LOMBA FF KYUMIN//HYUNG,SARANGHAEYO!//YAOI//TWOSHOOT//PART2 END

Tittle: Hyung, Saranghaeyo!

HYUNG SARANGHEYO

Autor: Ayri Kim or Kim Mi-Young

Lenght: TwooShoot

Pairing: Kyumin

Cast:

Lee Sungmin as lee Sungmin

Cho Kyuhyun as Cho kyuhyun

Lee Donghae as Lee Donghae

Leeteuk as Lee Leeteuk

And other cast.

Warning: Yaoi, typos, gaje ,OOC dan lain lain.

Disclamer: semua cast milik tuhan mereka but kalo boleh mimpi dikit kyuhyun itu kakak saya dan Sungmin itu kakak ipar saya #plakK.

Genre: Humor,Fluff,Romance.

Rating:T

Summary: Sungmin adalah namja kelewat imut dan cantik melebihi yeojya karena wajahnya itulah dia terlihat jauh lebih muda dari umurnya. Sementara Kyuhyun adalah namja tinggi yang terlihat lebih dewasa daripada umurnya yang masih bocah SMA. Hanya pada Sungminlah dia bersikap kekanakan,Jahil dan manja sedangkan pada Leeteuk dan Donghae dia terlihat lebih dewasa dari Sungmin. Sepertinya Kyuhyun memang sudah jatuh pada pesonanya.

HAPPY READING

PART SEBELUMNYA

“Satu lagi!”ujar Kyuhyun masih dengan nada serius lalu mendekatkan wajahnya kearah Sungmin.

“Nd-de?”tanya Sungmin terbata masih takut.

“Aku juga bisa membuatmu hamil!”bisiknya bersmirk ria kebanggaannya.

Pletak!

“Yak dasar bocah yadong,aku namja Pabo!” Bentak Sungmin menggeplak kepala Kyuhyun.

“Aww…appo!” jerit Kyuhyun mengusap kepalanya yang dijitak keras oleh Sungmin. Lalu nyengir lebar sambil mengangkat tangan membentuk huruf V.

HYUNG,SARANGHAEYO! PART2

Sungmin mempoutkan bibirnya kesal,lalu melanjutkan makannya.

‘Sialan lagi-lagi bocah Evil ini menggodaku,’ batinnya. Sementara Kyuhyun semakin terkikik melihat ekspresi lucu Sungmin. Puas sekali bocah Evil satu ini berhasil menggoda Hyung imutnya. Hingga ia bisa melihat lagi ekspresi imut itu.

“ Makan saja yang benar,berhenti tertawa bocah setan,kalau kau masih mau hidup dengan tubuh lengkap!”gertak Sungmin.

“ Hyung,galak amat sih,masa hyung tega pada orang yang sudah berbaik hati mau membantumu hamil sepertiku sih,Hyung. Male pregnant, itu bukan ide yang buruk. Kau bisa masuk rekor dunia hyung. Apalagi semenya itu aku, aku akan buat kau melahirkan banyak anak hyung,kita akan menjadi pasangan berbahagia paling fenomenal didunia hyung,eotte?” oceh Kyuhyun santai.

Brakk!

Sungmin meletakkan mangkok ramennya keatas meja dengan keras. Dia mengepal-ngepalkan tangannya bersiap menghantam Kyuhyun. Kyuhyun yang merasakan tanda bahaya segera menyela.

“ Ara-ara Hyung,aku diam!”

Kyuhyunpun segera melanjutkan makannya lagi tanpa berkata ataupun tertawa sedikitpun lagi. Sungmin kalau marah benar-benar mengerikan. Mungkin itulah yang dipikirkan Kyuhyun,hingga dia memutuskan diam.

Setelah itu tak ada lagi percakapan gak jelas yang mereka lakukan. Hanya bunyi sumpit stainless yang beradu dengan mangkuk ramen,serta suara seruputan kuah ramen dari keduanya yang menghiasi makan mereka.

“ Hyung,aku sudah selesai, Jalmaeogeosseumnida!”ucap Kyuhyun riang.

“ Hem, cuci piring setelah ini,araseo!” sahut Sungmin lalu meletakkan sumpit dan mangkuknya lalu membantu Kyuhyun membereskan meja.

“ Ne,Hyung!” jawab Kyuhyun masih dengan wajah sumringahnya. Lalu meletakkan mangkuk,sumpit dan gelas mereka keatas nampan bersiap membawanya kedapur.

“ Kyuhyun-ah!” panggil Sungmin.

“ Hem!”respon Kyuhyun singkat menghentikan sejenak aktifitasnya.

“Mulai sekarang berhentilah merepotkan halmeoni beliau sudah tua,kalau kau lapar bilang saja padaku dan datanglah kemari,arachi?” lanjut Sungmin sambil memalingkan mukanya dari Kyuhyun,entah kenapa dia jadi malu menawarkan hal itu kepada bocah setan ini. Kyuhyun menyeringai senang menanggapinya sepertinya otak liciknya sedang berjalan.

“A-apa, a-aku cuma mau berbaik hati padamu,jangan berpikiran yang tidak-tidak!” sahut Sungmin masih galak berusaha menyembunyikan gugupnya.

“Araseo,aku cuma terlalu senang.ne,gomawo,hyung!” ujarnya tersenyum kekanakan saking senangnya. Sungmin cuma mencibir.

