Chicken Soup for Teenage Soul || Ch. 8 || sekuel CSOF

CHICKEN SOUP FOR TEENAGE SOUL

 

 

Author : rainy hearT

Length : Series

Rated : T to M

Cast :

– Cho Kyuhyun

– Lee Sungmin a.k.a Cho Sungmin

– Other SUJU and SHINEE member

-KyuMin aegya :

~ Cho Sunghyun a.k.a Sungie (N)

~ Cho Minhyuna.k.a Minhyunie (Y)

~ Sandeul b1a4  a.k.a  Cho Kyumin (N)

Haehyuk aegya

                ~ Lee Eunhae a.k.a Junior (N)

-Yewook aegya

                ~Kim Jongki a.k.a Kie (N)

 

-Zhoury Aegya

                ~ Jinyoung b1a4 a.k.a Zhoury (N)

 

-Sibum Aegya

                ~ Baro b1a4 a.k.a Sibum                (N)

-Jungmo x Leeteuk

~ Gongchan a.k.a Baby Soo (N)

– Yeoja Cast (GS)

                ~ Leeteuk            ~ Junsu’ie            ~ Taemin

                ~ Heechul            ~ Jaejong             ~ Key

Pairing : KYUMIN and Other Pair

Disclaimer : Semua cast milik Tuhan dan diri mereka sendiri. Tapi Kyuhyun dan Sungmin saling memiliki. Kyuhyun milik Sungmin, Sungmin milik Kyuhyun

Genre : Romance / Family/Fantasy

Warning : Boy x Boy / BL / YAOI, gaje, typo disana-sini, EYD tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Summarry : “Menjadi dewasa adalah IMPIAN. Setelah dewasa karena usia adalah BEBAN. Karena semua yang kita lakukan adalah sebuah bekal, untuk melangkah bersama menuju satu titik KEDEWASAAN. Dimana KEJUJURAN akan menjadi satu tali yang mengikat kebersamaan kita. Raih genggaman tanganku dan kita akan tumbuh bersama.”

.

.

.

.

GAMSAHAE untuk yang selalu setia sama KYUMIN and menanti ff ini.

Be Patient with Me please. No Copas/No Bash. Don’t Like Don’t Read.

Mianhe, jika ceritanya semakin ngawur dan juga keluar dari KyuMin. Tapi inilah Chicken Soup.

Dimana kebersamaan dan kekeluargaan itu terasa nyata.

 

As a small present for OUR LOVELY AND THE GREATEST COUPLE

Let’s save their love, 13elieve in the name of 7ove….

.

.

HAPPY READING

.

.

CHICKEN SOUP FOR TEENAGE SOUL

.

Chapter 8

.

.

Ep. Piece of heaven

.

.

.

Notice me:

 

Ni keterangan Usia and tingkatan kelas mereka.

 

~ Senior High 3rd Grade :  Cho Sunghyun (17), Cho Minhyun (17), Kim Jongki (17), Junior (17), Taemin (15), Key (16), Minho (16), Onew (17).

 

~ Senior High 1st Grade :  Zhoury (15), Sibum (15)

 

~ Primary School  5th grade : Kyumin (10), Baby Soo (11)

 

.

.

.

Rumah Sibum

 

.

 

.

 

.

 

“Hyung…”

 

“Hnn…”

 

Kyumin membalik posisinya. Ia mengerjap pelan dan berusaha menatap Sibum yang terlihat masih sibuk dengan bukunya. Ia tak pernah tahu, jika hyungnya yang satu ini sangat suka membaca.

 

“Kau selalu sibuk dengan bukumu, mirip Kibum Mommy…” Kyumin berucap lirih kemudian duduk berhadapan dengan Sibum.

 

“Yah, mungkin saja. Besok aku ada sedikit tes lisan. Kau tahu bukan, tak selamanya bahasa Inggris itu mudah. Dan aku harus belajar karena besok aku harus menceritakan satu kisah atau dongeng dengan bahasa inggris.”

 

Kyumin mengangguk kecil, lalu  melihat buku yang tengah di baca Kibum. “Chicken Soup for Teenage Soul.”

 

“Nde.”

 

“Apa bagus?”

 

“Tentu saja, tapi sayang ceritanya berbahasa Inggris.” Sibum akhirnya menyudahi kegiatannya saat melihat Kyumin yang malah sibuk menatap padanya. Ia melepaskan kacamatanya dan menarik namja itu untuk duduk dan bersandar didadanya. “Mianhe jika mengganggumu, aku kira kau sudah tidur. Kemarilah.”

 

Kyumin mendekat dan membiarkan Sibum memangkunya. Sibum memeluk tubuh mungil itu dan mencium kecil pelipisnya. Hingga akhirnya ia menjadi ketagihan dan mencoba untuk merasakan lebih dan lebih.

