CRAZY 4 U || ONKEY || YAOI || OS

Crazy 4 U

Author : rainy hearT

Length : OneShoot

Rated : T

Cast :

-Lee Jinki a.k.a Onew

-Kim Key Bum

-Other SHINee member

Pairing : || ONKEY ||

Disclaimer : Semua cast belongs to God and themselves. Dan seperti biasanya, jika saya bisa saya sudah meng-Klaim seorang Lee Sungmin menjadi milik saya.#Mimmpi….#

Genre : ||Drama || Romance||Humor||

Warning : || BL/ YAOI || Gaje || typo’s || EYD tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia||

Summarry : || Just your love can make me going crazy, and all the things that i would do, that’s just  a simple things that i need to show you, HOW MUCH THAT I LOVE YOU||

Another PRESENT From Me

 

CRAZY FOR YOU

 

Just ONKEY

 

Please be Patient With me. Don’t Like Don’t Read. No copas No bash. Kritik and saran yang mendukung selalu diterima dengan tangan dan hati yang terbuka.

 

Maafkan untuk yang berchapter. Karena kebanyakan kerjaan jadi ini aku kasih yang oneSHOOT. And lagi~ maklumin jika judul ma isi kagak nyambung. Hahhaa…

.

HAPPY READING

.

.

 

>>> Crazy For You<<<

 

.

.

.

 

.

.

.

“Untuk apa hyung?”

Namja cantik plus imut yang satu ini ikut berjongkok disisi namja yang tak kalah imutnya. Pipi chubbynya menggembung lucu saat ia tengah berfikir keras.

“Hyung~”

“Yak~ Taeminnie! Jangan ganggu aku. Aku harus memberikannya pada Key besok. Dia ulang tahun.”

“Lalu? Kenapa memberi ini?”

“Key pernah bilang jika ada kucing berbulu pink pasti sangat cantik.”

“Tapi hyung, kasihan kucingnya. Dia bisa mati karena cat rambut-mu itu.”

“Ssssttt… diamlah Lee Taemin. Nanti kau bisa membangunkan kucingnya.”

Taemin menggeleng pelan. Ia tak percaya jika kucing itu sanggup bangun. Terlihat dari perutnya yang besar menandakan kucing itu sangat kekenyangan. “Lagi pula dia kekenyangan hyung, jadi tak mungkin bangun.”

“Hahaha… Iya. Kau benar. Aku bahkan memasukkan obat tidur di makanannya tadi.”

“Mwo?!”

.

.

.

.

Onew lagi-lagi tersenyum senang melihat hasil pekerjaannya. Sebenarnya masih banyak hal yang mungkin akan ia lakukan untuk memberi kejutan pada Key. Hari dimana dia juga akan menyatakan perasaannya pada sang DIVA yang begitu di puja di sekolahnya.

Onew menengok ke semua arah yang bisa ia lihat. Mengendap-endap di sisi tembok kelas persis seperti pencuri. Dengan membawa satu  kotak besar berisikan kucing yang mungkin sudah sesak nafas karena tertahan di dalam kardus yang berbalut kertas kado berwarna pink dengan motif kucing berwarna pink juga, dan tak lupa pita pink yang cantik semakin membuat hadiah itu terlihat manis  dan PINK. Hahaha… Onew tahu benar jika Key sangat menyukai warna itu.

Jangan lupakan juga, jika Onew juga tengah bersusah payah menggigit bunga mawar berwarna pink yang sangat cantik. Hanya setangkai, dan itupun ia dapatkan dengan mencongkel isi celengan berbentuk sapi kesayangannya.

Harga kucingnya saja sudah mahal, mawarnya, kotaknya ah~ lupakan.

“Hyung?”

Onew sedikit terkejut saat tepukan itu menyapa bahunya. Untung saja ia tak ceroboh dan menjatuhkan semua kejutan untuk Key. Menatap tajam penuh kekesalan pada namja tinggi yang menahan tawanya saat melihat Onew.

“Kau mau kemana, hyung?”

“Ah~ akhha mah pargh…” Onew bersusah payah mencoba menjawab pertanyaan Minho, bibirnya sedikit sakit saat tak sengaja bibir itu menyentuh duri halus dari tangkai mawarnya.

