SECRET HEART || KYUMIN FF || CH. 14/20 || YAOI ||


Author : rainy hearT

Length : Series

Rated : M

Cast :

-Cho Kyuhyun   (N)

-Lee Sungmin    (N)

– Kim Heechul    (Y)

-And other SUJU and SHINEE member

Pairing : || KYUMIN || SIBUM || ONKEY || and Other Pairs ||

Disclaimer : Semua cast belongs to God and themselves. Dan seperti biasanya, jika saya bisa saya sudah meng-Klaim seorang Lee Sungmin menjadi milik saya.#muehehhehe#

Genre : Romance || Drama || Sad ||Angst||

Warning : || Boy x Boy / BL / YAOI || Gaje || typo’s || EYD tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia, Genderswitch (Y).||

Summarry : || Aku adalah satu hal yang SEMPURNA. Tapi tak akan ada artinya jika tanpa dirimu disisiku. Aku bukanlah apa-apa ||

Another PRESENT From Me

KYUMIN FF, ditulis dengan seluruh kekuatan Hati dan Pikiranku. Terinspirasi dari drama yang sangat mengena dihatiku. “SECRET GARDEN.”

Disini aku menambahkan pair kesayanganku yang lain “OnKey”, so welcome for Uri Unyu Leader.

Ini hanya terinspirasi dengan drama itu, bukan berarti ceritanya akan sama dengan Secret Garden. Aku membuatnya dengan segenap hati dan cintaku untuk seorang Lee Sungmin #ck… I’m crazy ’bout him#

Please be Patient With me. Don’t Like Don’t Read. No copas No bash. Kritik and saran yang mendukung selalu diterima dengan tangan dan hati yang terbuka.

.

.

~SECRET HEART~

.

.

HAPPY READING

.

.

Chapter 14

.

.

.

.

KyuMin Side

.

.

.

“Jadwalku sudah selesai.” Kyuhyun duduk di salah satu kursi santai yang ada di rumah megahnya. Menggumam pelan seraya tersenyum kecil, menerima telfon dari Sungmin.

“…”

“Baiklah, aku akan melihatmu syuting. Mungkin saja aku bisa membantu.”

“…”

“Nde????” Kyuhyun tersentak kaget. “Mimi ge? Yaish… kau tak aman bersamanya.”

Dan setelah percakapan singkat itu, Kyuhyun segera saja meraih kunci mobilnya dan langsung tancap gas menuju lokasi syuting Sungmin. Inilah kegiatan Kyuhyun disela syutingnya dan juga promo film mereka.

Meski semua berjalan dengan perasaan kaku dan canggung, tapi desir hangat itu sama sekali tak bisa di abaikan. Kyuhyun dan Sungmin, hanya mengikutinya. Ikut berjalan kearah dimana desiran itu terasa hangat.

.

.

.

Kyuhyun melihat ke sekitar. Tempat kumuh yang penuh dengan pepohonan. Dan juga kedai  penjual shoju dan kedai-kedai kecil dengan penataan seperti jaman Korea kuno. Yeah, Sungmin tengah syuting film laga dengan setting pada dinasty  Woo.

“Sepertinya aku mengganggu?”

Kyuhyun menatap kesal pada Zhoumi. Dan koala merah itu hanya tersenyum kecil dan mengacak rambut Kyuhyun. “Nae lovely titi…”

“Hish….. aku bukan titi okey. Aku ini Kyu oppa… hahhahaa…” Kyuhyun berlagak narsis seraya menarik Sungmin ke dalam pelukan lengannya. “Aku pinjam  Sungmin.” Dan tanpa seizin Zhoumi, Kyuhyun membawa Sungmin ke mobilnya.

“Eh, untuk apa kemari. Aku masih ada beberapa scene dan harus selesai hari ini.”

Kyuhyun menatap dalam pada Sungmin. Menyingkap rambut panjang yang jatuh di lehernya dan mencium sekilas leher itu. “Heum… meski sudah berkeringat, kau masih saja wangi….” Kyuhyun sibuk memeluk Sungmin. Ia melingkarkan lengannya dengan sangat posesif di pinggang itu. Kemudian perlahan menarik sedikit kerah baju Sungmin dan menghisap,menggigit kecil kulitnya.

“Ahssss Kyuhhhh…”

Sungmin menggeliat tak nyaman. Ia mendorong Kyuhyun dan menatapnya tajam. “Hei,  aku sedang syuting. Kau ini sengaja sekali mengundang kontroversi, kau mau hubungan ini diketahui publik? Dasar aneh…”

Sungmin mencoba menjauh dari Kyuhyun, tapi langkahnya terhenti saat Kyuhyun menahan lengannya. “ Hei, bagaimana jika aku ikut syuting?”

“Mwo?”

.

.

.

.

.

“Ya!!! Kenapa aku jadi prajurit? Aku ini bintang hallyu, tampan dan juga artis terkenal. Kenapa peranku kecil begini?”

