LOMBA FF KYUMIN | YOU MUST CONQUER WITH ME, KYU ! | TWOSHOOT / End/ NC

Author: Astia Kishimoto (astia kyomori)

YOU MUST

Title: You Must Conquer with me, Kyu !!

Rate: M (NC-17)

Genre: Romance, fluff

Lenght: Two Shoot

Disclamair: KyuMin belong to God. Dan cerita ini terinspirasi dari komik ‘Kurumatani Haruko’ dan fanfict remake ini buatan saya.

Summary: seorang Lee Sungmin, yang sangat sempurna dalam segala hal, yang mempunyai banyak fans, dan banyak sekali namja ataupun yeoja yang mudah berlutut di hadapannya. kini harus bertemu seorang Cho Kyuhyun yang lebih sempurna darinya dan menjadi rival setiap saat. Sungmin berambisi akan membuat Kyuhyun berlutut di hadapannya. Akankah berhasil??

Warning: NC gaje, Typo, OOC, abal dll..

Pair : Kyuhyun X Sungmin

Cast: Cho Kyuhyun a.k.a (Kyuhyun)

Lee Sungmin a.k.a Sungmin (Minnie)

Kim Ryeowook a.k.a Wookie

Lee Hyuk jae a.k.a Hyukkie

Lee Gikwang a.k.a Gikwang

Other cast

a/n: ff ini terinspirasi dari komik bishojou kesukaan aku. Jadilah tercipta fanfict Kyumin ini. Bakal sama mungkin. Tapi bakal beda dikit kok,,.. ini chap 2 nya Nc. Maaf otak lagi yadong, gegara mikir midtest.. Maaf juga kalo NC nya garing ;__; semoga suka yah ^^

Tulisan yang di italic itu adalah isi pikiran Sungmin yah. Saengilcukahae ming chagi, yang bakal ultah pas tahun baru. Otanjobi omedeto Ming Chagi \(‘o’)/

Happy Reading,,,

KyuMin is Real,,

.

.

.

“Katakan kau menyukaiku, Hyung. Atau akan kupaksa kau mengatakannya disini” Kyuhyun kembali mengangkat dagu Sungmin, mempertemukan onyxnya dengan foxy milik Sungmin.

‘Tidak, aku tidak mungkin mengakatannya’

“Ti-Tidak, Kyu. Itu mustahil, Kau terlalu mem,,hmpptt” kembali bibir Sungmin di klaim oleh Kyuhyun dengan sedikit kasar.

Kyuhyun terus melumat habis bibir plum itu, sampai kini sudah terlihat bengkak akibat ulahnya.

“enghh,, kyuhhh,, lepphasss,,,” Sungmin mencoba melepaskan tautan bibirnya dengan Kyuhyun. Tapi sayang, Kyuhyun terus menekan tengkuknya hingga ia terus dapat memperdalam ciumannya. Kini yang bisa dilakukan Sungmin hanyalah pasrah.

Setelah puas mencium bibir plum menggoda milik Sungmin, akhirnya Kyuhyun kembali menatap Sungmin yang kini menatapnya sayu, dan terus menghirup oksigen sebanyak mungkin.

“Kau benar-benar ingin membunuhku, Kyu. Akui saja, bahwa kau yang memang menyukai ku, tertarik padaku. Aku benar kan??” Setelah menstabilkan nafasnya Sungmin kembali menatap Kyuhyun yang memandangnya ‘lapar’.

“Aku memang menyukaimu Lee Sungmin, sangat menyukaimu”

Deg

Deg

‘benarkah? Apa yang diucapkannya memang benar?’

“Jadilah namjachinguku, Minnie-ah” Kini Kyuhyun menatap Sungmin dengan lembut, hanya menyiratkan sebuah ketulusan.

“Tebakanku memang be-benar kan? Ba-Baiklah Aku terima tawaranmu, Kyu” Sungguh Sungmin sangat senang mendengar ucapan Kyuhyun. Harapannya mungkin sudah terkabul.

