D.R.A.M.A || KYUMIN|| YAOI|| Ch.12||

Author : rainy hearT

Length : Series

Rated : M

Cast :

-Cho Kyuhyun

-Lee Sungmin a.k.a Cho Sungmin

-Jo Twins a.k.a Cho Twins

– Other SUJU member

– Woo Sunghyun a.k.a Kevin Woo (U-Kiss)

– Son Dongwoon (Beast)

– OC

Pairing : || KYUMIN ||HANCHUL || JO TWINS||

Disclaimer : Semua cast belongs to God and themselves. Dan seperti biasanya, jika saya bisa saya sudah meng-Klaim seorang Lee Sungmin menjadi milik saya.#Mimmpi….#

Genre : ||Drama || Romance||Humor||

Warning : || BL/ YAOI || Gaje || typo’s || EYD tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia||twincest||

Summarry : || when tears become priceless, when love become useless, and my life, clueless… To whom i belong’s to… This love, in my hand falling slowly… Got Stronger or just dissapear…||

Another PRESENT From Me

 

D.R.A.M.A

 

Just KYUMIN

 

Please be Patient With me. Don’t Like Don’t Read. No copas No bash. Kritik and saran yang mendukung selalu diterima dengan tangan dan hati yang terbuka.

 

Maafkanlah jika alurnya lambaaaaat banget, mian juga nih kayaknya bakalan panjang kaya sinetron di tipi2 gitu, tapi dimohon

Nikmatilah STORY-nya…. ^_____^

.

.

HAPPY READING

.

.

Chapter 12

.

.

.

.

.

.

.

 

“Eh…Kwangminnie?” Nah, sebenarnya inilah yang ingin ditanyakan Dongwoon sejak hari pertama si  kembar itu masuk. “Kelihatannya kalian dekat sekali, eum … apa dia brother complex? Atau…”

 

“Ck… menurutmu bagaimana?” Yeoungmin kembali bertanya balik pada Dongwoon dan namja itu hanya menggeleng. “Kami bukan brother complex, atau yah… anggap saja begitu. Tapi yang sebenarnya, itu karena dia… kami…”

 

“Apa?”

 

Youngmin terlihat berfikir sejenak hingga akhirnya ia tersenyum. “Kami, sudah menikah.”

 

“What?!”

 

Dongwoon terlihat sangat shock, tapi ia mencoba untuk tak memikirkannya terlalu serius. Bisa saja Youngmin membohonginya. Yah… setidaknya itulah yang ada di pikiran Dongwoon. “Kau tidak sedang berbohong untuk menghindariku bukan?”

 

Youngmin hanya menggeleng kemudian tersenyum lembut.

 

Dongwoon berharap semuanya hanya akal-akalan Youngmin, atau hanya kebohongan semata. Tapi sayangnya, itu adalah kenyataan. Dan meski sekesal apapun Youngmin dengan Kwangmin, ia tak akan menutupi ikatan yang ada di antara mereka.

 

“Kami menikah di LA dan sudah 2 tahun saat natal kemarin.” Youngmin tersenyum polos dan kemudian mengajak Dongwoon untuk kembali berjalan. “Mobilmu yang putih bukan?”

 

“I-iya…”

 

Masih dengan nada shock, Dongwoon mencoba untuk menanggapi namja blonde yang kini terus menyeretnya itu. Ia benar-benar tak habis pikir. Ia baru saja ingin memulai menjadi gay setelah melihat sosok lemah dan lembut dan juga kepolosan di diri Youngmin.

 

“Padahal aku menyukaimu, Youngie….”

 

“Aku tahu.” Youngmin hanya tersenyum polos. Begitu entengnya namja ini mengangguk dan bersikap pada Dongwoon seakan tak terjadi hal yang aneh ataupun menyakitkan bagi namja itu.

 

Dongwoon mulai memukul pelan dadanya. “Kau tahu, Youngie. Rasanya sesak sekali… eum apakah kau tak mau mencoba denganku?” Dongwoon berusaha untuk memenangkan namja ini, yah meski hanya sekedar untuk simpanan ~ mungkin.

 

“Ahni, aku tak mau denganmu.” Youngmin menjawab dengan enteng. Ia sungguh tidak peka dalam masalah ini.

 

“Eh… w-wae? Apa ada yang kurang denganku? Bahkan aku mau menjadi eum… simpananmu mungkin.”

 

“Ahhhahaa…” Kwangmin tertawa kecil dan memukul bahu Dongwoon. “Sebaiknya kau melihat wajahmu di kaca itu.” Youngmin menunjuk kaca spion mobil Dongwoon, kemudian ia membiarkan Dongwoon melihat pantulan wajahnya disana.

 

“Mana? Bukankah aku tampan? Aku juga kaya.”

 

“Ck….” Youngmin kemudian mendekat pada Dongwoon hingga kini wajah mereka berdua terlihat di spion. Dan mulailah Youngie narsis mode On. “Lihat saja, aku masih lebih tampan darimu?”

 

“Eoh?” Dongwon menatap tak percaya pada Youngmin.

 

“Bukankah begitu? Bahkan kulitku lebih putih, dan aku rasa aku lebih pintar darimu. Akan memalukan untukku jika selingkuhanku saja lebih jelek dari Kwangie. Dia pasti akan mengejekku jika mengetahuinya.”