Kyuhyun mengeluh kesal. Ia hanya berpakaian prajurit dan terlihat kumuh. Terlebih lagi penampilannya sangat konyol dan juga rambut panjang anehnya benar-benar mengundang tawa.

“Hahahahhaa…”

Zhoumi terbahak melihat Kyuhyun. “Hei, lihatlah figuran dadakan ini. Hei … Kyuhyun-ah. Wajahmu terlihat aneh.” Zhoumi langsung menghentikan tawanya saat  melihat tatapan mematikan dari Kyuhyun.

“Hei, aku ini artis profesional. Jangan meremehkan aku.” Kyuhyun menoleh pada Sungmin yang terlihat menahan tawanya. “Jangan menertawakan aku, Ming.” Kyuhyun menjatuhkan pedangnya dan duduk diam di salah satu kursi istirahat untuk artis. Kursi Sungmin.

“Kyu….” Sungmin berjalan mendekati Kyuhyun. Ia meraih pedang Kyuhyun yang jatuh di tanah dan memberikannya pada Kyuhyun. “Kita akan mulai syuting, jadi jangan merusak mood dan suasana hati pemain yang lain. Lagi pula tak ada yang memintamu menjadi figuran.”

“Tapi Ming, aku bosan melihatmu syuting. Tadinya ingin membantu, tapi jika peranku seperti ini… ish…” Kyuhyun menundukkan wajahnya. Kakinya sibuk menendang pelan daun kering yang ada di kakinya. “Aku kesini untuk mengajakmu pulang, aku ingin kau ke rumahku.”

Sungmin mengusap pelan bahu Kyuhyun. Untunglah tempat istirahat Sungmin jauh dari artis yang lain. Sedangkan Hyukkie masih sibuk mencarikan makan siang untuk Kyuhyun dan Sungmin.

“Kyuh… aku bisa syuting sampai malam, jadi jika peran ini tak benar-benar  kau inginkan lebih baik kau pulang saja.”

Kyuhyun mengangkat wajahnya. Ia melepaskan wig anehnya, dan membuangnya ke tanah. “ Kau menyebalkan, Ming.” Kyuhyun merengut dan kemudian kembali ke ruang ganti. Mengganti pakaian anehnya dan menghapus semua make up yang membuatnya terlihat kumuh.

“Hyung, kau sudah ditunggu yang lain!” teriakan Hyukkie membuat Sungmin bergegas dan masuk ke ruang ganti.

Mengusap pelan dada Kyuhyun, sedikit berjinjit dan mencium pipi Kyuhyun. “Aku hanya bekerja, jadi tak perlu khawatir. Kau bisa ke rumahku, otte?” Sungmin merogoh kantong di tas yang ia bawa dan memberikan kunci pas rumahnya pada Kyuhyun. “Kode pintunya adalah namamu, kau tahu… aku mencintaimu. Jangan khawatir.”

Dan Sungmin pergi meninggalkan Kyuhyun tanpa sama sekali melihat ke belakang, melihat bagaimana kesalnya Kyuhyun. Ia memakai bajunya kembali, kemudian bergegas meraih kunci mobilnya. Mengabaikan semua pandangan yang benar-benar tak mengenakkannya. Ia sungguh benci. Terlebih lagi Kyuhyun melihat Zhoumi  tertawa seakan mengejeknya.

‘Awas saja Jo Myuk jelek… aku akan memukulimu.’

.

.

.

.

Kyuhyun melipat wajahnya. Sudah sampai tengah malam ia menunggu Sungmin di rumahnya, tapi sama sekali tak ada tanda bahwa Sungmin akan pulang. Berkali-kali Kyuhyun mencoba untuk menghubungi Sungmin, tapi selalu saja Hyukkie yang menjawab panggilannya.

Hingga akhirnya wajah tampan itu terlelap dalam lelahnya.

.

.

“Kajja, ini rumahku.“ Sungmin mengajak Zhoumi untuk ikut masuk ke dalam rumahnya. Rencananya ia akan bermalam di rumah Sungmin. “Kyu!!!” Sungmin berteriak keras seraya melepaskan sepatunya.

Zhoumi mengerutkan keningnya. Meski ragu, akhirnya ia memberanikan dirinya untuk bertanya pada Sungmin. “Sungmin-ah, Kyuhyun ada disini?”

“Nde, dia bilang akan menungguku pulang. Jadi dari pada dia mati kesal di tempat syuting, aku menyuruhnya untuk menginap di rumahku.”

Dua namja itu masuk ke dalam rumah Sungmin. Sungmin segera menuju dapurnya untuk sekedar smencari minuman dingin, sedangkan koala merah itu tersenyum kecil saat ia menemukan Kyuhyun yang tengah tertidur di sofa tamu. Zhoumi langsung duduk di sisi Kyuhyun dan mengganggu tidurnya.

“Hei, Kyu! Ieronna!” Zhoumi sedikit berteriak dan terus menggoncang tubuh Kyuhyun. Namun sepertinya Kyuhyun sangat lelah hingga ia hanya bergerak sedikit dan kemudian diam kembali.