“ Hyung!”panggil Kyuhyun.

“ Apa lagi?”

“ Kenapa kau tiba-tiba mau mengurusi makanku,apa kau tidak merasa terbebani?” tanya Kyuhyun.

“ Anniyo, aku hanya tidak mau kau merepotkan Halmonie terus-terusan, beliau sudah tua!” jawab Sungmin. Kyuhyun mengeluarkan seringaian jahilnya.

“ Geurae? aku tidak percaya pasti ada alasan lain kan Hyung?”

“ Mwo?memangnya kau kira apa?

Kyuhyun mendekatkan wajahnya kearah Sungmin sambil membuat Evil Smirknya makin lebar.

“Hyung, Apa sebegitu inginnya kau melahirkan banyak anak untukku, hingga kau rela repot-repot mengurusi makanku,hyung? Tanpa kau lakukanpun aku dengan senang hati melakukannya untukmu tanpa syarat,Hyung~!” oceh Kyuhyun dengan manjanya.

“MWOO!” Sungmin membelalakan matanya.

“ Sekarang juga boleh hyung, kajja, mau dimana?” ocehnya lagi santai.

Pletak!

“ Aww… appo Hyung!” ringis Kyuhyun kesakitan.

“ Yak, dasar kau bocah Yadong, hentikan ocehan konyolmu cepat cuci piring sana,sebelum kusumpal mulut embermu itu!”

“Sumpal saja dengan bibir seksimu hyung, aku dengan ikhlas menerimanya!” sambar Kyuhyun cepat.

“Yak!” Sungmin bersiap menggeplak kepala Kyuhyun lagi namun dengan cepat Kyuhyun muru-buru kabur membawa nampan peralatan makan mereka yang sudah kotor kedapur.

“ Aish…bocah setan sialan!” omel Sungmin mengusap wajahnya yang sudah semerah tomat akibat godaan Kyuhyun. Kyuhyun yang mengintip dari balik pintu dapur hanya terkikik geli melihat ekspresi Sungmin.

.

.

.

“ Ayolah, Hyung. Temani aku kepameran disekolahku itu. Aku tidak punya teman kesana!”rengek Kyuhyun dengan manja dan kekanakan memohon pada Sungmin yang baru pulang kerja. Terkadang Sungmin heran,kenapa bocah satu ini manja dan kekanakan sekali jika didepan Sungmin,beda sekali dengan orang lain dia akan berubah menjadi sosok dewasa. Lihat saja sekarang bocah ini malah merengek-rengek sambil menarik-narik lengan Sungmin.

“ Shireo,aku capek, yak bocah lepaskan tanganmu,aku mau masuk!”

“Hyung~!” Rengek Kyuhyun ngotot.

“ Andwae, minta tolong saja sana pada pacarmu!”

“ Aku tidak punya pacar Hyung,aku juga tidak sempat memikirkan pacaran Hyung. Jebal hyung,aku tidak punya siapa-siapa lagi selain hyung diseoul ini, jebal Hyungie~!” rengeknya lagi yang kali ini disertai puppy eyes dan Aegyo gagalnya yang membuat Sungmin ingin muntah.

“ Aish…araseo, tunggu sebentar aku mau ganti baju dulu,berhenti memasang ekspresi seperti itu Cho Kyuhyun kau mau membuatku memuntahkan isi perutku hah. Ckck sudah jelek bertambah jelek saja mukamu itu!”

“ Eoh? Jeongmal? Gomawo Minnie Hyung!” ucap Kyuhyun tersenyum dengan riangnya lalu…

Chup~

Dengan cepat Kyuhyun mencuri satu ciuman dipipi Sungmin membuat yang punya pipi merona hebat. Lalu Kyuhyun buru-buru kabur turun kelantai satu sebelum tangan putih mulus nan lentik milik Sungmin mendarat dengan telak dikepalanya. Sungmin hanya mengusap-usap wajahnya frustasi dan merona hebat akibat ulah Kyuhyun barusan.

“ Ck… dasar bocah setan kurang ajar!” umpatnya lalu membuka pintu apartmentnya dengan kasar dan masuk kedalam.

Empat puluh lima menit kemudian Sungmin keluar apartmentnya menuju lantai satu. Kyuhyun yang sedang duduk mengobrol dengan Leeteuk dan Donghae terpanah melihat penampilan Sungmin. Bagaimana tidak,Sungguh penampilan Sungmin kali ini benar-benar imut dan menggemaskan. Sungmin memakai baju kemeja berkerah warna putih yang dilapisi dengan sweater berwarna merah muda. Dengan aksesoris seperti Jam tangan dan sebuah gelang karet berwarna senada dengan sweaternya,sepasang sepatu kates berwarna putih berline pink yang dipakai dikakinya membuatnya semakin cantik dan menggemaskan. Mungkin setiap orang yang melihatnya tiada menyangka bahwa namja satu ini bahkan jauh lebih tua dari Kyuhyun yang nyatanya masih bocah SMA. Bahkan dia terlihat lebih cantik dari yeojya manapun. Untung saja dia memakai celana jeans biru selutut, kalau dia pakai dress mungkin orang akan mengira dia benar-benar Yeojya.