“Aish… letakkan dulu bunganya, tak akan jatuh juga!” namja tampan itu dengan seenaknya mengambil bunga di mulut Onew dan meletakkannya.

“Yaks~ Minho-ya! Kau merusak rencanaku! Sini, kemarikan bunganya!”

Onew bersungut kesal, kemudian dengan cepat berlalu dan melintasi Minho yang bengong begitu saja. Onew kembali menggamit (?) bunga mawar itu dengan kedua sisi giginya. Sedikit meringis saat tak sengaja kembali bibirnya menyentuh duri halus mawar itu.

“Ada apa sih? Aku ‘kan hanya ingin mengatakan jika Key mungkin tak berangkat, dia sakit karena hal kemarin.” Minho menggumam pelan dan kemudian lebih memilih kembali ke kelasnya.

Yeah… tontonan gratis kemarin membuat Key jatuh sakit. Saat namja itu terus saja tak bisa menahan senyumnya dan berjalan di bawah hujan.

.

.

.

Falshback On

 

.

 

Kemarin siang

.

“Key!!!”

Namja bermata bulan sabit itu berlari cepat dan berusaha untuk menghampiri Key. Tapi sepertinya Key sedang tak ingin diganggu sekarang. Suasana hatinya akan semakin bertambah buruk jika si Dubbu tampan itu terus mengusik hidupnya.

“Key!”

Dan akhirnya, meski Key mencoba berlari menghindari Onew tapi seakan semua sia-sia. Namja itu selalu dengan mudah menangkap pinggang  ramping Key. Ck… siapa yang tak tahu dengan keanehan namja berkacamata tebal dengan mata sabit dan bibir yang err~ dia benar-benar menggemaskan.

Bukan~

Dia bukan nerd atau kutu buku kebanyakan. Tapi, yeah~ itulah style seorang Lee Jinki a.k.a Onew. Jika ditanya kenapa dia tak berpenampilan wajar maka dengan mudah ia akan menjawab, ‘Ketampananku hanya untuk Key.’ Hahahaa…. narsis sekali.

“Lepaskan aku!” Key mencoba melepaskan lengan itu dari pinggangnya. Tapi yang ada malah Onew semakin mengikatnya kuat dan sedikit memaksa Key untuk mengikuti langkah kakinya.

Key, bukanlah diva galak yang sama sekali tak punya perasaan. Dia ramah, pintar dan sangat mengagumkan. Yeah… he is almighty Kim Keybum. Adorable and loveable.

“Shireo!!” Onew menggeleng cepat dan hampir saja menjatuhkan kacamata tebalnya.

“Lepas, Dubbu aneh!”

“Aku tidak aneh, aku tampan!”

“Heuh! What?! Tampan kau bilang?” Key menggeleng dan memasang wajah sedihnya. Membuat Onew diam seketika  dan membuat pelukan kedua lengan Onew melemah. Jujur, namja bermata sabit itu sedikit putus asa dan mulai merasakan yang namanya malu. Bukan sekali dua kali, Key mengatainya aneh, jelek atau nerd.

Dia sudah terbiasa. Tapi, hey~ itu sebelum Onew menunjukkan sisi tampan dari wajahnya. Setelah ia menunjukkan ketampanannya pun, kenapa Key tetap saja tak menyukainya? Hahha… jangan lupakan rambut klimis bak piring mengkilat itu semakin membuatnya tampan (?) saat itu (read: menurut pemikiran Onew, dia tampan dengan rambut Klimis dan juga wangi parfum yang sangat menyengat dan berbau aneh kebanggaannya). Meski tak berbalut kaca mata aneh, tapi Onew masih terlihat aneh. Untung saja, dia masih keras hati dan selalu berusaha untuk mendapatkan Key.

“Wae Key? Bukankah aku cukup tampan? Lagipula aku juga pintar, jadi apa lagi yang kau harapkan? Semuanya sudah aku penuhi, tapi maaf untuk syarat yang bertubuh seperti Minho~ aku sungguh tak bisa memenuhinya. Kau tahu bukan, jika aku sudah seperti ini dari sananya. Dari Tuhan dan aku tak mau merubah apapun?”

Dan~ Hei… what the~

 

 Apa sekarang Key sedang diceramahi oleh namja itu?