“Tapi aku tidak ingin berpacaran denganmu, jika kau tidak mengatakn bahwa kau menyukaiku Minnie. Maka dari itu, aku tunggu ungkapan cinta mu padaku” Kyuhyun kembali menyeringai setelah melihat ekspresi Sungmin yang tadinya senang, kini berubah seperti kecewa.

‘Mwo?? Apa-Apaan ini? Itu sama saja kan?? ‘

“Mwo? Ani,, Le-Lebih baik tidak usah” Sungmin kembali mempoutkan bibirnya kesal. Tentu saja, karena Kyuhyun yang selalu membuatnya kesal.

“Waeyo? Kenapa hanya mengatakannya sulit sekali Minnie-ah?” Kyuhyun kembali mendekatkan wajahnya pada Sungmin, menggenggam tangan namja manis itu agar tidak semakin memojokkan dirinya ketepi ranjang kecil ini.

“Shireo,,” Sungmin menggeleng lucu yang kembali membuat seorang Cho Kyuhyun mencuri ciuman di bibir Sungmin.

“katakan saja, kau menyukaiku, atau kau hanya perlu mengangguk Minnie-ah”

Sungmin kembali terdiam mendengar ucapan dari evil ini, dan mencoba memikirkan tawaran Kyuhyun.

“Apa kau benar-benar menyukai ku? Ini pertanyaan terakhirku, Ming. Jika kau menolakku maka aku tidak akan mau bertanding denganmu lagi” Kyuhyun kembali menatap Sungmin yang masih terdiam memandangnya dengan tatapan ragu.

“Jawab aku, apa kau menyukaiku?” dan pertanyaan itu segera di sambut oleh anggukan kecil Seorang Lee Sungmin. Walaupun Kyuhyun tidak berlutut di hadapannya, tapi Sungmin benar-benar senang. Senyum tipis menghiasi wajah manis Sungmin saat ini, menatap lekat Kyuhyun yang kini masih menatapnya dengan tatapan yang sulit di artikan.

“Begitu lebih baik, Minnie-ah” Kini seringaian yang tadi Kyuhyun sembunyikan kembali menghiasi wajah tampannya. Dengan gerakan cepat, Kyuhyun langsung melumat kembali bibir plum milik Sungmin. Hingga membuat Sungmin kini tersenyum disela-sela ciumannya dengan Kyuhyun. Kyuhyun terus melumat bibir plum itu, dan memeberinya gigitan-gigitan kecil. seakan mengerti dengan maksud Kyuhyun, Sungmin mulai membuka sedikit mulutnya. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan Sungmin, Kyuhyun langsung memasukan lidahnya mengabsen semua yang ada pada rongga hangat milik Sungmin. Sungmin yang mulai menikmati ‘permainannya’ dengan Kyuhyun, dan mengalungkan lengannya di leher Kyuhyun. Sungmin mulai mengikuti arus permainan lidah Kyuhyun dalam gua hangatnya (?).

“nghhh,,” Lengguhan pelan Sungmin kembali terdengar ketika Kyuhyun menindih tubuhnya tanpa melepaskan tautan bibirnya itu.

“ehmphh,, Kyuhh,,,” kini oksigen lah yang sangat dibutuh Sungmin. Walaupun sangat tidak rela, jika tautan bibirnya harus terlepas. Kyuhyun yang juga sangat membutuhkan oksigen pun dengan berat hati, melepas tautan bibirnya. Hanya terlihat benang saliva yang menghubungkan mereka. Bahkan Kyuhyun pun seakan tak rela jika harus mengubah posisi ‘menindih’ Sungmin yang masih menatapnya dengan nafas yang terengah-engah.

“Ming,,..” Kyuhyun menyelusupkan kepalanya di perpotongan leher dan bahu Sungmin. Mencoba menghirup aroma vanilla khas milik Sungmin.