“Oh ya ampun mataku sakit!” celetuk Donghae yang notabene pembenci warna Pink sambil menutup kedua matanya dengan tangan mendramatisir yang dihadiahi deatglare mematikan dari Sungmin dan Jitakan dikepalanya dari Leeteuk.

“Yeppeuda!” gumam Kyuhyun yang tanpa berkedip memperhatikan penampilan Sungmin. Tiga orang lainnya sontak menoleh kearah Kyuhyun.

“ Mw-mwoo?” respon Sungmin yang risih ditatap seintens itu oleh Kyuhyun.

“ Hyung, kau cantik sekali!” Puji Kyuhyun memandang Sungmin dari ujung kaki sampai ujung kepala secara terus menerus.

“ Yak,aku namja pabo!” sahut Sungmin mempoutkan bibirnya kesal. Yang membuatnya semakin terlihat imut dimata orang-orang yang melihatnya.

“Anni,kau benar-benar imut dan cantik hyung!” puji Kyuhyun menghampiri Sungmin dan hendak mencubit gemas pipi chubby itu namun sayang belum sampai Kyuhyun menyentuhnya, Sungmin sudah mengangkat tinggi kepalan tangannya bersiap menggetok Kyuhyun. Alhasil Kyuhyun terpaksa mencubit pipinya sendiri. Lalu Kyuhyun melihat penampilannya. Ia tampak kurang puas.

“ Kalau seperti ini, penampilanku tidak serasi dengan Minnie Hyung, tunggu sebentar hyung aku akan kembali!” Kyuhyun berlari,buru-buru naik kekamarnya lagi.

“ Yak, kau..!” umpatan Sungmin tertahan kala Leeteuk yang gemas menubruknya sambil mencubit-cubit pipinya.

“ Kyaa!Minnie-ah, neomu kyeopta!” ucap Leeteuk dengan gemas.

“ Aww..aww.. yak,hyung berhenti mencubitku aku bukan balita!”

“ Tapi kau lebih menggemaskan dari balita Minnie~,” sahut Leeteuk masih sibuk mencubiti pipi Sungmin dengan gemas.

Sungmin yang kesakitan berusaha melepaskan tangan jahil Leeteuk dari pipinya. Akhirnya beberapa detik kemudian ia berhasil melepaskan tangan leeteuk.

“ Appo,sakit tahu hyung!” Sungmin mengerucutkan bibirnya kesal sambil mengusap-usap pipinya yang sakit.

“ Aigoo…ada yang mau kencan,eoh?” celetuk Donghae mengedipkan matanya menggoda Sungmin yang dibalas deatglare oleh Sungmin.

“ Kencan ala anak SMA,oh indahnya masa remaja!” Donghae melanjutkan godaannya pada Sungmin dengan sedikit mendramatisir suaranya lalu terkikik geli.

Sungmin segera meraih kotak tisue dimeja lobi dan melemparkannya kemuka Donghae. Donghae dengan sigap menghindar kemudian nyengir lebar sambil mengangkat tangan kanannya membentuk lambang V. Sementara Leeteuk tertawa pelan lalu menepuk-nepuk pundak Sungmin menenangkannya. Semenyebalkan apapun juga sifatnya,Donghae itu kan tetap saja adiknya,bisa gawat juga kalo dia jadi bulan-bulanan Sungmin yang ngamuk.

Beberapa belas menit kemudian,Kyuhyun turun menggunakan pakaian senada dengan Sungmin. Bedanya jeans yang dipakainya panjang sampai mata kaki dan kemeja yang dipakainya lengan panjang yang digulung sesiku.

“ Hyungdeul, eotte?apa aku kelihatan serasi dengan minnie hyung?” tanya Kyuhyun dengan riang yang dihadiahi deathglare oleh Sungmin.

“ Ne, kalian benar-benar serasi Kyu. Both you, like a best couple,right?” sahut Donghae sambil terkekeh geli yang diiyakan oleh Leeteuk. Sungmin mendengus kesal mendengarnya. Sementara Kyuhyun hanya cengengesan sambil menggaruk-garuk tengguknya yang tidak gatal. Salah tingkah.

“ Cih,apanya yang serasi,yak bocah evil,kenapa kau malah ikut-ikutan memakai baju sepertiku!” protes Sungmin.

“ Aish,hyung berisik sekali sih,berhentilah mengajak berdebat. Lebih baik kita pergi saja sekarang sebelum terlambat,kajja!” ajak Kyuhyun sambil menggandeng tangan Sungmin seenaknya keluar apartment.

“ Anyeong,semoga berhasil kencannya!”teriak Donghae dari dalam begitu mereka berdua baru sampai pintu. Sementara Leeteuk sudah tertawa setengah mati. Kyuhyun mengacungkan jempolnya kearah Donghae,sementara Sungmin benar-benar ingin melempar wajah menyebalkan Donghae dengan sepatunya,andai saja dia sedang tidak kewalahan mensejajarkan langkahnya dengan Kyuhyun yang sedang menggandeng tangannya.

Masih dengan tangan yang menggandeng Sungmin,Kyuhyun menyetop taksi yang lewat didepan apartment. Mereka pun kesekolah Kyuhyun dengan menggunakan taksi itu, karena memang jarak dari apartment kesekolah Kyuhyun cukup jauh dan hari sudah malam yang tidak memungkinkan bus lewat.

