Dreams… sekuel|| ep. His Wedding || Part. A || KyuMin || GS ||

.

.

.

.

.

Gulungan merah itu~

 

Entah mengapa rasanya masih berat?

 

Meski sudah mencoba berulang kali, tetap saja masih tersisa.

Sungmin menggumamkan pemikiran itu dalam diamnya. Bibirnya bergetar menahan perasaan tak menentu dalam  hatinya. Sesuatu yang terisi bahkan sudah terisi penuh. Lalu sesuatu yang hilang bahkan sampai tak tersisa.

Cinta ~

 

Adalah sebuah noda yang kadang tak bisa kau buang begitu saja.

 

Meski terlihat bersih, belum tentu benar-benar tak tersisa.

.

.

.

.

.

.

Dreams….

 

Author : rainy hearT

Length : Series

Rated : M

Cast :

– Cho Kyuhyun

– Lee Sungmin a.k.a Cho Sungmin

– Kim Jong Woon a.k.a Yesung

– Kim Ryeowook

– Other Super Junior member

Pairing : || KYUMIN || slight Yemin || YEWOOK

Disclaimer : Semua cast belongs to God and themselves. Dan seperti biasanya, jika saya bisa saya sudah meng-Klaim seorang Lee Sungmin menjadi milik saya.#Mimmpi….#

Genre : ||Drama || Romance||Fluffy Angst||

Warning : || GS || Gaje || typo’s || EYD tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia||SAD jadi siapn tissue yang banyak J

Summarry : ||Ini bukanlah yang aku inginkan. Seandainya saja kau tahu jika ini menyakitkan, kuharap kau tak akan meninggalkan aku semudah itu. Tapi, mengapa disaat pertemuan itu datang, aku tak bisa bernafas…. aku TERPENJARA…||

 

Another PRESENT From Me

 

Sekuel of

 

~ DREAMS ….~

 

Ep. His wedding

 

.

.

.

 

Aku ga tau ini akan berchapter atau bagaimana, yang menentukan adalah tanggapan para reader

 

.

 

.

 

 

Please be Patient With me. Don’t Like Don’t Read. No copas No bash. Kritik and saran yang mendukung selalu diterima dengan tangan dan hati yang terbuka.

 

Nikmatilah STORY-nya…. ^_____^

.

.

HAPPY READING

.

.

 

 

~His Wedding~

 

.

.

.

.

 

KyuMin House

 

.

 

.

 

.

 

Yeoja ini~

 

Dia tengah menikmati kembali kesendiriannya. Di rumah besar dan megah itu, ia lebih memilih berada di sudut kamarnya dan menyendiri. Duduk memeluk lututnya dan seakan tak mempedulikan sekitarnya lagi.

 

Salahnya kah~ sampai semua menjadi seperti ini lagi?

 

Ia kembali memainkan gulungan kertas berwarna merah gelap dengan pita kuning gold yang melilit gulungan itu. Kembali membuka lilitan pita dan membacanya. Sederet tulisan yang seharusnya~

 

Sungmin bisa meyakinkan dirinya baik-baik saja dengan ini, bahkan dia sudah bersama Kyuhyun. Apakah dia terlalu egois?

 

.

 

Kyuhyun~

 

.

 

 

Namja itu terlalu~

 

Ah, entahlah. Cinta memang membutakan mata dan hati, bahkan meracuni pikirian dan melemahkan tubuhmu sendiri. Ia menjadi namja lemah yang hanya akan terus menopang Sungmin.

 

Cintanya yang tak pernah terukur itu membuatnya tersiksa sendiri. Tapi ah~ cinta itu baginya tetap indah. Terlebih saat ia melihat semua dari sisi baik kehidupan dan pemikirannya. Ya, setidaknya Sungmin masih miliknya.

 

 

.

 

.

 

.

 

“Kau masih memikirkannya, Ming.”

 

Kyuhyun bergumam pelan saat melihat Sungmin yang masih bersandar pada dinding kaca di kamar mereka. Ia baru saja pulang dari kantornya dan saat membuka pintunya, ia hanya bisa tersenyum miris melihat Sungmin di pojok ruangan kamar mereka.

 

~Tak seharusnya Sungmin berbuat seperti itu~

 

Ya, memang benar. Tak seharusnya seorang yeoja yang bahkan sudah bersuami, dan bahkan sudah berusaha mencintai ~ mengatakan akan berusaha mencintai dan hanya mencintai, tapi__

 

Hati itu nyatanya masih terbagi.

 

Sungmin masih menatap sendu gulungan merah, undangan pernikahan yang sejujurnya sangat tak ia inginkan. Pernikahan yang bahkan sangat mendadak dan mungkin satu tindakan konyol karena berani mengambil resiko di saat karirnya sedang melambung tinggi.

 

“Yesung akan menikah, bukankah sewajarnya kau bahagia?”

 

Ya~ kata-kata Kyuhyun itu cukup menusuk Sungmin sekarang. Ia bukan tak bahagia, tapi rasanya~

 

Berfikirlah…

 

Bagaimana perasaanmu saat seseorang mengambil sesuatu yang sangat kau sayangi? Ah, bukan sesuatu. Baiklah, mengatakan yang sebenarnya~

 

Bagaimana perasaanmu saat seseorang mengambil sesuatu yang belum benar-benar hilang dalam hatimu?

 

Jangan~

 

Jangan menyalahkan Sungmin atas semua ini. Ini bukan salahnya, atau salah siapapun. Tak ada yang bisa mengontrol hati manusia dan bahkan manusia itu sendiri. Dan Sungmin~ bukan ia tak mau melupakan semuanya, tapi melupakan seseorang yang benar-benar pernah menyatu denganmu itu sangatlah sulit.

 

3 tahun?

