King of 2 Heart | YAOI | KYUMIN | Ch. 1

.

.

.

.

.

 

Mengerjapkan kedua mataku dan kembali melihatmu. Meski yang ada hanya langit kamarku, tapi aku bisa melihat senyummu. Melangkah pasti mendekatimu, dan kembali berdiam disini.

 

‘Hei~’

 

Pernahkah kau dengar sapaanku?

 

Merelakan lengan itu memelukmu dan mengunci tubuhmu dalam keposesive-annya.

 

Sungguh~

 

Jika bisa, aku akan memutar waktu dan kembali pada saat kau belum bersamanya.

 

Dan sungguh~

 

Jika bisa memilih, aku tak mau bertemu denganmu. Menjadi orang terasing yang bahkan mungkin tak kau kenal. Melihatmu terus berbahagia tanpa mengerti perasaanku.

 

Haruskah aku memaksamu untuk mencintaiku? Atau membiarkanmu sadar bahwa takdirmu adalah aku?

.

.

.

.

.

.

Author : rainy hearT

Length : Series

Rated : T to M

Cast :

– Cho Kyuhyun

– Lee Sungmin

– Kim Kibum

– Other Cast

Pairing : || KYUMIN || slight BumMin ||

Disclaimer : Semua cast belongs to God and themselves. Dan seperti biasanya, jika saya bisa saya sudah meng-Klaim seorang Lee Sungmin menjadi milik saya.#Mimmpi….#

Genre : ||Drama || Romance||Sad||

Warning : || BL || YAOI || Gaje || typo’s || EYD tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia||SAD jadi siapin tissue yang banyak J

Summarry : ||Kuingin kau tahu, didalam hatiku~ telah lama tersimpan rasa cinta untukmu walaupun kau takkan pernah tahu. Mengertilah~ cinta ini tlah lama ku pendam. Hanyalah kepadamu didalam hatiku~||

Another PRESENT From Me

 

Mini FF

 

KING OF 2 HEART

 

.

.

.

 

Kembali membawa Mini ff. Mianhe, untuk Dreams-nya. Aku lagi ga bisa bikin NC. Susah bener dapet feel panasnya. 

 

Kembali membawa pair BumMin yang cuteh dan ga bakal ada ke-REAL-annya. Hahhaa….. aku cuma suka slight yang lain dari yang lain.

 

.

 

.

 

 

Please be Patient With me. Don’t Like Don’t Read. No copas No bash. Kritik and saran yang mendukung selalu diterima dengan tangan dan hati yang terbuka.

 

Nikmatilah STORY-nya…. ^_____^

.

.

HAPPY READING

.

.

 

 

Chapter 1

.

.

.

.

 

Seoul Arts and Fashion Accademy

 

.

 

Cho Kyuhyun POV

.

 

.

 

Padahal aku sudah menyiapkan semua keberanianku. Mungkin aku sudah gila saat dengan mudah meninggalkan semua yeojaku dan mengatakan ‘Saranghae Lee Sungmin.’

 

Ck… tapi sudahlah. Yang penting sekarang kau akan jadi milikku. Yeah, Lee Sungmin hanya milik Ch…

 

Aku menghentikan langkahku saat pemandangan yang sungguh tak mengenakkanku mengotori mataku. Dia~ seenaknya mendekatimu. Meraih tanganmu dan menciumnya. Mengeluarkan sesuatu dan melingkarkannya di tanganmu. Meletakkannya di dadamu dan melempar senyuman anehnya.

 

Ck… aku akui dia ~ aish… ok. Dia tampan. Tapi dia juga seperti –Uke- Jadi kenapa dia menyatakannya padamu? Mendahuluiku?

 

“Saranghae…”

 

.

Degh~~~

.

 

Kumohon jangan katakan iya

 

Kumohon Lee Sungmin…

 

Tapi apa, dengan wajah yang merona itu kau tersenyum dan terus menatapnya tanpa berkedip. Ya Tuhan, kumohon sadarkan dia…

 

“Nado saranghaeyo…”

 

Dan kau membiarkannya memelukmu. Sementara aku, hanya bisa kemudian bersembunyi di tempat yang mungkin tak kau lihat, sesekali melihatmu lagi dan kau masih memeluknya. Rasanya sangat sakit sekarang, bahkan sampai kapanpun mungkin aku tak akan bisa melupakannya.