Entah kenapa Sungmin merasa wajahnya memanas dan badannya berubah kaku,tatkala jari panjang Kyuhyun trus saja bertautan dengan jemarinya dari apartment sampai dalam taksi ini. sepertinya Kyuhyun tidak berniat melepaskan tautan jemari mereka. Padahal Sungmin sudah susah payah melepaskan jemarinya dari Kyuhyun. Namun Kyuhyun malah mengeratkannya sambil bersiul santai dan menaik-naikan alisnya menggoda Sungmin.

Akhirnya, Sungmin mendengus kesal lalu menghempaskan badannya dijok kursi taksi lalu mengalihkan pandangannya kejendela. Mencoba menetralkan detak jantungnya yang mengalun cepat dan wajahnya yang merona hebat. Sementara Kyuhyun menutup mulutnya dengan sebelah tangannya menahan tawa yang siap meledak.

Setelah sampai,Kyuhyun membayar taksi dan melepaskan tangan Sungmin dan membuka pintu taksi lalu turun. Sungmin bernafas lega karena akhirnya Kyuhyun melepas tangannya. Tapi baru beberapa menit Sungmin bernafas lega,Kyuhyun sudah membuka pintu dan menarik tangannya lagi lalu menggandengnya memasuki area pameran. Sungmin tidak sempat protes karena ulah Kyuhyun itu,dia kini harus kesulitan mensejajarkan langkahnya dengan Kyuhyun agar tidak jatuh. Dan lagi-lagi diarea pameran itu,dengan seenaknya Kyuhyun menggandeng tangan Sungmin kemanapun ia pergi. Membuat yang punya tangan mendengus kesal karena harus susah payah menetralkan detak jantungnya yang mengalun cepat.

“ Woi, Cho Kyuhyun!”panggil Seseorang yang sepertinya teman Kyuhyun itu sambil melambaikan tangannya kearah Kyuhyun. Kyuhyun membalas lambaian tangannya lalu menggandeng tangan Sungmin menuju teman-temannya.

“ Wah,ternyata kau juga bersama pacarmu ya?” tanya seorang namja tampan bermata sipit pada Kyuhyun sambil merangkul pundak seorang namja cantik bermata indah. Yang diiyakan oleh seorang lagi namja tampan dengan seorang namja manis berrambut jamur dipelukannya.

“Ne,begitulah!” jawab Kyuhyun santai. Sungmin menyipitkan mata mendengarnya.

Apa-apaan bocah tengil ini,batinnya.

“ Kupikir kau sama seperti mereka Cho Kyuhyun. Hahaha, ternyata kau masih suka yeojya rupanya!halo nona cantik, namaku Changmin” ucap seorang lagi teman Kyuhyun yang berbadan Kurus tinggi dengan sebuah burger ditangan kanannya sambil tersenyum manis.

Sungmin melotot horor mendengarnya. Ingin rasanya Sungmin melempar muka seorang yang bernama Changmin ini dengan sepatunya. Kalau saja tidak ingat ini tempat umum. Sementara Kyuhyun mati-matian menahan tawanya.

“ Aku Key,ini namjachinguku Onew,lalu namja berambut jamur itu taemin dan yang memeluknya itu Minho. Wah noona,kau sepertinya lebih tua dariku ya dan lebih muda dari Onew hyung. Kalau boleh aku tebak kau pasti masih kelas 11 SMA kan? Ah noona kau cantik sekali!” celoteh namja bermata indah yang mengaku bernama Key itu membuat Sungmin memutar matanya,jengah.

“ Mianhae,aku sudah lulus Universitas umurku sudah hampir 24 tahun! Dan satu lagi tolong jangan panggil aku noona dan sebut aku cantik,aku ini namja!” jawab Sungmin penuh penekanan sambil tersenyum yang dipaksa semanis mungkin.

“MWOO!” jerit kelima orang itu kaget.

“ Bwahahaha!” meledaklah sudah tawa Kyuhyun melihat ekspresi terkejut teman-temannya dan ekspresi kesal Sungmin.

“ Kau memang cantik,Minnie Hyung, Bwahahaha!” goda Kyuhyun pada Sungmin.

Pletak!

Sungmin menjitak kepala Kyuhyun gemas.

“ Aww,appo Chagie~!” rengek Kyuhyun manja yang dihadiahi deathglare mematikan dari Sungmin. Kyuhyun kontan mengangkat tangannya membentuk huruf V.

“ Ah..mian…mianhae Hyung kami tidak tahu!” Changmin yang notabene memuji duluan tadi membungkuk meminta maaf pada Sungmin yang diikuti oleh teman-temannya.

“ Gwaenchana,memang banyak yang bilang wajahku seperti itu!” jawab Sungmin membalas membungkuk pada mereka lalu berlalu pergi.

“ Ya ya, hyung kau mau kemana? Aish.. gara-gara kalian Sih!” omel Kyuhyun pada teman-temannya lalu mengejar Sungmin.

“Kenapa malah kita yang disalahkan!” sungut Minho.

Begitu terkejar Kyuhyun yang hendak menggandeng Sungmin lagi,langsung ditepis tangannya oleh Sungmin.

“ Hyung,mianhae!” ucap Kyuhyun meminta maaf sambil mengikuti langkah Sungmin dari belakang.