 

Tak cukup~ sebanyak apapun waktu itu tak akan cukup, terlebih hidupmu selalu di bayangi olehnya. Bukan~ ini bukan karena Yesung yang selalu ada untuk Sungmin. Tapi karena Sungmin yang selalu mengikuti Yesung.

 

Public figure dengan segudang award dan juga terkenal di  seluruh penjuru Korea bahkan sampai ke luar negeri. Dan Sungmin, hanya perlu menyalakan TV atau hanya perlu menekan angka 1 pada ponselnya untuk menghubungi namja itu.

 

Dan Kyuhyun~

 

Ia tak melarangnya. Baiklah, ini bukan salahnya. Tak ada yang bisa Kyuhyun lakukan jika cintanya sendiri sudah melemahkannya. Ia hanya berusaha untuk selalu mengerti Sungmin dan semua perasaan cinta lamanya.

 

Sungmin sangat mencintainya dan itu kenyataannya.

 

Tapi, membuang sesuatu dari hatimu dan mengganti dengan yang baru, membutuhkan waktu yang bahkan sangat lama. Dan Kyuhyun, he is the perfect angel.

 

“Berusahalah untuk merelakannya, Ming. Biar bagaimanapun kau adalah Cho.”

 

Sungmin mengangkat wajahnya dan menatap Kyuhyun. Ia melepaskan gulungan itu dan beranjak dari duduknya. Perlahan, ia menyadarinya. Membiarkan gulungan merah itu terus berguling dan melewati pintu balkon kamar mereka dan kemudian berhenti disisi pagar pembatas itu.

 

Ya,hanya butuh seseorang untuk membangunkannya dari mimpi panjangnya.

 

Sungmin langsung memeluk Kyuhyun dan melesakkan wajahnya ke dada namja itu. Mulai terisak pelan, meski ia sudah berusaha untuk tak menangis.

 

“Mianhe, Kyuh. Hiks… aku hanya… aku…”

 

“Ssstttt…” Kyuhyun mengusap pucuk kepala Sungmin dan mengecupinya perlahan. “Aku mengerti Ming. Asal kau terus mencobanya, aku akan baik-baik saja.”

 

Sungmin mengangguk pelan dan mengeratkan pelukannya pada Kyuhyun. “Saranghae, Kyunie.”

 

“Nde, nado saranghaeyo.”

 

.

 

.

 

.

 

“Dia harus membenciku.”

 

Namja itu memasukkan dua block gula ke kopi hitamnya. Ia mengaduknya pelan dan perlahan menghirup wangi khas kopi itu. Sementara namja yang ada didepannya hanya terus melihat kesekitar ruangan yang terbilang kecil itu.

 

Ia kemudian beranjak dari duduknya dan berjalan pelan. Membuka pintu menuju balkon di apartemen itu dan mendekati pagar putih pembatas balkon. Ia melihat ke bawah. Sangat tinggi, lantai 25.

 

Sejujurnya, ia sempat memilih mati jika memang akan terus seperti ini. Tapi kemudian ia berfikir kembali, dan lagi~ hanya bisa tersenyum miris.

 

.

Pukkk~

.

 

Tepukan dibahunya membuatnya meloloskan sedikit tawanya. “Hahaha…. sangat menyedihkan.” Ia menggeleng pelan dan berusaha untuk tak menjadi namja lemah dan terus menangisi kekalahannya. “Aku bahkan sudah kalah sebelum kita berperang. Kau selalu menang dan bahkan sampai sekarang.”

 

Namja itu kemudian berdiri disisinya. Ikut melihat pemandangan sore hari yang sejuk dan sedikit dingin di awal musim dingin itu. “Sudahlah, aku akan menikah dan aku pastikan dia tak akan mengingatku lagi.”

 

“Seandainya kau tahu, jika ia semakin terpuruk~ apa kau juga akan tetap menikah? Kau melepaskannya, Yesung hyung. Tapi bukan berarti dia benar-benar hilang dari hidupmu, dan dia juga sama sekali belum melupakan perasaannya.”

 

Kyuhyun meremas kecil kemeja di bagian dadanya. “Disini sakit, sampai sangat sakit hingga aku kadang tak tahu lagi harus bagaimana. Aku tak bisa mengubah perasaannya, dan kau memang telah memilikinya selama ini. Sementara aku, hanya orang baru yang tak tahu apa-apa.”

 

“Tapi dia sudah berusaha, Kyu. Setidaknya kau harus lebih membantunya.”

 

Kyuhyun menoleh pada Yesung. “Aku sudah membantunya. Selalu mencintainya dengan apapun yang aku miliki. Hatiku, tubuhku dan bahkan hidupku~ semuanya aku arahkan untuk mengikutinya. Tapi rasanya belum cukup, atau entahlah~” Kyuhyun menunduk. “ Mungkin butuh waktu yang lebih lama lagi.”

 

.

 

.

 

.

 

Jika akan terus seperti ini, sanggupkah ia bertahan. Mencintai bukan berarti menerima semuanya, terkadang  jika sudah lelah mengalah maka ada saatnya ia berhenti. Dan~ apakah mungkin ia kembali berhenti lagi setelah perjuangannya bertahun ini?

 

Sungmin mengedarkan pandangannya menatap keseluruh ruangan luas itu. Ia tersenyum canggung saat melihat yeoja yang masih terlihat cantik itu sedang menata bunga yang baru ia beli. Menatanya dengan cantik dan meletakkan di setiap sudut ruangan.

 

“Kau sudah bangun?”

 

Yeoja itu tersenyum canggung dan melangkah pelan mendekati Sungmin. Ia kemudian meraih punggung Sungmin dan menuntunnya untuk duduk di salah satu sofa yang ada di ruang tamu itu.

 

“Bagaimana keadaanmu? Kau sudah baikan?”

