D.R.A.M.A after story || Ch.3 || KYUMIN || YAOI || M-PREG –

 

Author : rainy hearT

Length : Series

Rated : M

Cast :

-Cho Kyuhyun

-Lee Sungmin a.k.a Cho Sungmin

-Jo Twins a.k.a Cho Twins

– Other SUJU member

Pairing : || KYUMIN ||HANCHUL || JO TWINS||

Disclaimer : Semua cast belongs to God and themselves. Dan seperti biasanya, jika saya bisa saya sudah meng-Klaim seorang Lee Sungmin menjadi milik saya.#Mimmpi….#

Genre : ||Drama || Romance||Humor||

Warning : || BL/ YAOI || Gaje || typo’s || EYD tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia||twincest||

Summarry : || Amazing pieces is OUR MARRIAGE. Amazing Surprise Is OUR BABY||

Another PRESENT From Me

 

D.R.A.M.A after STORY

 

Just KYUMIN

 

Please be Patient With me. Don’t Like Don’t Read. No copas No bash. Kritik and saran yang mendukung selalu diterima dengan tangan dan hati yang terbuka.

 

Aku kembali lagi membawa Sungmin yang manly dan Kyuhyun yang Evil, juga duo pervert and sexy and twins yang luchu…

.

.

HAPPY READING

.

.

Chapter 3

 

.

 

.

 

.

 

Rumah Cho

 

.

 

.

 

.

 

Kyuhyun mengusap dahinya yang sedikit nyeri itu. “Jadi apa, Prince Ming?”

 

Sungmin menghela nafasnya, panjang dan pelan. Menatap wajah Kyuhyun dan kemudian mengulurkan tangannya. “Kemarilah Kyu. Duduk disini dan pangku aku.”

 

Dan demi apa~~~ Kyuhyun tak pernah menyangka dan bahkan bermimpi pun tak berani jika Sungmin mau bertingkah seaneh ini sekarang. Ini sangat romantis terlebih bagi Sungmin yang terkadang masih menolak posisi Uke di dalam hubungan mereka.

 

Ia bergegas mengangkat Sungmin dan memangku namja itu di sofa single nyaman mereka. Dengan jahil menyentil hidung Sungmin.”Hei, ada apa denganmu chagi?’

 

Sungmin menggeleng, “Aku hanya merasa tak ingin jauh darimu. Kyu~” Sungmin memainkan jemarinya berputar di dada Kyuhyun.

 

“Lalu?”

 

“Jadi bisakah kau tak pergi, Kyunie…”

 

Kyuhyun tersenyum jahil, sepertinya ia ingin menggoda Sungmin terlebih dulu. “Eum, bagaimana yah? Sebenarnya aku harus pergi, karena appa…awww… awww …. aish…” Kyuhyun mengusap pinggangnya yang baru saja menjadi korban kejahilan Sungmin.

 

“Aku bilang tidak pergi, itu artinya ya tidak. Jangan membantahku, Cho Kyuhyun.” 

 

Dan wajah kesal itu benar-benar minta dimakan. Sungmin yang kesal bahkan terlihat sangat menggemaskan. Kyuhyun mengembangkan senyumannya dan menciumi sudut bibir Sungmin. Tangannya sedikit menekan tengkuk Sungmin dan satu lengan yang lain mengusap pelan bokong montok yang ada dipangkuannya itu.

 

“Sexy bunny Ming, kenapa kau makin aneh saja?”

 

“Ish… Kyuhhh… berhenti menggodaku.”

 

Siapa yang bisa tahan jika tangan itu menyusup ke celana piyama Sungmin yang berwarna putih kebiruan itu. Mengusap dan sedikit meremas gemas bokong Sungmin yang errr…

 

Kyuhyun mendekati telinga Sungmin dan sedikit meniupkan nafas hangatnya. “Bunny Ming, kenapa sekarang kau makin seksi?”

 

“Kyuhhh… ahhhhss… berhenti menggodaku.” Sungmin sudah menggeliat tak nyaman. Terlebih saat kedua tangan Kyuhyun mulai mengusap nakal seluruh tubuhnya. Sementara Sungmin melingkarkan lengannya di leher Kyuhyun dan membiarkan namja itu terus meniupkan nafas hangat di wajahnya, atau sekedar menciumi kecil setiap titik sensitif di lehernya.

 

“Ahhh…. Kyuhhh… ahhhss…. berhenti menggodaku.”

 

“Never.” Kyuhyun segera mengangkat tubuh Sungmin dan kemudian menjatuhkannya dengan lembut diatas bed mereka. Menangkup kedua sisi pipi Sungmin dan kemudian meraup bibir pink yang sudah sangat menggodanya sedari tadi.

 

Mulai melumat dan menjilat bibir itu. Berusaha menggigit kecil hingga bibir plump itu sedikit terbuka dan memberikan jalan bagi lidah nakal Kyuhyun untuk memainkannya. Sementara tangan nakal Kyuhyun meremas lembut paha Sungmin dan tangan yang lain sudah memainkan dada Sungmin.