“Berisik, Aku mau pulang!moodku benar-benar rusak hari ini” Sungmin mengerucutkan bibirnya ngambek. Kyuhyun yang mendengar kata pulang itu segera menghadang Sungmin membuat langkah Sungmin seketika berhenti.

“Mwo? Pulang? Andwae kita baru sampai Hyung!”protes Kyuhyun sambil menggenggam tangan Sungmin.

“ Ya sudah, kau lanjutkan saja acaramu. Aku bisa pulang sendiri!” bentak Sungmin. Lalu menggembungkan pipinya kesal.

Kyuhyun menghela nafas panjang.

“ Hah, ara-ara kubawa kau kesuatu tempat sebagai permintaan maafku!” ucap Kyuhyun lalu menggandeng tangan Sungmin mengajaknya kesuatu tempat.

“Yak, mau kemana lagi,apa kau tidak dengar aku mau pulang!” bentak Sungmin.

“ Aishh…diamlah hyung!ikuti saja kau pasti suka!” sahut Kyuhyun sedikit keras karena suasana pameran yang berisik. Baru saja Sungmin mau protes lagi,tiba-tiba Kyuhyun berhenti disebuah stan yang membuat Sungmin terpanah. Yeah, sebuah stan yang bercat dan berhias bling-bling pink yang menjual beraneka ragam boneka kelinci berwarna pink dengan beraneka ragam bentuk dan ukuran.

“ Pilih saja sesukamu Hyung, aku yang bayar!” ujar Kyuhyun.

“Jinjja?” tanya Sungmin berbinar senang,entah pergi kemana sifat galaknya itu. Kyuhyun mengangguk mantap.

“Kyaaa,bunny!” histeris Sungmin lalu menarik tangan Kyuhyun kedalam stan tersebut dengan semangat. Lalu memilih-milih boneka kelinci disana dan menunjukkannya pada Kyuhyun. Persis seseorang yang minta pendapat pada kekasihnya. Kyuhyun hanya mengangguk mengiyakan,setiap boneka yang diambil Sungmin. Ya,untung saja wajah sungmin itu cantik,jadi tidak ada yang mengira dia namja dan menatapnya aneh.

Setelah membayar semua boneka yang dipilih Sungmin,Kyuhyun segera membantu Sungmin membawa barang-barang bawaannya kecuali sebuah boneka bunny berukuran besar yang sedari tadi dipeluk sungmin. Kemudian Kyuhyun mengajak Sungmin berkeliling pameran berburu semua benda berwarna pink. Tiba disebuah stan pakaian,dengan iseng Kyuhyun meraih sepasang kaos pasangan berwarna pink lalu menunjukkannya pada Sungmin. Tanpa diduga Sungmin malah mengangguk setuju. Kyuhyun hanya terperangah dibuatnya,dia pikir dia akan diomeli seperti biasanya karena melakukan hal-hal aneh,ternyata tidak. Sebegitu kuatkah pesona warna pink bagi namja imut bergigi kelinci ini.

“ Gomawo, Kyuhyun-ah!” ucap Sungmin ketika mereka duduk istirahat disebuah halte menunggu sebuah taksi lewat sambil mengecupi boneka bunny besar yang sedari tadi dipeluknya itu. Kyuhyun menganngguk lalu memberikan milshake Strawberry yang dipesan Sungmin tadi yang dibelinya distan makanan didekat halte. Dia pun duduk disamping Sungmin sambil menyeruput milkshake miliknya.

“Jeongmal gomawo, bagaimana aku membalasnya?” tanya Sungmin tersenyum senang sambil sesekali menyeruput milkshakenya.

Kyuhyun mengerucutkan hidungnya berpikir lalu menyeringai

“Ehm mungkin ada? Bagaimana dengan memberitahuku satu kata dalam bahasa Jepang?”

“ Apa?”

“Hyung, Aku mau tahu, bahasa jepangnya aku cinta padamu itu apa?”

“ Untuk apa kau tanyakan itu bukannya kau sudah tahu?”Sungmin menyipitkan matanya curiga.

“ Annio,aku benar-benar tidak tahu,Hyung!” Kyuhyun menggelengkan kepalanya lucu berlagak polos. Sungmin terkekeh melihatnya.

“ Ne-ne. Aishiteru itu bahasa jepangnya Saranghae!”

“ Nado Saranghae, Minnie hyung!” sela Kyuhyun cepat.

“ Huh, Mwo?” respon Sungmin kaget lalu bengong.

Kyuhyun meraih kedua bahu Sungmin lalu mencium keningnya.

Chup~

“ Boku wa Kimi wo Aishiteru,Lee Sungmin!” Ulang Kyuhyun dalam bahasa jepang sambil tersenyum tulus kearah Sungmin.

Deg Deg Deg!

Jantung Sungmin berdegup dengan kencangnya serasa mau lepas dan seluruh aliran darahnya berdesir seakan tersengat listrik. Badannya pun berubah kaku serta wajahnya memanas dan merona merah. Sungmin memegangi dada kirinya. Apa-apan ini,batinnya.

Kyuhyun menggigit bibirnya menahan senyum melihat ekspresi Sungmin lalu wajahnya didekatkan ketelinga Sungmin dan berbisik.

“ Hyung,eotte? Kau sudah terpesona denganku kan hyung!”