 

Lee Sungmin~

 

.

 

.

 

Dan saat sekarang ini, aku mengintaimu. Melihatmu dari jauh. Kau yang selalu bersamanya, sampai lengket seperti lem. Sebenarnya apa yang kau lihat dari makhluk aneh itu? Memalingkan wajahku saat menyadari jika sebentar lagi kalian mungkin akan saling menyuapi. Ck….. menyebalkan!

 

“Dia Kim Kibum.”

 

Aku mencoba mengabaikan ocehan Hae Hyung. Tapi jika boleh jujur aku ingin lebih tahu tentang namja itu. Aku hanya diam dan terus menatap Sungmin dengan namja itu, namja yang telah mendahuluiku~ Kim Kibum.

 

“Lee Sungmin, memang namja yang manis. Dan Kibum, sebenarnya dia juga tak kalah manis, dan entah bagaimana mereka sekarang bersama. Tapi lihatlah, sepertinya Sungmin sangat nyaman dengan si kutu buku aneh itu.”

 

“Lalu~”

 

“Kau tahu, aku juga dekat dengan Sungmin karena dia sepupu Hyukkie. Dan memang Sungmin mungkin menyukai Kibum, makanya saat entah datang dari mana keberanian Kibum dan dia menyatakan perasaannya pada Sungmin~ dengan mudah dia menerimanya.”

 

Hae hyung menoleh padaku. “Padahal, aku kira kau yang akan memilikinya.”

 

“Heuh~ jangan buat aku tambah sakit hati hyung. Sekarang kau juga harus memikirkan bagaimana agar aku bisa memisahkan mereka dan memiliki Sungmin.”

 

Hae malah tersenyum aneh. Dia menggeleng pelan dan menepuk bahuku. “Kau lihat saja, dimana celah kau bisa masuk? Atau kau sedang bermimpi?”

 

Memang sepertinya tak ada celah. Kalian berdua selalu saja bersama, bahkan kelas yang tadinya tak kau ikuti jadi kau ikuti. Tempat yang tak pernah kau datangi sekarang kau bahkan selalu ada disana. Menunggunyakah? Tak pernahkah kau bosan, Ming?

 

.

 

.

 

Aku mengumpulkan semua keberanianku lagi saat melihatmu sendiri di sudut kelas kita. Hanya kelas ini yang tidak diikuti pangeran saljumu itu. Yeah~ dia begitu dingin dan bagaimana bisa kalian bersama? Aneh~

 

“Ming…”

 

“Kyunie…”

 

Dan kau masih bisa tersenyum padaku seperti itu, seperti biasa seakan tak terjadai apapun dihatimu. Tak ada apapun untukku. “Aku dengar kau~ dengan Kibum.”

 

“Nde~”

 

Cih… bagaimana bisa kau malu-malu seperti ini? Lee Sungmin! Harusnya kau sadar dan itu aku! “Oh, jadi benar ya?” Aku mencoba tak berlebih dan biasa saja. “Tapi, bolehkah aku mengatakannya? Satu hal yang mungkin bisa merubah pikiranmu?”

 

“Apa?”

 

Shit~Kenapa dia bisa terlihat sangat… aish…. Ya Tuhan, jika dia bukan jodohku~  aku memaksaMu untuk menjodohkannya denganku.

 

“Bagaimana jika aku mengatakan, aku menyukaimu. Apa kau mau meninggalkannya?”

 

“Eh???”

 

Dia menatap aneh padaku. Ck… ini sungguh menyedihkan. Sekalinya aku benar-benar jatuh cinta, malah menyukai namja dan parahnya lagi DIA selalu saja mendahuluiku. “Eotte?”

 

“Kyu, itu~” Dia seperti memaksakan tersenyum padaku. “Sebenarnya aku dan Kibumie, kau tahu bukan? Kami…”

 

“Yah, gwenchana. Aku juga sudah tahu. Tapi, sekedar mencoba tak masalah ’kan?”

 

Aku mencoba meredam perasaan yang hampir meluap. Perasaan aneh ini, benar-benar menyiksaku. Dari kejauhan aku melihatnya, namja itu tersenyum sengit padaku. Ck… dia itu~

 

“Ah, kalau begitu aku pergi saja. Lupakan apa yang aku katakan tadi, anggap saja aku tak mengatakan apapun.”