Sungmin melangkah mendekati Zhoumi dan Kyuhyun. “Eih, sudah tertidur rupanya. Bisakah kau membantuku membawanya ke kamar, dia berat.” Sungmin tersenyum canggung dan berusaha membawa Kyuhyun. Dan sepertinya Kyuhyun sedikit mengigau sekarang.

“Ming, kau pulang lama sekali…” Kyuhyun menggumam lirih. “Ming, aku capek menunggumu…”

“Yaish…. dia masih tidur, tapi bisa-bisanya mengigau.” Zhoumi sedikit protes tapi tampaknya suara itu dapat membangunkan jiwa Kyuhyun hingga akhirnya secara tiba-tiba Kyuhyun bangun dan mencoba berdiri tegak, kemudian  memeluk posesif pada Sungmin.

“Ya! Jo Myuk aneh! Apa yang kau lakukan di rumah Min hyung?”

Dan seringaian aneh itu terlihat jelas di wajah Zhoumi. “Aku akan menginap disini. Apartemenku itu sangat jauh dari lokasi syuting dan aku sudah lelah.”

“Heh, bukannya rumah Min Hyung itu juga jauh? Kenapa kau malah kesini? Alasan saja!”

“Yaish…. sudah. Kalian mau menginap atau tidak, aku tidak peduli. Kalau mau tidur, itu kamar tamu.” Sungmin menunjuk satu kamar yang letaknya  agak jauh dari tempatnya berdiri sekarang. “Dapur ada disana. Aku harus tidur, besok ada pertemuan penting untuk iklanku bukan?”

Zhoumi mengangguk. “Nde, kau ada pertemuan. Dan Kyu…” Zhoumi menoleh pada Kyuhyun dan menyeret lehernya dengan rangkulan lengannya. “Kau jangan mengganggu tidur orang, arraseo? Kajja! Kau tidur denganku.”

“Eih?” Kyuhyun melotot kaget. “Ahni! Shireo! Aku akan tidur dengan Min hyung.”

“Yaish, kajja! Aku tak mau kau mengganggu tidur orang.”

Dan akhirnya, kembali Sungmin meninggalkan dua namja yang terus bertengkar itu dan lebih memilih pergi ke kamarnya dan menikmati tidur malamnya. “Ah, mereka berdua sama saja. Kekanakkan!”

.

.

.

.

“Ish! Geser hyung! Kau ini mau aku jatuh atau bagaimana? Kenapa tidurmu seperti monyet begitu?” Kyuhyun mendorong kuat tubuh Zhoumi. Tubuh jangkung yang sengaja membentangkan kedua kaki dan tangannya, kemudian selalu tersenyum aneh dalam lelapnya yang penuh dengan kepura-puraan. Sungguh pertengkaran yang konyol.

Dan Kyuhyun tetap saja tak bisa menikmati tidurnya saat kaki panjang Zhoumi kemudian jatuh menimpanya. Dan dengan kekuatan penuh akhirnya ia menyingkirkan kaki itu. Sebenarnya Zhoumi hanya pura-pura tidur, tadinya. Tapi lama kelamaan namja itu tidur sungguhan dan dengan posisi yang benar-benar ekstrem hingga membuat Kyuhyun tak punya space lagi untuk tidur disana.

Perlahan Kyuhyun membawa tubuhnya untuk beranjak dan keluar dari kamar nista itu. Ia membuka satu per satu pintu di rumah Sungmin, hingga akhirnya senyum terkembang saat ia menemukan sosok namja yang masih sibuk dengan lampu tidurnya dan bersembunyi di bawah selimut.

Kyuhyun tersenyum kecil kemudian menyingkap selimut itu, membuat Sungmin sedikit terperanjat kaget dan tersenyum kecil. “Wae?” Sungmin bertanya dengan wajah aegyonya yang semakin membuat Kyuhyun gemas.

Kyuhyun meletakkan lampu baca itu dan kemudian mengambil buku di tangan Sungmin. Menyandarkan tubuh Sungmin pada sandaran kasur mereka dan memposisikan tubuhnya untuk tiduran di paha Sungmin.

“Ming….” Kyuhyun berujar lirih. Kemudian menatap pada Sungmin. “Aku kesal, kau terlalu dekat dengan koala aneh itu.”

Sungmin hanya menggeleng pelan dan tersenyum kecil. “Hei, kau ini kenapa seperti anak kecil? Bukankah kita menyembunyikan hubungan ini? Jadi jangan merusaknya.”

Kyuhyun beranjak dari posisinya. Memegang kedua bahu Sungmin dan memeluknya erat.  “Tapi bukan berarti kau mengabaikanku.”

Sungmin mendorong pelan bahu Kyuhyun. “Kau tak terlihat seperti seme. Huh, payah.” Sungmin kemudian tersenyum kecil dan mendorong Kyuhyun, hingga ia  kemudian mendorong tubuh Kyuhyun dan sedikit menindihnya. “Kalau aku mencoba menjadi seme, otte?”