“W-Wae??” Sungguh, jantung Sungmin kini berpacu lebih cepat dari sebelumnya. Kyuhyun membuatnya gugup kali ini.

Sungmin merasakan sesuatu yang basah menggelitik lehernya.

“nghh,, kyuhh,, lepaskan aku” Sungmin mencoba mendorong tubuh Kyuhyun agar tidak terlalu menindihnya.

“Waeyo??” masih tetap dalam kegiatannya, Kyuhyun terus menghujani leher Sungmin dengan ciumannya. Sehingga menimbulkan banyak kiss mark.

“Kau berat Kyu, jangan menindihku” Sungmin memalingkan wajahnya, tak inginmemperlihatkan wajah blushingnya pada Kyuhyun.

“Jinjja? Padahal aku sangat suka posisi ini, Min” Kyuhyun pun kini terduduk di ranjang kecil itu, dan kembali membiarkan Sungmin berbaring di ranjang UKS itu.

‘Dia benar-benar tidak peka, ini kan di Ruang UKS, bagaimana jika ada yang lihat? Aish,, ‘

“T-Tentu saja, kau ternyata bodoh Kyu” Sungmin kini ikut duduk di ranjang Ruang Kesehatan itu, dan kini menatap Kyuhyun kesal.

“Aku ini jenius, Min”

“Tidak, kau bodoh”

“Jenius, Min. Pacarmu ini sangat Jenius”

“Bodoh”

“Jenius”

Seperti itu lah keadaan di Ruang Kesehatan itu. Setelah mengungkapkan semuanya, kini yang terjadi adalah perdebatan yang manis. Bahkan untuk setiap harinya setelah kejadian itu, hanya ada perdebatan kecil yang selalu berakhir dengan kecupan manis.

.

.

.

“Minnie Hyung, aku tak menyangka kini kau bersama dengan evil itu” Ryeowook yang sejak tadi ada di samping namja berparas manis- Sungmin mencoba memulai percakapannya. Saat ini, mereka ada di kamar Sungmin.

“waeyo? Aku kan sudah menaklukannya Wookie” Senyuman itu mengembang di wajah manisnya, ketika mengingat kejadian tiga minggu yang lalu. Ketika festival olahraga tentunya.

“Arraseo, aku sangat senang jika kau bahagia Hyung. Kalian sangat serasi, sama-sama sempurna”

“Tentu saja, Wookie. Kami couple terJJANG yang pernah ada di sekolah”

“haha, kau benar Hyung. Ah, ya. Tiga hari lagi tahun baru, Hyung. Apa yang akan kau rencanakan dengan Kyu?” Kini wajah Sungmin, terlihat muram ketika Ryeowook bertanya tentang tahun baru. Hari dimana Ia juga berulang tahun.

“Molla, satu minggu setelah tahun baru nanti Kyuhyun akan ke Jepang Wookie. Dan Ia sibuk akhir-akhir ini. Mungkin Ia tidak mengingatnya. Bahkan Natal kemarin saja, kami tidak merayakannya. Dia terlalu sibuk” Nada bicara Sungmin, kini terdengar kecewa jika mengingat Natal kemarin. Natal yang seharusnya menjadi hari paling special bagi semua pasangan kekasih dan merayakannya bersama. Tapi tidak dengan Sungmin, Ia hanya merayakannya sendiri. Tanpa kehadiran Kyuhyun, yang memang sibuk. Sungmin tidak ingin egois, Ia tahu Kyuhyun memang akan sibuk mempersiapkan perpindahan sekolahnya di Jepang. Tentu saja, Sungmin juga akan ikut pindah sekolah bersama Kyuhyun. Tapi Sungmin tidak sesibuk Kyuhyun, karena Ia memang hanya tinggal di Korea untuk sementara. Ia juga tidak perlu menguruskan kepentingan perpindahan sekolah lagi di Jepang, karena ayahnya sudah menyiapkan itu dari beberapa minggu yang lalu.