Seketika Sungmin tersadar lalu…

Pletak! Dijitaknya dengan gemas kepala Kyuhyun.

“ Yak, dasar kau bocah kurang ajar. Beraninya kau menggodaku. Aish jinjja! Cepat cari taksi sana! Sebelum aku nekat pulang sendiri! Kau benar-benar merusak moodku bocah setan.

.

.

.

Sungmin memutuskan pulang kerja lebih awal setelah menerima telepon dari halmonienya dijepang tadi siang. Entah mengapa perasaannya menjadi resah seperti ini. Bukannya melanjutkan perusahaan ketika sudah berumur 24 tahun sudah menjadi janjinya pada halmonienya kenapa ia jadi tidak rela meninggalkan korea seperti ini. Sepertinya ia memang harus meminta saran dari Leeteuk. Sungmin meraba saku celananya dan menekan keypad pada ponselnya menelpon Leeteuk.

“ Yeoboseo, Hyung eodiya?”

‘Aku ada dirumah sekarang, minnie-ah wae geurae ?’

“ Aku mau kesana,tunggu aku ne?”

‘ Ne Minnie-ah, aku tunggu!’

Sungmin mematikan ponselnya lalu memasukkan lagi kesaku celananya. Lalu segera menuju apartment Leeteuk. Setelah sampai ia membunyikan bel. Beberapa menit kemudian Leeteuk membuka pintu dan menyuruhnya masuk. Sungmin duduk dihadapan Leeteuk dan menceritakan telpon dari halmonienya itu.

“Geureu?”

“Hem, jadi mungkin minggu depan aku kembali ke Jepang,” jelas Sungmin namun guratan di wajahnya tidak menunjukkan wajah gembiranya.

“Wae?, bukannya itu bagus jadi kau bisa membantu nenekmu sesuai janjimu itu,kenapa wajahmu tidak senang?”

“Annia, hanya saja ada sesuatu yang rasanya sangat sulit untuk kutinggalkan dikorea,ada seseorang yang akan terluka dan membuatku sedih jika aku kembali ke Jepang, aku tak tahu itu siapa,tapi dilain sisi aku ingin menepati janjiku. Rasanya benar-benar tidak nyaman!” curhat Sungmin tertunduk lesu.

Leeteuk terlihat berpikir ikut mencarikan solusi, “Mollayo,aku juga tidak tahu harus bicara apa,tapi saranku selama seminggu ini coba kau pikirkan dulu baik-baik keputusanmu, tanyakan pada hatimu seberapa penting orang itu untukmu, jangan gegabah araseo?”

“Ne, gomawo teukie Hyung!” ujar Sungmin tersenyum lega. Leeteuk hanya tersenyum menanggapinya. Lalu mereka mengobrol lagi sambil menyeruput teh yang sudah disiapkan Leeteuk. Sedang asyiknya ngobrol,tiba-tiba ponselnya berdering. Sungmin mengangkatnya.

“Yeoboseo?”

“…”

“ Ne,aku memang pulang cepat hari ini. wae kau juga pulang cepat hari ini?”

“…”

“ Yak, beraninya kau menyuruh-nyuruhku,aku ini lebih tua darimu!”

“…”

“ Aish…araseo-araseo, berhenti merengek padaku pabo!” Sungmin mematikan ponselnya dengan sebal.

“ Ish… dasar bocah kurang ajar. Kenapa dia malah membuatku seolah-olah aku ini ‘istri’ yang menelantarkan suaminya!” omel Sungmin mempoutkan bibirnya lucu. Leeteuk tertawa pelan melihatnya lalu tersenyum penuh arti seperti menyadari sesuatu.

“ Aku rasa aku tahu siapa orang itu,” goda Leeteuk menampilkan senyum malaikatnya sambil mengedipkan matanya kearah Sungmin. Sungmin mengernyitkan dahinya.

“ Aish… Hyung kau ini sama saja dengan bocah itu,menyebalkan!” Sahut Sungmin semakin memanyunkan bibirnya. Leeteuk terkekeh geli.

.

.

.

.

Kyuhyun pulang keapartmennya hampir pukul sebelas malam sehabis mencari hadiah ulang tahun untuk Sungmin yang akan diberikannya tanggal 1 januari nanti dan sebuket bunga mawar pink serta sepasang kalung yang akan diberikannya sebagai hadiah natal hari ini. Kyuhyun memandangi sepasang kalung yang berhiaskan Huruf KM sebagai bandul mainan kedua kalung itu sambil tersenyum. Dia berencana menyatakan perasaannya pada Sungmin hari ini. Love In The Christmas,hei bukankah terdengar romantis?batinnya terkikik geli.

Kyuhyun berjalan kebalkon apartment untuk menemui Sungmin setelah diberitahu Leeteuk dan Donghae tadi. Kyuhyun sendiri heran apa yang dilakukan Sungmin disana sih, dimalam sedingin ini. apa dia tidak kedinginan. Kyuhyun merapatkan mantelnya dan menghampiri Sungmin yang terlihat sedang duduk dibangku taman balkon sambil menangkupkan kedua tangannya terlihat seperti berdoa. Perlahan dia mengendap-endap dibelakang Sungmin lalu menepuk bahunya. Sungmin menoleh.

