Kamu dan Kamu | YAOI | KYUMIN | OS

 

Author : rainy hearT

Length : OneShoot

Rated : T

Cast :

-Cho Kyuhyun

-Lee Sungmin

-Other cast

Pairing : || KYUMIN ||

Disclaimer : Semua cast belongs to God and themselves. Dan seperti biasanya, jika saya bisa saya sudah meng-Klaim seorang Lee Sungmin menjadi milik saya.#Mimmpi….#

Genre : ||Drama || Romance||fluff||

Warning : || BL/ YAOI || Gaje || typo’s || EYD tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia||

 

Summarry : || Goncangan jiwa makin hebat – – Ruang hati makin berguncang – – Degub jantung semakin keras – – Bila kubersama kamu dan kamu ||

Another PRESENT From Me

 

~ KAMU DAN KAMU ~

 

Just KYUMIN

 

Please be Patient With me. Don’t Like Don’t Read. No copas No bash. Kritik and saran yang mendukung selalu diterima dengan tangan dan hati yang terbuka.

 

Mianhe, karena lum bisa lanjutin yang berchapter… kkk~

 

Aku kasih yang OS ja dulu yah~

.

.

HAPPY READING

.

.

H & S Accademy

.

.

.

 

Sosok yang SEMPURNA.

 

Yah … mungkin hanya kata itu yang pantas untuk mengungkapkan tentang dia. Namja yang tengah berjalan acuh dan sama sekali tak mempedulikan namja yang mengikutinya.

 

Decakan  iri dan tak jarang pula yang memuji betapa pantasnya namja manis itu dibuntuti oleh dua namja yang tak bisa di bilang namja biasa. Namja di sebelah kanannya, berpakaian rapi khas namja yang begitu berkharisma. Dengan otak pintar yang tak main-main dan juga prestasi cemerlang, terlebih dia adalah ketua Dewan Siswa di H&S Accademy itu.

 

“Ah, Changmin Sunbae!”

 

“Ommo, handsome boy…”

 

“Yah! Sunbae! Kenapa mengikutinya terus?”

 

“Ah, help me! Max just kill me slowly.”

 

 Yeah, teriakan aneh dan lebay itu hanya di tanggapi senyuman kaku oleh namja yang bernama lengkap Shim Changmin. Dan dia hanya tersenyum sekilas menatap namja yang ada disebelahnya. Namun senyumannya harus memudar saat ia hanya kemudian menemukan wajah datar Sungmin yang diiringi dengan anggukan kecil khas orang yang tengah menikmati musiknya.

 

“Heuh….” Changmin menghela nafasnya. “Padahal ini tahun ketiga. Dan untung saja akademi ini 4 tahun pelajaran, kalau tidak maka aku akan benar-benar menjadi pengecut yang bahkan menaklukkan dia saja tak sanggup aku lakukan.”

 

Sementara itu namja yang ada disebelahnya hanya menaikkan satu alisnya. “Aku sempat heran, dia seperti menggantungkan kita. Dan anehnya aku  pun seperti orang tak waras yang tak pernah bisa mengendalikan diriku sendiri.”

 

Namja yang ada disebelah kiri,  namja yang sangat tampan terlebih karena mata besarnya. Dan jangan lupakan jika dia peringkat no. 3 as the Hot and Sexy body di sepanjang tahun pemilihan. Yeah, meski masih kalah dari Siwon dan Yunho tapi Choi Minho adalah atlit andalan akademi ini.

 

“Ck… Minho-ya, sebenarnya apa yang ia inginkan.” Changmin memajukan dagunya dan menunjuk pada namja yang baru saja berganti warna rambut menjadi hitam. “Dia tak menolak kita, tapi juga tak menerima.”

 

Dan akhirnya karena sedikit kesal, namja yang sedari tadi berjalan didepan mereka itu berhenti. Ia segera menoleh kebelakang dan menatap bergantian pada kedua namja tinggi yang ada dibelakangnya. Dan sungguh wajah kesal dan marahnya itu benar-benar tak pantas. “Tuan Choi dan juga Tuan Shim, bisakah kalian tak berisik seperti yeoja. Jika mulai malas mengikutiku, ya berhenti saja.”

