D.R.A.M.A || KYUMIN || CH. 4 || YAOI

 D.R.A.M.A

Author : rainy hearT

Length : Series

Rated : M

Cast :

-Cho Kyuhyun

-Lee Sungmin a.k.a Cho Sungmin

-Jo Twins a.k.a Cho Twins

– Other SUJU member

Pairing : || KYUMIN ||

Disclaimer : Semua cast belongs to God and themselves. Dan seperti biasanya, jika saya bisa saya sudah meng-Klaim seorang Lee Sungmin menjadi milik saya.#Mimmpi….#

Genre : ||Drama || Romance||Humor||

Warning : || BL/ YAOI || Gaje || typo’s || EYD tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia||

Summarry : || when tears become priceless, when love become useless, and my life, clueless… To whom i belong’s to… This love, in my hand falling slowly… Got Stronger or just dissapear…||

 

Another PRESENT From Me

D.R.A.M.A

Just KYUMIN

Please be Patient With me. Don’t Like Don’t Read. No copas No bash. Kritik and saran yang mendukung selalu diterima dengan tangan dan hati yang terbuka.

.

.

HAPPY READING

.

.

Chapter 4

.

.

.

.

Cho’s Family House

-Kamar KyuMin-

.

.

Lee Sungmin POV

.

.

‘Ah… kenapa ini? Tubuhku terasa sakit semua. Mataku berat, rasanya sangat lelah.’

Entahlah apa yang terjadi, aku sungguh ingin membuka mata, tapi rasanya kepalaku ini mau pecah. Sangat pusing. Akh… bagaimana nanti dengan Eve, dia pasti menungguku. Aku… eih…. chakkaman…

Aku memaksakan tubuhku. Aku tak mungkin mengingkari janji dengan Eve. Aish… bagaimana ini? Meski terasa sangat sakit, aku tetap memaksakan tubuhku. Berusaha untuk duduk.

“Ahh….Shitt!”

Terasa menusuk dan sakit sekali, di bagian bawah tubuhku. Errr… apa yang terjadi. Perlahan aku membuka mataku, dan haruskah aku terkejut dan berteriak histeris sekarang? Aku menemukan namja tak tahu diri dan menjijikkan itu tidur disisiku.

“What the…”

Menatap kasar pada tubuhku dan juga pada keadaan kami. NAKED. Aku mengacak rambutku, frustasi. Tentu saja, ini adalah kondisi paling gila yang tak pernah aku bayangkan. Bahkan bermimpi saja aku tak berani.

Dalam keadaan naked, bersama dengan Cho Kyuhyun! Nightmare! Aishh….

Aku menatap pada seluruh tubuhku, aish… ini menjijikkan! Tubuhku penuh bercak merah? Apa ini? Kissmark? Ya Tuhan! Aku sangat membenci ini! “Ya! Cho Kyuhyun!!!!!”

.

.

Lee Sungmin POV end

.

.

.

Sementara itu di kamar Cho Twins

.

.

“Apakah benar, Kyu hyung akan baik-baik saja. Kau tak dengar teriakkannya itu?”

‘Argghhh!!! Ming! Appo!’

‘Ini pantas untukmu! Kau menjijikkan!’

.

Brughhh…

.

Prang…

.

Prak…

.

Buaghhh….

.

Yah… suara mengenaskan itulah yang didengar Youngmin. Ia sebenarnya ingin sekali meenylamatkan Kyuhyun, tapi apa daya, lengan Kwangmin mengunci tubuhnya. Namja yang lebih muda 6 menit darinya itu memeluknya erat dan terus menciumi pelipisnya.

“Aku harus menyelamatkan Kyu hyung, Kwangie.”

“Sudahlah, biarkan saja. Kau punya yang lain untuk diselamatkan Youngie baby…” Kwangmin mengerling nakal pada Youngmin. Aish… kedua namja yang sangat menggemaskan ini memang mempunyai cinta yang lugu dan polos, sepolos tubuh mereka.

Ups…

“Tapi Kwangie, kita baru saja melakukannya tadi malam. Itu… “ Youngmin tak bisa meneruskan perkataannya. Selalu seperti ini, ia selalu saja tak sanggup membayangkan atau sekedar sedikit flashback dan mengingat setiap desahan yang keluar dari bibir semerah cherry yang kini ia gigit itu.

.

.

-Back To kamar Kyumin-

.

.

“Ahhh…. Ming, hentikan!”

“Apah? Hentikan katamu?”

.

Buagh….

.

Dan satu pukulan lagi mendarat di sudut bibir Kyuhyun. Kyuhyun mengaduh kesakitan. Ia sungguh tak bisa membela dirinya, bahkan untuk sekedar menghindari pukulan Sungmin saja ia tidak bisa melakukannya.

“Seenaknya saja kau bilang hentikan! Apa yang kau lakukan padaku hah? Apa yang ada dipikiranmu itu? Kau menjijikkan!”

“Aku tak melakukan apapun Ming. Arghhh… sakit sekali. Kau yang menggodaku, arghhh…. tanganku bisa patah kalau begini. Arghhh… perutku…” Kyuhyun mengaduh sambil memegangi perutnya yang entah sudah mendapat hadiah berapa pukulan dari tangan manis dan halus yang Sungmin miliki.