“Kyuhyun pasti akan mengingatnya, Hyung. Apalagi tahun baru nanti, adalah hari ulang tahunmu” Ryeowook mencoba mengembalikan senyuman manis Sungmin. Menghibur namja manis itu.

“semoga saja, dia ingat. Tidak terlalu sibuk, dengan persiapan bodohnya itu”

“kau benar, Hyung dia memang bodoh. Bagaimana kalau tahun baru nanti, kita rayakan pesta di rumahmu ini, Hyung. Pasti sangat menyenangkan. Aku akan mengajak yesung Hyung, Hyuk, Hae, Wonnie, Bummie, Heenim Hyung, Gege Hyung dan semua anak di kelas. Lagi pula, orangtuamu juga tidak ada di rumah kan? Kita bisa mengadakan pesta tanpa gangguan, Hyung” Ryeowook menatap Sungmin penuh harap. Berharap ulangtahun Sungmin, benar-benar di rayakan. Tentu saja, sebagai kenangan perpisahan karena Sungmin harus pergi ke Jepang satu minggu lagi.

“baiklah, kalau begitu kita adakan pesta untuk ulang tahunku” sungmin tersenyum senang, sungguh Ia sangat senang mempunyai teman sebaik Ryeowook dan lainnya.

“Yoshh,, ayo kita rias rumah ini. Aku akan mengirim pesan pada semuaanya supaya dapat membantu kita. Yeayyy” Ryeowook berteriak senang sambil mengambil I-Phone nya dan mulai mengetik pesan singkat.

.

.

.

Sungmin kini mengutak atik ponselnya kesal. Ingin sekali, Ia membanting ponsel mahal ini. Sungguh Ia sangat kesal dengan namja bernama Cho Kyuhyun kali ini. Tentu saja, bagaimana tidak kesal jika pacarmu sendiri tidak mengingat hari ulangtahunnya. Yap, hari ini adalah pesta perayaan tahun baru, dimana malam pergantian tahun ini namja manis bernama Lee Sungmin genap berusia 18 tahun.

“Aish,, menyebalkan. Ini sudah jam 10 malam, dan dia belum datang kemari. Apa dia benar-benar lupa dengan ulang tahunku?” Sungmin terus menggerutu sebal, berjalan mondar-mandir di ruang tengah Rumahnya. Meninggalkan semua temannya yang kini tengah menyantap berbagai hidangan, dan menunggu tengah malam nanti.

To: Kyuhyunnie

Ya !! Kau benar-benar tidak akan datang ke rumahku??

Minnnie

Sungmin terus mengulang teks pesan itu. Ia forward dan, dikirim ulang pada Kyuhyun. Tapi nihil, Ia sama sekali tidak mendapatkan jawaban dari pesan yang Ia kirim.

“Minnie Hyung, Kyuhyun masih belum membalas pesanmu?” Suara Ryeowook kini menginstrupsi kegiatan Sungmin yang sibuk dengan ponselnya itu.

“Ya, dia tidak membalasnya” Sungmin menunduk sedih.

“Sudahlah, mungkin dia benar-benar sibuk. Lebih baik kita nikmati pestanya” Ryeowook merangkul bahu Sungminm dan menuntun Sungmin untuk kembali ke ruang tengah bersama yang lain.

“Waeyo, Ming? Kyu masih tak menghubungimu??” Heechul yang sedari tadi menikmati snack yang Ia pegang, menatap Sungmin khawatir.

“iya, Hyung. Kalo begitu lebih baik kita nikmati pestanya” Sungmin mencoba tersenyum tipis, dan mulai kembali bergabung dengan yang lainnya. Menikmati makanan yang sudah Ia dan Ryeowook siapkan kemarin, dan juga menikmati Film yang cukup menarik untuk di tonton.

.

.

.

“yeayy,, tinggal 15 menit lagi, kajja kita siapkan kembang api dan kue ulang tahunmu Hyung” Hyukie dan Henry berseru senang sambil mencari peralatan yang mereka butuhkan.