“ Marry Christmass Minnie Hyung!” ucapnya menyodorkan Buket bunga mawar itu pada Sungmin. Sungmin terkekeh pelan lalu mengambil buket bunga mawar itu dan memukulkannya pelan kekepala Kyuhyun.

“ Yak,dasar bodoh,seharusnya kau memberiku kado bukan Bunga mawar Seperti ini,kau pikir aku yeojya apa? Tapi bagaimanapun juga,gomawo aku suka Bunganya!” ujar Sungmin sambil menghirup aroma bunga mawar itu sambil tersenyum tulus. Kyuhyun nyengir lalu mengambil tempat disamping Sungmin.

“ Hyung kau sedang apa, malam ini kan dingin sekali?”

“ Aku hanya melakukan kebiasaanku kala natal tiba!” jawab Sungmin tersenyum getir.

“ Apa itu?”

“ Kala Natal tiba, aku akan menengadah menatap bintang dilangit sana sambil berdoa. Mendoakan kedua orang tuaku agar Tuhan selalu menjaganya di Surga sana dan menyampaikan ucapan selamat natal pada mereka dariku. Empat tahun yang lalu masih ada Appa yang menemaniku berdoa untuk ummaku disurga. Kami melakukannya sambil bernyanyi selamat natal dengan riang untuk Ummaku. Tapi sekarang aku sendirian yang melakukannya,” cerita Sungmin tersenyum sedih. Kyuhyun menyadari itu dia hanya mendengarkan tanpa berniat menyela.

“ Huh, aku benar-benar merindukan appaku,” ucap Sungmin setengah terisak.

Kyuhyun segera meraih tubuh Sungmin yang bergetar kedalam pelukannya. Sungmin menangis terisak dipelukan Kyuhyun. Tidak ada kata yang diucapkannya ia hanya ingin mendekap sosok yang menangis tersedu itu dalam pelukannya mencoba menenangkannya. Beberapa menit kemudian Sungmin yang tenang dan tersadar segera melepas pelukan Kyuhyun itu, menengadahkan kepalanya dan menggembungkan pipinya menahan airmata yang siap akan tumpah lagi.

“ Mianhae Kyuhyun-ah!”

“ Ahni,gwaenchana Hyung, seharusnya aku yang minta maaf,karena tidak Sopan sembarangan memelukmu!”

“ Sudahlah tidak perlu seperti itu,aku tahu kau hanya ingin menghiburku, gomawo Kyuhyun-ah. Mianhae karena selama ini aku selalu kasar padamu!” ucap Sungmin tulus pada Kyuhyun.

“ Haha, sudahlah Hyung, aku sudah terbiasa dipukul olehmu!” gurau Kyuhyun mencairkan suasana. Sungmin terkekeh pelan.

“ Ne,aku pasti merindukan bocah nakal kurang ajar ini nantinya di Jepang,” Balas Sungmin sambil memukul pelan bahu Kyuhyun. Kyuhyun terkesiap mendengar penuturan Sungmin.

“Mwo?Jepang?”

“Ne,minggu depan tepatnya tanggal satu januari aku akan kembali kejepang,” jelas Sungmin.

Kyuhyun terbelalak tak percaya mendengarnya, diremasnya kotak kecil berisi kalung yang akan diberikannya pada Sungmin disaku celananya. Kyuhyun memegangi dada kirinya terasa sakit sekali, mengetahui kalau dia tidak bisa lagi bertemu sosok yang tengah mengisi hari-harinya akhir-akhir ini. Sebuah ide muncul dibenaknya, biarlah untuk yang pertama dan terakhir kalinya.

“ Hyung sebenarnya,aku sudah menyiapkan hadiah natal untukmu selain bunga mawar itu,”

“Jinjja?apa itu?” tanya Sungmin menatap Kyuhyun yang tiba-tiba berdiri dihadapannya.

“Hyung,tutup mata dulu,tidak boleh protes!” perintah Kyuhyun. Sungmin menurut lalu menutup matanya.

Tiba-tiba jantung Sungmin berdegub dengan kencang dan wajahnya merona hebat ketika sesuatu yang dingin , lembab dan empuk menyentuh bibirnya. Sungmin membuka matanya perlahan dan terkejut, Kyuhyun tengah menciumnya dengan lembut, tidak ada lumatan atau gigitan kasar sama sekali, hanya sentuhan lembut dan hangat dari bibir tebal Kyuhyun. Dan saat itu juga jantung Sungmin serasa ditujuk ribuan jarum tatkala merasa setetes air bening jatuh dari mata Kyuhyun menerpa pipinya.

Ada apa ini kenapa aku begini? Batin Sungmin. Setelah cukup lama seperti itu Kyuhyun melepaskan ciumannya lalu mengusap pipi Sungmin yang memerah sambil tersenyum tulus.

“ Masuklah hyung, disini dingin sekali nanti kau sakit!” bujuknya sambil mengusap air matanya lalu berdiri meninggalkan Sungmin yang terpaku.

Sungmin menyentuh bibirnya yang baru saja dicium Kyuhyun. Airmatanya jatuh dengan derasnya. Inikah sosok yang sangat sulit untuk ditinggalkannya itu?kenapa baru sekarang disadarinya?

.

.

.