“Kau pantas menerimanya! Dan aku belum puas Cho! Aku akan membunuhmu! Hya…”

“Eits….! Stop!”

“U-umma….” Sungmin menghentikan pukulannya tepat didepan wajah yeoja cantik yang masih lengkap dengan piyama kimononya. Lekuk tubuh sexynya tercetak jelas. Namun sama sekali tak menggoda pandangan Kyuhyun maupun Sungmin.

Heechul kemudian beralih dan langsung meraih tubuh Kyuhyun. “Ommo, Kyunie…”

“Appo, Umma. Ap-ppo…”

.

Brughh…

.

Dan Kyuhyun pingsan. Heechul menoleh pada Sungmin, tapi sepertinya Sungmin sedang tak ingin berdebat sekarang. Ia memilih pergi kekamar mandi dan merendam tubuhnya. Berharap wangi dan sisa percintaan itu dapat luntur dan menghilang dari tubuhnya.

“Kyunie baby… wae? Kau ini bodoh atau apa? Ck… kenapa tak melawan sama sekali?”

Heechul menggumam pelan seraya menarik tubuh Kyuhyun ke atas kasurnya. Kemudian beranjak pergi ke luar kamar Kyumin untuk sekedar mencari sesuatu yang dapat menyadarkan Kyuhyun.

.

.

.

.

Sangat tragis!

Keadaan Kyuhyun jauh dari kata baik-baik saja. Bahkan mungkin jika seorang Cho Heechul tak menyelamatkannya, bisa saja putra kesayangannya itu hanya akan tinggal nama.

“Hyung, kau baik-baik saja kan?” Suara lembut Youngmin di sambut dengan gelengan pelan dari Kyuhyun. Sementara itu, namja tampan dengan rambut hitamnya baru turun dari lantai atas dan langsung mencium pelipis Youngmin. “Morning babe…” Youngmin hanya tersenyum kecil dan mengangguk. Aish…. sangat pemalu.

Kwangmin menarik kursinya. Ia terkikik pelan melihat keadaan mengenaskan hyungnya itu.“Yeah bro!!! Are you ok?!”

“Oke… oke…” Kyuhyun mendengus kesal. “Hei, Kwangminnie! Apa-apaan kau? Bertanya seolah mengkhawatirkan aku tapi wajahmu seakan mengejekku. Jangan menatapku seperti itu, jika aku sudah sembuh aku akan menendangmu keluar rumah.”

“Hei, tenanglah. Aku ‘kan hanya khawatir. I’m curious yeah…”

“Haish….” Kyuhyun menghela nafasnya. Ia melirik ke satu titik. Dimana namja cantik yang sekarang menyandang status sebagai ‘istri’nya itu tengah tersenyum menyeringai seakan menunjukkan kepuasannya setelah melampiaskan amarahnya pada Kyuhyun.

Heechul hanya bisa tersenyum miris. Sesungguhnya, ia kasihan dengan keadaan Kyuhyun. Biar bagaimanapun, Kyuhyun dalam keadaan separah ini, itu juga karena keisengan dan kegilaan Heechul. Heechul menatap Sungmin dan mengusap pelan bahunya. “Ming chagi, kenapa kau sampai memukuli Kyuhyunie seperti itu?”

Tapi bukannya menjawab, Sungmin malah meletakkan garpu dan pisaunya. Menyeka bekas saus steak yang mungkin menempel dibibir merahnya. Sebenarnya Sungmin malah ingin membunuh Kyuhyun, tapi ia masih mengingat status keluarganya yang merupakan orang terpandang dan terkenal di Korea jadi tak mungkin ia mempermalukan keluarganya sendiri.

Sejujurnya, Sungmin juga lelah memukuli Kyuhyun. Namun ia begitu kesal saat mendapati tubuhnya naked dan Kyuhyun juga naked dan malah tidur disisinya. Ingin rasanya ia memaki Kyuhyun terus menerus hingga ia bisa melampiaskan semua amarahnya. Ia sangat membenci Kyuhyun.

“Heechul ahjuma, aku…”

“Eits, bukan Ahjumma. Panggil aku Umma.”

“Nde, Heechul Umma aku hanya membencinya. Ia memperlakukan aku seperti yeoja.” Sungmin menggeleng pelan, seakan meremehkan Kyuhyun. “Lihatlah, bahkan dia tak bisa melawan pukulanku sedikitpun! Bagaimana bisa namja lemah seperti dia akan menjadi … menjadi ish….. sudahlah. Aku benci mengakuinya!”

Dan Sungmin menyudahi acara sarapannya dan langsung meraih kunci mobil yang tergantung di atas rak sepatu. Entahlah, mobil siapa yang akan ia bawa. Sungmin tak peduli, ia kesal, marah dan juga malu.

“Ish…. aku membenci ini!”

Sungmin memukul stir kemudi Lexus putih yang entah milik siapa itu. Ia duduk diam di jok kemudi dan terus mengumpat pelan. Mencibir Kyuhyun. Ia sungguh membenci keadaan dan statusnya.