 

Sungmin mengangguk canggung. Entahlah~ ia hanya bingung. Menjadi menantu dan sangat disayangi oleh yeoja ini. Dan memberikan pengharapan jika nantinya ia akan melahirkan putra Cho yang tampan dan pintar. Tapi~

 

Setelah tahun ke-3 pernikahan, yang terjadi hanya…

 

“Gwenchana Heechul Umma, hanya pusing saja. Mungkin aku hanya belum terbiasa dengan cuaca dingin.”

 

Heechul mengangguk dan mengusap lembut  lengan Sungmin. “Belum waktunya, bukan berarti tak akan pernah. Mungkin saja memang tubuhmu belum siap menerima kehadiran baby, tenanglah chagi.”

 

Heechul meraih pipi Sungmin dan mengusapnya pelan. “Umma akan menunggu kehadiran cucu umma, bahkan sampai kapanpun.”

 

Nyess~

 

Rasanya hati Sungmin seperti tertusuk pisau sedingin es yang langsung membuat lubang besar dihatinya. Perasaan bersalah itu, perlahan melemahkan Sungmin. Ia tak tahu, mengapa sampai saat ini masih saja terasa sulit meski Kyuhyun selalu saja memahami dan menurutinya.

 

Cinta memang tak bisa dipaksakan, tapi mungkin Sungmin harus memaksakan diri untuk menutup kedua matanya kali ini. “Mianhe, Umma.”

 

Ya~ hanya kata-kata itu yang mungkin bisa ia sampaikan pada Heechul. Ia tak tahu, mengapa terus saja meminum obat-obatan itu dan menolak kehadiran baby diperutnya. Dan Kyuhyun, dia hanya namja yang penuh cinta. Selalu menerima semua apa yang Sungmin inginkan dengan sepenuh hati.

 

.

 

.

 

Kyuhyun duduk gelisah di depan Ahra. Memang, ia tak akan bisa menyembunyikan sesuatu  apapun itu dari yeoja ini. Dan ia hanya bisa menunduk saat Ahra terus mempertanyakan keanehan rumah tangga Kyuhyun.

 

Sekarang yeoja itu tengah mengunjungi Kyuhyun di kantornya. Ia tak mungkin mengunjungi adik kesayangannya di rumah dan membuat keributan disana. Ia sudah lelah mengatur emosi dan kemarahannya, dan sekarang ia sudah tak tahan lagi.

 

“Kau tahu. Aku baru menikah awal tahun lalu dan sekarang sudah hamil. Aku yakin, kau bisa memberikan keturunan Cho. Tapi kenapa Sungmin tak kunjung hamil?” dengan nada sengit dan sedikit mengejek, ia mencoba membuat Kyuhyun sadar.

 

“Molla, noona.” Kyuhyun hanya menggeleng enteng dan kembali membuka-buka kecil berkas yang ada di tangannya.

 

“Apa kau yang melarangnya?”

 

Kyuhyun yang tak mau Ahra lebih keterlaluan dan salah paham pada Sungmin, akhirnya memilih meletakkan berkas yang sedari tadi ia pegang dan menatap Ahra. “Sudahlah, Noona. Ini bukan masalah aku melarang atau tidak. Bukankah kau juga tahu jika banyak pasangan yang bahkan sudah menikah berpuluh tahun masih juga belum mempunyai anak. Jangan menjadikan ini masalah besar.”

 

Tapi Ahra terkekeh kecil. Ia menggeleng dan mengusap pelan perutnya yang sedikit membuncit.  “Aku tak yakin, Sungmin mencintaimu.”

 

Ahra hanya menggumam, tapi cukup jelas untuk didengar oleh Kyuhyun yang duduk didepannya. Tubuh Kyuhyun kemudian mendadak kaku dan tegang. Lidahnya terasa kelu dan sangat nyeri di hatinya. Apakah sangat terlihat, sampai Ahra dengan mudah menyimpulknnya.“Sudahlah,Noona. Jangan membicarakan ini lagi, kau membuatku__”

“Membuat apa?” Ahra beranjak dari duduknya dan kemudian mendekati Kyuhyun. Bersandar pada meja Kyuhyun dan berdiri menghadap Kyuhyun. “Jangan kira aku buta sampai tak melihat bagaimana cara Sungmin mencintaimu. Sudah terlihat jelas jika masih ada penyanyi itu dimatanya. Sementara kau~ bahkan mungkin hanya sekumpulan kecil pasir yang lama-lama akan habis dan hilang dalam genggaman tangan Sungmin.”

 

Kyuhyun diam. Ia tak mungkin terus menyangkal dan berdebat dengan Ahra. Kyuhyun lebih memilih tenggelam dalam pemikirannya tentang Sungmin, lagi ~dan lagi~ akan terus seperti itu.

 

“Aku akan mengaturnya, Kyu.” Ahra mendekati wajah Kyuhyun dan mengusap pipinya. “Adik kesayanganku harus mendapatkan yang terbaik. Dan aku tak akan bersabar lebih lama lagi jika terus seperti ini.”

 

“Apa maksud Noona? Jangan mencampuri urusanku.”

 

Tapi Ahra sama sekali tak mempedulikan gertakan Kyuhyun, ia malah tersenyum~ eerrr… lebih tepatnya menyeringai.

 

“Sepertinya kau memang perlu bantuanku Kyu. Hahhaa… kita lihat, jika di sesuatu yang lama kau miliki itu bahkan sama sekali tak berguna maka sekarang adalah saatnya kau mencari yang lainnya.”

 

“Mwo?”

 

Ahra mengangguk yakin. “Sesuatu yang baru untuk hidupmu, cinta yang baru.”

 

“Noona~~~!!!!”

 

.

 

.

 

Yesung POV

.

 

.

Jika semua berfikir bahwa aku akan baik-baik saja, maka aku tak seperti itu. Menyerah untuk mencintai setelah sekian lama memilikinya dan mencoba mengganti dengan yang baru ternyata tak semudah yang aku pikirkan.

 

Sekarang, baru aku tahu~ bagaimana rasanya menjadi Sungmin.