 

Meremasnya dari balik piyama tidurnya dan terus mencoba menggoda tubuh yang semakin sexy itu. Kyuhyun menghentikan lumatannya sejenak dan kemudian berbisik di telinga Sungmin. Sedikit menjulurkan lidahnya dan menggigit kecil daun telinga itu.“Sex in the morning, my sexy bunny.”

 

Sungmin tersenyum geli dan merangkul erat leher Kyuhyun. Meniupkan nafasnya ke leher namja itu. “Kyuhhhh…”

 

“Nde, bunny. Kau semakin sexy dan membuatku hampir gila.”

 

Dan dengan tak sabar, Kyuhyun membuka tiap kaitan kancing piyama Sungmin. Kedua matanya berbinar saat melihat tubuh polos dan putih itu. Pinggang Sungmin memang boleh langsing, tapi dada namja itu benar-benar montok dan menggoda. Terlebih dengan puting yang sudah mencuat dan mengeras, membuat Kyuhyun benar-benar ingin memangsa pemandangan indah itu.

 

.

 

.

 

.

 

”Selamat datang tua muda.” Pelayan Jung membungkuk hormat pada dua namja yang baru saja sampai di rumah. Mereka tengah menikmati libur akhir pekan dan akan sayang jika hanya di habiskan di asrama.

 

Youngmin menoleh kesuluruh penjuru rumah yang dapat ia lihat dari sudut ia berdiri sekarang. Namun sosok yang biasa memeluk dan menyambutnya hangat itu sama sekali tak terlihat. “Kemana Umma?”

 

“Dia masih di kamar utama bersama tuan besar.”

 

Youngmin mengangguk imut dan kemudian duduk di ruang tamu. Membiarkan Kwangmin menarik tubuhnya dan menidurkan kepalanya di pahanya. Kwangmin mengusap lembut kepala Youngmin dan kemudian meraih remote untuk melihat pikachu kesayangannya.

 

“Kemana Kyuhyun hyung?” Kwangmin bertanya pada pelayan itu saat ia juga merasa bahwa rumah ini terlalu sepi. Terlebih saat pikachu kesayangannya harus tertabrak iklan di TV itu.

 

“Kalau itu, errr…” Pelayan Jung bingung harus menjawab apa sekarang. Teriakan dan desahan halus itu memang bersaing hebat (?)  dengan berisiknya suara di TV hingga sedikit samar dan tak terdengar.

 

Namun bukan Kwangmin, jika ia tak mengetahui apa yang ada di raut wajah aneh pelayan setia keluarganya itu. “Mereka bercinta?”

 

“Itu, eum…”

 

“Haishh… sudah kuduga. Pasti begitu! Kenapa setiap kali kami datang  berlibur, kedua makhluk itu pasti sedang bercinta? Bukankah hari ini Kyu hyung harusnya mempersiapkan kepergiannya ke Jepang?”

 

“Sebenarnya, tuan muda itu… eum sepertinya Tuan Kyuhyun tidak jadi pergi. Entahlah, tapi dia meminta Siwon ahjussie untuk pergi ke Jepang menggantikannya.”

 

“Haish… untung saja Siwon hyung mau membantunya. Dasar, dia sama sekali tak bertanggung jawab dengan pekerjaannya.”

 

Entahlah,sejak kapan Kwangmin menjadi sok peduli dengan kehidupan keuangan dan bisnis di keluarganya. Yang jelas, Youngmin mulai merasa risih dengan Kwangmin yang sedikit cerewet dan berisik akhir-akhir ini.

 

“Ck… Kwangie, jangan berisik. Aku lelah karena perjalanan dari asrama yang sangat jauh dari rumah. Bisakah kau diam?”

 

“M-mianhe chagi.” Kwangmin langsung menghentikan emosinya dan kembali menatap lembut pada Youngmin. Memberi isyarat pada Pelayan Jung agar namja tua itu segera bergegas meninggalkan mereka.

 

Youngmin mulai tenang dan bisa menikmati waktu istirahatnya. Nafasnya mulai teratur dan mungkin sebentar lagi ia akan beranjak ke alam mimpinya. Tapi…

 

“Ommona!”

 

“Eoh, wae hyungie?”

 

Kwangmin ikut menyamankan posisinya saat Youngmin beranjak dan duduk. Namja itu segera mengecek ponselnya dan membuka beberapa pesan masuk. “See… benar kan, anak itu menungguku di gerbang sekolah.”

 

“Ck…bisakah kau tak mempedulikannya. Dia bahkan baru kau kenal Hyung?”

 

“Minwoo itu masih kecil. Bisa saja dia diculik atau bagaimana.”