Tapi, sepertinya kesenangannya akan sedikit terganggu karena meski dengan sedikit terseok Kyuhyun berhasil menemukannya dan menyusul ke mobilnya dan duduk di sisi Sungmin.

“Ya!!! Kenapa kau mengikutiku?” Sungmin mendengus kesal melihat Kyuhyun yang seenaknya masuk dan duduk disisinya. Tapi Kyuhyun sama sekali mengacuhkan protes dari Sungmin. Baginya hari ini itu sangat penting.

Kyuhyun memandang tubuhnya sendiri. Tangannya sedikit pegal dan mungkin saja tangan kirinya terkilir. Punggungnya sakit dan beberapa lebam menghiasi wajahnya. Jalannya pun sedikit pincang karena seperti tanpa belas kasihan, Sungmin menghajarnya habis-habisan.

“Apa kau tak lihat bagaimana keadaanku? Aku sebenarnya tak mau berangkat kuliah, tapi hari ini aku ada pertemuan penting dengan dosenku dan itu tak bisa ditunda. Dan kau harus mengantarku.”

“Haish! Kau pikir aku ini supirmu?”

“Bukan begitu, jika bukan Umma yang menyuruh aku juga tak mau ikut mobilmu. Troublemaker.”

“Kau yang troublemaker. Bagaimana bisa aku… aku… Arghhhhh!”

“Ya tentu saja bisa, dan kita memang melakukannya. Dan asal kau tahu, ini bukan sepenuhnya kesalahanku. Kau yang menggodaku terlebih dulu! Kau ini seenaknya saja menyalahkan orang lain.”

Sungmin menoleh pada Kyuhyun. Menatap sengit pada namja itu. “Kau pembohong besar! Kau pasti mengakaliku! Haish!!! Kau menyedihkan Tuan Cho! Apa kau sebegitu tidak lakunya sampai-sampai ummamu begitu bersemangat menikahkanmu denganku? Meski dia fujoshi, apa dia tak memikirkan bagaimana perasaanku? Aku normal Kyu, tapi apa sekarang? Aku …aishhh…”

“Kau UKE.” Kyuhyun menyeringai dan menatap Sungmin dengan tatapan menggodanya.

“Yah! Jangan bicara sembarangan! Aku bahkan lebih manly darimu.”

“Hei, kau pikir sikapmu itu bisa menipu?” Kyuhyun menyeringai kecil. Ternyata pertengkaran pagi mereka belum selesai, dan sepertinya mereka masih berniat untuk melanjutkannya sekarang. Kyuhyun menatap wajah Sungmin, kemudian turun dan menatap keseluruhan tubuh Sungmin.

Sungmin yang merasa risih kemudian mendorong bahu Kyuhyun untuk menjauhkannya. “Ya!! Kenapa melihatku seperti itu?Kau harus ingat, NO SEX! Arra!”

“Hei, jangan berfikiran yadong terus. Kau ini pervert sekali, aku hanya sedang memperhatikan tubuhmu.  Dan apakah kau menyadarinya, kau ini UKE sekali?”

Kyuhyun mengangkat dagu Sungmin dan dengan secepat kilat Sungmin menepis tangan Kyuhyun. “Lihatlah Ming, kulitmu sangat halus. Mungkin yeoja saja tak bisa menandingimu. Bahkan tak ada bulu sedikitpun. Apakah kau tak sadar, kau ini tipe UKE yang sangat menggoda?”

“Ya!!! Apa kau bilang?! Beraninya kau….!”

“Dan juga wajahmu Ming, kau seperti yeoja. Bahkan raut kerut wajah namja pun tak ada di wajahmu.” Sungmin mendengus kesal mendengar perkataan Kyuhyun. Ia menggeleng pelan tak percaya dengan apa yang didengarnya.

“Ya! Kau mau aku pukuli lagi hah?”

Seakan tak peduli, Kyuhyun tetap melayangkan godaanya pada Sungmin, dan ia harus menahan senyumnya saat melihat wajah Sungmin yang memerah, entah karena marah, atau karena malu. “Dan apakah kau tahu Ming…” Kyuhyun mendekatkan tubuhnya pada Sungmin dan seakan memojokkannya di sudut jok kemudi. “Kedua bulatan itu sangat seksi… ypu have a big butt Ming…”

“Ya! Kau mau aku bunuh sekarang juga hah??? Kau  menjijikkan Tuan Cho!”

“Menjijikkan tapi kau terus saja memintaku untuk merasukimu, ayolah akui saja jika kau menikmatinya.” Kyuhyun menggoda Sungmin. Ia mencolek dagu Sungmin , membuat Sungmin secepat kilat mendorong kedua bahu Kyuhyun.

“Cih… kau ini lucu sekali.” Sungmin mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun.

Kemudian ia  meraih kunci mobilnya dan mulai menyalakan mesin mobil itu. Membiarkan Kyuhyun yang masih tersenyum aneh  dan terus menatapnya. “Hei, kau pikir aku bercanda?”

“Kau ini! Dasar setan pervert tak tahu diri! Aku akan… aku….”