 

“Mwo?!”

 

Dongwoon hanyabisa bersweat-drop ria. Ia benar-benar tak habis pikir. “Youngie-ah… kau memang unik… hehhehe…”

 

Dongwon mencoba untuk tak terlalu memikirkannya dan untunglah dia mungkin hanya simpati sekilas dengan Youngmin. Mereka masuk ke mobilnya, tapi…

 

“Eih…?” Dongwoon mengernyit aneh saat mobilnya terasa begitu berat. “Eum, sepertinya ada masalah. Lebih baik aku lihat dulu.”Kemudian namja itu turun dari mobil dan …

 

“Wae? Ada masalah?”

 

“Benar-benar masalah. See….” Dongwon seakan menunjukkan masalahnya pada Youngmin yang kini tengah menjulurkan kepalanya untuk melihat keluar. “4 ban mobilku kempes. Oh ya Tuhan…! Ini pasti Kwangmin.”

 

“Eh, mana bisa kau seenaknya menuduh Kwangie. Dia tida…”

 

.

Prokk…. prok… prokk…

.

 

Kwangmin datang dengan evil smile yang berhasil diturunkan Heechul padanya. “See…? Who will be the one called the real looser?” Ia menyeringai dan segera mendekati mobil putih itu. Menatap tajam pada Youngmin yang masih saja memperlihatkan kekesalannya pada Kwangmin.

 

“Ikut denganku hyung.”

 

Youngmin menggeleng dan memilih keluar dari mobil Dongwoon. “Mianhe sunbae, aku pulang sendiri saja.” Berpamitan dengan Dongwoon kemudian segera berjalan cepat meninggalkan Kwangmin.

 

“Hyung! Yah! Ayo pulang denganku!” Kwangmin sedikit berteriak dan berlari kecil menyusul Youngmin dan dengan mudah dia menangkap tubuh Hyungnya itu kemudian menyeretnya untuk ikut bersamanya.

 

“Kau akan pulang denganku, Hyung.”

 

“Ish… dasar kau jahat! Playboy jelek menyebalkan! Dasar buaya darat!”

 

Nah … untuk umpatan yang terakhir itu, Kwangmin sedikit menahan tawanya. “Terserahmu saja Hyung, tapi kau harus mendengarkan aku sekarang juga. Ingat, kita sudah menikah.” Kwangmin segera memasukkan Youngmin ke dalam mobilnya, kemudian dengan cepat membawa mobil ittu meninggalkan area parkiran sekolah.

 

“Kau saeng yang sangat menyebalkan, Kwangie… dan kau juga playboy!”

 

“Ya… itulah aku.” Kwangmin malah tersenyum aneh dan lebih terlihat seperti menyeringai. Ia sedikit tertawa saat melihat wajah Youngmin yang sekarang benar-benar  terlihat kesal. Ia tak mempeduliakannya dan langsung  membawa hyungnya itu ke satu toko ice cream dan cake yang sellau menjadi tempat wajib bagi mereka untuk main disana.

 

“Selamat datang!”

 

Pelayan cantik dengan pakaian sexy mempersilahkan mereka masuk. Youngmin masih tidak mood memang… tapi apakah dia akan bisa masih tidak mood jika didepannya kini sudah ada satu porsi ice cream cake rasa strawberry mint yang bisa dipastikan sangat enak dan manis itu.

 

“Ayolah hyung, tadi malam itu aku akui aku salah. Yah… hanya melihat saja masa tidak boleh.”

 

“Hei, hanya melihat katamu?! Kau bahkan sampai menunjukkan wajah laparmu itu. Ck… menyebalkan. Kau pikir aku tak bisa jadi seme? Aku akan cari uke dan mungkin malah lebih cantik dari uke-mu nanti. Lihat saja!”

 

“Mwo? Bwahahaha….” Kwangmin tak bisa menahan tawanya, ia berhenti tertawa saat menyadari pandangan mematikan dari Youngmin. “Ah, mianh hyung… hehhee…”

 

“Hei, kau pikir kau saja yang bisa jadi seme? Aku juga bisa! Wajah kita sama dan aku malah lebih pintar darimu. Dasar  buaya darat!”

 

“Sudahlah hyung, lupakan masalah itu.”

 

“Hei, bagaimana bisa? Kau sangat menyebalkan Kwangie, seenaknya menatap Kevin seperti itu. Mana kau ada didekatku lagi, dasar tak punya perasaan.”

 

“Sudah hyung… jangan marah lagi. Lagipula kata Umma, Kevin  akan menikah di Jeju…”

 

“Mwo?”

 

 

 

 

.

.

Lee Sungmin POV

.

.

.

 

“Mwo?”

 

“Mungkin 3 jam lagi semuanya selesai.”

 

“Mwo?! KAU?!”

 

Dia hanya tersenyum licik. Aku benar-benar membencinya.

 

“Ku pikir kau cukup pintar, tapi ternyata kau bodoh sekali. Kau tak pernah mencoba mematuhi peraturanku. Kau seperti tak mengingatnya, aku Cho Heechul… TAK TERBANTAHKAN!”