“Eih! Andweyo! Kau uke, dan tak akan jadi seme.” Kyuhyun menatap horor pada Sungmin. “Apa-apaan kau? Jangan memaksakan memasang wajah aneh itu, kau sama sekali tak terlihat manly dimataku.”

“Ya sudah, makanya jangan kekanakan begitu. Memasang wajah konyolmu, dan kau terlihat menggelikan.” Sungmin menarik tubuhnya, kemudian berbaring untuk menikmati waktu tidurnya. “Tidurlah sekarang, besok aku ada syuting juga dan jadwalku sangat padat.”

Kyuhyun kemudian beranjak dan memeluk Sungmin posesif. “Padahal aku  ini hallyu star, kenapa kau ini terlihat lebih sibuk daripada aku?” Kyuhyun bergumam lirih dan menghembuskan nafas hangatnya yang menggelitik di leher Sungmin.

“Ck… sudahlah.” Sungmin menggeliat tak nyaman dalam pelukan Kyuhyun, yah… biar bagaimanapun dia memang lelah. “Ayolah Kyu, jangan memelukku sekencang ini. Aku sesak…”

“Ming, hajiman…”

“Kyu, ayolah. Tidur atau kau pindah saja ke kamar Zhoumi.”

“Nde, arraseo.”

Sedikit gondok dan kesal, tapi akhirnya ia pun tidur dengan nyaman. Memeluk Sungmin dengan posesif seakan tak peduli jika Sungmin merasa sesak dalam dekapan eratnya. Kemudian mencium wangi tubuh Sungmin yang selalu menjadi candunya.

“Saranghaeneun… Cho Sungmin…”

Bergumam lirih, dan mungkin saja Sungmin tak akan bisa mendengarnya. Ia sudah tertidur lelap. Malam yang hangat untuk mereka. Sementara di luar kamar itu, terlihat dua namja terkikik lirih.

“Key baby,lihatlah. Sangat manis.”

“Nde, dan kurasa Min hyung bisa jadi controller untuk Kyuhyun. Kau tahu kan, dia orang yang paling menyebalkan yang pernah aku temui.”

Kemudian kedua namja masuk ke dalam kamar mereka. Berbaring melepas lelah setelah seharian membereskan apartemen Onew. “Aku lelah.” Key menghela nafasnya seraya membaringkan tubuhnya setelah mengganti kausnya dengan piyama pink kesayanganya.

“Mianhe… gara-gara Umma akan datang ke rumahku besok, kau malah ikut sibuk.” Onew tersenyum kecil. kemudian memeluk Key dan sibuk menciumi bahunya. “Terima kasih, telah menjadi partner kerjaku. Tapi kenapa kau mengecat semua ruangan menjadi pink begitu, apa kata Umma nanti.”

Key terdiam pelan. Dia tidak marah, bukan marah karena cat pink… tapi…

Key memutar tubuhnya dan menatap wajah menggemaskan Onew dengan pipi gembungnya. “Bagaimana jika Ummamu itu menganggap aneh hubungan kita, dan mungkin dia akan membunuhku seperti di film-film itu.”

Onew hanya tersenyum aneh. “Kita lihat saja nanti…”

“Eih…?” Key menoleh pada Onew. Mencoba mencari kepastian jawaban dari raut wajah menggemaskan yang kini tersenyum kecil padanya. Namun semakin lama Key memperhatikan wajah Onew, Key semakin tak bisa menemukannya. Apakah ia harus mengkhawatirkan hari besok, ataukah ia harus benar-benar menyerahkan semuanya pada hari esok?

”Jinki-ah… Ayolah, jawab aku. Kau membuatku khawatir.” Key mencoba merengek dan merajuk. Tapi sepertinya semua usahanya percuma. Hanya ada senyuman aneh untuk kemudian Onew kembali memeluk erat Key dan mencoba untuk tidur. Meninggalkan Key yang masih sibuk mengatur dirinya untuk besok. Hari penting dalam hidupnya, bertemu dengan Nyonya Lee…

.

.

.

.

“Kulihat kau bisa mengendalikan Umma dengan sangat cepat.”

“Tentu saja.”

Siwon hanya menggeleng tak percaya. Sedikit ngeri saat ia melihat senyuman misterius dari Kibum. Namun akhirnya ia beranjak dari tempat duduknya dan kemudian menyeret Kibum untuk duduk bersamanya di sofa yang ada di sudut rumahnya. Memangkunya dan juga sibuk menciumi rambut hitamnya.

Sebenarnya, posisi ini adalah posisi yang paling tak disukai Kibum. Dimana ia selalu membenci hal selanjutnya yang akan terjadi jika mereka ada di posisi ini. “Wonie, bisakah kau biarkan aku duduk sendiri?”