 

Kwangmin yang gemas langsung meraih ponsel itu dan menghapus pesan Minwoo. Ia begitu kesal sekarang. “Harusnya kita memang tak kembali ke Korea. “

 

“Yah, aku hanya mencoba menjadi seme yang baik. Bukankah kau sudah menyetujui untuk membiarkan aku mencoba menjadi seme. Kenapa kau sekarang tak membiarkan aku!?  Kau menyebalkan.”

 

Kwangmin hanya bisa ber-sweatdrop ria. Ia tak bisa sepenuhnya menyalahkan kebodohan dan kepolosan Youngmin. Hanya karena menolak menjadi uke, ia harus merelakan namja blondeitu menjadikan Minwoo sebagai uke-nya.

 

.

 

.

 

Flashback On

 

.

 

.

 

“Minwoo???”

 

“Nde, dia manis sekali.”

 

Kwangmin memutar bola matanya. Ia tahu harusnya tak mengajak hyungnya untuk kembali tinggal dan bersekolah di Korea. Kwangmin semakin kesal saat Youngmin beranjak melepaskan pelukannya dan menatap ke lapangan yang ada di tengah sekolah mereka.

 

“Dia manis, bahkan saat bermain basket.” Youngmin menoleh pada Kwangmin dan sedikit memberikan puppy eyesnya. “ Dan kau tahu, berita bagusnya?”

 

“Apa?”

 

“Dia menawarkan diri menjadi uke-ku?”

 

“Mwo?!”

 

.

 

.

 

Flashback end

.

 

.

 

.

  Sementara itu, di kamar Hanchul~~~

.

 

.

 

“Ommona!”

 

Yeoja itu menatap horor pada benda kecil yang ia pegang. Dua garis merah itu berhasil membuat ketakutannya menjadi kenyataan. Dan dengan cepat ia melangkah ke kasurnya. Menatap tajam pada namja yang sudah duduk gelisah menunggui yeoja ini sedari tadi.

 

“Bagaimana yeobo?”

 

Meski kesal, tapi Heechul tak mungkin marah begitu saja pada Hangeng. Ia menyodorkan testpack itu pada Hangeng dan membiarkan namja itu tersenyum lebar.

 

“Awesome! Baby! Kau hamil!” Hangeng melompat kegirangan. “Yeah! That’s was a big GOAL! I did it… i did it yeah!” namja itu berjoget senang dan melompat-lompat di atas bednya. Tak mempedulikan tatapan maut dari Heechul.

 

Yeojoa itu bersungut kesal melihat tingkah kekanakan Hangeng, kemudian dengan cepat meraih bantal guling dan mulai mengarahkannya untuk memukuli namjanya itu. “Ya! Berhenti bertingkah kekanakkan! Aku kesal!  Kau tahu? Aku kesal!”

 

.

Buuk… bukk…

.

 

“Ya!!!”

 

.

Bukk… buk…

 

Hangeng menghentikan jogetannya dan kemudian duduk di kasurnya. Sedikit mengatur nafasnya dan mulai berusaha menenangkan Heechul. “Aish…! Cho Heechulia! Stop it!” Hangeng memegang pergelangan tangan Heechul yang masih berusaha meronta dan memukuli Hangeng. “Ada apa denganmu, yeobo?”

 

“Kyaa! Ada apa?” Heechul kembali menggeram marah. “Kau tanya ada apa? Aku hamil! Benar-benar Hamil stupid Cho! Aish! Memalukan! Arghhhhh…..!”

 

Heechul menggeram frustasi dan melemparkan bantal yang sedari tadi ia gunakan untuk memukuli Hangeng. Sementara namja itu hanya terkikik pelan dan sedikit mencuri pandang pada Heechul yang masih menatap sengit padanya.

 

“Hei! China aneh! Kau pikir apanya yang lucu? Kau pikir aku hamil itu sesuatu yang lucu. Arrgghhh…! aku kesal, kau tahu! Ini salahmu.”

 

Heechul kembali mencoba meraih bantal lain. Dan berusaha untuk memukuli Hangeng lagi, tapi namja itu malah tertawa terbahak sambil terus memegangi perutnya. “Ahahaha… ahahha… aku hanya tak menyangka kalau… ahahaha…”

 

“Kya! Aish! Berhenti tertawa atau aku akan menceraikanmu!”

 

“Hehehe… nde, baik-baik. Ahahahha… aku sedang berusaha untuk berhenti. Ayolah yeobo, bukannya ini kabar bagus. Twins dan Kyu pasti senang mendengar mereka akan dapat adik baru.”

 

“Yah! Senang apa? Kau pikir aku senang, begitu? Diusia 46 tahun, seorang penulis terkenal Cho Heechulia hamil? Kau pikir aku sedang cari sensasi kali ini dan berharap berita tentangku itu menyebar dimana-mana.”

 

.

Buk… bukkk…

.

 

“Ahahaha…!!! hahhaa…. saranghae Baby, appa menunggumu.”

 

“Kya!!! Berhenti tertawa Cho Hangeng! aku akan membunuhmu!”