 

“Hahaha… geli hyung…”

 

Kyumin tertawa kecil saat merasakan nafas dan ciuman kecil Sibum mulai menggelitik telinganya. Ia terus menggeliat pelan dan kemudian membalikkan tubuhnya dan berhadapan langsung dengan Sibum.

 

“Harusnya kau sudah tidur, anak nakal.” Sibum mulai menggelitik pinggang kecilnya. Membuat Kyumin semakin bergerak tak tentu arah.

 

“Yah, hentikan. Hahaha… geli hyung, ayo hentikan… ahhahhaa….” Kyumin tampak menikmati permainan malam mereka, hingga akhirnya Sibum menghentikan candaannya dan kemudian ia diam. Menatap intens pada wajah merah Kyumin.

 

“Hhaha… akhirnya kau berhenti menggelitikku hyung, aish… geli sekali.”

 

Sibum tak mempedulikan ucapan Kyumin, ia hanya tersenyum manis dan kemudian menatap tanpa kedip pada tubuh mungil berbalut piyama kuning yang di pakai Kyumin. Piayama yang cukup kebesaran hingga menampakkan bagian leher yang sungguh putih mungkin terasa manis.

 

“Jangan melihatku seperti itu hyung, kau membuatku takut.”

 

Sibum tersenyum kecil. “Benarkah?”

 

“Nde…. takut dan malu. Hehehe…” Kyumin tertawa polos dan dengan wajahnya yang menggemaskan itu ia terlihat semakin menggoda di depan Sibum. Entah sengaja atau tidak, Kyumin menarik kerah piyamanya seakan tengah menunjukkan leher jenjangnya.

 

.

Grep…

.

 

“Eoh…”

 

Kyumin mengerjap bingung saat merasakan lengan Sibum yang tiba-tiba saja memeluk tubuhnya. Sibum menyamakan posisi wajahnya dengan Kyumin, hingga kedua pasang mata mereka saling bertemu. Sibum bisa merasakan nafas Kyumin yang sudah tak stabil lagi.

 

“Apa kau berdebar?”

 

Kyumin mengangguk pelan dan ia sedikit mundur saat Sibum denga cepat mendekati wajahnya dan mencuri ciuman kecil di pipinya. Wajah Kyumin merona merah. “Kau sangat lucu…”

 

“Dan hyung sangat tampan.” Pipi Kyumin merona merah. Ia sedikit tersentak saat merasakan ciuman kecil di pipinya. “Ish… kenapa menciumku?”

 

“Hnnn… hanya ingin saja. Wae? Tak bolehkah?”

 

“Tidak.” Kyumin mempoutkan bibir tipisnya dan menggeleng pelan. “Harusnya kau memintanya dariku, kenapa harus mencuri-curi seperti itu?”

 

“Eum, kalau begitu sekarang aku meminta. Bolehkah?” Sibum bertanya dengan suara memelasnya. Tapi sesungguhnya ia tersenyum dan menyeringai seram didalam hati.

 

“Eum… bagaimana yah? Boleh tidak yah…” Kyumin memasang pose berfikir yang begitu menggemaskan. Terlebih ia sedikit memainkan bibirnya dan mengetuk-ngetukkan jari telunjukknya di dagunya.

 

“Aku akan memberikanmu permen yang sangat manis yang bahkan tak akan bisa kau beli meski tabunganmu sudah banyak.”

 

“Benarkah?”

 

“Nde, tentu saja.”

 

“Bolehkah akutahu apa itu?”

 

Sibum tersenyum aneh err… sedikit menyeringai dan menggeleng. “Tak boleh. Harus deal dulu…”

 

“Baiklah kalau begitu. Deal…” Kyumin kembali mengangguk imut dan jarak antara mereka semakin dekat. Kyumin masih duduk di pangkuan Sibum, namun sekarang posisi mereka berhadapan. dan Sibum bisa dengan mudah melihat wajah menggemaskan itu meski hanya dengan cahaya lampu yang remang.

 

Sibum kembali melingkarkan lengannya untuk mengunci tubuh Kyumin. “Tapi tutup matamu.”

 

“Kenapa harus menutup mata?” Kyumin kembali memasang aegyo dan wajah polosnya. Ia memiringkan kepalanya sedikit dan seolah tengah merajuk pada Sibum.

 

“Sudah, tutup saja.”

 

Meski awalnya ragu tapi Kyumin akhirnya menutup kedua matanya. Namja mungil itu bersiap menunggu apa yang akan dilakukan Sibum padanya. Namun, entahlah….