 

Dia benar-benar sudah tak waras. Sekarang lihatlah, wajah cantiknya terlihat semakin menyeramkan dan egois. Dia benar-benar aneh. Tertawa seperti itu tanpa memikirkan bagaimana perasaanku dan Kyuhyun. Dan si bodoh itu, bagaimana bisa dia dengan mudahnya diperdaya oleh Ummanya? Benar-benar bodoh!

 

“Jadi apa maumu? Kau mau aku menandatanganinya? Baiklah, ambilkan aku yang baru dan aku akan menandatanganinya. Agar kau puas! Kau manusia paling egois Nyonya Cho yang terhormat.”

 

“Tentu saja.” Dia memberi isyarat kepada pelayan Jung dan hanya dalam hitungan menit dia sudah kembali dan membawa map yang sama, menyerahkannya pada Cho Umma. Yeoja itu menyodorkannya padaku, dan seperti biasa. Nyonya Cho begitu menyeramkan dan semakin terlihat angkuh.

 

Aku membaca sekilas halaman depannya. Kenapa? Ini terasa sangat berat. Kenapa Kyuhyun mau melakukan ini? Aku pikir dia akan memilihku, meski aku tak mau Nyonya ini bunuh diri tapi… jika seperti ini apakah selamanya dia akan mengatur kami. “Haish…. aku bisa gila.”

 

“Kalau kau tak mau menandatanganinya sekarang, aku tak akan memaksamu. Aku tahu kau mencintai Kyuhyun.”

 

“Lalu apa lagi yang kau mau? Bukannya kau bisa melihatnya sendiri, jadi untuk apa lagi konferensi pers begitu? Apakah semua hanya untuk kepentinganmu saja. Dengarkan aku, kami punya perasaan. Aku dan Kyuhyun, bahkan Kevin juga punya perasaan. Apa kau sama sekali tak pernah mencoba untuk memikirkannya?”

 

“Itu bukan hal penting, dan aku sama sekali tak tertarik untuk memikirkan hal itu.” Dan dia menggeleng. Aku sedikit menghindar saat dia mencoba meraih rambutku. Dia pikir dia siapa? Dasar yeoja aneh.

 

“Aku hanya ingin kau mengikuti semua peraturanku. Jadi mudah saja bukan? Kalian akan terkenal sebagai tokoh dalam novelku, dan hal itu patut kau banggakan.”

 

“Mwo?? Bangga?” Ck… diakah Umma yang hebat itu? Menilai semua hanya berdasar dengan kepuasannya sendiri tanpa memikirkan perasaan orang lain. Dia memang sudah tak waras.

 

“Kau bahkan tak rugi apapun, kenapa sampai sesusah ini memaksamu? Kau pikir aku senang melakukannya? Aku juga memikirkan Kyuhyun dan bisa kupastikan dia akan bahagia dengan Kevin.”

 

Aku meraih amplop itu, meletakkannya di sisiku. Dan Nyonya Cho yang memang masih duduk disisiku kemudian menarikku dalam pelukan lengan kurusnya. Ck… benar-benar mengganggu.

 

“Aish… jangan dekat-dekat denganku. Aku tak mau tertular penyakit gilamu itu. Kau terlalu nyentrik dan aneh. Sangat menyeramkan.”

 

Dia beranjak dari sisiku. “ Semua terserah kau saja. Tapi asal kau tahu, pernikahan itu akan live di tayangkan di TV. Semua prosesnya bahkan sampai konferensi pers-nya. Heum… bermain dengan namja bodoh sepertimu benar-benar membosankan.”

 

Pelayan Jung menghampiri kami. Kulihat dia menyeret satu koper besar berwarna merah. Aku bisa pastikan, jika itu koper Nyonya gila ini.

 

“Mianhe, tapi helikopter anda sudah hampir sampai di taman belakang rumah.”

 

“Bagus, bawa koperku kesana.” Dia kembali melihat ke arahku. “Terima kasih, telah bermain denganku selama ini. Meski kau teman bermain yang sama sekali tak menyenangkan,  tapi terima kasih.”

 

Dia menaikkan kacamata hitamnya dan merapikan dress-nya. “Aku akan pergi. Hum… 3 jam lagi, dan semuanya akan berakhir indah. Hehehe…. na… na… na…na…”

 

Cih…!!! Apa maksudnya bernyanyi-nyanyi seperti itu? Dia pikir aku akan terpengaruhi oleh pikiran gilanya! Dan sekarang hanya ada aku sendiri di rumah ini. Aku mengambil file itu, dan kembali melihat tanda tangan yang ada di  bawah tulisan pihak ke satu. Dan Cho Kyuhyun, apakah dia begitu bodoh?

 

Aku meraih ponselku. Aku harus menanyakan langsung padanya.

 

‘Yeobosseoyo…’

 

Eh? Kenapa suaranya tidak seperti suara Kyuhyun?

 

‘Mianhe hyung, Kyu hyungie sedang bersiap dan ponselnya aku yang memegangnya.’

 

Apa maksudnya ini? Kenapa sudah seperti ini. Jadi yang tadi malam itu… apa yang dipikirkannya?

 

‘Min hyung? Apakah kau masih disana?’

 

“Nde…” Aku menjawab dengan malas. Entahlah, rasanya aku seperti dipermainkan dan ini sangat menyakitkan. Mereka sama sekali tak memikirkan bagaimana perasaanku.