 

.

 

.

 

.

 

Kedua manusia itu berjalan sedikit berjauhan. Mereka berhasil menghentikan pertengkaran bodoh itu saat pelayan Jung mengetuk kamar mereka cukup keras. Hingga akhirnya terlihatlah sosok yeoja yang biasanya sangat menawan berganti menjadi si buruk rupa yang berjalan dengan pangeran tampan.

 

“Eoh, Youngie dan Kwangie sudah pulang.”

 

Heechul menyambut senang kedua putra kembarnya itu. Tapi ia hanya memeluk Youngmin, yeah seperti biasanya. Youngmin sedikit merasa aneh dengan wajah kusut lemas tak beraturan Umma tersayangnya itu.

 

“Kau kenapa, Umma?”

 

Heechul hanya diam dan menggeleng, kemudian melepaskan pelukan itu dan duduk di sofa yang ada disana. “Pelayan Jung, panggilkan Kyuhyun dan Sungmin. Ck.. apa-apaan mereka. Youngie dan Kwangie pulang tapi mereka masih saja bergelut dikamar.”

 

“Tak usah menggerutu begitu Nyonya besar.” Sungmin dan Kyuhyun, tanpa di panggil pun mereka tegah menuruni tangga. Bergandengan tangan dengan mesra, membiarkan Sungmin bergelayut manja di lengan Kyuhyun.

 

“Eh? Pemandangan menjijikkan. Pagi-pagi kalian sudah membuat panas seisi rumah.” Heechul menatap sengit  pada KyuMin. Entahlah, mungkin karena sifat Sungmin yang sedikit ekstrim membuatnya sedikit membenci Sungmin dan semakin bertambah kesal lagi pada namja itu setiap harinya.

 

Sementara Sungmin, tetap memeluk manja Kyuhyun dan membiarkan namja itu terus mengusap bagian tubuh Sungmin yang bisa ia raih dengan kedua tangannakalnya.

 

Youngmin melihat Heechul dengan pandangan yang sulit diartikan. Namja polos ini sungguh merasa kasihan dengan Heechul yang terlihat sangat mengenaskan. “Umma, are you really okkay? I mean, ini bukan sepertimu Umma. Kemana baju mereh seksi yang sering kau pakai? Kau kelihatan aneh saat tak berdandan dan bahkan pakaian kusutmu itu mungkin sama dengan pakaian gelandangan yang tinggal di pinggiran kota LA.”

 

“Aku sudah menyuruhnya untuk berdandan, tapi lihatlah dia tak mendengarkan aku.”

 

Heechul hanya menatap sengit pada namja China yang kini memasang wajah pabbo-nya dan membenarkan kacamatanya. Ia menghela nafasnya dan mulai memainkan ujung sweater abu-abunya. Sedikit memasang wajah sedih dan memelasnya. “Kau pikir aku harus bagaimana Youngie? Hikss… aku hamil.”

 

.

1 detik

.

2 detik

.

3 detik

.

4detik

.

 

“Hamil!”

 

“Mwo?”

 

Mereka berteriak keras dan menatap horor pada Heechul. Tak terkecuali dengan Pelayan Jung yang berdiri tak jauh dari mereka. Pelayan itu berusaha keras menahan tawanya, begitu juga dengan yang lainnya. Mereka berusaha diam saat tatapan mata Heechul seolah ingin membunuh dan memangsa mereka.

 

Yah, kira-kira seperti itulah ekspresi keempat namja yang kini tengah menghadap para tetua Cho. Heechul merengut kesal dan sedikit menjauh dari Hangeng.

 

“Nde, Ummamu hamil. Tapi lihatlah, dia bahkan menjauhiku sekarang. Dan coba kalian pikirkan, memang apa salahku sampai dia seperti ini padaku.” Hangeng menggeleng pelan dan menghela nafasnya. Sedikit memijat tengkuknya untuk menghilangkan pegal ditubuhnya. “Dia bahkan terus memukuliku sepanjang malam.”

 

Sementara Youngmin langsung mendekati Heechul dan berusaha sebaik mungkin untuk mengembalikan mood yeoja itu. Yeah, anak kesayangan selalu bisa mendinginkan singa yang tengah mendidih sekalipun.

 

Tangan Youngmin mengusap lembut lengan atas Heechul sementara satu tangan yang lainnya mengusap dagu Heechul. “Sudahlah, Umma. Aku akan menyayangi adikku nantinya, jangan terlalu stress  sampai tak mempedulikan penampilanmu lagi. Kau terlalu menyedihkan, Umma.”

 

Yeah, keadaan Heechul memang jauh dari kata layak. Rambut acak-acakan dengan wajah kusutnya menampilkan orang aneh yang sungguh bukan Heechul yang biasanya. Youngmin mengusap lembut rambut Heechul dan merapikannya.

 

“Heuh, konyol sekali. Hanya karena hamil saja, kau sudah seheboh ini.”