Key menggeleng dan tersenyum. Ia membenarkan seragam Onew dan kemudian melepas kacamatanya. “Begini lebih baik, kau tampan~ tapi sayang aku sama sekali tak tertarik dengan namja aneh sepertimu. Dan lagi pula aku punya mimpi, bertemu pangeran tampan dengan mawar berwarna pink yang ia bawa di bibir merahnya. Mendekatiku, melangkah perlahan dan membawakan aku box berwarna pink dan saat aku membukanya~”

Key mernyatukan kedua tangannya. “Akan ada kucing pink yang sangat cantik dan langsung melompat memelukku.”

“Eoh?” Kening Onew mengerut mendengarkan penjelasan Key. ‘Pink?’

“Nde, itu impianku. Tapi yeah~ hanya impian. Sudahlah, lagipula aku sedang tak tertarik pada namja apalagi namja aneh sepertimu. Dan mungkin project tahun depan aku akan mencoba mencari yeoja yang cantik dan sexy dan kaya~ ah… itu bagus. Aku bisa menjadikan mereka model di studioku sendiri.”

Key terus mengoceh-kan tentang impiannya sambil berjalan. Mengabaikan Onew yang masih kaku berdiri di dibelakangnya dan mengabaikan hujan yang mulai mengguyur tubuh mereka. Namja cantik itu terlihat semakin mempesona di mata Onew.

Dengan butiran air hujan yang mulai membasahi seragamnya, dan saat ia melepaskan blazer dan menyisakan kemejanya saja. Berputar ditengah lapangan and really~ he is the name of beauty.

Onew mengembangkan senyumannya. “Key~ saranghae!” Onew berteriak keras dan mendekat pada Key. Sementara Key hanya mengernyitkan keningnya. Ia kemudian menepuk pelan bahu Onew.

“Akan sangat membosankan jika pacaran denganmu, terlebih sebentar lagi kau lulus dan meninggalkan aku. Sudahlah lupakan saja~”

“Ahni! Aku akan tetap bersamamu dan menjagamu Key~ percayalah.”

Key hanya mengangguk dan kemudian berlalu dari hadapan Onew. Namun, entah apa yang terjadi padanya. Mungkinkah ia mulai menyukai sunbaenya itu? Dia sendiri tak tahu apa yang sebenarnya tengah ia lakukan.

Dengan berani mendekati Onew dan kemudian tersenyum. menatap dalam pada wajah dengan pipi chubby yang masih terus menatap kagum padanya. Tangan Key terulur untuk mengusap pelan pipi Onew. “Aku percaya kau akan melakukannya. Tapi mungkin itu suatu saat nanti. Jika sekarang, kurasa kita harus lebih banyak belajar lagi.”

Tersenyum dan semakin membuat bibir apel itu merekah. Dengan deguban jantung yang saling berpacu antara keduanya, saat merasakan jarak yang semakin menipis~ Degh…~

.

Chu~

.

Ciuman sekilas di bibir Onew yang begitu merah menahan dingin, hingga langsung menghangatkan tubuh namja itu sampai ke sel terkecil di darahnya. “Eoh???” Mengernyit tak percaya dengan apa yang baru saja terjadi. Menatap wajah di hadapannya yang terlihat begitu nyata. “Key….” Bergumam lirih dan menatap lembut pada mata Key.

Tangannya mulai terulur untuk menyentuh wajah halus yang selalu tersenyum ramah itu. Namun Key memundurkan langkahnya. “Waeyo Key?” Onew bertanya dengan nada penasarannya.  Sungguh, ia ingin memastikan jika ini bukan mimpi,

Key hanya tersenyum dan kemudian berlari cepat kembali mengitari lapangan dan tapan yang menjadi satu itu. Mengabaikan pandangan aneh yang tertuju padanya dari banyak siswa yang sedari tadi hanyut dengan tontonan gratis seorang DIVA disekolah mereka.

Sementara itu~

Onew harus menahan rona merah diwajahnya yang sepertinya tak akan tertutupi oleh air hujan.

 Dan kemudian ia melonjak senang, mendekati semua hobae dan chingu-nya. “Kalian melihatnya!? Dia menciumku! Key-ku menciumku!!!”

.

.

.

Falshback off

 

.

 

.