 

‘Mian Min hyung, jika aku akan menikah deng… tuuut…tuuuut…’

 

Aku mematikan telfon itu. Baiklah, ini sudah cukup. Aku tak mau mendengarnya lagi. Berhenti menjadi orang lemah dan bodoh  Lee Sungmin.

.

.

.

.

.

.

Kata – kata itu masih terdengar jelas di telingaku. Aku kembali melihat jam yang terus menunjukkan waktu yang hampir habis. Ini sudah satu jam berlalu dan Nyonya Cho juga sudah terbang ke Jeju untuk menghadiri pernikahan mereka.

 

Twins masih tidur mungkin.

 

Sekarang tepat jam 12 yang artinya jam 2 nanti semuanya akan berakhir. Eoh? Benarkah? Jujur aku takut. Baiklah, aku mencintai Kyuhyun tapi Heechul Umma tak seharusnya melakukan hal bodoh dan konyol seperti ini pada kami. Terlebih, pernikahan kami juga sakral. Dia pikir, aku main-main dalam pernikahan ini?

 

Kulihat pelayan Jung mendekatiku. Dia mengambil remote yang ada didepanku dan sengaja menyalakan TV-nya.

 

“Live dari Pulau Jeju, saya Han Minji akan melaporkan secara langsung pernikahan Kevin Woo, seorang new comer di dunia keartisan kita. Lihatlah, namja cantik dengan jas putihnya. Baiklah, saya akan mewawancarainya sedikit. Kajja…bla…bla… blaa…”

 

Kulirik sekilas. Sebuah ruangan yang serba putih dengan banyak bunga lili putih di sana. Sudah begitu banyak orang yang duduk di ruangan itu. Aku sama sekali sudah tuli, mungkin…

 

Aku sama sekali tak tertarik dengan pembicaraan mereka. yang aku pikirkan sekarang, adalah Kyuhyun. Bagaimana dia bisa setenang itu di pernikahan ini? Apakah memang ini yang diinginkannya? Apakah memang benar dia hanya ingin membuatku senang dengan semuanya? Dengan apa yang ia katakan malam tadi?”

 

Eh… chakkaman.

 

“Appa?”

 

Aku melihat appa dari banyaknya kumpulan tamu berjas itu. Bahkan Umma dan Sungjin. Ya ampun! Mereka? Apa yang mereka lakukan disana?

 

“Apakah anda ingin menghadirinya tuan muda Lee?”

 

“Tidak.”

 

Aku tak ingin datang kesana. Kulihat pelayan Jung hampir pergi meninggalkan aku. Sebenarnya aku…

 

“Berapa jam, dari Seoul ke Jeju?”

 

“1 jam dengan Helikopter. Tapi karena lokasi yang di pakai untuk resepsi itu sedikit sulit di jangkau oleh helikopter maka harus naik mobil kurang lebih satu jam. Apakah Tuan muda berniat untuk datang kesana? Saya bisa memanggilkan helikopter lain untuk mengantar Tuan Muda.”

 

“Ahni. Aku tak akan kesana.”

 

“Baiklah, kalau begitu masih banyak hal yang harus saya urus. Tuan muda bisa memanggil saya jika Tuan Muda berubah pikiran.”

 

Dan pria paruh baya dengan pakaian formal itu pergi dari hadapanku.

 

Apakah aku harus merelakannya?

 

“Tentu saja, aku sangat bahagia. Aku pikir pers akan menolak pernikahan ini, tapi tak disangka respon dari fans dan juga publik sangat baik. Aku sangat berterima kasih.”

 

Cih… apa-apaan dia? Merasa nomor satu dan yang terbaik disana. Merasa paling cantik dan menjadi pusat perhatian. Benar-benar keterlaluan.

.

.

.

.

Lee Sungmin POV end

.

.

Sebenarnya Sungmin sangat kesal, terlebih saat melihat reporter itu mewawancarai Kevin. Namja yang sudah berbalut dengan jas putih, jas yang sama yang di pakai namja yang tepat ada disisi kanannya. Sedangkan posisi Kyuhyun yang ada di sisi kirinya membuat Kevin terlihat semakin sempurna karena diapit oleh 2 namja tampan sekaligus.

 

“Ah, kalau begitu terima kasih untuk waktunya.” Reporter itu mengangguk dan wajahnya kembali menghadap ke layar. Nah, sekarang saya juga sudah bersama dengan penulis kita yang terkenal dengan keberaniannya mengusung cerita real diantara pasangan sejenis. Annyeong Miss Cho.”

 

“Nde, annyeong….”

 

“Kudengar kau juga akan mengadakan konferensi pers untuk launching buku terbaru. Bisakah berbagi seidkit dengan kami semua?”

 

Heechul mulai bercerita tentang project dan novelnya. Sementara di rumah, Sungmin hanya menatapnya penuh dengan cibiran.

 

“Nah, ini dia Cho Kyuhyun. Dia tokoh utama di novel ini. Bukankah dia sangat tampan?”

 

“Ah, nde. Sangat tampan, pasti ‘istri’mu akan senang mempunyai suami setampan dan juga sehebat anda. Chukkae…!”