 

Ketika dihadapkan pada cinta yang baru, sedangkan hatimu masih separuh tertinggal ditempat yang lama. Aku mungkin tak sekuat apa yang terlihat. Mencoba bijak dan melepaskan Sungmin meski aku sendiri tak tahu apakah aku bisa bertahan tanpanya.

 

Mencoba egois dan menikah dengan yang lain, dan menghancurkan semuanya dengan satu kali hentakkanku. Tapi jika boleh berharap, bisakah aku bersamanya di kehidupan yang akan datang?

 

“Oppa~”

 

Dan dia yang datang dalam hidupku, akan aku bawa kemana kehidupan ini. Jika aku boleh memilih, maka aku ingin hilang. Atau setidaknya menghilangkan perasaan ini. Aku tak ingin menyakitinya, tapi Sungmin~

 

“Oppa…”

 

Wookie merengek lemah dan membuyarkan semua lamunan ku tentang yeoja itu. Yeoja yang selalu tersenyum sambil menekan tuts pianonya. Bernyanyi dengan suara tenor cantiknya dan terus tersenyum padaku.

 

Semuanya sama, atau bisa aku katakan jika Wookie seperti duplikat Sungmin. Ia memiliki semua yang Sungmin miliki. Tapi, mengapa rasanya masih sangat jauh dari tempat Sungmin?

 

Dihatiku, dia tak pernah hilang. Dan aku tahu pasti, dia juga tak akan dengan mudah menghilangkan aku. Lalu harus dibagaimanakan kehidupan hati kami?

 

Aku membiarkan Wookie bergelayut manja di lenganku dan membiarkan tangannya memainkan cincin pertunangan kami. “Oppa, sebenarnya kau memikirkan apa?”

 

“Ahni, bukan apa-apa.”

 

“Lalu kenapa kau diam saja. Apakah memikirkan pernikahan kita?”

 

“Bukan chagi, aku tak memikirkan apapun. Hanya sedikit nervous untuk hari itu.”

 

Dan dia tersenyum kecil. “Aku tak menyangka jika aku akan menikah dengan Yesungie Oppa, dan bersamamu selama 3 tahun lebih membuatku semakin tahu semuanya tentangmu.” Ia terdiam. Dan aku mencoba melihat wajahnya.

 

Pipi tirus itu memang lain dari pipi chubby Sungmin. Aish~ hilangkanlah Sungmin dari pikiranku sekarang! Atau aku akan benar-benar mati karena terus mengharapkannya.

 

Wajah Wookie berubah. Senyuman itu perlahan memudar dan hilang. Berganti menjadi raut sedih, dengan kulit wajah yang terus memerah.

 

“Aku tahu semua  tentangmu, termasuk Yeoja itu. Lee Sungmin~ ah … atau bolehkah aku panggil Cho Sungmin?”

 

Hatiku nyeri mendengar itu. Aku tahu aku terlalu bodoh sampai tak bisa menyembunyikannya dari Wookie. “Jangan memulai lagi pembicaraan itu.”

 

“Aku tak memulai apapun. Yang ada itu, kau~ Oppa. Kau yang memulainya, dan bahkan sebelum kita sempat mengawali semuanya. Kau sudah terlanjur menjalin dan merasakan semuanya padanya. Termasuk cintamu yang sepertinya tak ada habisnya untuk yeoja Cho itu. Kau bahkan tak berhenti mmeikirkannya, dan sampai sekarang masih saja seperti itu.”

 

Marahkah~

 

Pantas, jika dia marah padaku. Aku terlalu bodoh hingga berpura-pura bijak dan melepaskan Sungmin. Yang pada kenyataannya aku tak bisa melakukan apapun dengan baik tanpa Sungmin, tanpa mendengar suaranya.

 

“Hikss…” Dan Wookie mulai menangis. “Aku… lalu aku harus bagaimana dengan perasaanku. Kau membuatku mencintaimu dan sampai sekarang aku sangat mencintaimu. Tapi, kau~  seperti tak punya sisa lagi, untukku. Hiks…. kau selalu hanya memikirkannya, Oppa. Dan bahkan setelah pertunangan kita. Hikss… Apakah hal itu yang akan terus kau lakukan? Meski kita sudah menikah nanti?”

 

“W-Wookie…”

 

Dia menatapku, dengan mata merahnya dan juga pipi basah itu. Ia mengusap kasar air matanya. “See~ bahkan kau tak mengusapkan air mataku. Tapi kenapa jika dia yang menangis, kau bahkan rela meninggalkan semua pekerjaanmu. Hikss…. oppa!”

 

“Mianhe, Wookie. Aku~”

 

“Kau pikir aku tak punya hati! Atau kau pikir aku kejam, sampai terus mengekangmu! Aku tak ingin kau menikahiku hanya karena Sungmin,hikss… aku tak mau kau selalu melihat Sungmin dalam tubuhku. Aku tak mau hikss… aku benci Sungmin!”

 

Ia mendorongku saat aku berusaha menenangkannya. Dan aku semakin tak tahu apa yang harus kulakukan. Menjadi orang yang bodoh terus menerus semakin bertambah bodoh, membuatku semakin tak bisa mengendalikan semuanya.

 

Aku sadar~ bahkan aku tak mengejarnya saat ia berlari sambil menangis dan pergi dariku. Aku bukannya ta tahu, perasaan dan bahkan tingkah lakuku. Semuanya bahkan masih mengarah pada Sungmin.

 

Aku meraih ponselku, dan see~ Sungmin menelfonku.

 

‘Oppa?’

 

“Nde,Princess Ming.”

 

‘Kita harus bertemu, Oppa.’

 

Dan aku tahu, jika aku tak pernah bisa menolaknya.

 

.

 

.

 

.

 

“Hiks…. Oppa~”

 

.

Greeppp…

.