 

“Key~”

Onew berkeliling distudio Key. Studio khusus~ errr … kelas fashion dan modeling yang khusus diminta Key. Ia mendekati Taemin yang sedang sibuk merapikan gaun yang akan di pakai modelnya untuk pameran di akhir pekan besok.

“Dia tak ada hyung.” Taemin bergumam pelan dan kemudian menghentikan kegiatannya saat melihat Onew yang terus saja mengganggu siswa lain yang sedang merapikan studio itu. Taemin meninggalkan pekerjaannya dan mengernyit aneh.

Ia memang tahu tentang rencana kucing pink aneh itu. Tapi bukan berarti ia juga tahu tentang rencana Onew yang lainnya. Terlebih saat melihat penampilan Onew.

“Wae? Kenapa menatapku seperti itu?” Onew yang merasa risih dengan tatapan Taemin kemudian mencoba membenahi kira-kira apa yang belum pas di tubuhnya. “Siapa yang tak ada?”

Taemin menggeleng. “Ahni, hanya saja~ aishh… Key hyung tak ada disini.” Jari telunjuk Taemin mengarah pada kotak pink dan mawar pink yang ada diatasnya. “Dan apa itu? Kau bilang akan memberinya kucing, kenapa kau malah membawa box ini?”

 

Salahkanlah kedua namja bersaudara ini sama-sama sibuk dengan dunianya. Bersaudara, bukan berarti mereka bersama setiap harinya. Ia membantu Onew meletakkan box itu diatas meja.

“Itu~ rahasia…” Onew tersenyum aneh dan kemudian mendekati pakaian-pakaian yang ada di studio itu.

“Ishhh…” Taemin merengut kesal. “Baiklah, kalau tak mau mengatakannya maka aku juga tak akan memberitahumu dimana Key hyung.”

“Eoh? Memang dia tidak ada disini?”

“Sudah kubilang, tidak ada dan dia sakit. Jadi kuharap kau tak memberi kejutan berlebih padanya. Ini ulang tahun ke-17 dan harusnya menjadi hari terbaik dalam hidupnya. Jadi jangan merusaknya dengan tingkah konyolmu.”

“Eh? Sejak kapan kau seperti Umma begini?” Onew mengacak rambut jamur Taemin. “Kau benar-benar cerewet seperti Umma.” Onew kemudian memilih satu baju putih dengan aksesoris lengkap berwarna biru. “Aku pinjam ini, dan jebal~ katakan dimana Key.”

“Yaiks… kau jangan merusak propertiku atau Key hyung akan  menggantungku jika ada satu pakaian yang rusak atau bahkan hilang.” Taemin mencoba merampas pakaian itu namun percuma. Dan Hyung-nya yang terjebak dalam tubuh kekanakkan itu benar-benar membuatnya mati kutu, terlebih dengan puppy eyes yang sedang dilancarkannya sekarang.

“Katakan padaku baby Tae~ bukankah kau ingin melihatku bahagia?”

“Aish…. baiklah~”

“Dan aku meminjam ini.”

“Ish, terserah kau sajalah.”

Taemin kemudian menuliskan sesuatu dan memberikannya pada Onew. “Datanglah ke tempat ini. Dia ada disana.”

.

.

.

“Huah, akhirnya sampai juga.”

Onew mendesah melepaskan lelahnya. Sedikit mengusap keningnya dan menatap penuh harap pada box yang ia bawa dan juga bunga mawar yang masih terlihat segar (?). bunga mawar dengan pucuk –pucuk kelopak yang sudah menghitam itu  berhasil menunjukkan berapa lama perjalanan Onew menuju ke rumah peristirahatan Key. Key memang sedang sakit tapi, ia tetap ingin menikmati hari ulang tahunnya.

Dan jadilah ia mengumpulkan begitu banyak anak kecil disekitar villa itu. Membagikan hadiah dan juga kue dan permen ke semua anak yang ada disana. Sesekali bersin dan mengusap keningnya.

Tubuhnya terasa dingin namun ia juga berkeringat. “Aishh… kenapa pusing begini.”

Key berjalan pelan kemudian duudk di salah satu kursi yang ada disana. Memilih untuk tak mengikuti event akhir pekan dan beristirahat. Yeah~ Key sudah banyak bekerja dan saatnya sekarang ia harus liburan.