.

Chu~

.

Kyuhyun behasil melakukannya. Ia memajukan tubuhnya dan kemudian mencium kilat pipi Sungmin kemudian Kyuhyun tersenyum kecil. “Sudahlah, cepat antar aku ke kampusku. Aku harus sudah ada disana sebelum jam makan siang.”

“Ya!!! Beraninya kau! Apa maksudmu menciumku hah? Dasar, kau GAY gila!”

“Ayolah, aku tidak gila. Dan percintaan kita juga begitu menggairahkan Ming, dan kau juga menikmatinya. Ayo cepat sekarang antar aku.”

“Cih…Bukankah aku sudah mengatakannya? Aku bilang aku bukan supirmu!”

“Terserah, asal kau tahu saja, jika bukan karena ancaman Umma yang konyol itu, aku juga tak mau berangkat bersamamu.”

Sungmin tertawa kecil. “Hahaha… lucu sekali. Selalu saja Umma ini … Umma itu… Umma… umma… apa kau tak punya alasan lain?”

“Hei, kau pikir aku sedang main-main? Aku harus bagaimana Ming? Coba katakan padaku, apa kau bisa menolak permintaan Umma apapun itu jika dia mengancam akan mengedarkan video percintaan kita lewat jejaring sosial, bahkan Youtube?”

“Mwo!”

“Nde! Umma merekamnya!”

“Aishh!!! Ummamu itu… haishhhh! Jika bukan karena dia yeoja aku pasti sudah memukulinya. Ummamu itu gila, aku menyesal pernah mengaguminya.”

“Haish… sudahlah… cepat antarkan aku.”

.

.

.

.

“Apakah kau tidak melewati batas Hee baby?”

“Apa maksudmu Hannie?”

Heechul memutar tubuhnya. Berjalan anggun, beranjak dari tempat duduknya semula. Membiarkan dress berwarna merah gelap yang terlihat sangat cantik dan begitu kontras dengan kulit putihnya itu jatuh di tubuhnya dan membuat tubuh sexynya semakin menggoda Hangeng. Dress yang bahkan hanya menggunakan satu tali pengait dan meng-ekspose bebas punggung Heechul hingga batas pinggangnya.

Heechul mendekati Hangeng yang sedari tadi sibuk menatap keluar jendela sambil sesekali menyeruput kopi panasnya di siang hari yang cukup dingin di Seoul. Ia mengusap dada bidang Hangeng dan membenarkan kemejanya.

“Hee baby… kau tak bisa memaksa Kyuhyun dan kau juga harus memikirkan semuanya. Pikirkan perasaan Kyuhyun dan lihat dari segi perasaan Sungmin juga.” Hangeng meletakkan kopinya di tepian batas jendela. Kemudian ia membawa Heechul ke pelukannya dan mengusap lembut punggung Heechul.

“Aku tau Kyuhyun… aku tahu dia menyukai Sungmin.” Heechul mencoba membela diri. Ia tak mau disalahkan, biar bagaimanapun proyek novelnya ini baru saja dimulai dan ia tak akan mundur selangkah pun. Baginya proyek ini terlalu berharga.

“Yeah baby, tapi Sungmin bagaimana? Apa kau tahu kehidupannya sebelumnya? Dia begitu straight.” Suara berat Hangeng terasa begitu menggelitik ditelinga Heechul, dan membuat Heechul sedikit merinding saat merasakan nafas hangat itu berhembus berat di lehernya.

“Ahhhnnn…” Heechul sedikit menggeliat dan menggigit bibir merahnya sat merasakan remasan tangan Hangeng pada bokong seksinya. “Hanie… ayolah. Ini bahkan masih siang. Aku tak mau kau membuat Prada kesayanganku kusut.”

“Ahh… baiklah.” Hangeng memutar tubuh Heechul yang semula berhadapan dengannya menjadi membelakanginya. Bersama menatap ke luar rumah megah mereka. “Kita perlu memeriksa bagaimana kehidupan Sungmin sebelum pernikahan mereka. Aku tak mau, nantinya perasan Kyuhyun hanya sebelah tangan.”

“Hannie, kau seperti tak mengenalku saja. ” Heechul tersenyum kecil dan mengusap lengan Hangeng yang  masih melingkar indah di pinggangnya. “Aku sudah mengatur semuanya.”

.

.

.

.

.

“Kita seperti stalker Kwangie.”

“Nde, memang begitu babe.”

Kwangmin membenarkan dandanannya. Jaket hitam, kacamata hitam, masker dan juga topi hitam. Kemudian ia menatap Youngmin yang berbalut pakaian yang sama dengan Kwangmin, tapi entah mengapa Youngmin malah terlihat semakin menggemaskan dan sangat imut.

“Cubit.. cubit… “ Kwangmin mencubit pipi Youngmin dan kemudian memberinya ciuman kecil. “Kau sangat menggemaskan Hyungie…”

“Jeongmallyo?”

“Nde…”

Youngmin tersenyum malu. “Kau juga terlihat keren.” Kemudian Youngmin mencium pipi Kwangmin. Aish… mereka sungguh menggemaskan dan selalu saja tak tahu tempat jika ingin bermesraan.