 

Meski pada awalnya Sungmin tak ingin melihat ke arah TV ini namun lama kelamaan matanya terus mengikuti apa yang di sorot kamera yang terlihat jelas di depannya. Ia melihat Kyuhyun yang tanpa beban dan sepertinya sangat menikmati pernikahan itu.

 

“Cih… konyol! Bagaimana bisa dia bersikap seperti itu kemarin? Apa maksudnya, eoh? Membuatku bahagia dulu, karena dia akan meninggalkan aku?”

 

Pelayan Jung tiba-tiba mendekati Sungmin. “Mianhamnida Tuan Muda Lee, di luar ada tamu yang ingin bertemu dengan anda. Dan dia…”

 

Belum juga pelayan Jung selesai bicara, seorang yeoja sudah menerobos masuk seenaknya ke dalam rumah megah itu dan langsung duduk di sisi Sungmin tanpa permisi. Yeoja dengan pakaian sexy yang selalu membalut tubuhnya itu dengan seenaknya bergelayut manja pada Sungmin.

 

“Kau pisa pergi…” Sungmin memberi isyarat pada pelayan itu untuk pergi dari tempat mereka. “Baiklah, jadi apa yang kau lakukan disini?”

 

“Oppa….” Yeoja itu memainkan kancing baju Sungmin dan semakin merapatkan tubuhnya. Membuat Sungmin bisa bersentuhan langsung dan merasakan bagian atas dada yeoja itu yang hanya tertutupi dengan bra yang tak seberapa besarnya.

 

“Yes Eve?” Sungmin menoleh pada yeoja blonde itu dan merapihkan rambutnya. “Apa yang membuatmu kesini? Merindukanku eoh?”

 

“Big NO!” Eve kemudian meraih kedua bahu Sungmin dan mendorongnya hingga namja itu terkungkung diantara tubuhnya.

 

“Ah… hei, apa yang akan kau lakukan Eve?”

 

Bisa dipastikan sekarang wajah Sungmn sudah tak karuan. Ia sungguh risih setiap kali Eve melakukan tindakan ekstrim yang terkesan berani padanya. Perlahan ia mencoba mengikuti permainan Eve dan mendorong pelan pinggul yeoja itu.

 

“Jangan begini Eve, aku….”

 

“Nah.. kan? Terbukti sekarang, kau memang sudah tidak lurus oppa.”

 

“Eoh? Maksudmu?”  Sungmin memasang wajah bingung yang malah membuatnya semakin terlihat menggemaskan dimata Eve.

 

Eve kemudian menurunkan tubuhnya dan membiarkan tubuhnya menduduki Sungmin seenaknya. Posisi Eve sekarang tengah membuka lebar kedua lututnya, membiarkannya disisi kanan dan kiri kaki Sungmin dan membiarkan miss V-nya secara tidak langsung menyentuh privat Sungmin.

 

“Padahal posisi sepanas ini, Oppa? Kenapa juniormu masih diam saja? Itu tandanya kau sudah tak normal.”

 

.

.

Lee SUNGMIN POV

.                                          

.

“Padahal posisi sepanas ini, Oppa? Kenapa juniormu masih diam saja? Itu tandanya kau sudah tak normal.”

 

“Mwo?”

 

Eve…

 

Aku akui dia sexy, hot and free. Dia juga selalu memancingku jika sedang ingin disentuh. Tapi entahlah… aku tak bisa. Padahal posisi kami memang sangat ekstrim, tapi kenapa rasanya aneh.

 

Dan dengan gerakan nakalnya, Eve mulai menggesekkan tubuhnya diatasku. “Jika kau normal, maka kau akan terpancing, Oppa.”

 

Baiklah, kita buktikan ucapannya.

 

Ia bergerak sedikit brutal dan cepat di atasku, dan yang benar-benar aneh adalah tubuhku sama sekali tak meresponnya. Juniorku juga sama sekali tak menegang sedikit pun, padahal jika dengan Kyuhyun  hanya dengan satu ciuman kecil saja bisa membuatku kehilangan kendali akan diriku sendiri.

 

“See…” Eve menyudai godaannya padaku dan duduk kembali disisiku. “Aku yang panas sendiri tanpa ada sambutan dari oppa. Juniormu pun sama sekali tak membesar sedikitpun. Haish… payah.”

 

Apakah benar? Haish… baiklah, mungkin aku tidak straight lagi. Tapi apa masalahnya? “Yah, baiklah. Aku tidak straight lagi, oke… Tapi untuk apa kau sampai berbuat seperti tadi?”

 

Dia kembali menatapku dan mengusap pipiku. “Oppa, kudengar Kyuhyun akan menikah?”

 

“Nde.” Aku hanya mengangguk lemah, dan kulihat ia mulai memasang wajah sedihnya. Hei… apakah dia sedang bersimpati dan merasa kasihan padaku?

 

“Bagaimana perasaanmu?”

 

“Aku biasa saja.”

 

“Bukankah kau mencintainya?”

 

Aku mencintainya… eum Mungkin… atau aku hanya menyukainya, atau hanya simpati padanya atau hanya kasihan atau… aish…“Yeah… mungkin.”

 

“Yang tegas dong Oppa.”

 

“Ya… ya.. ya… baiklah. Aku mencintainya, lalu….”

 

“Kenapa kau masih disini sementara dia akan menikah sebentar lagi? Aku sudah melihat beritanya di TV dan langsung kesini untuk menemuimu karena kupikir kau pasti tak akan datang di pernikahan itu.”