 

Tubuhku hampir limbung saat ia berlari kearahku dan memelukku dengan erat. Apakah ia begitu merindukan aku? Tapi, saat merasakan basah di bahuku, aku tahu jika dia tengah terluka. Entahlah, kali ini apakah masalah yang sama?

 

Kami berada di apartemen lamaku, tempat yang sudah lama aku tinggalkan. Sungmin seringkali mengajakku bertemu disini. Ia merasa ini adalah rumahnya.

 

Aku melepaskan pelukan Sungmin dan kemudian mengusap pelan air matanya yang jatuh di pipinya. Yeah~ aku sadar jika aku bahkan tak pernah melakukan ini pada Wookie.

 

Sungmin duduk disisiku dan ia terus menatapku. “Oppa, hikss….”

 

“Berhentilah menangis dan jadilah dewasa, Ming.”

 

“Hiks… mianhe Oppa. Rasanya sangat sulit jika seperti ini. A-aku bahkan tak bisa pernah benar-benar mencintai Kyunie. Aku harus apa , Oppa. Hikss… rasanya aku semakin tersiksa saat berusaha melupakanmu. Hikss…”

 

Ia menangis dalam dan memilih menunduk, dan apa~ apa yang yang terjadi adalah aku kembali mengulurkan tanganku dna meraih pipinya. Dan saat itu aku baru sadar bahwa aku~ selamanya tak akan bisa menjauh dari kehidupannya. Tak akan bisa menghapusnya.

 

“Ahra eonnie. Hikss… dia bahkan sudah meragukan perasaanku pada Kyunie. Hikss… aku harus bagaimana Oppa? Aku terlalu bodoh sampai terus saja mencintaimu dan tak bisa sepenuhnya mencintai Kyunie. Dan Ahra eonnie akan membawa satu menantu baru di rumah dan mengusirku. Hikss… Oppa, bagaimana ini? Aku juga tak mau berpisah dengan Kyunie.”

 

Aku hanya bisa menghela nafasku. Apakah ini masih seperti cinta? Atau sebuah ikatan yang terjalin erat semenjak kami kecil dulu?  Dan jika akan seperti ini terus maka kami hanya akan berdiri ditempat kami dan tak melakukan apapun.

 

“Bencilah aku, Ming.”

 

“Oppa?”

 

Sungmin mengangkat wajahnya dan menatapku.

 

“Ya, Ming. Bencilah aku dan lepaskanlah hatimu. Aku tak mau kita semakin tersiksa dengan perasaan yang sama sekali tak boleh kita rasakan lagi, Ming.”

 

Kumohon, jangan melihatku dengan mata itu. Mata yang selalu bisa menarikku dan membuatku lemah. Ming~ aku tak mau kau terus hidup dalam cinta yang tak pasti ini. Perasaan ini hanya akan semakin menyiksamu dan menyiksa yang lainnya.

 

Aku menarik tubuh itu dalam pelukanku, menarik lehernya dan mencium pelan keningnya. Bertahan cukup lama hingga akhirnya aku yakin, aku sudah bisa melepaskannya.

 

“Mencoba bersama- sama, Ming. Aku tahu semuanya terasa berat, dan aku juga tak akan mudah menjalani ini. Tapi~” aku membenarkan rambutnya dan mencium kecil rambut wangi itu. “Jalan kita berbeda Ming. Mungkin ini waktunya untuk kita benar-benar berpisah.”

 

Aku tahu jika aku akan semakin terpuruk. Tapi aku yakin, jika setelah in semuanya akan menjadi lebih baik. Dia tak boleh untuk terus bimbang dan menduakan cintanya. Dan aku, juga tak mau menjadi namja egois dan penghancur rumah tangga orang.

 

“Mianhe, Princess… jeongmall mianhaeyo….”

 

.

 

.

 

Yesung POV end

 

.

 

.

 

Lee Sungmin POV

.

 

.

 

Aku berjalan pelan dan melangkah ragu memasuki rumah megah ini. Ahra eonni dan Heechul Umma mungkin saja sudah pulang. Aku mengedarkan pandanganku dan mulai meniti tangga rumah megah ini. Kembali seperti ini, sama dengan tiga tahun yang lalu. Dan kembali lagi aku menjadi yeoja yang tak punya hati dan selalu menggantungkan perasaan Kyuhyun.

 

Entahlah, aku hanya ingin bersama Yesungie. Selalu mendengarkan suaranya, saat dia bercerita, tertawa atau bahkan memarahiku. Pernikahannya adalah satu hal yang jika boleh jujur, aku benar-benar tak menginginkannya.

 

Aku terlalu egois, memang. Memohon dan meminta dia untuk selalu untukku dan sedangkan aku terus bersama orang lain tanpa mempedulikan perasaannya dan~ … perasaan Kyuhyun.

 

Apakah aku sempat melupakan dan mengabaikannya lagi?

 

Aku berjalan pelan memasuki kamar itu. Sedikit berantakkan terlebih dengan selimut yang menggulung tubuh Kyuhyun. Yeah, ini masih sore dan namja itu sudah tidur lelap.

 

Aku berjalan perlahan mendekatinya. Mengusap pelan pipi chubby Kyuhyun. “Bahagiakah kau denganku, Kyuh…”

 

Rasanya sesak saat melihatnya seperti ini. Ia bahkan teramat tampan sampai aku tak bisa melukiskan keindahannya. Jemariku hanya bisa mengurutkan wajah itu. Mengusap pelan pipinya dan mencuri ciuman kecil dibibirnya.

 

.

Chup~

.

 

Aku mencintainya~ sangat mencintainya dan ingin membahagiakannya. Tapi, dalam hatiku juga masih ada Yesungie dan sangat sulit untuk menghapusnya.

 

Kulihat mata itu mengerjap pelan dan kemudian terbuka. Seulas senyumannya ia arahkan padaku. “Hnn… mianhe, aku tertidur tadi. Aku sedikit sakit dan mungkin demam,jadi aku pulang lebih dulu dari jam kantor seharusnya dan tertidur setelah Umma memberiku obat.”