“Baiklah, kita sudah siap. Sekarang Kajja, kita ikuti Kyu hyung.”

“Eum, Kwangie…” Panggilan lembut Youngmin menghentikan semangat Kwangmin yang tadinya sudah bersiap menginjak pedal gas mobilnya.

“Nde… babe…”

“Eum, untuk apa kita mengikuti Kyu hyung?”

Seperti dijatuhkan dari lantai 13 dari apartemen nomor 7 yang mereka tinggali di LA, sungguh terkadang Kwangmin juga merasa sangat gemas dengan sifat dan sikap kekanakkan Youngmin. Bahkan kedua orang tua mereka selalu saja mengartikan kepolosan pikiran Youngmin sebagai kedewasaan. Padahal sesugguhnya kedewasaan itu sangat jauh dari Youngmin.

“Tentu saja karena aku khawatir dengan Kyu hyung. Kau lihat sendiri bukan, keadaannya sangat menyedihkan? Bisa saja nanti Min hyung meninggalkannya dan Kyu hyung tak bisa pulang ke rumah.”

“Wah, Kwangie baik sekali.”

“Yeah… tentu saja.”

Kwangmin hanya bisa ber-sweatdrop ria seraya menggelengkan pelan kepalanya. Terkadang ia begitu gemas sampai tak bisa berfikir lagi, terkadang juga ia bahkan tak percaya pada perasaannya sendiri yang begitu mencintai Youngmin.

‘Heuh… kalau urusan bisnis dan sekolah saja, dia selalu menjadi juara. Tapi kalau urusan beginian…. dia benar-benar payah.’

.

.

.

.

.

Mobil Sungmin berhenti tepat di depan kampus Kyuhyun. Kyuhyun segera meraih tasnya yang ia lemparkan di jok belakang dan kemudian menatap penuh harap pada Sungmin.

“Apa? Kenapa melihatku seperti itu?” Sungmin yang merasa risih mulai kembali tersulut emosi lagi. Ia begitu jengkel dan kesal saat melihat tatapan Kyuhyun yang ia sendiri tak bisa mengartikannya. Ia membenci Kyuhyun yang menatap dalam padanya.

“Bukan apa-apa, hanya saja kau akan menungguku kan?”

“Shireo! Bermimpi saja sana!”

“Tapi kau juga sudah dipindahkan kesini, jadi mungkin kau ingin berjalan-jalan sebentar mengelilingi kampus?” Kyuhyun seakan tengah menawarkan diri menjadi tour guide Sungmin. Ini sungguh memalukan untuknya, tapi ia juga tak ingin berjalan kesusahan dan terseok di kampus. Sungguh menyedihkan.

Namun, sepertinya Sungmin tak menggubris penawaran Kyuhyun. “Ck… bermimpi saja Tuan Cho. Kau pikir aku tak tahu jika kau ingin aku membantumu berjalan kesana kemari hah? Kau pikir aku ini pelayanmu atau apa? Sudah sana, cepat turun! Aku harus menemui Eve.”

Kyuhyun merasa begitu gemas dan jengkel saat lagi-lagi Sungmin menyebut nama Eve. Meski ia belum begitu mencintai Sungmin dan menerima pernikahan mereka tapi bukan berarti Sungmin bisa bebas menemui siapapun, terlebih lagi itu adalah Eve.

“Yakkk!!! Bagaiamana bisa kau menemui yeoja itu?”

“Ya tentu saja bisa, dia itu kekasihku!” Sungmin berusaha mendorong Kyuhyun dari mobilnya. Namun tetap saja tubuh Kyuhyun masih kekeuh pada posisinya. “Ck… apa maumu sebenarnya? Bukankah aku bilang pernikahan ini adalah hal terbodoh yang aku lakukan? Kau! Tak-berhak-mengaturku!” Sungmin memenggal tiap katanya dan juga menoyor dahi Kyuhyun.

“Ck…. kau ini tak sopan sekali, dasar UKE payah!” Kyuhyun langsung beranjak dari mobil Sungmin dan dengan cepat kabur dari parkiran itu sebelum Sungmin mengumpatnya habis-habisan.

“Ya!!! Apa kau bilang! Aku ini bukan Uk…. upsss…”

Sepertinya Sungmin harus tahu tempat sebelum ia meneriakkan umpatan yang bisa menjatuhkan dirinya sendiri. “Haishh…. ini benar-benar mimpi buruk!” Sungmin segera menginjak pedal gasnya dan segera meninggalkan parking area di kampus Kyuhyun.

.

.

.

Pink Love –Ice Cream and Cake Shop-

.

.

Dan disinilah Sungmin dan Eve akan bertemu. Seperti biasa, Sungmin terlihat tampan dengan kemeja lengan pendek berwarna peach pink-nya. Errr… sebenarnya malah terlihat sangat imut. Dan juga rambut berwarna merah kecoklatannya yang di tata begitu rapi dan stylish.