 

“Tapi, Kyu~ aku…”

 

“Ah, sudahlah. Jalja…”

 

.

 

.

 

Cho Kyuhyun POV end

 

.

 

.

 

Kyuhyun segera pergi dari tempat Sungmin dan meninggalkan kelas mereka saat melihat bayangan Kibum yang menatapnya di balik pintu. Sementara Sungmin kembali membereskan mejanya dan menyalin sedikit beberapa ringkasan di buku tebal di hadapannya.

 

.

Pluk…

.

 

Tepukan di bahu Kyuhyun membuatnya menghentikan langkahnya. Ia kemudian memilih bersandar pada pintu dan sedikit memastikan kedalam kelas, jika Sungmin tak akan tiba-tiba keluar.

 

“Apa maksudmu menanyakan itu?”

 

“Heuh…” Kyuhyun tersenyum dengan wajah  mengejek dan meremehkannya pada Kibum. “Kau jenius bukan? Kau pasti tahu apa maksudku.”

 

Dan Kibum membalas Kyuhyun dengan tatapan mengejeknya yang lebih tajam, dan kemudian mendorong sedikit keras tubuh Kyuhyun hingga menabrak dinding kelas mereka. “Dia milikku. Kau bahkan dengar sendiri saat aku menyatakan perasaanku padanya.”

 

“Heuh… ayolah Kibum, kau tak sungguh-sungguh mencintainya. Kau pikir aku tak tahu, aku lebih jenius dari yang kau kira.”

 

“Diam, dan ini bukan urusanmu.”

 

“Heuh…” Kyuhyun menggeleng pelan dan berbalik mendorong Kibum, sedikit mencengkeram kerah kemeja namja itu. “Kau akan berurusan denganku kalau sedikit saja kau melukainya.”

 

“Never! I love him, more than you can imagine it!” Kibum menghempaskan kasar cengkraman Kyuhyun. Mendorongnya dan kemudian tersenyum penuh kemenangan. “You, little looser. Haha… aku akan pergi menemui nae lovely namjachingu.”

 

Kibum berlalu dari hadapan Kyuhyun dan kemudian menghampiri Sungmin. Langsung duduk disisi namja itu, seakan memperhatikan penuh pada apa yang sudah dilakukan Sungmin.

 

.

Buaghh…

.

 

Kyuhyun meninju kesal dinding kelas itu. “Shit!” Kyuhyun mendengus kesal, terlebih saat ia melihat seringaian tipis di bibir Kibum. “Awas saja kau Kim Kibum!”

 

.

 

.

 

.

 

Kembali, Kibum memang pintar dan jenius. Dia tahu saja jika Kyuhyun sekarang juga ada diperpustakaan. Sengaja ia memancing Sungmin agar namja itu menemuinya diperpustakaan.

 

Ia kembali membaca buku tebalnya dan duduk santai di kursi yang sudah menjadi tempat tetapnya. Menunggu dengan tenang kedatangan Sungmin.

 

“Baby~” Suara lirih itu terdengar seperti berbisik di telinganya. Kibum tersenyum dalam hatinya.

 

Namja berkacamata itu tersenyum saat merasakan dua lengan melingkar di lehernya. Ia menoleh ke arah belakang dan kemudian mencium kecil pipi namja yang sedari tadi sudah memasang wajah kesalnya.

 

“Mianhe.”

 

“Ish~ hanya mian dan mian lagi. Kau tahu jika aku harus lebih dipentingkan dari buku anehmu itu.”

 

“Maaf, aku hanya terlalu asyik membaca.” Dia mulai merapikan bukunya di meja perpustakaan, dan kemudian mengusap pelan pipi penuh yang merona dan sangat cantik itu. “Sudahlah, aku ‘kan sudah minta maaf.”

 

“Pacaran saja dengan bukunya~”

 

“Baby~”

 

“Makan saja bukunya! Tak usah makan makanan buatanku, Kim Kibum! Kau menyebalkan! Heuh…”

 

Sementara namja itu hanya membenarkan kacamatanya dan kemudian menyusupkan kedua lengannya dan melingkari bahu dan pinggang hingga bertemu di dadanya. Ia menempatkan dagunya pada bahu namja itu dan kemudian mencuri ciuman kecil di leher putih yang begitu wangi ini.