 

“Nde, Minnie chagie. Mianhe….” Changmin memasang wajah anehnya dan seakan merajuk mencoba memeluk tubuh mungil yang ada didepannya. Tapi dengan segera tubuh besar itu ia tangkis .

 

“Ck… jangan menyentuhku, Max.”

 

“Nde, dia hanya mau dipeluk olehku. Iya kan baby….”

 

“Mwo? Baby katamu?! Choi Minho! Kau bahkan masih kecil dan lebih muda dariku. Apa tak salah kau memanggilku baby?” Namja itu kesal. Ia paling tak tahan jika disamakan dengan anak kecil.

 

“Minnie chagie! Tunggu!”

 

“Yak! Sungmin hyung! Berhenti!”

 

Namja mungil itu berlari cepat. Yeah, meski tubuhnya itu kecil, mungil errr…. sexy,montok tentunya tapi jangan lupakan jika dia juga seorang ketua klub Taekwondo. Ia biasa sesekali melompati beberapa anak tangga dan melompat dari jendela ke jendela. Martial artsnya tak bisa dianggap remeh.

 

Sungmin melompat cepat melewati salah satu jendela kelas yang ia lalui meninggalkan Minho dan Changmin yang kewalahan menyusulnya. Tapi sialnya ia harus…

 

“Aaaaaaaaaaa…!”

 

.

Brugghh..

.

 

Pantat penuh nan sexy bulat montok miliknya, harus membentur kerasnya lantai basement parkiran saat tak sengaja ia malah menginjak tali sepatunya sendiri. “Ya… aish!!! Harusnya aku tak memakai sepatu bodoh ini.” Sambil terus mengumpat, ia berjalan mengusap bokongnya dan langsung hendak menuju ke mobilnya. Namun lebih sial lagi…

 

“Minnie Chagi!!”

 

Lengkingan keras Changmin mengailhkan perhatiannya dari mobil sport putih miliknya yang masih sangat jauh dari tempatnya berdiri sekarang. “Aish! Benar-benar tak ada bosannya.” Sungmin menghentikan kegiatannya berlarian kesana kemari tak jelas dan akhirnya lebih memilih meladeni kedua namja yang masih terengah menyusulnya itu.

 

“Baby… ayolah. Jangan pergi-pergi seperti itu. Ck… aku lelah harus berlari terus kesana kemari hanya untuk menemukanmu.”

 

Minho berjalan pelan mendekati Sungmin. Dan namja itu kemudian mengeluarkan sapu tangannya dan mengulurkan tangannya, dan mengusap pelan sedikit keringat di dahi dan leher Sungmin. Dan sementara Sungmin malah memundurkan tubuhnya dan dengan seenaknya duduk di salah satu kap mobil yang ada dibelakangnya.

 

Dan kembali, mood namja manja yang begitu menggemaskan itu membuat Changmin dan Minho harus benar-benar bisa mengendalikan keinginan dan hasrat mereka untuk tak menerkam bibir pouty berwarna pink. Terlebih dengan kulit putih yang terlihat sangat halus dan keringat yang masih membasahi pelipis dan lehernya.

 

“Heuh… kalian yang membuatku kesal. Aku tak suka jika kalian terus saja mengomel dibelakangku. Kalau memang sudah bosan, bilang saja. Aku hanya bingung harus ku apakan kalian. Aku mau Max, tapi aku juga mau Minho.” Sungmin menatap penuh melas pada kedua namja itu dan masih dengan memasang pose yang sedikit errr…. cute overloads… “Naega eoteokhe?”

 

.

Gleek….

.

 

Lagi dan lagi. Harus bersusah payah dan hanya bisa menelan ludahnya. Berusaha untuk tak memperkosa namja itu sekarang juga. Wajahnya sungguh manis, dan pose menggemaskan khas anak kecil berumur 5 tahun yang tengah kesal dan marah. Sungmin benar-benar sangat errr…. SEMPURNA.

 

“Jangan menggodaku Minnie.” Changmin mendekati Sungmin dan kemudian dengan seenaknya meraih pinggang langsing namja manis itu dan menyeretnya untuk mendekat dengan kedua lengan panjangnya. Sementara Minho, ia sudah tak tahan untuk tak menerkam bunny manis ini sambil terus mengusap keringat di leher dan dahi Sungmin.