“Wae? Bukankah kau nyaman. Lagipula aku ini tidak kurus, jadi kau juga tak akan merasa sakit saat duduk di pangkuanku.”

Kibum tahu, Siwon tersenyum aneh dan sangat misterius dari balik punggungnya. Ia tak bisa menahannya lagi. Segera Kibum beranjak dari duduknya dan kemudian berdiri. Melepas cepat kaca matanya.

“Jangan kau pikir aku tak tahu, jika pikiran aneh dan mesummu itu sedang bekerja sekarang.”

“Apa???” Siwon memasang wajah innocentnya. “Aku tidak…”

“Jangan mengelak Tuan Choi. Aku bisa merasakan.. ahh.. itu… Eum maksudku, punyamu… itu… aishhh…”

Kibum mengerang frustasi dan menghempaskan tubuhnya dengan kasar pada salah satu sofa single lain yang ada di sudut ruangan itu. Memalingkan wajahnya dari Siwon, berusaha menghilangkan raut kemerahan yang terlihat jelas di wajahnya.

“Hei… kenapa wajahmu merah chagi?”

“Ck… diamlah. Atau aku pulang.”

Siwon terkekeh pelan. “Cobalah pulang, dan aku pastikan kau tak akan bisa keluar dari rumahku. Kau ingat bukan, rumahku ini memiliki lebih dari 15 lorong dan juga puluhan pintu. Taman yang luas yang mengelilingi setiap sisi rumah. Terlebih dengan jalan berliku yang pasti akan membuatmu tak bisa keluar dengan selamat.”

Kibum tersenyum aneh dan menggelengkan kepalanya. “Menyebalkan. Tahu begini, aku tak mau kau ajak ke rumahmu. Dan kemana semua pelayan? Apakah tak ada satupun dari mereka yang melayanimu? Setidaknya menunggui kita disini dan…”

“Dan menggangguku.” Siwon memotong pembicaraan Kibum. Kemudian dengan cepat ia mendekat pada Kibum dan merangkul erat lehernya. Mencium pelipisnya dan kemudian berbisik lirih, “Aku hanya menginginkan kita. Kau tahu bukan? Hanya kita.”

Kibum menoleh dan menatap tajam pada Siwon. Namun, belum juga ia mengumpat namja chingu mesumnya itu, bibirnya telah di klaim oleh Siwon. “Eummmhhh….” membuat ia melenguh pelan secara tak sadar dan seakan ciuman itu tengah memanggil hasratnya. Terlebih saat tangan lebar Siwon mulai memanjakan dadanya. Mengusapnya pelan dan mulai menelanjangi tubuh bagian atasnya.

“Ahnnn……”

.

.

.

.

.

“Kau?”

Sungmin mengernyit heran saat menemukan Kyuhyun yang kini sudah ada di ruangannya. Ia kemudian meletakkan tas ranselnya dan menaruh topinya. Seakan menunjukkan bahwa ia mempunyai rambut baru dan berwarna blonde terang yang sungguh membuatnya semakin… errr…

“Kyu??”

Sungmin mengernyit heran, saat ia hanya bisa terus bertanya-tanya dalam hati sementara Kyuhyun terus menatapnya tanpa berkedip sekalipun.

“Ck…” Akhirnya Sungmin duduk di atas meja, tepat di hadapan Kyuhyun. Kemudian dengan perlahan mengusap pipi Kyuhyun. Membuat Kyuhyun tersadar, dari pesona seorang Lee Sungmin.

“Joahaeyo…” Kyuhyun menggumam lirih. Ia memainkan poni Sungmin dan menarik kecil hidung Sungmin. “Kau sangat menggemaskan Ming…”

Sungmin segera melepaskan jari Kyuhyun dari hidungnya. “Sudahlah, jangan mengejekku begitu. Jika bukan karena peran sebagai white angel di MV yang baru saja aku tanda tangani mungkin aku tak akan merubah warna rambutku.”

Kyuhyun tersenyum kecil. Kemudian membawa Sungmin untuk duduk di pangkuannya. Mencium aroma lehernya. Dan Sungmin, mulai menggeliat tak nyaman. Biar bagaimanapun, dia selalu ingat jika mereka masih dikantor dan bisa saja ada staff yang masuk dan memergoki mereka.

“Ayolah Kyu, turunkan aku.”

“Arra.” Kyuhyun menurunkan Sungmin, dengan sedikit perasaan kesal tentunya. “ Tapi, sebenarnya aku tak suka kau mengganti warna rambutmu.” Kyuhyun menaikkan kakinya di atas meja Sungmin. Sungguh tak sopan.

“Ini hanya tuntutan pekerjaan. Dan kau harus tahu, aku sudah menandatangani kontraknya. Dan Kyu… turunkan kakimu.”

“Aku hanya tak bisa menerimanya Ming. Kau terlihat semakin menggemaskan dan manis. Neoumu yeppeoyo.”