 

“Mianhe baby~ aku janji tak akan mengulanginya lagi. Saranghae~”

 

“Ish~ saranghe saja dengan bukumu itu. Kau menyebalkan Kim Kibum~”

 

“Ayolah, hanya Lee Sungmin dan kau tahu itu.”

 

“Molla~ aku tak mengenal Lee Sungmin. Siapa dia? Apa namja bodohmu yang lainnya?”

 

“Hei~ hehehe…” Kibum mulai tertawa kecil dan berusaha menenangkan baby (?) nya yang tengah merajuk hebat. “Aku hanya mencintai seseorang dan itu Lee Sungmin. Apakah masih tak mengerti? Dan dia bukan bodoh, dia namja yang ter-segalanya untukku. Tapi sayang dia sedikit pemarah dan manja. Tapi dia sangat manis, dan juga sek…”

 

“Yak… aishhh… Kibumie…”

 

Sementara itu, Kyuhyun mendengus kesal di tempatnya. Seperti biasa, Sungmin hanya melihat Kibum.

 

.

 

.

 

Kyuhyun’s deep heart

 

.

 

.

 

 Menjadi orang ketigakah?

 

Tidak~

 

Aku bukan orang ketiga. Karena seharusnya memang aku yang memilikinya. Dan sialnya, dia~

 

Cih…. kenapa ingatan itu kembali lagi?

 

Kenapa dia harus mendahuluiku?

 

Dan kenapa dia harus menerimanya?

 

Dan sialnya lagi, kenapa aku harus melihatnya?

 

Kembali menutup rapat kedua mataku dan berusaha menghilangkan bayangan waktu itu. Dan semakin aku mencoba, maka semakin tak bisa. Apakah kau bahagia bersamanya?

 

.

 

 

.

 

.

 

Dan kembali, Kyuhyun melihatnya. Ataukah memang sengaja, Kibum melakukan dihadapannya. Hari ini adalah hari natl. Dan kebiasaan Sungmin adalah menjadi santa dadakan di Panti Asuhan yang ada didepan rumah Sungmin.

 

Biasanya aku selalu bisa melihatnya seperti ini, tampak cantik seperti tahun-tahun sebelumnya. Terkadang membantunya mengumpulkan anak-anak dan memberikan mereka balon merah. Membantu membagikan loipop berwarna merah putih dan juga banyak permen.

 

Tapi sekarang~

 

“Kau bahagia?”

 

“Nde, tentu saja Bummie. Gamsahae…”

 

Dan kembali lengan itu melingkar indah di tubuhmu. Betapa posesive-nya dia dan betapa inginnya aku menghancurkannya. Kumohon, jangan cintai dia lagi.

 

Aku meremas kembali dadaku, dan mengapa rasanya bisa sesakit ini?

 

.

 

.

 

Kesalahan terbesarku adalah membiarkan Kibum masuk ke akademi dimana aku dan Sungmin bersekolah. Membiarkan dia menyukai Kibum atau bahkan membiarkan Kibum menyukai Sungmin.

 

Aku tak mengira jika dia juga akan rela menjadi gay hanya untuk Sungmin. Dan ini sungguh mengejutkan. Dia~ kutu buku aneh dan selalu senang menyendiri, berubah menjadi namja yang lebih menyebalkan lagi saat bersama Sungmin. Sungguh, jika bisa~ aku akan menendangnya jauh kembali ke LA.

 

.

 

.

 

.

Bruk….

.

 

Aku harap aku bisa memberikannya. Hadiah yang setiap tahunnya aku siapkan untukmu dan akhirnya, kembali aku hanya melihat dari kejauhan, kau dan DIA~

 

“Happy birthday~”

 

“Ommo~ Kibumie…”

 

Dan bahkan senyuman itu, kau berikan untuknya. Senyuman tercantik yang pernah aku lihat. Dan sementara aku disini, hanya bisa meremas kembali hadiah yang sudah aku siapkan untukmu. Semua yang akan aku berikan, mungkin tak akan ada artinya di matamu, Lee Sungmin.

 

.

 

.

 

.

 

“Kyu?”