 

“Lalu…” Jujur, aku sudah sedikit paham dengan apa yang dimaksudkan Eve. Hanya saja aku masih merasa ini aneh dan tak adil untukku.

.

 

Pluk…

 

.

Dia memukul kecil bahuku. “Yah, kenapa memukulku Eve? Kau ini…”

 

“Kau payah Oppa, dasar bodoh.” Eve yang serius begini malah terlihat menakutkan untukku dan entah kenapa aku merasa dia sedikit mirip dengan Nyonya Cho. “Seharusnya kau kesana dan menggagalkan pernikahan itu? Apa kau memang berniat ingin bercerai dengan Kyuhyun?”

 

“Aku, itu…”

 

“Cih… jangan harap aku akan kembali padamu. Aku lebih memilih mencari namja lain yang mungkin lebih tegas dan lebih mencintaiku dari pada Ming oppa yang semakin lama bukan semakin pintar malah semakin bodoh.”

 

“Hei, kau menghinaku eoh?”  Ya ampun, yeoja ini. Dia sekarang malah membuka kancing kemejanya dan mencoba membuka kancing kemejaku. “Hei… Eve apa yang…”

 

“Aku akan membuatmu straight dulu jika kau mau bercerai dengan Kyuhyun.”

 

“Aku tidak mau! Kau gila!” Aku membentak Eve. Dan dia malah melepaskan kemejanya, seakan menunjukkan payudara besarnya yang memang asli dan juga kulit putihnya. Ia meraih tanganku dan hampir saja aku menyentuh dua gundukan indah didadanya. Untung aku masih sempat menghindari kegilaan Eve.

 

“Pakai bajumu lagi Eve, aku tak mau disangka berbuat mesum di rumah orang lain.”

 

Dan wajah cantik itu kini memerah, ia mulai menunduk dan bisa kupastikan dia “Hikkksss…. hikss….” Dia menangis. Kenapa dia jadi cengeng begini?

 

“Sudahlah Eve….” Aku meraih kemejanya dan memakaikannya pada Eve. Aku mendudukkannya dengan benar dan memberi isyarat pada pelayan Jung untuk membawa minuman untuk Eve.

 

“Pabboya Min oppa.”

 

“Dan kau cengeng Eve.”

 

“Ahni, aku tidak cengeng. Aku hanya sedih karena kau bodoh sekali. Kupikir kau mencintai Kyuhyun, jadi aku biarkan saja kau menikah dengannya. Apa kau juga buta sampai tak melihat jika Kyuhyun tak bahagia dengan pernikahannya ini?”

 

“Dia bahagia, dan aku tahu itu. Bahkan berapa hari ini dia sepertinya dekat sekali dengan Kevin dan aku…”

 

“Kau tidak peka, Oppa.” Dia menyeka kasar air matanya. “Pikirkanlah baik-baik dan pergi sekarang juga Oppa. Aku tak mau kau terlambat dan menyesalinya nanti.”

 

Eve menatap lembut padaku, tatapan yang sama padaku. Tatapan yang membuat aku menyukainya. “Oppa, kau mencintai Kyuhyun dan katakan itu pada semua orang.” Dan wajah itu berubah sedih.

 

“… Apa yang ada dipikiranmu hanyalah keegoisanmu,Oppa. Apa kau tak berifkir jika mungkin Kyuhyun oppa membutuhkanmu untuk mengakuiya di publik? Aku pernah ada diposisi itu Oppa. Dimana kau mempunyai yoja begitu banyak selain aku dan kau tak pernah mengakui aku di depan semua orang terdekatmu. Rasanya seperti orang bodoh Oppa…”

 

Dan entahlah, apa lagi yang dibicarakan Eve…

 

Aku tak bisa berfikir lagi sekarang. Rasanya sudah sangat terlambat, mungkin…

 

“Pergilah dan hentikan pernikahan itu Oppa.” Dia menggenggam tangnku dan mengusap cincin pernikahanku. “Kau sudah menikah dengannya dan kau harus mempertahankan cincin ini tetap untukmu.”

 

Baiklah, jika aku pergi sekarang apa akan ada perubahan? Bukankah ini juga sudah terlambat dan akan percuma saja. “Eve, percuma saja karena dia pasti sudah meni…”

 

“Ahni, pernikahan itu akan dilakukan setelah konferensi pers untuk novel terbaru itu.”

 

“Benarkah, aku tidak…”

 

“Cepatlah Oppa…jeball….”

 

Dan aku menatap pelayan Jung yang masih setia berdiri didekat tangga. Seakan dia mengerti, dia kemudian mendekat padaku. “Apakah sekarang anda menginginkan helikopternya Tuan Muda?”

 

“Nde… bawa aku kesana…”

 

.

.

.

.

 

Sepanjang perjalanan aku hanya diam dan terus memikirkannya. Perkataan Eve membuatku sadar jika selama ini mungkin aku egois karena telah menyembunyikannya dan juga memacari banyak yeoja.

 

Meski mereka semua tidak keberatan tapi mereka butuh pengakuanku dan akhirnya aku mengakuinya hingga aku di cap playboy. Awalnya aku nyaman dengan nickname itu, tapi setelah itu seakan semua tak percaya jika aku mencintai mereka.

