry.

Senyum mengembang dibibir Kyuhyun “kau? Memanggilku appa?” Tanya Kyuhyun. Henry menggeleng “aku memanggil appa~” tunjuk henry tepat di pintu taman yang baru saja Sungmin lewati untuk keluar. Raut wajah Kyuhyun berubah total yang tadinya berseri – seri kini berubah masam semasam masam nya.

“ah! Ehm henry tau alamat rumah henry?” tanya Kyu mencoba sabar anaknya belum meniramanya sebagai appa.

Henry mengangguk “Ne henry tau ahjussi..” jawab henry atas pertanyaan Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum. Tuhan memang adil. Mungkin inilah waktunya ia dimaafkan oleh Sungmin atas kejadian pada waktu silam itu. Ia melakukan ini karna ia takut sungmin pergi dari hidupnya, Kyuhyun takut Sungmin dimiliki orang lain. Maka terjadi hal gila yan diluar nalar itu.

Flashback

“huk..huk” Kyuhyun terus meneguk wine entah yang sudah keberapa kali, keadaannya saat ini benar – benar kacau. Lihatlah! Rambutnya berantakan, apa ini? Kancing bajunya 2 dibagian atas dibiarkan terbuka. Ckckck kemeja yang ia kenakan sangat kusut dan wajahnya yang sangat berantakan (!)

“Hyung, huk kau tega huk sekali hiks hiks” Kyuhyun kembali meneguk minuman beralkohol itu, matanya sudah berwarna merah. Kesadarannya hanya tinggal sedikit lagi tapi Kyuhyun malah terus meminumnya.

“hiks hiks” Kyuhyun berdiri dari sandarannya dimeja yang ada didalam bar, benar! Sekarang Kyu sedang berada disalah satu bar yang ada di sekitar kota Seoul.

Kyuhyun mencoba berjalan namun, ia malah sempoyongan.

“Ugh” Kyuhyun merasakan perutnya mual, ia segera mempercepat jalannya agar cepat – cepat keluar dari bar tersebut.

“huk oeek..” (.-,,-.)

Kyuhyun memuntahkan isi dari dalam perutnya saat ia berada diluar bar “huk” Kyuhyun sesenggukan.

Perlahan ia kembali menegakkan tubuhnya, berjalan lunglai kearah tempat parkir ─menghampiri mobilnya yang ia parkirkan disitu.

¤¤¤

Dalam perjalanan, Kyuhyun menyetir dengan kecepatan tinggi, tak peduli nyawanya terancam jika ia tabrakan nanti. Yang dipikirannya hanya Sungmin, Sungmin dan Sungmin.

OoO

Tet Tet Tet…. Tet.. Tet Tet Tet Tet..!! Tet

“eungh” Sungmin terbangun saat bel apartemennya berbunyi. Ia mengucek – ngucek matanya agar segera sadar. Dengan langkah perlahan Sungmin turun dari ranjang dan keluar menuju pintu utama.

Cklek

“Kyu~?!” Sungmin kaget saat mendapati Kyuhyun dengan keadaan yang sangat mengenaskan. Bagaimana tidak? Baju yang kusut, kancing dua bagian atas terbuka begitu saja, rambut yang berantakkan dan jangan lupa matanya yang memerah. Ckckck

“H-Hyung~” Kyuhyun tersenyum, tidak lebih tepatnya menyeringai kearah Sungmin. Perasaan Sungmin mulai tak enak, aura di sekitarnya berubah menjadi mencengkram.

Grep

Tiba – tiba Kyuhyun memeluk tubuh Sungmin yang agak pendek darinya, ia memeluk tubuh Sungmin begitu erat. Sungmin hanya bisa diam atas perlakuan Kyuhyun padanya.

“Hyung, kalau kau hiks tak menerimaku hiks tak hiks usah menjauhiku~” Ucap Kyuhyun diiringi dengan isakan tangis yang memilukan. Pelukan Kyuhyun pada tubuh Sungmin semakin mengerat, ia meremas bahu Sungmin hingga sang pemilik meringis.

Dengan kasar Kyuhyun melepaskan pelukannya dan mencengkram bahu Sungmin kuat.

“kau menyakitiku hyung! Wae! Kenapa kau malah pacaran dengan wanita sialan itu? Wae?” Expresi Kyuhyun berubah sangar saat ia mengingat kejadian tadi siang Sungmin jalan bareng dengan seorang perempuan.

“jawab hyung!” Kyuhyun mengguncang – nguncang tubuh Sungmin.

“mianhae Kyu~ hyung tammpphh..emm!!” tanpa mendengar lanjutan ucapan Sungmin, Kyuhyun segera meraup bibir ranum milik Sungmin. Sungmin kaget bukan main saat tiba – tiba Kyuhyun menciumnya dengan kasar tepat dibibirnya.

Tubuh Sungmin melemas, entah kenapa ia sama sekali tak bisa memberontak apa yang dilakukan Kyuhyun terhadapnya.

“Ahk!” Sungmin berjalan mundur saat Kyuhyun mendorong tubuh berisi itu kearah sebuah ruangan yang diketahui adalah kamar milik Sungmin.