“Baiklah, Minnie Hyung. Lebih baik, kita segera ke atas atap rumah mu. Yesungie chagi, kau bantu yang lain untuk persiapkan semuanya” Ryeowook menatap Yesung dengan tatapan memelasnya.

“Nde, chagi” Yesung pun ikut bergabung bersama yang lainnya, mempersiapkan pesta perayaan ulang tahun Sungmin, dan awal tahun baru.

Ting Tong

Belum sempat Sungmin dan Ryeowook kembali melangkah kakinya untuk ke atap. Kini bel rumah Sungmin berbunyi. Menandakan bahwa ada tamu.

“Aku saja yang buka” Sungmin melangkahkan kakinya menuju pintu kayu besar. Berharap kalau yang menekan tombol Bel itu, adalah orang yang di tunggunya.

Ceklek

Pintu di buka oleh Sungmin. Namja manis itu, kini menatap seseorang yang ada di hadapannya.

“Happy New year, chagi” seseorang itu, yang ternyata adalah Cho Kyuhyun. Kini memeluk Sungmin erat.

“Kyunniiee,, kau datangg” Sungmin membalas pelukan Kyuhyun, tanpa menghiraukan tatapan semua orang yang ada di rumahnya.

“kau membuat Minnie chagi, khawatir bodoh”

“Iya, kau benar-benar bodoh Kyu. Jika kau tidak ingin aku merebut minnie Hyung, seharusnya kau jangan membuatnya cemas”

“Iya, kau sangat bodoh. Apa kau ingat ini hari apa??” dan pertanyaan terakhir yang dilontarkan oleh Yesung kini mengingatkan Sungmin akan semuanya. Yah, kalian benar malam ini adalah ulang tahun Sungmin.

“Memang malam ini, ada apa? Hanya perayaan awal tahun baru saja, kan?” Kyuhyun bertany dengan polosnya, tanpa melepaskan pelukannya pada Sungmin.

‘Mwo? Dia bahkan takmengingat hari ulang tahunku’

“Kau, menyebalkan. Kau bodoh” Sungmin melepaskan pelukannya pada Kyuhyun, dan mulai akan menjauh. Tapi sayang, Kyuhyun menahan lengannya hingga Sungmin tetap diam di tempatnya. Tersenyum menyeringai, mungkin rencananya berjalan dengan baik. Sesuai dengan apa yang Ia perkirakan.

“Ikut aku” Kyuhyun dengan cepat menarik tangan Sungmin masuk ke dalam rumah, dan menuju atap yang ada di rumah Sungmin. Diikuti dengan Ryeowook, Heechul, Yesung, Hyukie, Donghae, Hankyung, Henry, Zhoumi, Leeteuk, kangin, Siwon, Kibum, Shindong.

.

.

Kini Kyuhyun, Sungmin dan lainnya sudah ada di atas atap rumah Sungmin.

“waeyo?” Sungmin bertanya dengan nada kesal, dan mencoba melepaskan genggaman tangan Kyuhyun padanya.

“Hey, kau marah padaku” Kyuhyun kini mengacak-acak rambut Sungmin pelan.

“Ya !! Apa yang akan kau tunjukan Kyu?” Kini Heechul yang sedari tadi menjadi penonton perdebatan kecil KyuMin mulai menginstrupsi kegiatan mereka.

“kalian hanya perlu menyaksikan pertunjukannya. Bersabarlah, hanya beberapa detik lagi” Kyuhyun tersenyum-menyeringai sambil melirik jam tangannya, sementara Sungmin masih mempoutkan bibirnya lucu.

“Hana,, Dul,, Set… Its Show time” Kyuhyun berteriak senang, sambil mengadahkan kepalanya begitupun semua orang yang ada di sana. Kini terlihat tulisan besar menghiasi langit, yang di akibatkan oleh letupan kembang api. Membuat semua orang yang ada di sana menatap takjub, termasuk juga Sungmin yang kini terlihat sangat terharu dengan pemberian dari namjachingunya ini.