Dengan langkah pasti Sungmin masuk ke toko itu dan langsung menemui Eve yang mungkin sudah hampir mengakar karena menunggu Sungmin terlalu lama

“Mianhe beibh… aku harus mengurus sesuatu dulu.”

Eve memutar bola matanya, menghembuskan nafas kesalnya hingga kedua bulatan didiadanya kembang kempis tak karuan. Sungguh, terkadang Sungmin juga heran dan sempat terus berfikir apakah memang semua pakaian Eve ini memang selalu saja sexy dan super ketat. Tapi ia berusaha maklum saat kembali mengingat profesi kelas dunia yang digeluti oleh Eve.

“Aku masih ingat saat kau mengatakan jika aku prioritas utamamu. Tapi kurasa sekarang tidak lagi.”

“Eve… ayolah… jangan merajuk padaku sekarang ini, aku sedang pusing.”

Eve meletakkan sendok ice creamnya dan melipat kedua tangannya di dadanya, semakin menonjolkan payudaranya yang besar dan hanya tertutupi kemeja putih tipis yang bahkan tak mampu menyembunyikan warna merah bra yang ia pakai.

“Baby….kau tak seperti ini sebelumnya. Bahkan tadi malam kau juga melupakan janjimu padaku. Aku sampai kering menunggumu didepan pintu rumahku. Kau sungguh keterlaluan! Kurasa kau benar-benar menyukai menjadi seorang Cho Sungmin.”

“Ck….” Sungmin berdecak kesal. Dan ia memalingkan wajahnya ke luar toko. Menatap jalanan yang ramai dengan anak kecil yang tengah mengerumuni penjual balon. “Aku ‘kan sudah mengatakannya, aku melakukan ini demi appa. Kau tau sendiri bukan, keluargaku adalah orang ternama di Korea. Aku tak bisa membiarkan appa mendekam dipenjara karena kegilaan Nyonya Cho.”

“Iya, begitu ternama dan terkenalnya hingga pernikahan konyolmu itu menjadi berita yang begitu menggemparkan seluruh Korea. Aku tak habis pikir, bagaimana bisa kau berciuman dengannya didepan kamera begitu?!” Sekarang Eve hampir menangis. Ia membanting sebuah majalah dengan cover dua namja yang tengah berciuman mesra didepan pendeta.

“Aku tak apa melihat gay dimana-mana, tapi tak menyangka jika itu kau. Oppa…. apa kau tak memikirkan aku… hiks….”

“Aku bukan Gay, aku hanya tak bisa menolak pernikahan ini. Ayolah, jangan marah padaku.”

“Hikksss…. Ya Tuhan kenapa nasibku buruk sekali. Aku begitu mencintai Sungmin Oppa dan mengacuhkan semua yang mengejar-ngejarku. Bahkan aku menolak seorang aktor yang rela mati hanya untuk bersamaku. Tapi apa yang aku dapat… hikss…. ini menyedihkan sekali. Oppa… kau jahat padaku….hikss…”

Yah… kalau sudah begini Sungmin harus berbuat apa? Untunglah posisi duduk mereka begitu jauh dan berada disudut hingga mungkin beberapa orang tak akan mempedulikan pertengkaran kecil mereka, yeah… setidaknya begitu. Kecuali dua namja yang terus memperhatikan mereka dari kejauhan.

Kwangmin segera meraih ponselnya, sementara Youngmin masih asyik menyantap ice cream kesukaannya. “Kwangie… apakah tidak apa-apa kita mengikuti Min hyung dan meninggalkan Kyu hyung?”

“Tidak apa-apa, lagipula tadi kita juga sudah menyuruh supir untuk menjemput Kyu Hyung. Sebentar, aku akan menelfon umma.”

Kwangmin menekan tombol speed dial no 2 yang langsung menghubungkannya dengan sang Umma. Setelah menunggu beberapa saat, ia mendengar sahutan dari seberang telfon. Namun  ia sempat sedikit shock saat mendengar sahutan dan desahan yang sungguh… errr…

“Yak!! Umma! Ini masih siang, kenapa bisa-bisanya kalian… Aishhh…!”

‘Ahh…mianhe… ahhh… Hannie… hentikan dulu…’

“Aish… sudahlah aku hanya ingin memberi tahu jika Sungmin hyung sekarang sedang bertemu dengan salah satu kekasihnya dan kurasa mereka bertengkar hebat.”

‘Ahhh… baguslah…. ouhhh…. ya ampun.. ini nikmat…’

“Ya!!! Umma! Jangan membuatku horny disaat seperti ini. Ish… kalian berdua ini memang selalu saja.”

Kwangmin memutus sambungan telfonya. Kemudian ia menatap kembali pada Sungmin dan Eve. Terlihat dari kejauhan jika Eve masih menangis pelan dan Sungmin tengah menenangkannya. Namun sepertinya arah pandangan Kwangmin kini berpusat pada satu titik lain. Dengan teropong yang entah dari mana datangnya itu, Kwangmin kini malah sibuk memperhatikan dada Eve yang naik turun tak karuan seakan menggoda hasrat siapapun yang menatapnya.