Ia mengucek kedua matanya, berharap apa yang ia lihat hanya kebetulan atau bayangannya saja. Namun sepertinya ia harus mulai percaya jika bayangan yang semakin mendekatinya itu nyata. Dan terlebih dengan baju aneh dan juga box pink serta mawar pink di bibir merah penuh itu.

“Onew…”

Key menggumam pelan dan menggeleng saat  ia yakin jika namja itu memang nyata. Tersenyum melihat tingkah konyolnya.

Onew memberikan isyarat agar Key menerima bunganya, kemudian ia sendiri meletakkan box itu di pangkuan Key dan mulai bertepuk tangan.  “Saengil chukkahamnida, nae sarang Lee Kibum~ ups… Kim Kibum. Saengil chukka hamnida.”

“Eh? Bajumu?”

Key menyadari, ada yang sedikit aneh dengan pakaian onew. Terlebih dengan style pakaiannya yang terlihat errr~ “ Darimana kau mendapatkan baju itu?” Tanya Key penuh selidik.

“Aku meminjam dari studiomu. Yeah, aku ‘kan ingin menjadi pangerannya. Jadi sepertinya baju ini cocok. Kau bilang ingin pangeran tampan membawakan hadiah ulang tahunmu. Nah, lihatlah sekarang.”

Onew melihat penampilannya sendiri, dan jangan lupakan rambut acak-acakannya yang terlihat berantakkan karena tertiup angin. Bersyukurlah, jika mungkin gel rambut Onew sedang habis. Hingga style seperti itu membuat dia terlihat ‘Tampan.’

Key mengembangkan senyumannya. Dan perlu diingat, jika  seorang Key sama sekali tak mempunyai satu titik kasar atau buruk pun dalam kelakuannya. Dia selalu terbuka dan menerima apapun. Jarang membentak dan berkata kasar. He is awesome.

“Baiklah, aku terima hadiahnya.”  Key membuka kaitan pita dan kertas kado itu. Sangat berharap jika hadiahnya akan sangat istimewa. Mengingat betapa Onew sangat gigih terus mengejarnya, tak seperti namja lain yang malah minder dengan kesempurnaan Key.

“Eh?” Key mengernyit aneh saat melihat hadiahnya. “Ommo, kenapa ini?”

“Eh, wae?” Onew ikut mendekati box yang cukup besar itu. “Bukankah kau menyukai pink, jadi~”

“Jadi kau mengecatnya?”

Onew mengangguk cepat. “He-hem… aku mengecatnya. Tapi tenang saja, hanya cat rambut yang kena air sabun pun hilang.”

Key mendesah lega. “Kau tahu, kau hampir membunuhnya. Lihatlah, wajah tertidurnya saja terlihat kasihan begini.” Key mencoba mengangkat kucing dengan warna soft pink itu ke pangkuannya.

“Tenang saja, dia tak akan mati. Lagi pula ia pasti juga sedang bermimpi. Aku memberinya obat tidur.”

“Mwo?”

“Nde~ ehhehe…. praktis dan tidak merepotkan.”

Key hanya bisa bersweatdrop ria mendengar jawaban dari wajah polos itu. Ia melihat Onew tengah menyeka keringatnya. Apakah dia sangat lelah? “Kajja, masuk kedalam rumah. Aku akan membuatkanmu minuman dingin. Sepertinya kau lelah sekali.”

“Ah~ ahni.” Onew menggeleng dan menggaruk tengkuknya. “Hanya berjalan dari bawah sana menuju ke sini. Harusnya mobilku bisa sampai sini, tapi karena ada penutupan jalan terpaksa aku harus berjalan kaki.”

“Eh? Benarkah?” Key menoleh pada Onew. Ia melihat penampilan namja itu. Sungguh, ia harus bersusah payah menahan senyumannya melihat sunbaenya yang satu ini. “Kasihan sekali.” Key menggeleng dan memasang wajah simpatinya. Kemudian dia membantu melepaskan pakaian berlapis-lapis yang dipakai Onew. “Lepaskan ini dan kau masuk ke kamarku. Buka kabinetnya, dan pilih sendiri baju yang cocok untukmu. Aku akan membuatkan minumanmu.”