‘Happy BirthDay Cho Sungmin. I yield to you’

Tulisan itu terus bergantian menghiasi langit malam kota Seoul. Letusan kembang api, yang Menandakan pergantian tahun dan juga Hari kelahiran seorang Lee Sungmin.

“Kyunieeeeeee” Sungmin langsung memeluk Kyuhyun dengan sangat erat. Sungguh, Ini adalah ulangtahun yang sangat special baginya.

“Hm,,?” Kyuhyun membalas pelukan Sungmin, merasa senang karena rencananya berhasil sempurna. Sementara semua orang yang ada hanya bisa menikmati pertunjukan yang di sajikan namja evil ini.

“Gomawo, Kyu. Aku kira kau lupa hari ulang tahunku”

“Aku tak mungkin lupa padamu, chagi” Kyuhyun melepaskan pelukannya, dan menatap Sungmin penuh sayang. Seolah mengisyaratkan bahwa Ia benar-benar mencintai namja ini.

“Apa aku sudah menaklukanmu, Kyu?” Sungmin menatap Kyuhyun, dengan tatapan puppy eyes nya.

“Tentu, kau sudah berhasil Cho Sungmin” Kini Kyuhyun sudah berlutut di hadapan Sungmin, menggenggam tangan Sungmin dan mencium punggung tangannya.

“saranghae, Minnie-ah. Walaupun kita tidak bisa selalu bersama, mulai sekarang kita akan melakukan semuanya bersama. Tidak seperti kemarin. Dan setelah lulus nanti, menikahlah denganku Cho Sungmin, dan selamanya berada di sampingku” Sungguh Sungmin sangat ingin menangis, ketika Kyuhyun kini berlutut di hadapannya,ini benar-benar ulangtahun yang sangat membahagiakan baginya.

“Kau tahu, Kyu? Tidak semua orang bisa menjadi pendampingku, bersyukurlah aku sudah terikat denganmu Kyu” Sungmin langsung memeluk Kyuhyun, hingga membuat Kyuhyun yang dari tadi berlutut kini terbaring, dengan Sungmin yang menindihnya.

“Aku tahu itu, Cho Sungmin” Kyuhyun kembali menatap Sungmin dengan onyx kelamnya, dan dengan gerakan cepat kini Kyuhyun sudah meraup bibir shape ‘M’ Sungmin. Melumatnya lembut, dan sesekali mengigitnya dengan pelan. Membuat Sungmin membuka mulutnya, dan membiarkan lidah Kyuhyun mengabsen semua yang ada dalam rongga hangat Sungmin.

“hmphh,, kyuhmmpp…” Sungmin melengguh pelan dalam permainan lidahnya bersama Kyuhyun. Tanpa memperdulikan tatapan ke 13 namja yang masih menatap posisi mereka tanpa berkedip.

“Sebaiknya kita pulang saja, mereka bahkan lupa keberadaan kita. Kajja, jangan ganggu mereka” Heechul yang sedari tadi sudah bosan dengan kemesraan KyuMin kini mulai keluar menuju atap, sambil menggandeng lengan Hankyung, dan bergelayut manja.

“Heechul benar, sebaiknya kita pulang saja” Donghae pun menarik Eunhyuk, dan mengikuti Heechul keluar dari atas atap. Diikuti oleh semuanya.

“Yesung Hyung, aku juga ingin kau membuat hadiah seperti yang di lakukan Kyuhyun” Ryeowook yang sedari tadi menikmati pertunjukan kembang api bersama KyuMin itu, kini menatap Yesung penuh harap.

“Anything for you, baby” Yesung tersenyum penuh arti, dan mencium puncuk kepala Ryeowook penuh sayang, dan menggandeng tangan Ryeowook untuk keluar dari atap. Meninggalkan KyuMin yang masih betah dengan permainan mereka.

.

.

.