 

“Siapa yang menggodamu?” Sungmin menghentikan pose pouty-nya dan kemudian mengalihkan pandangannya ke arah lain. Ia tak mau bertatapan langsung dengan Minho dan Changmin. “Kalian saja yang menyebalkan. Membuatku kesal dan aku sungguh benci jika kalian seolah-olah menyesal karena aku gantungkan. Naega eoteokkhe? Apa ini semua salahku yang tak tahu perasaanku sendiri?”

 

“Ah, ahni. Bukan seperti itu chagi…” Minho lalu duduk disebelah kanan Sungmin dan kemudian meraih bahu namja itu. Secepat kilat berusaha untuk mencium pipi Sungmin. Ia mulai mendekat dan sedikit lagi hingga akhirnya tangan Sungmin menangkis bibir sexy Minho.

 

“Ya~ mau apa kau? Jangan harap aku mau dengan bibirmu yang bekas Taemin itu. Ck… menyebalkan. Kalian bilang menyukaiku, tapi kalian selalu sibuk sendiri. Dan kau Max, kau selalu saja mengurusi pekerjaan tak penting itu.”

 

“Jadi Taemin?” Changmin menoleh pada Minho dan tersenyum setan. “Setidaknya sainganku berkurang.”

 

“Yah, apa maksudmu dengan berkurang.” Memasang gaya merajuk, playboy yang satu ini memang tak pernah mau mengakui kesalahannya. “Ayolah Baby, kemarin itu Taemin yang menyatakan perasaannya padaku. Eoh? Jangan-jangan kau cemburu.”

 

“Mwo?” Sungmin membelalakkan kedua mata foxynya dan kemudian menoleh pada Minho. “Siapa yang cemburu, aku hanya…. aku… aishh…” dan Sungmin hanya bisa menghela nafasnya, mengerang frustasi. Ia juga tak tahu, apakah ia memang cemburu atau apalah itu.

 

Tapi sedetik kemudian, Sungmin beralih menatap Changmin. “Dan kau Max, kemana janjimu yang akan mengajakku main ke Jepang atau setidaknya yeah…. ke Jeju saat liburan kemarin. Kau sudah berjanji, dan see~  akhirnya aku ke Jepang sendiri. Shim ahjumma bilang, kalau kau malah sibuk ke Daegu dan mengurus salah satu fashion show sekolah.”

 

.

Plakkk…

.

 

“Aww…. Minnie, appoyo…” Changmin mengusap bahunya yang baru saja jadi korban kekesalan Sungmin.

 

“Lebih sakit lagi aku, karena aku harus berkelahi dengan preman di Jepang karena kau. Dasar! Menyebalkan!”

 

Dan entahlah sudah berapa lama mereka larut dalam pembicaraan tak penting mereka. Yang jelas, sekarang namja yang ada di dalam mobil itu mulai gerah dan lemas. Ia melepaskan kaitan seatbelt yang baru saja beberapa menit yang lalu ia pasang. Dengan wajah kesal dan dinginnya ia keluar dari dalam mobilnya.

 

Berjalan dengan sedikit angkuh dan membenarkan kacamata berbingkai biru tua yang membungkus indah ketampanannya. “Ehhem…” Sedikit berdehem untuk membubarkan secara paksa acara bermanjaan itu. Memutar kedua bola matanya dengan malas dan melonggarkan ikatan dasinya.”Baiklah, aku masih banyak urusan. Jadi bisakah kalian menyingkir dari mobilku?”

 

.

 

.

 

Lee Sungmin POV

.

 

.

 

Oke, baiklah. Aku jelaskan sekarang. Aku Lee Sungmin, hidup bahagia dengan segala yang aku miliki. Meski terkadang harus kesal dengan begitu banyak orang yang mengejarku, tapi aku tak bisa berbuat apa-apa lagi. Daripada nerd aneh dan cupu yang mengejarku saat di senior high, sepertinya akan lebih baik jika dikejar dua pangeran tampan di akademi ini.

 

H&S accademy

 

Heechul & Sungmin accademy

 

“…????”