 

Aku mengangguk canggung. Istri macam apa yang tak tahu jika suaminya sendiri sedang sakit. “Mianhe Kyuhyunie.” Aku menundukkan wajahku dan mendudukkan tubuhku di lanti tepi kasur itu.

 

Tapi yang terjadi adalah,namja ini mengangkatku dan menjatuhkan aku ke bednya. Mengunci tubuhku dengan kedua lengannya yang memelukku. Aku bisa merasakan, tubuhnya menghangat dan sedikit demam. “Sudahlah, jangan memulai lagi. Dan aku harap, kau tak terlalu memikirkan perkataan Ahra noona. Dia memang terkadang kelewatan.”

 

“Hiks… aku sadar jika tak seharusnya seperti ini, Kyu. Hikss… mianhe telah kembali mengecewakanmu.”

 

Tapi dia mengsuap lembut punggungku dan menciumi pucuk kepalaku. Tak tahukah jika perlakuan lembutnya membuatku semakin tersiksa. “Aku akan memenuhi semuanya Kyu.”

 

“Eh? Maksudmu?”

 

“Hamil dan melahirkan banyak Cho. Mungkin dengan begitu aku bisa mencintai kehidupan kita seutuhnya. Aku juga tak mau terus menggantungkan perasaanmu dan perasaanku sendiri.”

 

“Ming… jika belum siap, kau masih bisa meminum obat itu. Aku tak mau kau hamil dan membenci anakmu sendiri. Aku tak mau dia tumbuh tanpa kasih sayangmu, karena dia separuh darahku. Separuh keluarga Cho yang mungkin malah bis__”

 

“Ssstttt… sudahlah. Lakukan saja.” Aku mengusap lembut dada Kyuhyun. “Aku masih ingin menjadi Cho dan bukan Kim. Mungkin harus memaksakannya dulu jika aku memang ingin benar-benar berhenti dari perasaan ini. “Mianhe Kyu, tapi bantulah aku lebih keras dari hari kemarin. Bertahanlah lebih lama denganku.”

 

Kyunie mengangguk dan tersenyum kecil. Ia melonggarkan sedikit pelukannya dan mensejajarkan wajahnya denganku. “Aku akan selalu denganmu, Ming. Tak akan ada yang menggantikanmu. Bersabar untuk beberapa waktu lagi, aku tak akan mempedulikannya. Karena sepanjang hidupku sudah untukmu Ming.”

 

Dan mata itu kembali menarikku dalam. Ini bukan hanya masalah hati, tapi tubuh dan oikiranku bahkan sudah ada pada Kyuhyun sekian lama ini. Aku hanya perlu melepaskan hatiku dan membiarkannya masuk dan menguasaiku.

 

Sama dengan ciuman lembutnya yang selalu memuaskan aku. Cintanya yang utuh dan hatinya yang penuh, cinta terkadang harus kita paksakan untuk mengetahui untuk siapa sebenarnya cinta itu.

 

.

 

.

 

.

 

TBC/END

.

.

.

.

Haahahahaa…~!!! apa ini? Yah, baiklah. Ff ini semakin aneh dan nyleneh. Awalnya mo buat ada Ncnya. Tapi berhubung aku pengen bikin yang hot and full ch. jadi ga tau juga deh…

 

Mungkin ajah, part ini juga udah gaje banget jadi ga da yang pengen comment. Yosh… jika banyak tanggepan, maka besok part B sekalian NC, tapi low gag, yah anggap ajah ni endingnya.

 

Gomawo ^___*

100 thoughts on “Dreams… sekuel|| ep. His Wedding || Part. A || KyuMin || GS ||

  1. huweee chingu. . .kasihan kyuppa cinta’y msh nggantung en gak jelas. . .sedih rasanya . . .tp ini ff kyumin kan kan kan???ming ayolah berusaha mencintai kyu. . . .jngn plin plan. . .yeppa dah mw menikah. . .lepaskanlah. . .
    lanjut chingu. . .hepi end ea?

  2. Haaaaaaaaah ternyata ming msh bimbang ma prsaannyaa tp emg siih ngelupain ssorg yg pernh ada d hati kt nto susaaaah bgt #curcol

    Tp aq saluuuuut bgt ma karakternyaaaa kyupil dsni bnr2 sabar n dewasaaaaaa bgt slalu ngalah bwt ming , smga miiing bs bnr2 lupain yeppa n bnr2 tulus sm kyu

  3. aish…cingu knp slalu ngantung sie??

    omg,min tega bget sm kyuppa pdhal kyuppa tuh dh baek bget malah trlalu baik tp knp dia lum bisa nerima kyu….

    lanjut dong cingu:-(
    tg jgn ngantung lg yh…mianhae
    hwaiting ne:-)

  4. bagus keren serasa banget kebimbangan uming semua terasa nyata wajar bila uming bimbang yesung juga andaikan dikehidupan nyata hal itu bisa saja terjadi, salut dengan kesabaran kyu, tp tolong beri mereka akhir bahagia kasian klo gak happy bisa sedih sehari semalam nih hiz..hiz.. harus happy ya

  5. Kalo ngebayangin jadi kyu, pasti nyesek banget.
    Semoga min bener2 bisa ngelepas cintanya buat yesungie deh. Terus wookie bakalan dapetin cintanya yesungi kan chingu? #plak *mulai ngelantur*
    Lanjut chingu!!!! 화이팅!!! ^^

  6. Lanjut Eoni . , .jdian Threeshot Aja Eoni. . . .aq Pengen Ngeliat Umin Udah Bsa ngerela’in yeppa . ,trus umin cinta mati Deh Si evil . .#Kkyyaaa >0^

  7. hueee..
    Sedih kl liat kyunya kesiksa lg..
    Eon,dilanjut d0nk..
    Gk mau yg sad ending kyk begni.,
    pkoknya hrus happy ending,.
    Lanjut eon!
    Fighting!

