D.R.A.M.A || Ch. 2 || KyuMin ||

 D.R.A.M.A

Author : rainy hearT

Length : Series

Rated : T

Cast :

-Cho Kyuhyun

-Lee Sungmin

-Jo Twins

– Other SUJU member

Pairing : || KYUMIN ||

Disclaimer : Semua cast belongs to God and themselves. Dan seperti biasanya, jika saya bisa saya sudah meng-Klaim seorang Lee Sungmin menjadi milik saya.#Mimmpi….#

Genre : ||Drama || Romance||

Warning : || BL/ YAOI || Gaje || typo’s || EYD tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia||

Summarry : || when tears become priceless, when love become useless, and my life, clueless… To whom i belong’s to… This love, in my hand falling slowly… Got Stronger or just dissapear…||

 

Another PRESENT From Me

D.R.A.M.A

Just KYUMIN

Please be Patient With me. Don’t Like Don’t Read. No copas No bash. Kritik and saran yang mendukung selalu diterima dengan tangan dan hati yang terbuka.

.

.

HAPPY READING

.

.

Chapter 2

.

.

.

.

Cho’s Family House

-Malam hari-

.

.

“Kenapa kalian pulang?” Yeoja cantik itu –Heechul- menatap tak suka pada dua namja yang terlihat lelah dan berantakkan karena perjalanan jauh, tanpa belas kasihan. Bahkan tak menyuguhkan segelas jus-pun untuk kedua anaknya itu.

“Heenim chagiya, mereka baru saja pulang. Biarkanlah istirahat dulu, aku malah senang mereka pulang. Sudahlah…”

Bermaksud menenangkan sembari mengambil sedikit keuntungan dengan mengusap paha mulus yang tak terlindung piyama kimononya, Hangeng malah mendapatkan deathglare mematikan dari Heechul.

“Kelihatannya kau lebih merindukan dan terus mau membela mereka. Baiklah, malam ini jangan tidur denganku. Urusi saja anak-anakmu yang selalu membantahku itu.”

“Eh… Aku tidak bermaksud seperti itu. Hee baby, tunggu.”

Hangeng hanya bisa menatap miris, tubuh sexy berbalut dengan kimono berwarna putih dengan bahan yang bisa disebut transparan itu berlalu dari hadapannya. Padahal seharusnya malam ini adalah malam yang begitu hangat untuknya, tapi apa yang ia dapatkan sekarang. Ia hanya bisa menghela nafasnya.

Bagi ketiga anaknya, Heechul yang berpakaian sexy seperti itu adalah hal yang biasa. Meski Hangeng sudah memperingati istrinya dan selalu saja mengakatakan jika cara berpakaiannya itu bisa saja mengundang sesuatu di dalam tubuh anaknya atau orang lain tapi tetap saja dia tak peduli.

“Huh, jadi selamat datang di kamarku Appa.” Kyuhyun merangkul bahu Hangeng yang kini sedang sibuk memijat pelipisnya. Hangeng berbalik menatap tajam pada Kyuhyun. “Cara terbodoh untuk membunuh little Hannie, kau tahu itu Kyu? Aku akan membuat perhitungan denganmu agar kau tak dapat jatah malam pertama dengan Sungmin nanti.”

“Eh, apa maksud apa? Bukankah kau juga merindukan Youngie dan setan kecil itu. Lagi pula malam pertama apa? Tidak ada yang akan menikah.” Kyuhyun sedikit mengalihkan pembicaraan mereka. Meski ia sedikit merasa aneh saat melihat seringaian yang sedikit menyeramkan di wajah Hangeng.

“Tapi kurasa kau menyukainya, Kyu. Ayolah jangan berbohong, jangan konyol sampai kau meminta kedua baby ini pulang hanya untuk membujuk Umma, percuma saja.” Hangeng berucap santai sambil menepuk bahu Kyuhyun dan kemudian menatap ke kedua remaja yang sedang sibuk menikmati moment mereka sendiri. Kyuhyun dan Hangeng hanya bisa diam melihat pemandangan ekstrim yang sedikit panas itu.

“Ya!!! Tak bisakah berciuman di tempat lain.” Kyuhyun berteriak tak suka dan melempar bantal ke ke dua adiknya yang tengah berciuman mesra di depan mereka. Membat ciuman itu terlepas dan Kyuhyun mendapatkan hadiah tatapan tajam dari Kwangmin.

“Berani menggangguku lagi, bisa kupastikan kau tak akan menikmati malam pertamamu.” Kyuhyun hanya bisa shock mendengar ancaman kecil dari setan yang melebihi ke-evil-annya itu. “Come baby… saranghae…eumhhhhhh….”

Dan posisi kini lebih ekstrim lagi. Hangeng dan Kyuhyun hanya bisa menggeleng melihat kelakuan Kwangmin yang dengan seenaknya mendorong dan menindih tubuh Youngmin di sofa. Youngmin terlalu mencintai Kwangmin, hingga ia tak akan menolak kapanpun namja itu akan menciumnya.

“Ish… konyol.” Kyuhyun berdiri dan sedikit mencibir sebelum mengalihkan perhatiannya dari kedua adiknya itu. Dan Hangeng pun mengikuti Kyuhyun untuk pergi ke kamarnya. Ia tersenyum kecil dan menepuk bahu Kyuhyun. “Jangan mengatakan yang tidak-tidak, Kyu. Sekarang kau menghina mereka, dan besok mungkin saja kau lebih parah dari mereka.”

“Appa…”

“Jangan mengelak, aku tahu semuanya.”