“Ish… kau saja yang salah lihat. Aku ini makin terlihat manly.” Sungmin mempoutkan bibir merahnya. Sungguh, inilah yang paling di takutkan Kyuhyun. Wajah menggemaskan Sungmin, melebihi semua barang berharga yang ia miliki. Wajah menggemaskan dengan bibir semerah cerry yang sanggup membuat Kyuhyun menelan air liurnya dengan cepat.

“Ming, hentikan wajahmu itu atau aku bisa menyerangmu.”

“Apa?” Sungmin melongo. Sungguh, ini semakin menyiksa Kyuhyun. Wajah cengo dan innocent Sungmin benar-benar berada di luar batas kewajaran. Dan Kyuhyun, tak akan menyiakan kesempatan ini. Ia segera mendekati Sungmin. Menangkap pinggangnya….

“K-Kyu…”

Sungmin tergagap saat melihat Kyuhyun semakin mendekatkan wajahnya padanya. “Kyu… ini dikantor, Kyu…”

“Biarlah Ming… aku…”

.

Ceklek

.

Sungmin dan Kyuhyun terperanjat kaget. Keduanya saling membenarkan posisi saat mendengar pintu  ruangan Sungmin di buka.

“Sungmin-ah…”

“Ah, nde Kangin Hyung…” Sungmin tersenyum canggung saat menyadari tatapan Kangin yang kemudian mengernyit heran pada Kyuhyun.

“Sedang apa dia disini? Bukankah dia ada di bawah naungan Siwon?”

“Ah, itu karena dia…”

“Aku hanya main. Mengunjungi teman.” Kyuhyun berjalan seenaknya dari posisinya dan kemudian duduk di sofa yang ada di ruangan Sungmin. Menaikkan kakinya di atas mejanya.

“Ck…. dasar tidak sopan.” Kangin berdecak heran. Kemudian ia menyerahkan satu map tipis pada Sungmin. “Ini cerita dari MV yang akan kau perankan. Dan kau akan bermain dengan salah satu artis yang ada di bawah naungan Zhoumi juga.”

Sungmin membuka file itu. Bola matanya bergera-gerak mengikuti setiap huruf yang ia baca. Ia mengangguk pelan dan tersenyum kecil. “Jadi lawan mainku yeoja? Nuguya?”

“Nde, beauty yeoja. Kau tahu kan Kim Taehe?”

“Ah, nde… arrasseo.” Sungmin mengangguk pelan dan kemudian kembali memperhatikan script yang ada di tangannya. Tanpa mempedulikan seorang namja yang melotot kaget di kursinya.

“Geurae, kita mulai syuting besok malam. Aku akan menunggumu di lokasi syuting, Nami island. Kuharap kau segera membereskan semua barang-barangmu. Kau tahu bukan, jadwalmu padat.”

“Nde, hyung. Aku mulai sibuk dan merasa lelah.” Sungmin mengeluh pelan seraya memijit tengkuknya yang terasa pegal. Memang benar, ia baru saja selesai  syuting iklan dan juga interview kecil dengan salah satu acara infotainment.

Kangin menepuk pelan bahu Sungmin. “Aku sudah membicarakannya dengan Hyukkie untuk mengatur ulang jadwalmu. Mungkin setelah MV ini kau akan mendapat libur, tapi mungkin hanya 2 hari.”

“Wae? Ini bahkan sudah memasuki musim dingin. Aku ingin liburan.” Sungmin menghela nafasnya, sesungguhnya ia butuh istirahat dan juga sedikit menyegarkan pikirannya. Terlalu banyak pekerjaan dan mulai membuatnya jenuh.

“Aku ada satu film, dan ini bertaraf international. Kau tahu bukan, jika akan ada seleksi langsung yang dilakukan oleh sutradara dari LA. Aku ingin kau memainkannya. Meski peran kecil, tapi film ini adalah garapan terakhir sutradara legendaris itu. Bisa kupastikan, karirmu akan langsung melejit dan mungkin kau akan menjadi trending topic di Amerika nanti.”

“Jeongmalyo?”

Kangin mengangguk yakin. “Aku percaya pada kemampuanmu.” Ia tersenyum kecil, kemudian meninggalkan Sungmin yang masih tersenyum dan sibuk membayangkan pertemuannya dengan sutradara itu.

“Sepertinya kau sangat senang.”

Suara Kyuhyun membuyarkan lamunan Sungmin. “Ah, Kyu.” Sungmin tersenyum kecil. Kemudian memutar kunci pintu ruangannya dan duduk mendekat pada Kyuhyun. “Tentu saja aku senang, kau tahu bukan itu adalah peluang besar untukku.”

“Baiklah, asal kau tak melupakan aku saat kau mulai sibuk.” Kyuhyun memalingkan wajahnya dari Sungmin. Ia sungguh kesal saat Sungmin mulai sibuk dengan pekerjaannya. Selalu saja ia merasa terabaikan karena Sungmin seorang perfeksionis yang menginginkan semuanya sempurna hingga Sungmin selalu saja melupakan Kyuhyun dan sibuk memikirkan pekerjaannya.