Sungmin buru-buru menyetop taksi setelah mengurus administrasi pembatalan keberangkatannya ke Jepang,kembali menuju apartmentnya. Dia sudah memutuskan akan tetap dikorea dan menyerahkan perusahaannya untuk diurus sementara waktu oleh Ryewook dan halmonienya. Dia hanya meminta izin pada Halmonienya dan meminjam sedikit modal untuk membuka usaha baru di Korea ini. Memulai sesuatu yang baru dengan kerja kerasnya sendiri seperti yang dilakukannya selama ini. Dan sebuah alasan yang membuatnya sungguh berat untuk meninggalkan Korea. Tiba-tiba dilihatnya dari kejauhan tampak olehnya sosok Kyuhyun yang mengejar sebuah taksi yang sepertinya tadi dari arah apartmentnya.

“ Berhenti ahjussi kumohon!”perintah Sungmin pada sopir taksi itu lalu turun dari taksi dan mengejar Kyuhyun.

Sementara itu dilain sisi Kyuhyun terus saja mengejar taksi yang menurutnya ditumpangi oleh Sungmin dari apartmentnya itu. Entah sudah berapa jauh dia berlari seperti ini sejak dari apartmentnya.

“ Aku mohon Hyung, berhenti sebentar aku ingin mengatakan sesuatu!” teriak Kyuhyun terus mengejar taksi itu. Namun taksi itu sepertinya tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Akhirnya Kyuhyun jatuh terduduk karena kelelahan.

“ Hiks…hiks aku mohon jangan tinggalkan aku Minnie Hyung,hiks..hiks aku tidak bisa hidup tanpamu hyung…hiks..hiks. Hyung saranghaeyo! Saranghaeyo,Lee Sungmin!” teriaknya disela isak tangisnya.

“ Nado Saranghae Cho Kyuhyun!” Ujar seseorang yang menyentuh pundaknya dari belakang. Kyuhyun menghentikan tangisnya lalu menoleh kebelakang. Dilihatnya Sungmin yang tengah terengah mengatur nafasnya tersenyum lembut kearahnya. Kyuhyun berdiri lalu balik menyentuh pundak Sungmin.

“ Benarkah itu hyung? Kau juga mencintaiku?kau tidak akan meninggalkanku kan?tidak jadi pulang kejepang kan?” tanya Kyuhyun beruntun. Sungmin mengangguk sambil tersenyum tulus ke arah Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum lalu meraih Sungmin dalam pelukannya. Kemudian dia melepas pelukannya pada Sungmin dan memasangkan kalung berbandul huruf K dan M itu dileher Sungmin.

“ Saengil chukae Hyung, hehe mianhae kalau hadiahnya kekanakan aku juga pakai loh, K dan M. Kyunie dan Minnie!” ujar Kyuhyun menggaruk tengkuknya yang tak gatal sambil menunjukkan juga kalungnya.

“ Gwaenchana,ini juga bagus kok!” Sahut Sungmin tersenyum sambil memegangi kalung dilehernya.

“ Saranghae Lee Sungmin!” bisik Kyuhyun sambil menangkup pipi Sungmin mencium sekilas bibir plumpnya.

“Nado saranghae Cho Kyuhyun,” jawab Sungmin tulus lalu memejamkan matanya ketika Kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya lagi.

Beberapa detik kemudian, bibir kedua insan itu menyatu lagi saling berpagutan menyalurkan semua rasa cinta yang terpendam selama ini. Berbagi kehangatan dan rasa manis dari bibir sang kekasih dijalanan yang sepi itu. Kyuhyun menjilat bibir bawah Sungmin meminta izin masuk ke goa hangatnya. Sungmin membukanya dengan senang hati sembari mengalungkan kedua tangannya keleher Kyuhyun. Dan lidah handal Kyuhyun masuk mengabsen setiap jengkal sisi didalam mulut Sungmin. Entah sampai kapan mereka melakukan french Kiss itu sembari diiringi salju yang mulai turun seakan langit pun merasakan kebahagiaan mereka. Dan ingatkan mereka kalau ini masih ditempat umum.

‘Hyung,Saranghaeyo!yeongwonhi!’Ucap Kyuhyun dalam hati.

.

.

.

END

NB/CURCOL: Inilah part terakhirnya, kepanjangan ya? hwaa mianhae,udah gak bisa dicut lagi #Bow. Awalnya mau masukin NC 17nya, tapi ternyata kepanjangan saudara-saudara so sebatas itu aja deh#plakk,alasan banget. Mianhae Rainy eonie n Chingudeul semua kalau endingnya mengecewakan. Hah,pasrah aja deh mo menang mau kalah yang penting udah usaha dulu. Mohon RCLnya Chingudeul walaupun endingnya malah gaje begini ne? # bungkuk sekali lagi.

Ghamsahamnida

8 thoughts on “LOMBA FF KYUMIN//HYUNG,SARANGHAEYO!//YAOI//TWOSHOOT//PART2 END

  1. Hari ini saya bakalan diabetes gara2 makan makanan yg manis dari tadi pagi + baca banyak ff yg sweet pula #plak
    Ff-nya keren kok chingu ^^

  2. Aaiihhhh so sweet bgt…. Ya ampun kyuu kamu gigih bgt ya… I like that….
    Tp ngmg kok chapt 1 ke chapter 2x agak gak nyambung ya… Kyak ad part yg ilang gtu lho…. Emng gtu apa emg kptong sich d chapt 1x?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s