Ruangan bercat merah muda ini, kini terasa sangat panas. Padahal AC sudah di pasang agar tidak terlalu panas. Ah- ralat, ini juga musim salju yang sangat dingin. Tapi ruangan berwarna merah muda ini, entah megapa terasa sangat panas bagi kedua namja ini.

“ouhh,,, kyuuhhh,,,..” Namja manis bernama Sungmin, yang kini tengah bergerak gelisah saat sesuatu yang basah menggelitik nipplenya.

“ashh,, kyuhhhsshhh,,” Sungmin terus menekan kepala namja- Kyuhyun yang kini sedang sibuk mengulum nipple dengan lidahnya, dan memilin nipplenya yang sudah menegang.

“nghhh,,” Sungmin mendesah kecewa ketika Kyuhyun melepas kulumannya pada nipplenya.

“Kau menikmatinya, Hyung?” Kyuhyun kini tersenyum menyeringai, melihat Sungmin yang sudah berbaring pasrah di hadapannya.

“ahhh,,,” Sungmin kembali mendesah ketika Kyuhyun tanpa aba-aba memasukan jarinya di hole nya. Sungguh ini adalah pengalaman pertama baginya.

“Kau ingin aku berhenti?” Kyuhyun mendiamkan jarinya di hole hangat milik Sungmin.

“Te-Terserah kau” Sungmin memalingkan wajahnya, tidak ingin Kyuhyun melihat wajahnya yang tengah memerah Sempurna.

‘Tentu saja, harus di lanjutkan’

“Baiklah aku berhenti kalau begitu” Kyuhyun dengan seringaian yang masih menghiasi wajahnya, kini Kyuhyun melepaskan jarinya pada hole Sungmin.

‘Mwo? Berhenti? Kau benar-benar menyebalkan, Kyu’

Kini Kyuhyun sudah berbaring di samping Sungmin, menutup matanya perlahan. Jujur saja, keadaan keduanya sudah sama-sama FULL NAKED. Sangat tanggung jika tidak di selesaikan (?)

“A-Aku ingin hadiahku” masih dengan wajah yang bersemu merah, Sungmin mulai mendekat kearah Kyuhyun dan menindih namja yang lebih tinggi darinya itu.

“Apa yang kau inginkan?” Kyuhyun menatap Sungmin yang kini tengah menatapnya penuh harap.

“A-Aku,,, aiishhh,, Ya ! Kyu,, jangan menggodaku” masih tetap menindih Kyuhyun, walaupun sedikit sebal dengan kelakuan kekasihnya ini. Sungmin mencium leher Kyuhyun pelan. Membuat kyuhyun merasakan aliran darahnya mendesir.

“Aku tidak menggodamu, Chagi. Katakan apa yang kau inginkan?” Kyuhyun mencoba menahan desahannya, saat Sungmin menghisap lehernya dan membuat tanda kepemilikannya disana.

“kau tahu apa maksudku, Kyu” sudah puas mencium leher Kyuhyun, kini Sungmin mulai mengelus Little Cho yang sudah menegang.

“ming,,sshh,…” Desahan pelan Kyuhyun terdengar, menandakan Sungmin berhasil menggodanya.

“Jadikan aku milikmu, Kyu” Dengan gerakan cepat, kini Kyuhyun sudah membalikan posisi mereka.

“as your wish, chagi” Kini Kyuhyun mulai mencium bibir plum yang sudah membengkak sempurna, akibat ulah sebelumnya. Lumatan yang sedikit kasar, tapi sangat nikmat itu kembali terjadi yang selalu membuat Sungmin ketagihan.

.

.

.

“ouhh,, Kyuhhh,, sshhh,, fashh,,, therrrrsshhh”Tubuh Sungmin melengkung keatas, tanda bahwa Ia sangat menikmati gerakan in-out Kyuhyun.

“Asshh,, Ming shh,,,” Kyuhyun terus menggenjot tubuh Sungmin yang ada di bawahnya. Menyodokan Little Cho nya pada hole Sungmin dengan tempo cepat.