 

Baiklah, bukan Heechul  dan Sungmin tapi HOT and SEXY accademy. Disini, tidak ada dan bahkan dilarang adanya nerd dan cupu aneh. Hanya ada namja tampan dengan body sexy mirip Siwonie atau Yunho. Atau namja dan yeoja cantik mirip Key dan aku pastinya. Hahaha… baiklah, mungkin didunia ini, dan ditempat manapun pasti ada nerd dan contohnya namja yang ada didepanku ini.

 

“Eeumm… Mobilmu?” Changmin mengernyit aneh. “Yang kau maksud mobil ini?”

 

“Nde, tentu saja. Dan kalian bisa membuatku semakin terlambat di kelasku.”

 

“Ya~ ya~ ya~ baiklah. Itu mudah saja.” Aku dan Minho juga Changmin akhirnya  turun dari mobil itu. “Lagipula kami hanya meminjam sebentar untuk duduk. Ck… dasar Tuan  Sensitif~”

 

Aku kesal. Belum ada yang memperlakukan aku seperti ini. Biasanya, mereka malah senang jika aku mengganggu kenyamanan hidup mereka. Dan what the~ sejak kapan ada nerd di akademiku? Akademi milik Heechul Hyung dan aku? Nerd dilarang keras disini.

 

Aku tak segera pergi meninggalkan nerd itu. Aku membiarkan Minho dan Changmin berjalan lebih dulu dan meninggalkan aku. Kemudian mendekati si Nerd aneh itu.  “Hei, siapa namamu?”

 

“Untuk apa kau tahu namaku?”

 

Dia berlagak tak acuh dan berusaha kembali masuk ke mobilnya. Aku segera menutup mobil itu dan berdiri di hadapan pintu masuknya. Ia membenarkan kacamatanya dan menggeleng cepat.

 

“Apa sebenarnya maumu? Aku tak punya urusan denganmu.”

 

“Ck… jawab saja pertanyaanku.”

 

Tapi dia malah hendak memutar dan masuk lewat pintu yang lainnya. Sementara aku, entahlah~ rasanya bermain sebentar cukup bisa meredakan kemarahanku pada duo MinMin yang mulai mengernyit aneh menatapku sekarang.

 

“Ya! Apa maumu sebenarnya? Kau tahu, ini hari pertamaku di akademi ini? Jadi jangan menggangguku.”

 

Dan aku mulai melakukan tingkah nakalku. Aku melepas kaitan sepatu bodohku dan menaikkan kakiku ke jok mobil. Mengunci semua pintu dan kemudian menarik kunci mobil itu dan membuangnya ke jok belakang.

 

“Ya! Apa maumu?” Namja itu mengerang frustasi, dan sungguh wajahnya terlihat sangat aneh. “Kau benar-benar keterlaluan. Cepat cari kuncinya dan turunkan kaki jelekmu itu dari stir mobilku. Kau jorok sekali.” Dia meraih tissue dan berusaha menurunkuan kakiku dari setir mobil, tapi…

 

Hey~ wanginya… maskulin~

 

Aku menghirup dalam pada wangi tubuhnya. Benar-benar…

 

Dengan cepat aku menarik dasinya dan menatap nerd itu dari dekat. “Kau tahu, nerd dilarang disekolah ini. Dan asal kau tahu, sekolah ini milikku. Jadi jika kau terlambat karena aku, maka bukan masalah.”

 

“Dan aku tak punya urusan denganmu. Kenapa kau menggangguku?”

 

“Hei! Kau ini tuli atau apa? Nerd dilarang dan see~” aku melihat penampilannya. Sungguh aneh. Dia bahkan sangat wangi, khas namja sexy dan panas dan aku yakin itu bukan karena parfumnya. Tapi kenapa penampilannya aneh begini. “Kau~ nerd.” Aku menunjukknya tepat dihidungnya.

 

 Tapi, apa~ dia malah tersenyum padaku. Hei, apa dia sedang berusaha mempermainkan aku? Dia menyamankan posisinya bertumpu dengan lututnya di jok tempatku duduk sekarang. Kemudian melepaskan dasinya, membuka dua kancing teratas kemeja putih yang ia pakai.

 

“Jangan mencoba memancingku, Lee Sungmin.”