 

Pandangan mata tajam Heechul langsung tertuju pada sumber suara. Siapa lagi kalau bukan menantu kesayangannya yang seringkali membuatnya jengkel. “Heh! Apa maksudmu bicara seperti itu. Kau pikir hamil diusia sekarang itu wajar?!”

 

“Umma, jika dilihat dari cara bercinta dan seringnya kau melakukan itu. Wajar saja jika kau hamil.”

 

.

Bukkk…

.

 

Heechul melempar Sungmin dengan bantal yang sedari tadi ada di pangkuannya. “Cho Sungmin! Kau menyebalkan sekali! Berhenti meremehkan dan mengejekku atau kau akan hamil juga!”

 

“Mwo??” Sungmin menahan tawanya dan masih memasang wajah mengejek pada Heechul. “Hahaha… hamil katamu? Aneh sekali. Kau makin lama makin tak waras mertuaku tersayang.”

 

Sungmin menyeringai kecil dan kemudianmeninggalkan ruang tamu itu. Ia memilih menyendiri dan kembali kekamarnya. Entahlah, perasaannya sering berubah-ubah. Terlebih suasana hati dan juga tubuhnya kadang mulai terasa aneh.

 

Seperti sekarang, disaat semua keluarga tengah sibuk dengan Heechul, Sungmin lebih memilih bermain dengan batman and robin atau sekedar mengusap mainan barunya itu. Membersihkannya dan menatanya rapi di sebuah lemari sudut kecil yang ada di sudut kamarnya.

 

“Heuh…” Sungmin mengusap keringatnya. Aneh memang, karena ini awal musim dingin. Tapi ia terus saja berkeringat.” Ada apa denganku?”

 

Sungmin segera meraih ponselnya dan mendial no.1

 

“Yeobosseoyo… Kyunie.”

 

‘Nde, chagi…’

 

“Ck… sampai kapan kau akan disana. Aku bosan mendengarkan Umma. Ayolah, kemari dan temani aku.”

 

‘Heh! Anak manja! Kau tak berhak mengatur Kyuhyunku seperti itu.’

 

‘Ck … Umma!! Sudahlah, jangan menggangguku.’

 

‘Yah! Tapi Sungminnie itu sangat menyebalkan. Aku menyesal menjadikannya menantuku.’

 

‘Umma, berhenti! Ish… Ya! Umma!’

 

‘Diam kau anak bodoh! Dia benar-benar menyebalkan! Sangat tidak sopan, aku kesal denganmu!’

 

Sungmin sedikit menjauhkan telinganya saat mendengar suara Heechul dari ponselnya. Entah bagaimana caranya yeoja itu memang merebut ponsel Kyuhyun dan terus berusaha memarahi Sungmin. Hingga akhirnya, Sungmin lebih memilih mematikan telfonnya dan melempar kasar ponselnya ke kasur empuk mereka.

 

“Apa-apaan, Umma. Menyebalkan sekali.”

 

Sungmin duduk diam dan merengut kesal. Ia memilih menyendiri dan duudk nyaman di ayunan yang ada di balkon kamarnya. Entah bagaimana bisa, dia merengek pada pelayan Jung dan meminta ayunan yang ada di kamar utama tuan besarnya itu dipindahkan ke kamarnya.

 

.

Ceklek~

.

 

Sungmin tak menoleh saat mendengar suara pintu terbuka. Ia sudah bisa memastikan jika yang datang itu Kyuhyun. Namja itu langsung menghampiri Sungmin dan kemudian menyeret satu bantal duduk dan duduk di hadapan Sungmin. Bertumpu  pada lutut Sungmin dan menatap dengan wajah memelasnya.

 

“Kenapa lagi chagi?”

 

“Huah…” Sungmin menghela nafasnya. Ia mulai mengurucutkan bibirnya dan mengusap pelan rambut coklat Kyuhyun. “Aku kesal dengan Umma. Dia selalu saja heboh! Padahal hanya hamil, tapi sampai berisik seperti itu.”

 

Kyuhyun tersenyum kecil dan mengusap punggung tangan Sungmin. Menurunkan tangan namja itu dari atas kepalanya dan menciumnya. “Apa kau iri, saat Umma menjadi pusat perhatian di rumah?”

 

“Eoh? Bukan begitu. Aku sama sekali tak kesal, rasanya biasa saja. Karena memang sejak dulu juga dia selalu menjadi pusat perhatian dan aku sepertinya orang terasing dirumah ini.”

 

“Hei, jangan berbicara seperti itu.” Kyuhyun beranjak sedikit dan memeluk pinggang Sungmin. Ia mendekatkan kepalanya –tepatnya bagian telinganya- ke perut Sungmin. “Eoh?” Kyuhyun berjengit kaget dan kemudian menatap Sungmin. Berulang kali ia kembali menempelkan telinganya dan kembali lagi menatap Sungmin.