 

Kenapa kau begitu takut melihatku? “Wae? Ada masalah? Aku tak mengganggumu, bukan?”

 

“Tap-tapi, itu~ Eum… Bummie…”

 

Hanya duduk dihadapanmu dan menggantikan tempat namja itu sebentar saja, kau bahkan tak merelakannya. “Aku hanya sebentar, hanya mau membenarkan tali sepatuku. Tenanglah, aku tak akan mengganggu kencanmu dengan namjamu itu.”

 

“Ah, bukan begitu. Hanya saja~ aku…”

 

Kenapa harus begini padaku, Ming? Apa salahku? Tak bisakah kau melupakan semua perasaanmu dan melihatku. “Jangan khawatir, aku tahu siapa aku dan dimana aku. Aku hanya ingin selalu melihatmu saja, itu sudah cukup. Mianhe…”

 

Aku diam di hadapanmu. Sungguh rasanya sangat berat saat kau melakukan ini padaku Sungmin-ah. Aku terus duduk diam disini. Aku tahu, Kibum mungkin akan datang terlambat. Aku sengaja membocorkan ban motornya agar ia sedikit terlambat dan tak segera menemuimu di tempat ini.

 

Aku diam dan menatapmu, melihatmu canggung dan berusaha mengelak dariku. Sungguh, Ming~ How much that i love you, then i can’t breath easy without you…

 

“Kyu~”

 

“Heum…”

 

Kau terlihat canggung padaku. Kenapa? Kemana Sungmin yang biasanya? Kemana Sungmin yang menjadi sahabatku dan membuatku jatuh cinta pada setiap tingkahnya.

 

“Mianhe~”

 

“Kenapa harus meminta maaf, kau tak salah.”

 

“Ahni, aku salah Kyu. Sungguh, aku tak bermaksud untuk menolakmu tapi Kibumie…”

 

“Yeah aku tahu.”

 

.

 

.

 

.

 

Author POV

 

.

 

.

 Sungmin duduk tak nyaman. Terlebih saat ia menerima pesan dari Kibum, jika namja itu mungkin akan terlambat sekitar 1 jam lebih. Sungmin berusaha menguatkan hati dan mengumpulkan keberaniannya.

 

“Kyu, mianhe.”

 

“Hei, kenapa meminta maaf lagi. Kau tak melakukan satu kesalahan apapun.”

 

Sungmin menunduk, dan tangannya yang masih ada diatas meja menggenggam erat gelas jus jeruknya yang semakin mencair. “Aku tahu kau selalu ada Kyu, bahkan saat itu.” Sungmin menghentikan kata-katanya.

 

Ia menatap pada Kyuhyun. “Bahkan saat Kibum menyatakan perasaanya padaku, dan kau tahu~ aku …. saat itu aku memang melihatmu tapi, aku_”

 

“Kau sudah terlanjur menerimanya.”

 

Sungmin mengangguk lemah. Kyuhyun mencoba lagi, memberanikan dirinya. “Apa kau benar-benar bahagia, Ming?”

 

“Kyu, kau tahu jika ak_”

 

“Benar-benar bahagia sampai kau merasa penuh dihatimu? Sampai kau hanya memikirkan Kibum dan sama sekali tak mempedulikan aku?”

 

“Kyu~”

 

“Sampai kau benar-benar mencintainya dan kau menyadari itu?”

 

Sungmin menunduk dalam. Ia berfikir keras. Dan Kyuhyun tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Ia mengulurkan tangannya dan kemudian meraih tangan Sungmin. Menggenggamnya~

 

“Kebodohanku, menyangkalmu Ming.  Satu kesalahan yang aku sesali sampai sekarang. Dan kebodohanku, membolehkan Kibum bersekolah di akademi yang sama dan bertemu denganmu. Kau tahu, aku hampir~ Aishhh…”

 

Kyuhyun mengacak rambutnya dengan satu tangannya, tapi sedetik kemudian Sungmin tertawa kecil dan menghentikan gerakan Kyuhyun. “Kita bisa memulainya ‘kan Kyu?”

 

“Maksudmu?”

 

“Kita pernah menjadi asing, kemudian menjadi teman dan semakin dekat. Lalu_”

 

“Lalu aku menjauh dan membiarkanmu larut dalam pesona Kibum. Ck… Ming~ ayolah, kau bisa melakukannya. Lepaskan dia dan mulailah denganku.”