“ouhh,, Kyuhhh Deepperrsshhh,,..” Sungmin kembali meracau tak jelas, kala Kyuhyun menyodokan juniornya tepat di prostatnya.

“sempithh.sshh Mingsshh,, ahn,” Kyuhyun menggerakan Little Cho nya dengan sangat cepat, memanjakan prostat Sungmin. Merasakan junior Sungmin sudah menengang sempurna, Kyuhyun kembali mengocok pelan Junior Sungmin. Membuat Sungmin merasakan kenikmatan tiada tara. Seperti ada sesuatu yang akan keluar dari perutnya, dan,-

“Akhh,, Kyuhhh,,” Sungmin mengeluarkan orgasme yang kedua kalinya. Cairan cum nya membasahi tangan Kyuhyun, dan perutnya.

“hah,, hah,, ha,,” Kini Sungmin sudah terkulai lemas, dengan Kyuhyun yang masih menggenjotnya.

“selesaikan,, Kyuhh” masih dengan nafas yang tersenggal-senggal, Sungmin mencoba untuk terus melanjutkan permainannya.

“ouhsshh,,” Kyuhyun terus mempercepatan gerakan in-outnya pada hole Sungmin. Sampai Ia merasakan Juniornya sudah berkedut menandakan bahwa sebentar lagi Kyuhyun akan cum, dan benar saja. Beberapa menit setelah genjotannya,-

“Argghhtt,, Mingghhh” Kyuhyun jatuh terkulai di atas tubuh Sungmin. Tersenyum tulus melihat Sungmin yang sudah terbaring lemas.

.

.

“Kyu, kau tahu ini adalah hadiah sempurna untukku” Sungmin kini mengeratkan pelukannya pada Kyuhyun.

“Aku tahu itu, chagi. Karena aku telah menyempurnakannya” Kyuhyun mengecup pelan dahi Sungmin.

“Kyu, aku ingin kau mengabulkan semua permintaanku”

“katakan aja, aku adalah namja sempurna yang ada di dunia ini. Aku pasti bisa memenuhi semua yang kau inginkan”

“Aku hanya ingin kau selalu berada di sisiku, selalu menghubungiku supaya tidak membuatku cemas. Dan selalu ci-cium aku dan terus katakan kau mencintaiku selamanya. Itu yang ku inginkan” Sungmin menutup wajahnya dengan telapak tangannya. Sungguh Ia, sangat malu mengatakan hal itu.

“Tanpa kau pinta pun, aku akan mengabulkannya chagi” Kyuhyun kembali menindih Sungmin, dan menyingkirkan tangan Sungmin dari wajahnya. Mempertemukan onyxnya dengan foxy milik Sungmin.

“Aku sangat mencintaimu Cho Sungmin. Jeongmal saranghae”

“Nado saranghae, Cho Kyuhyun” Kyuhyun kembali mencium bibir Sungmin, membawa Sungmin kembali ikut dalam permainannya.

“lakukan sekali lagi, Ming. Kau membuatku kembali horny” Kyuhyun kembali menggerakan juniornya yang masih bersarang di hole Sungmin.

Hanya desahan dan eranganlah yang menjadi saksi cinta tulus mereka di kamar berwarna merah muda ini.

FIN ^^

Maaf NC nya super gaje dan gak HOT ._.

Saengil cukahae, Ming Chagi… semoga tambah Lucu dan semakin sempurna \(‘o’)/

And last Mind to RCL Please ^^

One thought on “LOMBA FF KYUMIN | YOU MUST CONQUER WITH ME, KYU ! | TWOSHOOT / End/ NC

  1. Ahh..akhirnya bisa riview juga…
    Hohohohohoho…
    Minnie malu2 mau,ne? Hehehe
    tenang saja minnie tanpa kyu minta juga kau akan mendapati yang tak kau ketahui..hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s