  8. eon jujur klo menurut aku mending lanjutan ff dreams mah oneshoot aja
    maksud oneshoot bukan artinya enggak ada lanjutannya
    jadi misalnya nyeritain minwook hamil di masa ngidamnya terus end dan lanjutannya masa masa bayi atau kayak drabel lagi
    tapi ini mah cuma saran terserah eon aja

  9. Kembli bingung mw ngomen apa,,jujur aku gak suka karakter min d sni..gila yah 3 taun it lama loh,masa gk bsa lupain yeppa..aplg udh bersuami..mana kyunya sbar bgt lg,,min gak luluh jg..ah molla..author sukses bkn ff hurtx,,,next part mudh2n min dah cinta mati ke kyu..

  10. Aku salut sama karakter Kyu d’sini,setia bgt nunggu Ming sepenuhx cinta ma dia.Ming ayo lebih brusaha keraslah buat melupakan Yesung,Mga cpt ada little Cho yg bz nyatuin cinta KyuMin.
    Ku jg kasian ma Wookie///
    Apakah rencana Ahra nona bakal terealisasi dng m’nikahkan Kyu dng Yeoja laen.
    Pokoe harus lanjut y gk blh END

  11. ,aku kira di sekuel ini kyumin udah bhgia & mncerita kan keluarga bhagia mreka ,
    ,trnyata bukan ,sekuel ini msih nyeritain ming yg blum bisa sepenuhnya mncintai kyu , >,.<

    ,dan aku pikir ke putusn ahra eonni buat nyari wanita lain buat kyu itu gx slah" amat ,itu bisa ngebuat ming sdar bhwa dia sudah mencintai kyu ,dan gx bisa kehilngn kyu ,

  12. Aih. .ming msh mkirin yeye. .ksian wokie ma kyunie. .yah. .mga cpet nerima psangan msing2 n hdup bhagia. .
    *wlopun kxakx msh agk lma
    say thanks to ahra. . Xg Udh bkin ming pnas keke

    lnjut eon. . .

  13. Huwee~
    Nggak nyesel ninggalin tugas bentar buat baca FF ini

    Bener bener bagus eon,menyentuh sekali hiks..hiks

    Kenapa umin kyak gtu lagi?? Bersabarlah kyuppa,pasti umin akan menjadi milikmu seutuhnya
    Fighting!!
    *deep bows*

  14. dr prtama bca jdulx dah ngira ni tntang prnikahan yewook, tp g nyangka lw prasaan yesung blum spnuhx sm wookkie. kasian ma kyumin n yewook, ksah cintax msih blum lancar, pdhal dah 3 thun. pnsran ma lanjutanx nih, bca dlu y onn.

  15. omo omo…..
    kyuhyun tersakiti, wookie juga tersakiti…
    tapi hey… ayolah ming… belajar utk melepas yesung, biarkan dia memulai kehidupan barunya dan beranilah untuk memulai kehidupanmu sebagai nyonya Cho, ibu dari anak2 kyuhyun… huahahhaa
    aku beneran pengen liat sungmin hamil & punya anak…
    ahhh…. pasti so sweet sekali…. ^^

  16. huwaaaa sedih bgt deh,,kasian wookie n kyuppa,,sakit bgt saat org yg qt cintai mencintai org lain,,

    kpn dtg’a cinta seutuh’a unt kyuppa,,

    NEXT

  17. ternyata minnie masih menggantung cintanya kyu.

    Semoga ming nggak bimbang lagi yah ma perasaanya.
    mau ntar aku yg menggantikan minnie jd menantu keluarga cho??
    Hahaha…
    #siwon oppa ngasah golok
    #digampar ming oppa

    Mudah2an ajja minnie bener2 bs sayang sama kyu dan bisa hamil baby cho.
    Hehehe…😛

  18. Waaahhhh eonnie walaupun aq telat baca’a tp aq suka banget ma ff eonnie…
    Hahhh…aq baru dkit baca ff eonnie…
    Aq hrus baca ff eonnie yg lain…kkk

  19. Waaahhhh eonnie walaupun aq telat baca’a tp aq suka banget ma ff eonnie…
    Hahhh…aq baru dkit baca ff eonnie…
    Aq hrus baca ff eonnie yg lain…kkkkk

  20. Apa ini??? Aku sudah berbahagia di Dreams..
    Kenapa konflik mereka belum berakhir sih? Arrrrrrggghh~~
    Aku gak tau harus pasang ekpresi apa?😦
    Lama-lama aku mendukung Ahra eonni buat nyariin Kyuhyun pacar deh:/
    Hah..orang-orang bodoh ini buat frustasi!! >w<
    Yang buat cerita sukses memporakporandakan emosiku!!!!!

  21. Aish harusnya Sungmin bisa lupain Yesung dan mencoba merelakan Yesung untuk Wookie.
    Kenapa disini Sungmin egois sekali?. :-@
    Harusnya Sungmin sadar ada Kyuhyun yng selalu mencintainya.
    Dan bahkan mau saat Sungmin blum ingin punya Baby sama Kyuhyun.

  22. Lho…. T’nyata umin ВĿ:(м spnuh hti mncintai kyu…
    Ўªãª ampun… Kyunie…. Нϊккss²…-(-̩̩̩-͡ ̗–̩̩̩͡ )-
    Angel kyu… Dy slalu mnuruti smua yg umin mnta spy umin bhgia wlpn hti’a sakit… Kyu…. Kmu baik ϐ᪪ngέέtt…. Pengorbanan cinta kmu luar biasa…

  23. Hueeeeeeeeeeee……….. hiks…….. skit bagt ne crita……….. kpn happy-nya????????? skarang yang tersakiti bertambah satu……….. ditunggu happy nya……..