 

Ia harus terkejut atau bagaimana saat merasakan serangan yang tiba-tiba dari Sibum. “Hnnn…..” Kyumin melenguh kecil saat merasakan ciuman dadakan yang cukup memaksa dari Sibum. Entahlah, tapi Sibum begitu menikmati permainannya meski Kyumin tak bisa merespon apa yang ia lakukan. Baginya sudah cukup saat Kyumin meremas lembut pinggangnya dan nafas yang terengah dan menimbulkan sedikit suara desahan lembut itu cukup bisa membuat Sibum semakin menginginkan namja mungil ini.

 

“Eunngghhhh…. hhhh….”

 

Kyumin kembali melenguh saat merasakan lidah Sibum membelit kuat lidahnya. Membuatnya menjadi sedikit berani untuk ikut bermain dengan lidah pintar Sibum. Mereka berdua baru saja akan hanyut dalam permainan kecil mereka hingga akhirnya…

 

“Ehhemm…!”

 

“Eh…”

 

Kedua namja polos nan lucu itu langsung menjauhkan tubuh mereka saat mendengar deheman keras dari namja tinggi besar yang kini tengah berdiri tegak sambil menggelengkan kepalanya dan bersandar nyaman di pintu kamar Sibum.

 

“Jadi ini yang kalian lakukan malam-malam?” Namja besar itu melangkah pelan dengan gayanyayang sedikit menakutkan membuat Kyumin semakin menunduk dalam dan meski Sibum sudah memeluk tubuhnya, ia tetap saja merasa takut.

 

“Daddy, kau mengganggu saja.” Sibum sedikit kesal dan menatap tajam pada namja besar itu.

 

“Hei, kau yang tak tahu diri. Masih kecil sudah mengajari Kyumin yang tidak-tidak.” Namja itu, Choi Siwon beralih menatap Kyumin dan kemudian duduk disisinya. “Hei, ayo tidur dengan Won dad. Jangan tidur dengan setan mesum seperti dia.”

 

“Eum…” Kyumin mengangkat wajahnya. “Tapi aku ingin tidur dengan Sibum hyung, boleh ‘kan?”

 

“Kau bisa habis jika tidur dengan dia disini.”

 

“Hei daddy… ayolah. Aku hanya menciumnya, apa salah? Ish…” Sibum yang gemas akhirnya mendorong Siwon untuk beranjak dari duduknya dan mendorong namja itu untuk keluar. Meski tubuh Siwon besar bukan berarti dia bisa menang melawan kemauan keras Sibum.

 

“Daddy… pergilah… uuuhhhhh…” Sibum terus mencoba mendorong Siwon hingga akhirnyamereka ada di dekat pintu.

 

“Hei … tapi Kyumin tak aman denganmu.” Siwon mencoba berbalik lagi dan kembali mendekati Kyumin. Tapi kemudian dengan sedikit berjinjit, Sibum menarik lengan Siwon dan mencoba berbisik ditelinga namja itu.

 

“Hei … daddy, dengarkan aku. Aku punya rahasia.”

 

“Mwo? Rahasia apa? Kau menyembunyikan porn movie yah?”

 

“Ck… ahni, bukan itu. Tapi rahasia di kantormu.”

 

“Eoh?” Siwon mengernyit aneh. Ia mencoba mengingat-ingat satu hal terakhir ini. “Kau pasti sedang mempermainkan daddy. Sudahlah, kemarikan Kyumin biar dia tidur dengan Mommy dan daddy…”

 

Tapi Sibum malah menarik kencang lengan Siwon, lalu ia kembali berbisik dengan sangat pelan. “Daddy, turst me or I’ll tell mommy if you’ve got new secretary and she was so damn HOT.”

 

“Mwo?” Siwon mendelik hebat. Ia tak  habis pikir, darimana namja pervert ini tahu. “Hei … darimana kau tahu?”

 

“Sudahlah daddy, kau tak perlu tahu aku tahu dari mana. Yang penting sekarang, pergi atau kau akan mati ditanganku.”

 

 Siwon menghela nafasnya. Ia benar-benar harus ekstra hati-hati dengan Sibum. “Ishhh…. baiklah, aku akan pergi. Tapi jangan kau apa-apakan Kyumin, aku tak mau kau  berbuat mesum padanya. Kau  dan dia masih kecil.”

 

Sibum mengangguk yakin. “Tenanglah appa, dia aman… seaman rahasiamu. Hahha…”

 

.

Blammmm…

.

 

“Kyuminnie…”

 

Sibum memanggil lembut nama itu dan kemudian mendekati namja yang masih sedikit shock melihat kelakuan anak dan appa ajaib itu.

 

“Apa tidak apa-apa hyung? Sepertinya, appamu marah dan itu sangat menyeramkan.”