 

“Ck… ada apa sih? Kenapa melihatku seperti itu?”

 

“Eum, ahni. Hanya saja…” Kyuhyun sedikit teringat akan sikap dan perubahan Sungmin. Menjadi sedikit lembut dan err…. seksi. Yeah, tubuh Sungmin tambah menggoda dengan bokong kenyal bulat yang sangat penuh dan juga tubuh berisi dengan pinggang langsingnya, sungguh bisa menahan Kyuhyun untuk tak keluar dalam beberapa bulan.

 

Kyuhyun mengamati intens wajah namja tersayangnya itu. Pipi merona merah dan bibir yang semakin hari semakin memerah. Sungmin bahkan seribu kali lebih cantik dari sebelumnya. Rambut hitam itu membuatnya terlihat lebih alami dan~

 

“Kau memang semakin cantik, baby.”

 

“Eoh?” Sungmin memundurkan tubuhnya saat tangan Kyuhyun mencoba meraih pipinya. “Sudah Kyu. Kita baru saja selesai dan aku tak mau kau terus-terusan merayu dan menjebakku. Dan hasilnya, kita kembali bercinta lagi dan lagi. Aku tidak mau!”

 

“Ahni! Bukan begitu.” Kyuhyun menggeleng pelan. Kemudian entah bagaimana caranya dia menarik Sungmin, hingga namja itu limbung dan jatuh di pangkuan Kyuhyun. “See, kau bahkan makin berat.”

 

“Mwoya!”

 

.

Plakk…

.

 

“Aww… Ming, appo!”

 

“Apa maksudmu makin berat?! Bilang saja aku ini gemuk! Bukan seksi! Kau menyebalkan Cho! Ingin kupatahkan kaki dan tanganmu itu!”

 

Sungmin sudah bersiap memiting tangan Kyuhyun, namun kembali wajah tampan yang sedang mode oon dan aneh itu malah membuat Sungmin ingin tertawa. “Aigo…! Aahhahhaa….!”

 

Sungmin tertawa sedikit terbahak dan kemudian mencubit gemas pipi Kyuhyun. “ Dasar pabbo namja! Wajahmu itu terlihat sangat bodoh. Ck….kau konyol, tuan Cho.”

 

Kyuhyun malah mempoutkan bibirnya dan kemudian memainkan jarinya di perut Sungmin. “Aku hanya sedang merasa aneh, tapi kenapa kau malah memukuliku. Kau memang tambah berat, Ming. Tapi entahlah, setiap lekuk tubuhmu yang bertambah itu membuatmu malah semakin terlihat seksi dan setiap kali melihatmu, aku ingin memakanmu.”

 

Oke~ jika Sungmin yang biasanya mungkin saja akan memukul  keras kepala Kyuhyun, tapi Sungmin yang saat ini…

 

“Eoh? Jeongmal?”

 

Kyuhyun mengangguk imut. “Nde, bahkan kau semakin cantik. Sangat cantik, Ming.”

 

Tapi kali ini Sungmin tak setuju dengan sebutan itu. Ia menggeleng cepat. “Ahni, aku tidak cantik. Aku masih playboy dan akan tetap setia dengan profesiku itu. Itu profesi paling menguntungkan untuk namja tampan sepertiku.”

 

~Dan ini, Sungmin narsis mode on~

 

“Tapi kau cantik, sayang.”

 

“Ahni! Aku tampan, Kyunie. Ayolah, akui saja.”

 

“Kau cantik, dan sangat cantik.”

 

“Ya! Aku tampan! Katakan aku tampan sekarang juga atau aku akan me~ heump….” Sungmin menahan sesuatu di mulutnya. Sesuatu yang seakan memberontak aneh didalam perutnya. Membuatnya berlari cepat menuju satu ruangan yang benar-benar ia butuhkan.”

 

Sepeninggal Sungmin, Kyuhyun hanya melongo dan menggeleng. Tapi saat mendengar suara aneh itu ia segera berlari menuju Sungmin.

 

“Hoek~ Hoek~”

 

Sungmin berulang kali berusaha memuntahkan sesuatu dari dalam perutnya. Tapi  sesuatu itu tak kunjung keluar hingga semua ia hanya mengeluarkan sedikit air dan terus saja merasa mual.

 

“Ming, gwenchana?”

 

Kyuhyun yang panik, hanya bisa mengurut tengkuk Sungmin dan menopang tubuh itu. Ia memegang lembut lengan Sungmin dan berusaha untuk tetap menjaga tubuh Sungmin berdiri tegak.

 

“Kyuniehh… aku lemas…”

 

“Gwenchana baby, mungkin kau hanya tak enak badan karena terlalu sering berada diluar. Kau harus ingat, jika angin dingin tak baik untukmu.”