“Ah~” Onew mengembangkan kembali senyumannya. “Kau yang terbaik Key, itulah kenapa aku tak menyerah. Loving you, just the only thing that i need to do in all of my life time.” Onew tak segera pergi, ia malah meraih jemari Key dan menggeggamnya kuat. “That’s why~ i love you Key, kau sempurna dan~” Onew mendekatkan tubuhnya. Mendekati telinga Key.

Jantung namja itu sungguh tak beraturan lagi. Sekarang yang ada malah Key yang menggenggam kuat jemari itu. Tubuhnya memanas saat merasakan nafas hangat Onew mulai mendekatinya. Bolehkah~ jika Key mencobanya sekarang. Atau, katakanlah jika Onew memang hadiah untuknya.

“Aku, pangeran tampanmu. Eum~ sudah cukup tampan bukan?”

Key mengangguk canggung. Tak dapat ia ingkari jika namja yang kini menyusupkan satu tangannya di pinggang rampingnya itu memang terlihat tampan. Terlebih saat Onew dengan sengaja menarik tubuh itu kepelukannya.

“Dan aku, pangeran tampan yang akan memiliki seorang almighty~ kau sempurna, Key.” Onew mencium kecil telinga Key. Kemudian tersenyum dan menatap lembut wajah Key yang diam kaku merasakan semua perlakuan Onew. “Cantik~”

.

Blushh…

.

Oke~ Key tetap namja pada kenyataannya. Dan dia juga tak suka dikatakan cantik. Tapi entah mengapa sekarang wajahnya terasa memanas. Aish… dia mulai termakan rayuan Onew. Dan hey~ darimana namja itu belajar merayu seperti itu.

Terlebih saat wajah Onew kembali begitu dekat dengan Key. Wajah serius dan juga jemari yang mengusap lembut pipi Key. “Sangat cantik, be my boy baby….”

“Eh?” Key mengerjapkan kedua matanya. Mencoba tersadar dan kembali mengumpulkan semua kepingan jantungnya yang mungkin saja jatuh di udara yang terus saja memanaskan tubuhnya.

“Be, the one and only~ who life with me ‘till death do us apart.” Onew mengusap bibir apel itu dengan ibu jarinya. Pandangannya begitu tajam mengarah ke bibir yang terlihat sangat menggoda itu. “Be the one and only~ the one who always feel my love. I like this cheek…”

Key merasakan tubuhnya memanas saat bibir itu menyapa penuh pada pipi, hidung mungilnya, dagunya dan hingga usapan ibu jari itu membuatnya gemas. Entahlah, ia sungguh tegang dan sialnya sama sekali tak bisa melepaskan dri dari namja ini.

“And this lips.”

Dan bibir itu menyapanya. Sebuah sentuhan yang  berbeda. Bukan seperti Onew yang aneh dengan rambut klimis dan kacamata bodohnya. Tapi, inilah pangeran itu. Dimana Key bisa memeluk erat dan meremas pelan rambut namja itu.

Merasakan hangatnya lidah yang merasuk ke dalam mulutnya. Membiarkan ciuman itu semakin melupakan rasa demam dan pusing yang ia rasakan sedari tadi.

“Eunghh…eummmhhhh…mmmhhh…”

Key melenguh saat merasakan ciuman Onew yang semakin menuntut. Melumat dan menghisap kuat bibirnya. Menggigitnya pelan dan kemudian memainkan lidahnya di bibir Key. Seakan mencoba membersihkan bibir apel itu. Dan jangan lupakan sentuhan terakhir di sudut bibir Key.

Onew mengangkat wajah Key yang terus saja mencoba menunduk. Ia sungguh mengagumi ciptaan Tuhan yang satu ini. “Hei, cantik. Would you like to let me be the one and only~ who can feel all your love? Fill your heart with full of all my love for you? Be the one, who always be with you  everytime in our life?”

Onew tersenym begitu tampan dan ia kemudian teridiam. Menunggu jawaban dari key. Dan sepertinya namja itu sedikit bingung atau entahlah~ mungkin dia masih kehilangan dirinya.

.

Pukk…. puk…

.

Onew menepuk pelan pipi Key. “Hey~ ayo jawab aku.”

“Eh?”

Key mengernyitkan dahinya. Namun semua pikiran jahilnya hilang saat melihat wajah menggemaskan penuh harap itu. “Sunbae~” Key membenarkan hanbok Onew dan kemudian fokus memainkan kedua telapak tangannya dan mengusap dada Onew.