 

Sibum mengacuhkan Kyumin dan ia mulai duduk didepan namja mungil itu. Kemudian membenarkan poninya dan menyematkan rambut berantakkan itu ke belakang telinganya, “Kau sangat manis, bahkan lebih manis dari Mommy.”

 

“Eoh… benarkah?”

 

“Nde.” Sibum mengangguk dan semakin mendekati wajah Kyumin. “Eum… bolehkah aku melakukannya lagi.”

 

“Apa?”

 

“Ini…”

 

Dan Kyumin, kembali sedikit memundurkan tubuhnya saat melihat namja di depanya tengah memejamkan kedua matanya dan semakin mendekatkan wajahnya. Ia tersentak kembali sata merasakan ciuman kecil Sibum yang lembut. Bibir itu terasa sangat kenyal dan manis.

 

Tubuh Kyumin semakin lama melemas dan pasrah. Ia membiarkan Sibum kemudian membaringkan tubuhnya dan mulai bermain dengan lidahnya. Lidah nakal itu membelit dan memainkan lidah sibum. Sementara kedua tangan Sibum tengah sibuk mengusap pipi dan leher Kyumin.

 

Ciuman yang benar-benar basah dan panas hingga tubuh kecil Kyumin mulai menggeliat tak karuan terlebih saat ia merasakan daging basah itu mulai memainkan telinganya.

 

“Ahnnn…. hyunggg…. “

 

.

 

.

 

.

 

“No Crown Prince No Schnee.”

 

“Ya!!! Jangan bicara itu terus.” Yesung lama-lama kesal dengan Raja peri yang sedari tadi sibum memainkan tongkatnya dan terus saja bergumam aneh. Sementara Kie dan Minhyun sepertinya amsih asyik dengan dunia mereka.

 

Mereka masih bingung memikirkan bagaimana kelanjutan semuanya. Sekarang mereka tengah duduk di taman belakang. Menatap rimbunnya tanaman bunga di rumah kaca yang ada di sana.

 

“Mianhe…”

 

Minhyun mengucap lirih. Ia seakan sadar jika ini adalah kesalahannya dan Sunghyun. Jika saja dulu mereka tak memaksakan kelahiran Kyumin, mungkin saja Kie tak akan kehilangan Wookie.

 

Minhyun sudah menunduk dalam. Ingin rasanya dia berteriak dan menangis keras, tapi sayang dia tak bisa. Hanya terisak lirih akhirnya. Kie mendekat perlahan pada yeoja itu dan mendekapnya kuat. Meraih bahunya dan menciumi pelipis Minhyun. “Gwenchana chagi. Itu tak sepenuhnya salahmu.”

 

“Hiksss… tapi… hikss….”

 

“Ssshhh….”

 

“Kie….” Minhyun membalik tubuhnya dan memeluk erat pada pinggang Kie. Melesakkan kepalanya ke dada Kie. “Bagaimana ini? Bagaimana jika kau harus tinggal di tempat raja peri? Bagaimana denganku?”

 

Minhyun mengangkat wajahnya dan mencoba melihat wajah Kie. “Bagaimana denganku, Kie? Hikss…. “ Akhirnya tangis itu pun pecah. Ia sungguh kalut memikirkan bagaimana dengan mereka selanjutnya. “Hiksss… memikirkannya saja sudah membuatku hampir gila. Hikkss…”

 

Kie semakin merapatkan pelukannya. Ia juga tak tahu harus berbuat apa, tapi inilah kenyataan dan mungkin sama saja bagi Kie. Dia juga tak menginginkan ini.

 

.

 

.

 

.

 

“Jadi bagaimana?”

 

Kie mengambil nafasnya. Tangannya masih menggenggam kuat jemari Minhyun. Sesungguhnya ini sangatlah berat, tapi tak mungkin jika ia membiarkan  Wookie menghilang. “Aku akan ikut denganmu.”

 

“Baguslah, kau mengambil keputusan yang tepat.” Raja peri mendekati Kie, sementara Yesung sama sekali tak berkutik dan tak bisa berbuat apapun. Ia hanya bisa berharap inilah yang terbaik bagi mereka semua.

 

Mata cantik Minhyun sudah begitu sendu, rasanya ia ingin menghilang saja saat ini. “Raja peri yang teragung… hikss… b-bisakah kau tak mengambil Kie. Hiksss…”Minhyun mencoba memohon dan mendekati raja peri. “Kau tahu, hikss… aku bahkan  baru saja merasakan semuanya. Kebahagiaanku bersama Kie. Aku mencintainya, lebih dari apapun jadi jebal… hiksss jangan ambil dia. Biarkan dia kembali, aku mohon…”

 

Raja Peri hanya menghela nafasnya. “Huah…. manusia sama saja. Mereka selalu saja menyusahkan aku.” Raja peri itu mengusap pelan jenggot panjangnya dan kemudian menatap Kie dan Minhyun. Ia berganti menatap pada kedua bocah itu. “Aku tahu, kalian sudah melakukkannya.”