Dan sepertinya, Kwangmin sedikit tergoda kali ini. Kwangmin meletakkan teropongnya dan mulai menatap intens pada Youngmin. Bibir Youngmin yang memerah karena dingin dari ice cream yang menjalar di mulutnya itu semakin menambah kadar sexy dimata Kwangmin.

.

Sreet…

.

Dan dengan cepat Kwangmin menarik Youngmin dari posisinya. Meninggalkan meja mereka dengan beberapa lembar uang diatasnya.

“Kwangie, ice creamku belum habis, dan lagi pula kita harus mengikuti Min hyung.” Youngmin mencoba protes tapi sepertinya Kwangmin sudah tuli untuk mendengar protesan itu.

“Kwangie… kita mau kemana?”

Youngmin terus bertanya saat mereka masuk ke mobil mereka dan meninggalkan toko itu. Meski bungung, tapi akhirnya Youngmin diam dan membiarkan Kwangmin membawanya entah kemana. Hingga akhirnya mereka sampai di salah satu rumah penginapan yang cukup romantis di dekitar Sungai Han.

“Nah, kita akan menginap disini.”

“Eih…?”

“Nde… kau suka tidak?”

Youngmin mengangguk pelan dan tersenyum. “Tapi kenapa kita kesini? Bukankah kita bisa saja pulang kerumah? Kita bisa tidur dikamar  kita yang nyaman, kenapa harus menginap segala. Bukankah carak toko ice cream dengan rumah kita cukup dekat?”

Dan seperti dilempar dengan 13 buah kelapa dari langit, Kwangmin benar-benar pusing dan tak habis pikir sekarang. Ia kemudian menyeret Youngmin untuk masuk kedalam kamar yang mereka sewa dan langsung menhempaskannya ke atas bed yang cukup lebar dan empuk itu.

“Ehhh… kenapa kau melepaskan bajumu Kwangie… ap-pa kau mau…”

.

Srettt…

.

Dan secepat kilat Kwangmin menindih Youngmin. Ia mencium sekilas leher Youngmin dan melepaskan topinya. “Aku sudah tak tahan lagi hyungie… jadi jangan menulur waktuku…”

.

.

.

TBC….

.

.

.

Jeongmall Gamsahamnida!!!

Mianhe untuk adegan Eve vs Sungmin. Entahlah untuk saat ini aku lebih nyaman memakai OC dari pada memakai yeoja tak jelas hasil tembelan plastik itu. Gomawo!!!!

Eum… adakah yang ingin Jo Twins NC???? Atau Hanchul Full NC? Aku tunggu jawabannya yahh… untuk Ch depan….

Big Hug and Kiss to all my lovely reviewer

72 thoughts on “D.R.A.M.A || KYUMIN || CH. 4 || YAOI

  1. hwaaa..,chullie menggila…daebak dah bwt dia…
    tp aq g ska yg incest.na thor hehehe, mian…
    Btw, bgs kq crita.na…
    Lanjuuutt ! ! !
    Fighting ! !
    Eia, boleh mintak yg ch.5 ?
    Gamsa…

  2. Aigooo…
    Kyu kasian banget di bogem sama Minnie*poor Kyu#plakk.
    Aahh~ aku gemes sama tingkah Jo twins.
    Apalagi pas Kwangmim bilang ‘cubit.. Cubit’ yang mereka lagi jadi stalker, aku gemesnya nggak ketulungan di situ >///<
    Hmm…
    Eon, itu chapie 5nya di protect aku nanti minta PWnya di SMS boleh?

  3. ksihan bnget it kyu..nasib2 mu kyu ming kejem..eve buang aj pengganggu..kyumin aj..ming jgn kejem2 ma seme sndri ntr kyu nbek lo.. chap 5 udh da waa aq ktnggalan.. eon lo mnt pw lnsung pm kn..chap 5 huweee

  4. eonniiii akhirnya chap 5 out ><
    mau bacaaa, NC nya Jo Twins kah o.O ?
    brb PM kk ^^
    keep make and writing fanfiction kaa!! o∩_∩o

  5. eooonnniee.. chap 5 diprotek ya??
    ..

    ahh.. kyu kyu.. harap diingat yang sabar ya.. hahhahahaha..
    tendangan si umin gmana rasanya ya, diplintir sana sini, bogem sana sini..

    harus diakui heenim kelewatan nih..

    han appa kendalikan istrimu itu.. >.,<

  6. hmmm jantan nya (?) ming keluar dah, kalo udah ngehajar kyu. matrial arts pun keluar..
    sabar ya kyu, itung2 lebih mendalami dan mengerti sifat ming *apa dah ini*
    pagi pagi marah2 dah gegara mengenaskan badannya ming, eh malemnya ya ampun mendesah desah *merinding ngebayanginnya* minta terus..
    hahahahahaha
    ming malu malu tapi mau tuh sebenernya.
    playboy ke ce, tapi kalo dicium kyu blushing sendiri.
    aiiisshhh kyeopta ><

  7. Pooooorrrr kyunieeee~ eve(?) Lagi lagi jadi nyamuk(?)!! Semoga pas baca chapter 5 banyak kyumin moment yg romatis bukan yg gelut(?) Kaya gini -_- wkwkwk Lanjut baca ya eonn ^^