 

Yah, memang meski hanya sebatas suka tapi…

 

Perasaan dengan Kyuhyun berbeda.

 

Perasaan ini mempunyai jalannya sendiri yang terkadang gelap dan terang, yang terkadang aku tak tahu arahnya. Membuatku egois dan juga sok berkuasa atas segalanya tanpa mempedulikan Kyuhyun.

 

Aku bisa mengingatnya.  TV yang bersuara sangat kecil dan masih menunjukkan Heechul yang sibuk menandatangani bukunya dan bercengkerama dengan fansnya. Disisinya… itulah dia. Namja yang berakting sangat baik hingga ia terlihat bahagia.

 

Kyuhyun-ah… tunggulah aku…

.

.

.

.

.

Helikopter kami turun di satu dareah lapang yang sepertinya sangat jauh dari Jeju.

 

“Mian tuan muda, tapi tak ada mobil yang sempat kemari. Mereka membawa rombongan keluarga besar Tuan Cho dan juga Nyonya Woo.”

 

“Mwo? Lalu bagaimana denganku? Bagaimana aku kesana…”

 

“Eum… berlari mungkin….”

 

“Mwo?”

 

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC….

 

.

.

.

Bagaimana ch ini? Aneh yah? Hahaha biarkan aja and ga ada KyuMin moment lagi…

 

Selamat datang di grup aku….

 

Semoga ga pada bosen….

 

 

Saranghae!

.

.

Big Hug and Kiss to all my lovely reviewer

Sorry for typo, kebiasaan ga diedit lagi. Mind to Left any words???

 

Review please….

97 thoughts on “D.R.A.M.A || KYUMIN|| YAOI|| Ch.12||

  1. waaaaaaaaa ming nya nyadarnya lama,, disuruh lari lg,, huweee bner2 dah heccul gila ap aj bisa dilakuin jgn2 eve it datang krena heccul jg buat bujuk ming.. lnjuuut eooni seruuuuu

  2. woooaa Youngmin jujur sekali😄

    wah wah, heechulie benar-benar evil. dan, Eve?!
    kekekeke~~ Ming mmg udah gak straight lagi yaa~

    wah, gak sabar nunggu chap berikutnya.
    fighting eonni ^^9

  3. Kyumin momennya terlalu sedikit:((((( tapi gpp eonn, seru koooo :3 cie bgt sungmin udh mau ngakuin kalau dia cinta kyuhyun! Lanjut eonni hwaiting!!

  4. mwo???lari?hahaha minppa d kerjain tuh yahh kna jebakan chulie oppa dech tp jg menyenangkan krn minppa akn mengakui pernikahan.a d dpn publik yeye

  5. Eon, knp gg ada kyumin moment.a??
    Next chap harus full kyumin!! Hhe
    #maksa
    N eheeemm, d tnggu bgt chap full Nc kyumin XDDD #mesum banget

  6. Owwwwww MING ayoooo Lariiiiiii jgn menyerah ,,,, larilah demi KYU mu … Pasti kamu bisa menghentikan pernikan itu,,, kamu harus bisaaaa,,, FIGHTING!!!!
    Salut dech buat Eve walau kayak itu tapi dia yg bisa menyadarkan Ming ttg cintanya pada Kyu ,,, wahhhhh kurang 1 ch lagi… Wah bonusannya pasti kerennn abiezzzz🙂

  7. miiing, ayoo yg semangat larinya!!!😀
    ya allah itu eve nekat bgt, untung ming udh gk suka lagi sama eve :))

    itu jo twins lucu bgt deh. berantem tpi gk lama baikan lagi, manis bgt ^^
    berharap kyu sama ming bisa cpet2 bersatu :))
    lanjuut chingu

  8. Ming kasian banget dikerjain abis”an sama heechul…😦
    Yg semangat yah Ming, kyupa cuma punya Ming…
    Nggak sabar nunggu ending ny…
    Semangat chingu… ^^

  9. ming …………. knpa mikirnya lama bgt haduuh kyu ntar keburu di ambil kevin tu kasihan berjuang min ^^
    lanjut………………………………

  10. ayo dunk ming,,,, jgn bnyak memikir,,,,
    kyu keburu nikah tuh,,,,
    aigooo,,, kyu jg bsaan bgt sih acting na,,,
    bner2 face poker,,,,

    huakakkakkkkk,,,
    ngakak pas ming disruh lari wat sampe ke tempat nikahan na kyu,,,
    kekekekekee
    gk sbar nunggu klnjutan na,,,

  11. wooo lari???? beneran perjuangan cinta ni bagi sungmin..

    haha, pengen ngucapin terimakasih ma peran eve disini.. dengan segala cara pengen nyadarin ming kalo emang ming beneran udah ga straight lagi..

  12. chap 12 ga di FB eon? aku malah nunggu disana hehe
    Ming harus bner2 berjuang kalo gtu.. kasian lama2 dia *hiks

    di chap ini ga ada KyuMin moment nya! hueee T.T

    di tunggu KyuMin moment nya eon😀

  13. kenapa pendek sekali udah TBC
    lanjut lanjut…apdet kilat ya rainy-shi
    padahal aku lebih suka ming ga dateng
    lebih suka ming yg egois
    hehehe…
    tapi gpp itu kan crt rainy-shi
    lanjutannya tetap ditunggu
    semangat

  14. Poor Ming *_* . . . . . .. . .makin Genting Nieh Suasana Perang Antara menantu Dngan Mertua . .haha Moga Ming Bsa Ngedapatin Kyuppa Lagi deh. . .