“There’s no one of so many words that’s i can say~”

.

Brughhh…

.

Sedikit kuat, Key menarik Onew agar namja itu jatuh bersamanya. Posisi diatas tubuhnya dan sedikit nyaman meski ia harus terbaring di sofa bed kesayangannya. “Yes, i will baby…”

Menyatukan kembali bibir mereka. Dan Onew tersenyum dalam hati. Dia tahu, dia akan memangkannya. Hadiah terbaik sepanjang hidupnya.

Dan Key tahu, Onew adalah hadiah terbaik yang diberikan Tuhan untuknya. Ia tak perlu beribu ucapan selamat dan juga bingkisan cantik dan mahal. Yang ia butuhkan hanya seseorang yang akan selalu bersamanya seumur hidupnya.

“Eumhh…. love you Key…”

“Ammmmhhh…”

“I like this lips…. eumhhh….”

Membiarka semua menyatu dalam kehangatan tuh mereka.  membiarkan Onew terus menghujaninya dengan ciuman kecilnya.

“I like your smille…”

.

“I love your beauty face…”

.

“I love this body….”

“Ahhnn…”

.

“And I love tobe the one who win all your love.”

“ Ahnnn….mmmhhhh….”

.

.

.

.

Mengukur cintamu, bukan dari berapa lama kalian mengenali cinta itu. Tapi berapa lama kalian bisa saling mengerti dan memahami. Memaklumi apapun yang menjadi kekesalan kalian. Mengalahlah jika sudah tak mampu. Tapi, jika kau yakin bisa~ maka lakukanlah sampai tuntas, and be the WINNER.

.

.

.

.

END

.

.

.

Hei~ hei~ hei~

 

Aku datang lagi. Minta maaf banget ma drama after. Sungguh pendek and jelek bin aneh. Hahaha… abaikan.*plakkk*

 

Aku akan menggantinya di chapter depan. Dan untuk malem ini, welcome to uri OnKey!!!

 

Untuk yang selalu like and comment. Really, i love you all

 

Yosh… seperti biasa, abaikan typo’s and

Mind to comment?

GamsaHAE ^__^

16 thoughts on “CRAZY 4 U || ONKEY || YAOI || OS

  1. Onew lucu banget Sih, masa kucing’a diwanain, dibius lagi …
    Hhaa..malah dimasukkin ke kerdus.
    Key nyampe bengong gt denger kata2’a onew..

  2. Onkey onkey ^^
    Seneng banget ada ff onkey soalnya sekarang udah jarang ff onkey *jiwa OKS berkobar* #plak
    Ditunggu cerita lainnya chingu ^^

  3. hahaha pengen deh bentuk itu kucing, udah d bius, d cat bulunya, d kurung d kerdus lagi yaaa… ckckck kasian amat itu kucing😀
    ciiiie onew, akhirnya menang loo, hadiahnya key lagiii :p

  4. Sadis new-ppa.. Msa iya kucingnya dksh obt tdur,dmskin krdus pla..? Huhh bsa bngun gk y tu kucing.. Hehehe..Bgus eonn.. Tp knpa cma oneshot..??
    Bkin seriesnya gtu eonn.. Kn eonni blum bkin onkey yg series..
    Btw.. Dtnggu y ff onkey slnjtnya..

  5. Hayaaah bang Jinki, kejam banget, masak kucing di cat, dikasih obat tidur trus dikekep di dalam kerdus. gimana-gimana kucing itu miniatur Key loh /abaikan/ ._.V
    disini Onew sangtae-nya kuat banget, tsk- tapi sukaaaaaaa❤
    suka kata-kata terakhirnya, fanfic yang bermakna ternyata.
    keren…

  6. babeh sangtae mu klwat batas…
    msaa iyaaaa kucing lucuu dcat wrna pink… dksih obat tdur tyuz d msukin kardus lama bgt…
    poor cat T_T

  7. Onew sangtae tingkat tinggi,,
    Kucing dikasi obat tidur, trus dicat pink,dimasukin kerdus pula
    Wkwkwkwkwk..
    This story nan neomu choa yo
    Ditunggu ff selanjut’a
    #salamOKS#

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s