  8. Aku rasa seluruh keluarga Cho itu pervert ‘-‘ (slap) xD
    Heenim & Hangeng sebagai orang tua juga mengajarkan hal yang ‘iya-iya’ ke anak-anaknya -..-

    Kwangmin yang paling pervert menurutku!😄

    Waow! Apa setelah ini Sungmin & Eve akan putus? I hope so😉

  9. Aku nggak suka liat Ming bareng Eve…
    Disitu Ming kesannya cinta bgt sama Eve…
    Aku NGGAK RELA!!!

    Jo Twins yg unyu-unyu~
    Aku cinta Jo Twins…
    Aku gemes sendiri pas bayangin Jo Twins pake pakaian kayak stalker,, terus Kwang bilang, “cubit.. cubit” ke Young..
    Berasa pengen ikut cubit muka Young deh…
    Lucu banget tingkah mereka…😀

    Poor Kyu😥
    Malangnya nasib-mu itu Kyu…
    Kasian…
    Tapi aku suka pas adegan Kyu nge-goda Ming…
    kkkk~

    Mau lanjut ke chappie selanjutnya…^^
    Aku mau minta PW..
    Langsung sms eonnie aja kan??

  10. chingu mianhe …

    Aku

    minta lagi PW yg judulnya ( D R A M A )CH 5-6-8-11-13-14…

    Ceritanya masih ngegantung jika aku gg bca sampe tamat. Jdi plesss…

  11. Aigoo,aigoo..
    Heenim menggila..
    Aih,jo twins apalagi..
    Kadar ngegemesinnya..aih,berrmesraan dimanapun dan kapanpun pula..
    Hah..

    Keep writting sunbaenim..😀

  12. Ommo…. perasaan semua anggota keluarga Cho otak.a yadong bgt ya.. ckckckck #dikubur kel.Cho

    Minnie~ah… jahatnya dirimu..😦 Kasian kyukyu.. T_T

    Geleng kpla liat tingkah kwangmin.. aigooo…

    Oia author / eonni😄 aq mnta pw chap yg d’protec ya,, gomapta~ nnti aq sms aja ya…🙂

  13. hwaaaaaaaaaaaa…..
    ternyata ff ini msih puanjang chapnya…
    aq pkir bneran fin di chap ini…
    gantung banget kalo bneran fin di chap ini…

    oenni minta PW chap yg di protec….^^
    penasaran banget ama ceritanya….

  14. Min jahat kan kyu kasian,,, dasar twins g bakat jd mata2, yg satu trlalu plos yg satu trlalu mesum ckckck. Hanchul…kemesuman tiada akhir hahaha.

  15. sadiisss hahaha Ming sadis *peluk Kyunie*
    tp Kyu bener bgt. wajah nya Ming.. kulitnya.. aku yang cewe aja gak semulus itu huweeeee T^T
    jiah si kembar mau nc-an juga .-.

  16. Kyu kasian amat yak? Dapet ‘istri’ macam Ming yang jago martial art gitu?

    HanChul nc-nya non stop yah? Btw si HanKyung ga kerja tuh? Ckckck..

  17. tuh kan bener… nasib kyuhyun oppa di tangan ming oppa…
    ckckck kasihan kau oppa…
    ayokk oppa fighting untuk merebut hati ming oppa
    aku mendukungmu

  18. 밍 anarkis… Cho Kyuhyun disiksa. Muahahahaha #ketawanista
    Bisa²nya seorang Raja Iblis disiksa oleh Pangeran Aegyo hingga babak belur. Wkwkwkwkwk
    KyuMin moment-nya dikit. Mau lagi. Gimme more KyuMin juseyo~
    Yaowoh itu Youngmin, polosnya kebangetan ahhh. Ngegemesin banget. Jadi pengen culik Youngmin terus dibawa pulang. ㅋㅋㅋㅋ
    Eve… Sebenernya saya suka nama itu. Tapi entah kenapa saya emosi kalo baca nama itu di ff ini. Pengen nabok rasanya (¬_¬”)
    Okeeee… Mari kita terbang ke chap selanjutnya #syuuuuunnggg~

  19. Udah feeling…

    Ming kn jago martial art.
    Kasian kyu…

    Jo twins itu… Yg satu polos’a bkin gemes, yg satu malah yadong pake bgt -_-

    keep writing, eon~~

  20. benerkan kyuhyun asli babak belur!
    hahaha
    eh tapi suka deh bagian kyuhyun yang tiba2 cium pipi sungmin dan goda sungmin tanpa malu2 gitu… kyaaaa >.<
    brb lanjut baca next chap!! ^_^

  21. aiogo…
    kyuppa sungguh di hajar habis2an ama ming opa..
    kacian kyuppa…
    ;(
    tapi kyknya ming oppa mulai da sesatu ma kyu opa coz wkt d godain dy malu2 gitu…
    truz da jg jo twins yg slalu bkin rame he ..
    bkn rame sih tapi hot..
    hoho..
    pkin scepatnya bwt ming opaa suka ma kyu opa..
    next chapt…😉
    #bow

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s