 

“Ahniya, Kyunie. Aku….heumpp hoek~”

 

Dan kembali, Sungmin muntah dan terus menerus hingga akhirnya ia tak sanggup lagi dan kemudian pingsan. Kyuhyun panik, ia tak tahu harus berbuat apa. Ia segera mengganti pakaian Sungmin yang sedikit basah karena air dan keringat. Kemudian menidurkan namja itu di kasurnya.

 

Ia segera berlari menuju lantai bawah. Disana sepertinya suasana sudah mulai baik. Bisa didengar dan dilihat jelas jika Heechul tengah tertawa terbahak. “Umma-ya!” Kyuhyun berteriak keras dan segera duduk disisi Heechul.

 

“Umma! Katakan! Apa yang kau lakukan pada Sungmin?”

 

“Eoh, kenapa aku?”

 

“Ck… jangan bohong Umma. Sungmin bilang jika ia sempat melihatmu memasukkan apalah itu ke makanannya beberapa bulan yang lalu.”

 

Heechul merengut tak senang. “Apa maksudmu? Kau menuduhku akan meracuninya? Begitu?”

 

“Bukan begitu Umma, hanya saja~ aish…” Kyuhyun bingung menjelaskannya. “Yang jelas sekarang Sungmin pingsan, umma. Eoteokhe????”

 

“Pingsan?”

 

“Nde, appa. Haish… aku harus segera memanggil Dokter Choi.”

 

“Eits, tunggu sebentar. Bisa saja Sungmin hanya demam atau masuk angin?” Heechul sebenarnya sudah tersenyum puas dalam hati, tapi ia belum sepenuhnya yakin.

 

“CK… Bagaimana bisa disebut demam, Umma. Ini aneh! Dan semakin aneh saat aku bisa mendengar sesuatu diperutnya?”

 

“Mwoya?”

 

“Jeongmal?”

 

.

 

.

 

.

 

.

 

TBC

.

.

.

Bagaimana ch ini? Jujur~ aku minta maaf buat keterlambatan updatenya. Biasa, penyakit maag ga bisa ditolak. Beuh, bikin tugas and kerjaan pada numpuk. Semoga ga aneh and masih berasa feelnya.

 

Sempet drop saat beberapa reader bilang, story aku pada ga dapet feel. Hahaha… kesian … kesian…

 

YESUNG-dahlah. Yang penting aku udah usaha publish, mianhe jika akan sering telat publish. Kerjaanku makin melimpah ruah, dan aku bener-bener lagi gampang sakit sekarang.

 

GamsaHAE ^__^

 

Yosh… seperti biasa, abaikan typo’s and

Mind to comment?

83 thoughts on “D.R.A.M.A after story || Ch.3 || KYUMIN || YAOI || M-PREG –

  1. haha minnie hamil juja ya.

    Wkwkwkkkk heeechul chul chulllll ada ada aja.
    Sumph prah klu dibiarin, akal’a gila gila mulu.
    Iket sekali”. Tpi gg pp minnie cabal ya.

    🙂

  2. wah akhirnya uming n heechul hamil bersama juga, seru…seru ayo lanjut terus gak sabar nich nunggu ch selanjutya ayo semangat terus dan semoga makin banyak dapat ide ide baru buat uming n heechul biar lebih seru klo bikin keributan hhee….

  3. omo, apakah min bneran hamil? bgmana nsib hanchul slanjutx? lalu gimana klanjutan hbungan twins ??! *silet mode on*haha hah pnsaran… smangat y onn

  4. Hahahaha…. Puas banget akhirnya Heechul sma Sungmin hamil barengan :D….,

    pengen liat ngidamnya seperti apa, pasti ricuh banget..,
    ditunggu next chapnya…🙂

    BTW gambar diatas keren banget, cantik ~~

  5. Huahahhhhaha yes yes yes sungmin hamileeeee(?)!!=)))))) alurnya terlalu lambat gasih eonn *sotoy* kepinginnya aku sih, kalau bisa satu ch kusus buat kyumin hehehehe cuman kasih saran kooooo muehehhe ^^v lanjut eooonn!! Hwaitingggg!! :*

  6. hahaha,,akhrx heecul beneran hamil..snjata mkn tuan,,aigoo ming pasti beneran hamil..gmana reaksi min kalo tau drinya hamil? oke d tnggu next chap.x

  7. BANZAI !
    BANZAI !!
    BANZAI !!! *tebarbungabangKAI*

    Hohoho~
    Baby Ming Hamil…^^
    Wah.. Wah.. Wah…
    Kita ada’in syukuran 40 hari 40 malam nyookk??
    Terus habis itu kita pawai berbondong-bondong keliling dunia sambil bawa spanduk “SUNGMIN IS PREGNANT!! IT’S OUR MIRACLE!! BABY MING HAVE A BABY!!”… #plak! *orang.gila!! #abaikan
    Hahaha…

    Yang paling penting…
    Aku SENENG BANGET kalo Baby Ming mau punya Baby…😀
    Hahaha…
    Baby.. Baby.. Baby.. Baby.. Baby.. [From U mode:on]

    Lanjut eon!!^^
    Update kilat ne…
    FIGHTING!!!