 

“Eoh? Darimana kau tahu namaku?” aku kembali tepat menunjuk ke hidungnya. “Kau! Nerd aneh tak tahu diri, kau tak berhak ada disini.”

 

“Eum~ Benarkah? Hot and Sexy accademy, adalah sekolah fashion terbesar di Seoul. Kepemilikan utama ada di keluarga Kim atas nama Kim Heechul. Dan kau hanya anak pemegang saham kedua setelah Heechul. Dan asal kau tahu aku bukan nerd.”

 

.

Degh~

.

Degh~

.

 

Entahlah, kenapa jantungku berdegub kencang seperti ini. Terlebih saat merasakan sesuatu yang basah dan ruang yang hangat itu melingkupi jari telunjukku. Memainkannya dengan pintar dan membuat anganku ~ entahlah…

 

Aku berusaha menarik jari telunjukku tapi namja ini memegangnya begitu kuat dan terus mengulumnya. Aku mulai berfikir tak waras, membayangkan saat ia mengulum milikku, pasti akan sangat… ”Eunghhh…”

 

Tapi dia tiba-tiba melepaskan kulumannya. “Hehehe…. kau hanya namja murahan yang bisa didapatkan siapapun.” Dan dia mengejekku. Aku malu, shit~ kenapa aku harus melenguh aneh bodoh seperti itu.

 

“Yah! Apa maksudmu berbicara seperti itu?”

 

“Aku sempat mendengar, jika namja bernama Lee Sungmin adalah namja paling cantik dan sexy, dan terlebih dia sangat sulit ditaklukkan. Tapi kenapa kanya aku melakukan itu, kau sudah~”

 

“Diam kau! Kau sama sekali tak mengenalku. Yang tadi itu… errr itu aku hanya…”

 

“Cho Kyuhyun imnida dan bisa kupastikan kau akan menyesal karena telah menggangguku.”

 

Dan yang selanjutnya aku rasakan adalah ciuman lembut bibir tebalnya yang membuaiku. Ia memainkan dengan pintar bibirku hingga aku tak lagi bisa mengendalikan diriku. Ciumannya begitu lembut dan terus membuatku semakin menikmatinya.

 

Lidahnya menjelajahi semua yang ada dalam mulutku. Menghisap kuat, membuatku semakin mengeratkan pelukan lenganku pada tengkuknya. Dan ia benar-benar tahu saat dimana aku sudah kehabisan nafas, ia langsung turun dan menghisap kuat leherku.

 

Jantungku berdegub begitu cepat dan sangat keras. Semua yang ada di tubuhku bergetar hebat. Entahlah, kenapa jadi seperti ini?

 

Aku hanya bisa tersipu malu saat ia melihatku. Nafasku masih terengah saat ia menyudahi cumbuan singkat itu. Ia kembali tersenyum dan kemudian menjauh, kembali duduk di tempatnya semula.

 

“Sudahlah, turun dari mobilku dan kembali ke kelasmu saja.”

 

“Eoh? Tuan Cho, kau~”

 

“Aku masih banyak urusan lain, jadi jangan menggangguku.”

 

Tapi entahlah, aku malah mendekatinya dan melepas kaca mata anehnya memberinya hisapan singkat pada leher jenjang dengan kulit putih pucatnya. Entahlah, bagaimana bisa aku melakukan ini?

 

Kedua tanganku mengusap bahunya yang sedikit terbuka karena kemejanya itu. Dan dia benar-benar sangat menggoda. Setelah yakin aku meninggalkan kissmark dilehernya, aku menatap lekat wajahnya. Dan dia~ tampan~

 

“Aku tahu kenapa sekolah ini mengijinkanmu. Jika pulang nanti, tunggu aku~ kita akan meneruskan yang tadi.”

 

Dan dia malah tersenyum padaku, kembali meraih tengkukku dan mendekatkan wajahku untuk menatap lekat ketampanannya. “Aku, Cho Kyuhyun. Dan kau Lee Sungmin  yang akan segera menjadi Cho. Kau milikku, jadi sudah cukup dan jangan bermain lagi.”

 

“Mwo? Apa katamu, ak.. ahhh…..”