 

Raja Peri menyeringai penuh dan sedikit menyungginggkan senyumannya. “Baiklah, kita akan bernego dengan Schnee.”

 

“Apa maksudmu?” Yesung mendekat. “Jangan katakan kau akan mengambilnya.”

 

Raja peri menatap sinis pada Yesung. “Bukan urusanmu. Sebaiknya  kau berfikir lagi. Bukankah aku baik? Aku tak marah kau mengambil putraku. Aku juga tak marah kau selalu seenaknya, dan menghilangkan putraku. Dan sekarang giliranku.”

 

Raja peri meraih tangan Kie dan menyeretnya  untuk berdiri disisinya. “Kau akan pergi bersamaku dan kita akan memunculkan Schnee.” Lalu raja peri memainkan tongkatnya dan mengucapkan mantra. “Apparere…!!!”

 

Munculah didepan mereka satu tabung pengukur waktu dan satu tabung besar lainnya dengan sinar keunguan yang ada didalamnya. “Ini adalah tabung waktu untuk pengukur 7 hari di dunia peri. Itu artinya sama saja dengan 1 hari di dunia manusia.”

 

“Lalu apa yang akan kau lakukan dengan tabung ini?”

 

Raja peri tersenyum penuh menatap Yesung. Ia kemudian kembali memainkan tongkatnya hingga membentuk cahaya ungu yang membulat. “Perjanjian dengan Schnee adalah perjanjian sakral. Dia bukan hanya peri salju abadi, tapi juga penjaga dunia peri. Seharusnya Kie yang menjadi keturunan peri meneruskan tahta. Tapi kita akan mencobanya, mungkin saja keturunan setengah peri setengah manusia bisa membuatnya luluh.”

 

“Apa maksudmu?”

 

Raja peri mengacuhkan Yesung dan terus memutar tongkatnya. “Didalam perut itu akan ada keturunanku. Keturunan Raja Peri Zheech.” Raja Peri menunjuk pada Minhyun tepat diperutnya. “Dan keturunan itu akan hidup di dunia peri jadi, signum et quietam…!”

 

.

Brak…

.

 

“Ahni!!!”

 

Terlihat namja itu langsung mendekat ke posiis Minhyun tadi. Yeoja itu diam dan kemudian lemah hingga tubuhnya ambruk dan dengan sigap Sungmin menangkapnya. “Yah! Apa yang kau lakukan dengan anakku.”

 

“Hahhaa… anakmu? Apa kau sedang bercanda? Hahahhaha….”

 

“Kau apakan anakku? Minnie chagi… bangunlah…”

 

Tapi sayang, meski harus bagaimanapun Minhyun tak akan bangun. “Tunggulah hingga besok hari dan dia akan bangun kembali. Sekarang aku meminjamnya.  Hhhhaha…”

 

“Mwo?”

 

Evanescunt…”

 

Dan mereka menghilang dengan mudah. Meninggalkan 3 namja dewasa yang terlihat begitu linglung dan kalut. “Hikss… Minnie baby…”

 

Sungmin memeluk erat tubuh Minhyun yang lemas. Tubuh itu sudah tak berjiwa…

 

Sungmin membawanya ke pelukannya dan menyerahkannya pada Kyuhyun. “Lihatlah Kyu… hikss…. aku tak akan mengampuni diriku sendiri jika dia sama sekali tak bisa hidup kembali. Hikss…”

 

“Mianhe…” Yesung melangkah dan mendekat pada Sungmin dan Kyuhyun yang masih memelik tubuh Minhyun. “Meski aku tak tahu harus bagaimana, aku percaya jika Minhyun dan Kie akan kembali dan membawa Wookie.”

 

“Tenanglah Ming, kita harus kuat untuk Minhyun.”

 

Kyuhyun mencoba tegar dan memeluk Minhyun dan Sungmin dalam satu rengkuhannya. Mencoba meyakinkan dirinya sendiri jika semua memang baik-baik saja.

 

.

 

.

 

“Minnie…”

 

Sunghyun tersentak bangun dari tidurnya. Ia mencoba duduk namun rasa sakit di bagian bawah tubuhnya membuatnya mengurungkan niatnya. Entahlah, perasaannya sangat tidak enak. Ia sungguh takut dan kalut sekarang. Entah apa yang terjadi dengan Minhyun, tapi yang ia tahu di hatinya terasa sangat sakit namun sepi.

 

Sunghyun mencoba mengusir pikiran-pikiran anehnya, dan mencoba berfikir positif. Ia kemudian mencoba meraih ponselnya dan hanya melenguh pelan saat melihat  jam di ponselnya.