  24. ahhhhh laki gua #plakkk
    kasian bgt cintanya bertepuk sebelah tangan, 3 taon coy. Kyu oppa kau benar”setia..
    gua masih bingung dah sama sungmin sama yesung, kenapa mereka gak bisa bersatu, mereka saling mencintai kannnn??/

    nyesek liat kyuhyun di gituin sama sungmin

  25. ympun setelah 3 thn pernikahan pun hati ming blm konsisten jg ya.. tp setelah dia mendengar perkataan ahra eonni dia jd nyesek sendiri.. aduhh kyu oppa kau ini kelewat sabar yaa, daebak🙂

  26. Kasihan liat kyu ma wookie, berasa mereka kyak jadi pelampiasan. Ming kenapa masih gk bisa cinta kyu sepenuhx, nnt kyu diembat orang lohh??. Dan q selalu suka ma ff mu author

  27. ksian bget kyu nya…
    D gantung mang gx nak x…
    Smga aj ming bsa bener2 cinta ma kyu…
    Hy author reader bru…
    Aq br nemu blog ini….
    Aq Sk bget ma ff ne…

  28. ksian bget kyu nya…
    D gantung mang gx nak x…
    Smga aj ming bsa bener2 cinta ma kyu…
    Hy author reader bru…
    Aq br nemu blog ini….
    Aq Sk bget ma ff ne…
    Aq mo bca yg part B na tp syang d protect

  29. Kasihan liat kyu ma wookie, berasa mereka kyak jadi pelampiasan.
    apa memang hati sungmin cm buat yesung, pdhal pengorbaan kyuhyun ma sungmin cukup besar…

    lanjut min

  30. Aaaaaaaaa,,, mian aku baru komen.
    Karena baru nemu ini WP,,
    Aku sukaa storynya.
    Iseng baru baca ini ff karena aku suka kyumin, aku suka cerita.
    Lanjuuttttt,, ke next part ne.
    Aku baru baca part ini Ʊϑåђ nyesek ajah, pengorbanan kyu bener” hebat. Mampu bertahan buat min. Padal jelas” min cinta ke yesung.
    Aaaaaaa miris nyesek.
    Intinya,, daebak buat storynya.

  31. Benar2 sebel sma sikapnya ming gak konsisten bnget>,< ayo kyu cpt buat ming hamil trus melhirkan little cho biar ahra brubah pkran-,-

  32. aaaaa serius nyesek banget!!!! mereka iti jadinya cinta segi empat ya/? aa kyu kadi suami pengrtian bgt! padahal ming cnta sma cowo lain juga…. jangan sampe mereka cerei… kasian T.T

  33. ak reader bru disini…salam kenal….
    ak suka sm ff eonnie.
    emh emg ming ma yesung g bs ber1 knp?
    kshn kyu ma wook.
    eonnie minta pw yg chap2 dund
    ak bkl coment kok eonnie.
    085643161108

  34. Waaaa eonnie Daebakk daebakkk~
    hiks kasian kyunie cinta’a tulus bgt buat minnie tp belum trbalaskan T-T
    ff’a sedih eonnie T-T
    ini sekuel dreams kan?? Tapi aq lom baca dreams’a…haha

  35. wks ._. prnasaraan sm lanjutannyyaaa!! knapa di protectt??
    ska sm alur critanya yg bkin gregettttt bgt!! sukaa!! tapitapitapiii.. rada ngga sreg nih sm Kyu yg sabar.. biasa nya kan Kyu yg agak ngeselin.. tpi inii.. what thee….
    KYU SABAR BANGETT dan ini yg bkin nilai greget ff ini jadi wow bgt! pkoknya suka bgt dehh!!😀

    btww.. mian nih udh komen (rada) pnjang blm ngenalin diri..
    Annyeong author. I’m new reader.. nemu blog ini pas lgi iseng googling.. dan langsung kepincut sm ff ini.. hehe😀 meski awalnya agk ngga ngrti sm ff inii.. tapi.. ttp aja lanjut baca, smpe udh pham sm critanyaa😀
    #KeepWriting! Fighting ^^

  36. “Sepertinya kau memang perlu
    bantuanku Kyu. Hahhaa… kita lihat,
    jika di sesuatu yang lama kau miliki
    itu bahkan sama sekali tak berguna
    maka sekarang adalah saatnya kau
    mencari yang lainnya.”

    gluk~
    kyu disini angel banget kelakuannya eh kenapa nih orang jadi setan yah? *digetok ahra*
    arggghhh >_< aku jadi bingung sndri ma umin. ish dia lamban kayak ddangkoma kalau disruh lari. hati memang tak bisa dikendalikan tapi pikiran bisa menguasai segalanya. kurasa umin terlalu terlena~ makanya dia lamban kayak ddangkoma. pokoknya harus happy end mah nih sequel..

  37. Yeeeeey, ternyata ada skuel nya… senang nya……
    Tp kok masih nyesek sih thor, kasian ma kyu nya gak dianggap lg ma min…lanjut thor…..
    Keep hwaithing..🙂

  38. kirain perasaan sungmin ke yesung udah kelar. dan kirain juga yesung udah bener bener jatuh ubtuk wookie.
    tapi nyatanya ternyata perasaan mereka belum kelar.
    dan lagi lagi kyuhyun sekarang di tambah wookie yang kersakiti.

  39. Aku salut sama karakter Kyu d’sini,setia bgt nunggu Ming
    sepenuhx cinta ma dia.Ming ayo lebih brusaha keraslah
    buat melupakan Yesung,Mga cpt ada little Cho yg bz
    nyatuin cinta KyuMin. moga happy ending

  40. Aku salut sama Kyu d’sini,setia bgt nungguin ming
    sepenuhx cinta ma dia.,Mga cpt ada baby Cho yg bz
    nyatuin cinta KyuMin. moga happy ending.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s