 

Sungmin menggeleng dan tersenyum pelan. “Kyu, kita bisa menjadi teman.”

 

“Tapi_”

 

“Kyu, mengertilah.”

 

“Kau tak mencintai Kibum, Ming.”

 

Sungmin menggeleng pelan. “Jangan buat aku canggung lagi denganmu, Kyu. Aku tak mau terkesan melupakanmu dan terus menjalani hidupku dengan bahagia bersama Kibum. Kau tahu, bukan~ aku bahagia. Kau melihatnya, Kyu.”

 

“Ahni, kau memaksakannya Ming. Takdirmu itu aku.”

 

Sungmin melepaskan genggaman tangan kyuhyun pada jemarinya. Ia meraih gelas jusnya dan meminumnya perlahan. Sedikit susah saat ia merasakan sedikit panas dan asin di tenggorokannya.

 

“Sebaiknya kau pergi, atau Kibum akan menemukanmu disini. Aku tak mau Hyung dan saeng-nya bertengkar dengan kekanakkan hanya karena aku.”

 

Kyuhyun mendadak lemas. Dia lemah tiap kali seperti ini. Ingin menyangkal kenyataan itu, tapi ini benar-benar tak bisa ia lakukan. Menyangkal Jika Kibum adalah anak dari Kim Heechul, Hyung~nya…

 

.

 

.

 

.

 

“Ming chagi~”

 

Kibum datang dengan senyumannya. Seperti biasa. Namja itu selalu bahagia jika bersama Sungmin. Dan sungguh, Sungmin mulai terbiasa dengan kebersamaannya dengan Kibum. Berusaha mencintai namja itu sebisa mungkin. Ia tak tahu~ atau bahkan tak menyadarinya. Entah ia sedang bermain dengan perasaannya atau perasaan Kibum dan Kyuhyun.

 

Ini hanyalah masalah waktu, hingga saatnya nanti waktu itu yang akan menentukan.

 

.

Plukk…

.

 

Sebuah tepukan mendarat di bahu Sungmin. Dan dia mengangguk canggung kemudian merapatkan duduknya dengan Kibum di bangku itu. “Kenapa melamun? Memikirkan sesuatu? Atau kau memikirkan namja lain? Ommo~”

 

“Ahni, Bummie. Aku hanya sedang memikirkan bagaimana caranya kau kemari dan hei~ kenapa wajahmu seperti itu. Kau ini seme-ku atau uke-ku?”

 

Dan keduanya tertawa. Kibum mencubit gemas pipi Sungmin. Memang terlihat aneh, dan kembali penuh kebencian~ Kyuhyun mengepalkan tangannya dan meninju pelan tiang penyangga utama di garden cafe itu.

 

.

 

.

 

.

 

“Apa kau mau berjanji?”

 

“Apa?”

 

“Aku mempunyai 2 putra. Dimana aku tahu, mereka nantinya akan sangat mencintaimu.”

 

“Umma~”

 

“Kibummie, yang tak pernah aku bahagiakan. Jebal~ bahagiakan dia untukku. Aku tahu, dia mencintaimu Ming.”

 

“Tapi, aku~ Kyunie~”

 

“Kyuhyun…” yeoja itu terhenti. Ia mengusap pelan dadanya. “Aku sangat mencintainya, tapi perasaan bersalahku pada Kibumie melebihi apapun. Jebal Ming, aku tahu Kibum mencintaimu. Bahagiakan dia sampai saat dimana dia tak mencintaimu lagi.”

 

“Tapi, Umma… bagaimana dengan Kyunie? Aku~”

 

“Jebal~”

 

.

 

.

 

 

TBC

.

.

.

Hadeuh, ini cerita pasaran. Habis mood berubah-ubah. Low gag nyambung yah disambung-sambungin. Low ga ngerti yah minum susu biar pinter and bisa ngertiin,, kyakakkakaka…

 

Min to Comment?

 

GamsaHAE….