Blam

Pintu kayu itu tertutup dengan kasar oleh Kyuhyun hingga menimbulkan bunyi yang keras dan sedikit getaran pada dinding – dinding dekat pintu itu.

Dengan masih mencium bibir Sungmin secara kasar Kyuhyun mendorong tubuh lemah Sungmin keatas ranjang. Malah sekarang Kyuhyun semakin leluasa menciumi bagian – bagian setiap wajah Sungmin.

Tangannya mulai membuka kancing piyama Sungmin yang saat ini ia kenakan. Tangis Sungmin teredam oleh lumatan dari bibir seorang Cho Kyuhyun. Matanya terpejam erat.

Seolah buta dan tuli, Kyuhyun terus menghujami Sungmin dengan ciuman-ciumannya yang kasar hingga turun keleher putih milik Sungmin.

Sungmin hanya bisa menangis dalam diam, tatapannya begitu kosong. Seolah pasrah apa yang dilakukan Kyuhyun terhadapnya. Percuma! Percuma Sungmin membuang – buang tenaga untuk memberontak. Toh! Tau sendirilah kalau Kyuhyun sudah marah akan begini jadinya. Susah untuk dihentikan.

Dan malam ini, malam dimana Kyuhyun merebut semua yang Sungmin punya, memberi luka yang mendalam pada sosok lemah Sungmin. Sungmin bersumpah! Ia sangat membenci Kyuhyun yang seenaknya memasuki dirinya. Ia sangat benci saat erangan kenikmatan (/\) yang keluar dari bibir Kyuhyun. Ia benci! BENCI!!

Flashback End

“Arghk.!” Sungmin meringkuk disudut kamarnya saat ingatannya kembali teringat akan malam itu yang kyuhyun lakukan padanya. Dan kini. Kyuhyun kembali terlihat di matanya, membuat kadar benci Sungmin terhadap Kyuhyun semakin bertambah.

Hey! Berfikirlah. Didalam cerita ini siapakah yang salah? Dan siapakah yang tersakiti?

Kyuhyun yang sangat mencintai Sungmin, tapi Sungmin tidak membalas cinta Kyuhyun karna ia menganggap Kyuhyun hanya sebatas Dongsaeng. Tapi tau sendirilah, cinta memang gila. Mereka akan melakukan hal – hal yang diluar akal demi menjadikan orang yang mereka cintai menjadi miliknya. Begitu juga Kyuhyun.

Siapa coba yang tidak marah atau cemburu saat orang yang dicintia berjalan dengan wanita atau pria lain? bagaimana perasaan anda saat mencintai seseorang yang begitu dekat dengan anda? Mencintainya secara diam – diam. Sakit saat dipikirkan.

Tapi entahlah, bagaimana pendapat kalian?

Susah memang, apalagi sekarang henry juga ikut kena batu dari kedua orang tuanya. Haruskah henry merasakan kesakitan ini juga?

Sedangkan Sungmin? Ia mengalami trauma! Ia benci! Ia benci Kyuhyun. Siapa yang tidak benci pada orang yang telah memperkosamu? Mengambil kesucianmu? Mengambil semua yang kau punya?

Apalagi orang itu orang terdekat kamu? Memberikan luka yang membuat hari – harimu berubah? Yang tadinya cerah berubah menjadi muram? Siapa? Siapa yang tahan saat dirimu dicaci?

Apakah kalian masih berpikir untuk memaafkan orang itu? Orang yang telah memperkosamu?

Sangat rumit!

Rumit seperti benang yang kusut permanen. Hanya satu jalan keluarnya, bicara baik – baik. Mencari jalan keluar bersama. Demi kebahagian. Demi berlangsungnya hidup henry. Demi henry yang tak tahu apa – apa tapi kena batunya.

Demi semua.

Demi KMS.

Demi saya agar menang mendapatkan uang 200.000 dari Rainy.

Demi dunia!

“hiks hiks aku sangat membencimu Cho Kyuhyun” lirih Sungmin.

To be Continue~

Curcol. Aku nyesel dulu pernah Siders. Sumpah, baru pertama kali membuat FF yang berisi beribu – ribu words capeknya minta ampun. Coba deh kau siders membuat FF. Pasti akan berpikir 1000 kali untuk tidak komen. Cukup hanya komen apa susahnya? Coba kalau kalian baca Novel? Kalian harus membelinya dulu baru bisa membacanya kan?

Hanya dengan komen, kalian tidak perlu membayar.

Jadi tolong semua yang telah membaca cerita ini harap komentar. Hargailah~ selagi gratiskan? Hahaha

Semua : 3256 Words (dihitung dengan penjelasannya)

13 thoughts on “Lomba FF KyuMin [On Rainy Day] Twoshoot | Part.1

  1. Wah, sepertinya saya juga harus ikut coba bikin ff juga nih,hahaha. Seru chingu (boleh kan?) , chap selanjutnya bakal dipublish disini lagi kan? Lanjut ne^^ semangat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s