  15. makin gemes liat youngmin yg polosnya akut banget. Poor dongwoon.

    Akhirnya umin oppa sadar juga. Lama banget sih sadarnya. Eve emang dahsyat ni menggodanya.

  16. Kkk~ kxakx ming kna btux. .d suruh lari k tmpat konferensi pers.
    Ckck. .xg sbar ya ming. . Slah sndri g mw ngaku. .

    Hai. .maaf ya bru smpet mampir. .😀

  17. yah yah kenapa sungmin ngalah ?
    heechul makin bagja dong
    aish padahal lebih egois dikit lagi aja
    kyuhyun juga pasti nyamperin sungmin
    lagi pula di pastikan kevin juga nolak
    aish ya udah deh mending baca chap selanjutnya

  18. Ada apa dengan Eve
    terkesan bahwa dia mendunkung pernikahan Sungmin

    apa dia juga salah satu keluarga Heechul
    atau Heechul mengancam keluarganya ?

    Misteri sekali

  19. kkkk~
    Kayaknya Ming beneran dikerja’in habis-habisan sama Heechul deh…
    kkkk~
    Ayoo…
    Larinya yg semangat Ming!
    Ini demi perjuangan cinta-mu…
    Apa Ming beneran mau lari???
    Wookey…
    Mau lanjut chap berikutnya…^^

  20. Kayanya Eve emang di suruh sama heenim buat nyadarin sungmin, lagi!
    Heenim emang deh yah, ada aja idenya ngebuat semua orang nurutin keinginannya -___-
    Umma yang kejaaam~

    Ayoo sungmin lariiii! Nanti keburu telat!

  21. Yah,gak ada kyumin moment.. Padahal dichap sebelumnya serasa dunia milik berdua, mau langsung ke chap 13 eeh diumpetin lagi,minta pw dulu ah, Sequelnya update kilat ne ^^

  22. Waahh.. ni psti krjaan.a Heechul lgi yaa.. Heechurella emang fantastic..😀

    Tunggu..!! I2 Kevin pke jas yg sama sma namja d’sblh kanan.a .. jangan bilang i2 kibum…
    Trz kyu d’sblh kirinya, trs jas.a ga sama kn sma kevin..
    Apa sbnrnya ini prnikahan.a KeMaru..??
    Ah,, sungmin.. sprti.a cuma d’akal2in aja sma heechul.. ckckck

    Penasaran sama slnjut.a ,, tp d’protec..😥
    Kabur k’rmh author mnta PW.. ╰( ̄▽ ̄)╭

  23. sebenernya apa rencana heecul, apa bener mau nikahin kyu ma kevin..
    ayo dunk min semangat rebut cinta kyu kembali jangan sampe nyesel

    semoga ming tiba tepat pada waktunya..

  24. menurutku apa yang dikatakan sungmin benar. Mereka punya perasaan. Dan eve tidak sepenuhnya benar tentang sungmin egois, heechul yang begitu.

  25. Makin nyesek bacanya😦
    Jadi pengen nangis T.T

    Kalo alur ceritanya diubah menjadi Sungmin gak ke Jeju dan si Double K itu nikah, pasti Chapternya akan lebih bnyk🙂

    Oke, ini sudah larut malam dan saatnya utk tdr🙂
    Walaupun belum ngantuk😦
    Ya sudah, bacanya dilanjutin besok.
    Gomawo buat Author🙂

  26. Udah umin… tinggalin ajah si kyu’nya… Daripada di injek2 ma Cho Heechul… Hehehehehe…
    Kan masih ada aku… Hihihihihi #DiTimpukPumpkins

  27. aaaaahh..
    Eve sooo sweeet..
    pasti dia jadi KyuMin shipper juga sekarang!
    hahahaha #LohKok
    Special Thanks to Eve yang udah menyadarkan sungmin betapa pentingnya kyuhyun!
    Go Go Sungmin! berlarilah secepat angin untuk mengejar cintamu! #Eeeaak
    hahahahaha

  28. astaga heechul demi apa sungmin-KU kasian banget ;( lagian kyuhyun nurut terus hahaha biarin aja heechul bunuh diri,kan di FF ini kalo beneran baru gaboleh #plakk

  29. aishhh syukurlah ad eve T___T
    jdinya ming sadar n ngejar ming xD
    tpi cara nyadarin ming kalo ming bnr2 cnta ama ming n berubah gr2 kyu itu LOL bget xD hahaha
    ming emank bener2 jatuh cnta ama kyu~ kkk
    wow, ming musti lari???
    sempatkah??
    chullie gag benar2 mw nikahin kyu ama kevin kan???
    aaa mw next >_<
    minta passny donk author-ssi xD hehehe

  30. Saya bngung, ,jangan2 si eve udh sekongkol sma heechul,
    Ming musti lari?kyaa, , ,kasian dong uri ming, ,tpi gpp deh slah dia sendri , ,lola’y mnta ampun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s