37 thoughts on “King of 2 Heart | YAOI | KYUMIN | Ch. 1

  1. wah udah update aja chap 1 nya,,
    kok bisa Kyu sama Kibum sodara? tapi beda marga?
    eh beneran beda marga ga? aku ga perhatiin, kyu tetap cho kan ya?
    jd ini sebenernya Ming cintanya sama Kyu tp terpaksa milih Kibum karena permintaan si Umma–yg mungkin Heechul–untuk ngebahagiain kibum, begitu?
    yg hyung disini, Kibum kan?
    maksud umma-nya ga pernah bahagiain kibum itu gimana?
    aku penasaran,, ada konflik apa di keluarga ini
    dan kyknya kibum lebih ke suka jealous2in Kyu deh dr pada beneran cinta sama Ming
    tp ga tau juga,
    overall, BumiMin unyuu~~
    aku suka slight nya
    hehe
    lanjt ya eon,,
    fighting (^^)9

  2. h0o? *mel0ngo
    kyaaaaaa BumMin~~~ *jingkrak”
    kyu sama aku aja sini *plak
    0h jd min cintanya ma kyu, tp pcran ama kibum krn SESUATU, . ya ya *angguk” bareng hae
    wo0o lanjut e0n, FIGHTING!!^^

  3. Serruuuuuuu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Lanjur eoooonn!!! Aku suka!! Tapi nyesek!!!!!!! :____: kyuhyunnya……😦 udah mulai bisa nebak nih….wkwkwkwk lanur eonnnn!!!!!!!!!!!!!!:*

  4. waduh jdi sebenernya lee sungmin itu milik siapa haha atau jgn2 milik saya #Plak
    kasihan kyu di sini dia hrus ngalah sama kibum , masih rumit tp seru bgt lnjutan unnie
    aku kirimkan 1000000 volt semagat untukmu hehe

  5. oohh.. umin terpaksaa tooh..😮
    ck.. hmm emng kyumin ntuh udh takdir.a hrus bersatu
    haahha.. xD
    lanjuuut donk..

    kirain mah sma kya film the king 2 heart ver.kyumin
    kkkkk~ ¤_¤

  6. Kibum sama kyu itu saudara? Kok bisa beda marga?
    Jadi ming itu aslinya sukanya sama kyu karena di minta ummanya jadi jadian sama kibum?
    Penasaraaannnnn T^T
    Lanjut chingu ^^

  7. FF bru nie….BuMin spa uke sp semex nie????Knp Kyu sllu m’motong kata2 Ming.Kayax Ming sebenarx suka Kyu tp dia janji akan nrima Bummie.Aduh Kyu mesti dikit b’tahan jd orng k’tiga.Lanjuuuuttt ya!!!!

  8. Yeyy.. Ff baru eonn..
    Kok bsa kibum ma kyu sodara tp bda marga..??
    Apa ortu meraka single parent trus married..??
    Trus kenapa dlu kibum d LA..??
    Apa krna kibum krng ksh syng dri eommanya krna kyu..!! mngkanya dia mw bles kyu lewat minnie..??
    Penasarannnn
    lanjut eonn.. Hwaiting..^_^

  9. kyumin sbar y jd objek tulisan rainy onnie emang d siksa terus, jngan smpe stres y haha!!
    q yg bca za ikut puyeng plagi yg nulis hehe semangat onn

  10. Baru sadar ada ni FF…. Ckckck nyesel nggak dr dulu taunya.., ff nya keren banget😀 , , , ,
    mini series berarti nggak begitu panjang ya, , , kasian banget Ming T_T,,, lanjut ~

  11. Weleh…
    Emaknya toh yang minta.?!
    Tapiiii…. *ga mudeng*
    Btw, ga nyangka panjang pas baca prolognya dulu.
    Ternyata lumayan juga yah.
    Hehehe….
    Yok lanjut chapter 2….
    Tapi diprotect.
    Uhummm…
    Tar aq sms direplay yak Rain….
    Ehehehe….

  12. wah rumit nih…
    kasian Kyuhyun.. sabar yaw Kyu..
    sebenernya Kyuhyun dan Kibum kok bisa jadi saudara gimana? trus, cinta SUngmin buat siapa..??

  13. Nyesek, pas KyuHyun nyatain perasaannya dan menyuruh SungMin meninggalkan KiBum😥
    Oh, jadi karena janji kepada yeoja. Ngmng” yeoja itu Ibunya SungMin atau KiBum?
    Lanjuttt~~
    Tapi belum ada sms masuk dari author😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s