  8. Apa ming bneran udh hamil tuh??
    Kyaaaaaa!!! Sayah happeeeeeeeh #lebayModeOn
    G sbar pngen tw reaksi ming gmn. Scara dy kn jd uke aja kdang msh ga trima, apalg dy bsa hamil bgtu. Psti kyuhyun kewalahn ngadepin sungmin kkkkkkkk
    LANJOOOOOOOOT!!
    ^0^//

  9. Yahh..omona~ apakah uri ming hamil.??
    Cheongmal?? Wahh…bgaimana reaksi sungmin,ya..? Kalau ternyata dia benar benar hamil?? Aku harap dia mau menerima uri aegya..kalau ternyata umin hamil…:)

    eonnie…chicken kapan update? Aku sudah menunggunya dari kemarin kemarin…

    HWAITING…

  10. Waaahhhhh kayaknya min hamil nie….
    Aku gak kbyang gmn klo min tau dia hamil.. Klo kyu sih udah psti seneng..
    Lha klo min, d blg cntik aj masih gak mau, uke juga msih susah ngakunya, gmn kalo dia tau dia hamil….

  11. kekekekeke~~~
    heechul hamil \(^o^)/
    sungmin juga hamil \(^o^)/
    asiiiikkkk keluarga Cho bakal makin rame😄
    heechul seharusnya senang bisa hamil lg, hangeng aja segitu bahagianya😄
    kekeke
    fightung eon ^^9

  12. ming en chullie sama2 hamil ><
    pasti bakalan rame tuh rumah keluarga Cho gara2 mereka bakalan ngidam yg aneh2,.
    hihihi😀
    lanjuut eon!

  13. hah ???
    heechul hamil ???
    andweee
    kau kejam eonni
    ugh tapi asal sungmin hamil enggak apa-apa lah
    dan apakah youngmin pantas jadi seme ??? *dipertanyakan*

  14. hah ???
    heechul hamil ???
    andweee
    kau kejam eonni
    ugh tapi asal sungmin hamil enggak apa-apa lah
    dan apakah youngmin pantas jadi seme ??? *dipertanyakan*
    ditunggu lanjutannya

  15. huuwaaa…
    Ming hamil??
    Gimana jadinya ya kalau heechul umma sama ming hamilnya bareng2??
    Nggak kebayang deh.
    Bisa2 adik sama anaknya kyu lahir bareng2.
    Hahaha…😀

    Semangat eon.
    Di tunggu chap selanjutnya.
    eon kyumin momentnya di perbanyak(?) ya.
    Hehehe…😀

  16. Hahaha,udah hamill, horee😀 saya suka mpreg wkwk, ayo siksa kyu pake ngidamnya ming *smirk* , update kilat lagi yaa, semoga maag author gak kambuh2 lagi, semangaat \(^o^)

  17. omooo, prtama buka lgsg liat fto’a heechul un
    eonnie, min sama heechul hamil brg kah?
    hihi lucu..
    eonnie youngmin pny uke? oh my..
    lanjut eonnie..

  18. Poor kwangmin..
    Tp gimana jd.a klw young yg jd uke.. kkk~😀 YoungWoo i2 sma2 cantik.. ckck

    Heechul hamil…. hahaha kasian.. udh tua msh hamil..
    Ah brrti ntar kyu pnya dongsaeng yg umur.a sma dong sma aegya mrka..😀 lucu lucu…

  19. Hehehehe…..
    Jadi ketawa sendiri bacanya….
    Kyumin makin mesra aja, jadi iri…..
    Jadi penasaran, sungmin bakal ngidam apa y….
    Oke, lanjuuuuuuut……

  20. Akhirnya hamil juga….hahaha😀
    Nggak sabar nunggu baby kyumin lahir….
    Pasti lucu kyk Ming…
    Ngidam ny Ming jangan yg susah”yah chingu..kasian kyu Nya…

  21. Sungmin hamil ? O,o
    horeeeeeeee xD
    gak sabar liat anak nya *eh

    Jotwins nya kenapa ?
    Kenapa Youngmin mau jadi seme ?

    Ini bagus thor
    kerennn xD

  22. Hahaaaa,
    ngbayangn chulie n umin brntem jd keingetn mrk d intimate n0te pas scene miss intimate ^^

    hueeek,
    agk bingung c0z chp.2 g bs dbuka gegara dpRotek ma auth0r’a…):

  23. finnaly…
    akhirnya ming hamil jg..
    hore….hore…berhasil…
    ~nari-nari ala dora

    ketauan jg klo ming hamil..
    gx sabar gmna lanjutannya..
    go
    jo twins gx klah lucu yg asalnya seme harus bertukar posisi jd uke coz da saingan berat..
    haha..
    aneh2 jah..
    tapi seru..
    lanjut…
    next capter..
    #bow
    .
    next capter..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s