 

“Sudah jam 9 pagi.” Sunghyun menoleh ke sampingnya. Tersenyum kecil saat menemukan  Junior yang masih tidur dengan lelap. Ia kembali melihat ponselnya dan segera  menelfon. Menunggu beberapa saat hingga akhirnya ia tersambung dengan nomor yang ia tuju.

 

“Yobosseoyo, saengil chukkae…”

 

‘Sungie…’

 

“Eoh, Mommy…” Sunghyun mengernyitkan dahinya saat mendengar suara Sungmin. “Apa yang Mommy lakukan disana? Bukankah ini ponsel Kie?”

 

‘Minnie baby… hiks… bagaimana dengan Minnie baby, Sungie…’

 

“Apa maksud mommy?”

 

Dia menghilang.’

 

.

 

.

 

.

 

Setelah telfon itu, Sunghyun langsung membangunkan junior dan langsung berpamitan untuk pergi ke rumah Kie. Disana, ia menemukan Sungmin yang masih menggenggam kuat jemari Minhyun. Sungmin yang terlihat sangat terpuruk.

 

“Mom…”

 

“Hikss…. Sungie…” Sungmin mencoba mengusir air matanya yang terus saja mengalir. Ia membiarkan Sunghyun memeluknya. “Lihatlah Minnie baby… hikss… bagaimana bisa dia meninggalkan aku seperti ini…”

 

.

 

.

 

.

 

 Hari pertama di Kerajaan Peri

 

.

 

.

 

.

 

“Hidup Raja Peri Zheech!”

 

Seruan di teriakkan oleh seluruh peri kasta rendah dan juga bangsawan saat melihat sinar keungunan tiara raja peri itu terlihat dari kejauhan.  Tubuh Kie yang sudah berubah menjadi mungil dan juga berwarna hijau berhasil mengundang perhatian dari seluruh penghuni kerajaan peri.

 

“Tenanglah semua rakyatku.” Raja peri itu terbang ke angkasa dan terbang diatas semua penghuni kerajaannya. Cahaya ungunya membuatnya terlhat berbeda diantara semua peri bercahaya pink dan biru. Cahaya pink untuk kasta bangsawan dan biru untu kasta rendahan.

 

Rraja peri kemudian menggantung satu tabung berisikan jiwa Minhyun di tengah altar persembahan untuk Peri salju abadi.

 

“Dengarkan aku wahai rakyatku! Sambutlah, calon putra mahkota kita…” Tangan raja peri mengayun pada Kie. “Dia , Rakhie….”

 

Semua rakyat bersorak gembira saat melihat sosok Kie berdiri di tengah altar. Tubuhnya yang berbalut pakaian senada daun dan cahaya kehijauan membuatnya terlihat semakin berbeda.

 

Raja peri kemudian menyalakan kembali tongkatnya. Ia mengarahkan pada Kie. “Wahai keturunanku, keturunan Raja Peri Zheech! Keluarkanlah kekuatanmu dan pimpinlah kami. Vires et exsurge Domine filiorum!”

 

Cahaya ungu itu menerpa tubuh Kie hingga kemudian saat cahaya itu menghilang, di punggung Kie…

 

“Sayap…” Kie menggumam lirih saat melihat sayap tumbuh di punggugnya. Kemudian Kie menggeleng sedikit erat saat merasakan pusing di kepalanya. “Apa lagi ini? Akhhh  appo…”

 

Kie terus menggeleng cepat. Ia merasakan begitu banyak teriakan dan suara yang terus menggema di telinganya. “Hafalkanlah Putraku… itulah mantramu. Hahhaa..” Raja Peri ytertawa keras diiringin dengan seruan keras oleh rakyatnya. “Long lifetime,my Majesty!!!”

 

“Nah … dengarkan aku.” Raja peri melangkah mendekat pada Kie kemudian mengajaknya untuk duduk bersamanya disinggasana  mungilnya. “Kaulah keturunan peri. Kita akan melakukan penawaran sengan Schnee. Berdo’alah jika dia akan menerima janinmu yang hidup di perut yeoja itu atau jika tidak, maka kalian berdua akan tetap tinggal di kerajaan peri.”

 

Kie mengangguk paham. “Aku mengerti. Hanya saja aku masih tak bisa menerima jika Minhyun harus terjebak juga disini.”

 

Raja peri tertawa kecil. “Itu salahmu sendiri, karena kau menghamilinya. Hhahahhaaa….”

 

.

 

.

 

.

 

.

 

.

 

TBC

.

.

.

.

 

Gimana lanjutannya? Hhhahhaha… garing and ngarang abis. Adeuh… sempet ga pede ma scene perinya.

 

Typo-nya banyak… haish ga sempet edit.