 

Aku merasakan sengatan kecil dibagian bawah tubuhku. Dan dari luar aku mendengar Minho ddan Changmin langsung berlari ke arahky dan berusaha membuka pintu mobilnya.

 

“Ya!!! Lepaskan Minnie”

 

“Ommona, baby-ya! Ya! Dasar kau nerd tak tahu diri!”

 

Umpatan itu sungguh membuatku ingin melepaskan cumbuannya, namun aku malah semakin terbuai dengan bibirnya. Dan terlebih saat ia sudah menguasai leherku dan mulai merayap masuk dan memijat lembut juniorku.

 

Yang ada hanya berasaan lemah dan pasrah. Mianhe Minho baby…. Mianhe Changminnie chagi… aku sudah memilih.”

 

“Ahnnn… Kyuhhhh….”

 

He is my boys, and he is mine. Saranghae….

 

.

 

.

 

.

.

 

.

 

END

 

.

.

.

Yiahahhaa… OS gaje. Beneran deh sebenarnya di bayangan yah agak gimana gitu tapi kok jadinya kayak gini? Ya sudahlah. Dinikmati saja. Mungkin karena ini Kyumin jadi ga dapet fluff nya. Coba low onkey~ ahhhh

 

Aku mau bikin onkey kyayakakkaa…*plak* ga sadar diri banyak utang.

 

Yosh… mind to rcl….?

 

Sumpah ni jujur, ga ngefeel banget.

 

N mianhe, bakalan jarang update, kerjaan numpukkkk…. kekekek… bye….

 

48 thoughts on “Kamu dan Kamu | YAOI | KYUMIN | OS

  1. waaaaaahhh
    kalau panjang pasti seru eon~
    tp ini udah seru kok eon ^^b
    hahaha
    kasian sekali Changmin sm Minho😄
    selamanya Ming akan milih Kyu~~😄

  2. ,hahahaha , =D ,ming ada” ajahhh ,
    ,minho sma changmin yg udah ngejar” dia dri dulu ,di lepasin gtu ajah ,

    ,demi tuan cho yg terhormattt ,kkkk ,

  3. Eehhhhh first meet udah enceaaannnn!!????:O yaolooohh emang dasar sungmin dan kyuhyun wkwkwkwk tapi aku suka koooo cuman kyumin momentnya aja aga kurang heheheehehe

  4. waduhhhhh bner” dech kyuhyun bsa bngt ngejebak minnie.

    Padahan bru anak baru, tapi lngsung membuat minnie terpikat.

    Aduh jenius kau kyuppa. Saluddd (t) aku pada mu.

  5. agak gk ngerti sama posisi duduk ming en Kyu waktu di mobil #plak

    saya butuh sekuel eon🙂
    meskipun suma oneshoot jg gk apa😀

  6. annyeong author😀
    enggak nyangka kalo si kyu langsung gituin minnie u.u
    appa sama umma sama2 pervert~ kekekeke

    dan kasihan skli changmin dan minho oppa :3
    udah minho kembalilah pada taemin
    dan changmin carilah yang lain.😛

  7. sekueel donk pzti kern lw di buat chap. . . .
    iih. . .kq aku suka ma skp kyu yg kya gtu.
    ck ck umin bru prtma kali ktmu kyu lgsung takluk hueem. . .

  8. O_O
    omo…omo….
    OMG….
    daebak….
    jinja daebak….
    keren bnget ni ff mu eoni…
    q ampe cengo bacanya…
    one shoot tpi feel nya dapet banget ..awalnya q mikir2 kyuhyunnya mana kok gx da mulu yg da malah changmin opa ama minho opa..
    eh tw nya tiba2 muncul d akhir n bwt ming sesuatu…
    eh?
    yah pkonya bwt ming opa jatuh cinta gx ke laen hati…
    emang cuma kyuhyun opa yg bisa bwt ming opa gitu…
    ah…
    jinja…
    eoni q suka ff kyumin bwtan mu…😀
    #bow

  9. aigoo.. coba dilanjut sampe NC-an.. pasti feelnya bakal kerasa banget.. heuhh.. minho and changmin kasian banget.. mending mereka buat aku ajah#plakk.. hehhehe.. mian cuma bercanda kok..piss^_^V

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s