“Ayolah, bukankah kita sudah membicarakan semuanya.”

“Ck… jika aku sibuk, aku selalu mengabarimu. Yah meski hanya sms atau email, aku selalu mengirimnya untukmu. Tapi kau… aku sampai harus kelelahan dan tidur di rumahmu dan kau bahkan sama sekali tak mengirim satu pesan pun untukku.”

“Kyu…” Sungmin  mengusap bahu Kyuhyun. “Ayolah, hentikan. Jangan mulai lagi.” Sungmin tahu benar sikap dan sifat Kyuhyun. Hanya masalah sepele saja bisa membuat mereka bertengkar hebat.

“Aish….” Kyuhyun menjauhkan tubuhnya dari Sungmin. Ia duduk menjauh dan menyilangkan kedua tangannya di dadanya dan mempoutkan bibirnya.

Sungmin terkikik geli melihat wajah Kyuhyun. “Hei, bagaimana bisa seorang seme seperti itu? Ayolah, kau mencintaiku bukan? Atau kau sudah bosan eoh?”

Kyuhyun melotot menatap Sungmin. “Yah! Apa-apaan kau ini? Kenapa kau berkata seperti itu?”

Sungmin tertawa lirih dan mengalungkan lengannya di leher Kyuhyun. Ia menaikkan tubuhnya dan bertumpu diatas lututnya. Berdiri dengan kedua lututnya di sofa dan mendekat pada Kyuhyun. Memeluk tubuh itu dan membuat Kyuhyun mencium dada Sungmin.

Kyuhyun menghirup wangi Sungmin dan memeluk erat pinggangnya. Hingga akhirnya Kyuhyun merasa nyaman dan mulai menarik tubuh Sungmin untuk jatuh di atas tubuhnya. Mengikat tubuh Sungmin dengan kedua kakinya dan menghirup wangi lehernya.

Sungmin mengangkat tubuhnya, kemudian bertumpu dengan kedua tangannya. “Eum, aku free untuk sore hingga malam ini. Karena besok aku akan ke Nami island, mungkin kau mau…”

“Tentu…” Kyuhyun menjawab cepat. Dan dengan senyuman mesum di wajahnya, ia mulai membuka kancing kemeja Sungmin. Tak ada lagi perkataan apapun dari mereka. Hanya ada senyuman dan juga tatapan aneh dan mesum.

Perlahan Kyuhyun menarik leher Sungmin setelah ia melepaskan semua kancing kemeja Sungmin. Menyusupkan lengannya dan memeluk pinggang ramping Sungmin, menariknya hingga ia menemukan bibir cerry Sungmin.

“Eummmhhhh…”

“Mmmphhh…”

.

.

.

.

.

“Lee Jinki?” Yeoja itu mengernyit heran menatap dua  namja yang saling berpegangan tangan di depannya. “Bagaimana bisa kau melakukan ini pada Umma?” Yeoja itu menatap tajam pada Key. “Kau pikir kau ini siapa? Apa kau pikir kau bisa memberiku keturunan dan menjadikannya penerus keluarga Lee? Kau pikir kau bisa?”

Key semakin menunduk dan menyembunyikan wajahnya. Onew menggenggam kuat tangan Key. Ia sungguh tak bisa bertahan melihat ketakutan Key didepan Ummanya. “Tenanglah…” Onew berujar lirih.

“Hajiman, hyung. Aku…”

“Jangan berbisik didepanku!”

Sedikit teriakan dari nyonya Lee dan itu sanggup membuat Key melepaskan genggaman tangan Onew. Ia mulai gelisah dan duduk tak nyaman di depan nyonya Lee. Matanya terus menatap ke bawah  dan kedua tangannya sibuk meremas ujung kemeja panjangnya.

Keringat mulai keluar dari tubuhnya. “Kau pikir kau bisa apa hah?!”

“Aku….”

“Jawab!”

.

.

2bEEcON

.

Bagaimana kelanjutannya? Garingkah? Jujur aku sempet kehilangan feel buat ff ini. Terlebih lagi ni ff didelete ma admin ffn. Aish… aku kecewa…

Gamsahae udah bersama author and all pure couple. Especially KYUMIN

.

.

Big Hug and Thank’s for my Lovely readers

.

Untuk Chap ini, mind to RnR…

GamsaHAE ^_^

.

47 thoughts on “SECRET HEART || KYUMIN FF || CH. 14/20 || YAOI ||

  1. Oh! Ini uda lanjutannya kan ya? Yg dari ffn?
    Bagus kok ini, masih kayak biasa dan… Bener kyu! Ming makin cocok pake rambut pirangnya itu, kyaaaaa~

  2. akhirx lanjut juga… aQ seneng wkt kyu cemburu sma zhou mi, zhou mi jahil abis pdhl biasax kyu yg ngejahilin org… lanjut thor, d tunggu chap slnjutx

  3. Wew kyu tingkat kemesuman’a udh tingkat atut … Hoho😮 *diksh duit kyu :p*
    kyu kyu … Ckck *geleng2 kpla* orang ngambek mah ngambek aja nga ush ky gtu =,=
    ms lg ngambek pas disrh ky ‘gtuan’ lngsng mau …. Amajing bgt dah kyu mah … O.o😮
    yah ngapa tuh sm eomma key and appa onew ?
    Makin tegang aja nih😀
    ditunggu next’a yah eonnie, jgn lm2 ngeshare’a … Hehe😀

  4. akhirnya yg chap 14 dtg jg..