 

Lama Update, Udah gitu pendek pula… Udah biasa…

 

 

Mind to RCL?

 

GAMSAHAMNIDA

^____^

74 thoughts on “Chicken Soup for Teenage Soul || Ch. 8 || sekuel CSOF

  1. omona~~ minhyun? semoga kie sama minhyun bisa kembali~~

    sibum udh mulai nkal ya~ udah pandai ni ngajarin kyumin😀

    ditunggu chap selanjutnya ya eonni^^

  2. wah wah wah gila ni anak” huh kecil” dah pd nc.an hellow mw jd apa mreka??ckckck
    aigoo minhyun kasihan bgt haaaah jd tambah rumit.apa yg akn d lakukan kie ya??moga gak merugikan minhyun en moga gak terjebak dgn perangkap raja peri

  3. Ceritanya bener2 keren chingu, beca cerita kie di dunia peri jadi inget film2 petualangan gitu #plak *gak nyambung*
    Lanjut terus chingu!!! ^^
    Makin penasaran sama lanjutannya

  4. Minhyun hamil ?
    Kie nya nakal dong *plakk
    Sibum pervert ngikutin siapa yah ?
    Kyumin nya juga sih terlalu polos *eh
    side nya baby Soo sama Zhoury kok belom ada yah
    mau baca dong side nya
    hehe^^
    teruskan ceritanya
    ibi bagus loh pake banget
    Hwaiting (^,^)9

  5. ah sebernarnya tuh raja peri jahat enggak sih ???
    dan aduh hebat banget sekali main udah hamil lagi #eh sekali atau dua kali ???
    ugh ditunggu chap selanjutnya ^,^

  6. Omooo…
    Minhyun dikurung dan dijadikan persembahan?!
    =.=
    Ckckckckck…
    Rajanya jahat bgt…

    Semakin bikin penasaran…
    Lanjut…
    Er… Itu ada sedikit typo

  7. sibum emg pervert!
    Ngajarin kyumin baby yg ‘iya-iya’ #plaak
    wonppa aja kalah sm sibum..haha.

    Huwwaaa..
    Hyunie jg dibawa ke dunia peri,
    hamil pula..
    Semoga kie bisa nyelametin wookie,hyunie sm aegya’a..

  8. aigoo…
    sibum itu parah bgt yadongnya, masih kecil juga
    dan sepertinya Siwon tidak bisa berkutik menghadapi anak nya itu
    ckckck daddy yg malang #pukpukpukWonnieOppa

    mwo? Minhyunnie hamil??
    huwaa kie dasyat bgt baru juga kemaren eh udah hamil aja
    ckck
    daebak daebak…

    itu raja peri ngapain pake bikin minhyun antara mati dan engga
    jahat bgt dia
    sebel

  9. mwo??
    Minhyun hamil??
    Huaaa…

    Mudah2an kie sama minhyun bisa kembali lagi.
    Kasihan liat minnie mommy kayaknya sedih banget di tinggal minhyun.

    Anak kembar emang punya ikatan batin yang kuat ya.
    Sunghyun jagain minnie mommy ya sampai minhyun kembali.

    Eonni aku kangen ni sama kyumin momentnya.
    Hehehe…😛

  10. Sibum masi kecil udah pervert banget… ==”
    Tp kyumin nya pasrah aja di gituin sama sibum…hehehe

    Omo….minhyun udah hamil aja, kie emang mantap banget…😀
    Tp kalau penawaran mereka di terima sama schnee, trus anak Nya kie sama minhyun gimana ?

  11. OMO sibum,, kyumin kan masih kecil, imut2 & polos,, maen serang aja,,,, aigoo,

    Minhyun Hamil,???
    , smga kie & minnie baik2 aja, dan wookie bisa kembali,,

    raja peri jhat,,,

  12. ini sibum bener pedofil ya sama anak umur 10th grepe grepe, ya tuhan mesum sekali anaknya siwon -___-”
    Ohmaigot. . .baru sehari ncan jongkie-minhyun udah jd aja. . .”kan di sihir meg sama raja peri? Gmn sih km” oh ya lupa. . ./plak/ /abaikan/
    Ini berarti anaknya mereka (jongmin) ntar di bawah sama raja peri dong kl lahir? Trus jongkie akan tetap tinggal negeri peri jg? Kl udah bisa ngidupin wookie? Wah. . .kshn minhyun nasip2nya terombang-ambing gt. . .

  13. aigo.,itu sibum ama kyumin msh kcil udah maen cipok-cipokan aja -__-‘

    minhyun hamil?
    moga aja kie&minhyun bisa balik lg kedunia manusia,.ksian sungmin nya..