    Kyaa..
    Sneng dh lht ming skinship sm kyu.. :p

    rumah’a wonpa besar bgt..
    Kalo ksasar gmn kluar’a y?

    Lanjut eon,,
    next chap q tgu..
    Keep writting.
    Semangat eon..

  5. akhirnya FF yang ku tunggu update hahaha suka ketawa2 sendiri bayangin kyu yang ngambekkan
    next chap ga sabar di tunggu chingu ^^

  6. haduhhh,,,
    ada berapa pairing ini dalam satu FF??

    penasaran ma Kibum yang naklukin ummanya Siwon.

    akankah ada ZhouMing?? jangan yaaa..

    kasiannn Key,,, hiks hiks,,
    gak rela My Almighty Key dibentak-bentak😦

    HaeHyuk mana ini??

  7. good di sini da duo evil yang membuat mira ketar ketir dibuat na
    aigoo~~~~

    perasaan ku mulai ga enk na cz mira tau di sega ra im mengalami kecelakaan waktu syuting tersebut dan ortu na kyu sudah taw hubungan mereka
    sumpah mira ga sanggup waktu leat drakor na
    tp perasaan di sega kan yang ortu na ga setuju ntu joo won dan di sini sch onew???
    mira masih bingung da yang bersedia menjelaskan na??author???

  8. Akhirnya saya bisa baca lanjutannya juga ^^
    Yaampun sungminie kok sibuk banget sih kan kasian kyunya….. Gimana sama onkey? Penasaraaaannnnn….. Lanjut chingu😀

  9. Lanjuuuuuuuuuuuut,, kyumin moment.a bnr” maniiiiiiiiiis n nggemesin bgt eon!! Syg itu nc.a d skip #manyun

    Trs trs, itu onkey gmn??? Mudh”n mrka g ptus cma gra” umma.a nyunyu.
    Gemes bgt jg sma sibum
    #cubit c ndut (ming) #eh??

    Lanjuuut eon ^^

  10. hue,,, mian,, aq sbnernya udah bca nih chap beberapa hri yg lalu,,
    tpi aq gak smpet coment coz aq bca na via hp,,, skli lg mian ne??
    so,, aq komen na skrg aja y,,, ^^

    kasian bgt sih EvilKyu,,, dah nunggu lama2 di rumah ming,,
    eh trnyata ming dtg na lama bgt,, so berdua brg zhoumi lg,,, kekekeke

    untuk sibum,,, ikut seneng deh,, coz akhirnya mereka berdua disetujuin,,, kekekeke
    semoga tetep langgeng y,,, ^^

    aigooo,, sibum selesai,, dtg yg baru,,,
    onkey??? ckckckc,,,,
    aq hnya bsa brdoa moga nasib onkey sma sperti sibum,, kekekeke ^^

  11. waah kyu itu orng nya cmburuan yaaa….
    tpi ming kyak nya ttp sbar tu…..gmana klnjutannya hbngannya kyumin yaaa???????
    n gma ma onkey…..ksihan bgt tuhhh….mga aja nsibnya kyak sibum yaaaa

  12. Hwaaaaaaa …. Kyumin hampir kepergok ….

    Dasar kyu mesum, belom selesei ditanya udh jawab … Makin penasaran sama kelanjutannya onkey nih. Oke, cuss ke chap selanjutnya … >.<

  13. wach kyumin moment🙂
    kyuhyun cemburuan skali ma sungmin….
    wach pertengkaran kyuhyun ma zhoumi ny cukup nambah seru hehehe jng2 zhoumi curiga ma kyumin y…
    nyaris kyumin ktauan

    lanjut min

  14. kenapa kyu jadi kekanakan and manja sama sungmin ? Tapi lucu hahaha~😀

    chingu tetap semangat menulis ya
    (^,^)9 aku selalu suka dan
    menunggu karya-karya chingu🙂

  15. eonni… aku perasaan udah pernah komen ff ini tahun lalu kkk~
    tapi karena aku baca lagi jadi aku komen lagi hihi
    oh iya nanti kalo ada ff yg di protect minta pw nya eonni, dulu pernah di kasih juga, tapi sekarang pada lupa pw nya, ganti handphone kan, padahal udah di save di draf ck! -,-
    nomor eonni yg dulu juga ga ada haduuuuh *tepok jidat*
    ya udah eonni, aku lanjut bacanya ya, anyeong~ ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s