  14. ya ampyuuuunnnnn,,,,
    itu sibum pervert bgt sih,,-_-”
    ksian kyumin msih kecil dah diajarin yg gak gak,,, ckckckckkk

    omo,,, minhyun hamil???!!!
    aih,,,, blm jg lulus,,,,
    ckckckckkkk,.,,,,, tp sumpah,, pnsaran apa kie bkal berhasil y??
    hue,,,, gk kbyang klo min gk blik lg,,,
    ksian sma ming na,,,, hiks hiks,,,,

  15. Author lanjutttt!!! Maaf aku baru comment di chap8 soalnya baru baca sekarang and jd langsung baca 2chap skaligus, hehe
    oh iya minhyun jdnya gimana thor? Agak membingungkan, hehe
    pokok’e lanjut ne!:D

  16. semoga kie sama minnie bisa bawa wookie balik lagi

    whaaa..
    penasaran sama kelanjutan nya..
    makin keren, eon ceritanya
    lanjutan nya cepet ya
    hehehe..

  17. eon, mian q rcl telat.

    wah ada krajaan peri. .juga
    keren wlau sdkit membingungkan

    sibum dan kyumin sudh melakukan.nya ya . .

    certnya bner2 keren. tpi agak dpanjangn
    jga nama2 peri bsa djelaskan

    next

  18. ,annyeong chingu ,mian aku bru commen ,
    ,aku readers bru chingu ,aku kebut bca ff ini ,
    ,tpi mian aku bru bisa commen di ff yg ini ,soalnya di chap yg lain gx smpet ,
    ,aku usahain di ff chingu yg lain aku bisa commen ,tpii nanti stelah aku ngubek” wp chingu ,

  19. kyumin sama pervertny kayak kyuhyun gak ya???
    kalo sama berarti cocok sama sibum…

    minhyun pergi kemana???
    apa dia juga ikut pergi ke dunia peri juga???

  20. Ga junior ga sibum sama2 pervert nih wkwkwkwkwkwk
    Kasian bngt sunghyun n kyumin deh pnya psngan yg kaya bgtu

    Omo…….. Minhyun hamil???????chukae ya
    Jongkie hebat nih, bru sekali lngsung jadi mantab deh

    Knpa jd harus jiwa minhyun d’bwa2 sih, kan kasian sungmin T_T

    Smoga semua cpt kembali sprti semula ya AMIEN

    D’tnggu loh part selanjutnya😉

    Author hwaiting

  21. Yaampun kie -.- minhyun dibuat hamil!!!!
    Oh iya rainy eon aku reader baru ^.^)/ karena banyak yang diprotek jadi baca nya longkap2 deh -,-“

  22. padahal yah aku sukaaaa banget sama sunghyun
    cuek polos dan penyayang
    cute gitu
    tp dy gay masaaah😦
    jadi uke pula, kenapa ga jadi seme sih
    hhuhhu
    sunghyun tampan
    bayanginnya aj aku demen

  23. ympun sibum bener2 bkin kyumim baby jd pasrah bgt🙂
    aigooo itu raja peri jebal minnie jgn ikut2an donkk.. aigoo smg peri salju mau menerima janin minkie

  24. gasuka sama ini “pink dan biru. Cahaya pink untuk kasta
    bangsawan dan biru untu kasta
    rendahan.” harusnya pink yang rendahan *smirk bwahaha tapi itu minkie nya manis yaa thro heheh tapi kaya baca FF yemin sama Haemin jadinya TT

  25. Aiggoo,,sibum, jangan ngajarin anak d’bawah umur yadong gitu donk,,,ntar d’jitak kyu dady baru rasa, y gk eonn?????
    Tu raja peri dari dulu jahat teruz, kapan baik’a eonn????

    #####whaiting eonn :)####

  26. adegan sibum n kyumin bikin cengo
    aigoo sibummie kau pervert. jgn buat kyuminnie yg polos jdi tercuni #plak

    haishh kejamnya dirimu raja peri #ok terlalu berlebihn
    hah semakin rumit n seru
    nice ff ^_^

  27. Anyeong chingu..hehehe..
    Ffnya keren bgt dah..sumpah..
    Di sibum kecil” udh pervert bgt yak..kasihan si kyumin msih 10rahun..

    Chingu bleh mnta PW chapter 6 sma 7 gak..

    Gomawo

  28. sibum masih kecil udah pervert, hati hati yah kyumin kkk
    minhyun hamil?? cepet amat yak,
    trus gimana?
    anaknya minnie yg tinggal d’dunia peri??
    kasian kie sama minnie dong,

  29. kok mkin lma aq mkin ga suka y sma raja peri,pdahal klo dpikir2 dia kayak gitu untk kerajaan n rakyat’y jga tpi tetap az aq gak suka hufth…

    smoga Kie sma Minhyun bsa kmbali kedunia manusia lgi y…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s