“Yah!! Apa maksudmu?”

Hangeng hanya tersenyum kecil menanggapi kekesalan Kyuhyun. Ia kemudian masuk ke kamar Kyuhyun dan langsung bersembunyi di balik selimutnya. Tak mempedulikan lagi Kyuhyun yang kini seakan merajuk meminta penjelasan.

.

.

Sedangkan di lantai dua rumah megah itu, berdiri seorang yeoja cantik –Heechul- yang tengah tersenyum kecil menatap kemesraan kedua aegyanya yang semakin panas di lantai bawah.

“Hmmm… suatu saat aku akan melihat Kyu dan Sungmin juga. Wah ini bagus sekali, ommo mereka membuatku gerah.”

.

.

.

“Jadi itu tujuan kalian pulang?”

Suara Heechul kembali terdengar tegas dan menakutkan. Terlebih dengan rambut yang berwarna almond dan lipstik yang berwarna merah mengkilat. Dress tanpa lengan dengan hanya satu tali pengikat di leher membuat yeoja itu terlihat seperti nyonya vampire yang siap menghisap darah siapapun.

“Umma, aku hanya ingin membantu Kyu hyung. Kurasa dia juga ingin menjadi namja normal, menikah dengan yeoja dan memiliki anak. Bukankah denganku dn Kwangie saja sudah cukup? Kurasa kau juga bukan fujoshi akut ‘kan Umma?”

Suara Youngmin semakin terdengar seperti cicitan anak ayam di telinga Heechul. Semakin lirih dan lirih, dan dia juga semakin menundukkan kepalanya untuk menyembunyikan wajah takutnya. Sementara Kwangmin sibuk menggenggam kuat tangan Youngmin di pahanya. Seakan menyalurkan kekuatan agar kekasihnya itu tidak jatuh pingsan karena ketakutan didepan Heechul.

“Umma jangan menatap Youngie seperti itu?” Kwangmin melontarkan sedikit protes agar mata ber-eyes hadow- pink ungu itu sedikit memberikan tatapan lembut pada kekasihnya. Tapi sama sekali tak mengurangi kegarangan yang terlihat tegas di wajah Heechul.

Heechul menatap tajam pada Kwangmin sembari menunjuk wajah innocent yang kini terlihat berantakan karena memang ia belum mandi. Heechul membainkan garpunya seakan hendak menggores pipi Kwangmin. “Berani kau menentang Umma, akan aku buat kalian bercerai. Arra!”

“Eh, kenapa kami yang jadi korban?”

“Ck… Kwangminnie-ku sayang,dengarkan Umma.” Heechul diam sebentar saat wangi Hangeng tercium semakin dekat yang menandakan jika namja itu sebentar lagi sampai di sesi sarapan pagi mereka.

Saat ini yang ada di meja makan memang hanya twins dan juga Heechul. Sementara Kyuhyun masih tidur dan Hangeng baru saja datang.

“Kau mencintai Youngie bukan?”

Kwangmin hanya mengangguk. Ia kemudian memeluk Youngmin yang masih sedikit ketakutan dengan Heechul dan mengusap pelan bahunya.

“Lalu, jika kau masih berani membantu Kyuhyun maka akan kupastikan little Kwangie dan juga Youngie akan habis di meja dapurku. Arrasseo!”

“Umma!”

“Heenim….” Suara lembut Hangeng memecah ketegangan antara tiga orang itu. Namja dengan baju rapih dan kacamata yang setia bertengger di hidungnya itu memijat –mengusap- pelan bahu Heechul. “Tenanglah, jangan selalu marah-marah.”

Tapi bukan Heechul namanya jika dia tak bisa mendapatkan apa yang ia inginkan. Heechul bangkit dari kursinya. Ia menatap tajam pada wajah polos suaminya. Tersenyum aneh dan mengusap dada bidangHangeng.

“Hannie… kau masih sayang dengan ‘little Cho’ milikmu itu bukan?”

“Eh….” Entah mengapa hawa disekitar dua orang itu langsung berubah menjadi gelap sekarang. “Apa maksudmu baby….” Hangeng mencoba berucap dengan nada sebiasa mungkin. Meski tak bisa dielakkan, ia sedikit ngeri membayangkan apa yang bisa dilakukan Heechul.

“Turuti keinginanku, atau little Cho bodohmu itu akan berakhir di kandang Heebum. Arrasseo?”

“Heechulie…” Hangeng mendesah lirih, ia hanya bisa pasrah sekarang. Menatap Heechul yang terus berjalan kesana kemari mengumpulkan semua barang bawaannya. Hingga bayangan cantik itu berhenti di depan pintu utama, kemudian Heechul menatap Hangeng.

“Tak ada penawaran, aku tak akan berbelas kasihan. Apa kau buta, tak bisa melihat Kyuhyun begitu terpesona dengan Sungmin?”

“Tapi Heenim, aku…”

“Sudahlah serahkan semua padaku, dan kau urus saja dua baby bandel itu. Aku akan menyiapkan pernikahan Kyuhyun dengan Sungmin.”

Dan bayangan cantik itu pergi menghilang dibalik pintu meninggalkan Hangeng yang kini hanya bisa menghela nafasnya. Hangeng memutar tubuhnya dan ia terdiam menatap namja yang masih berdiri mematung di depan pintu kamarnya. Kemudian namja itu-Kyuhyun- berjalan mendekati Hangeng.

“Appa….”Kyuhyun mendekat pada Hangeng, memasang wajah memelasnya yang sungguh mengerikan.

“Sudahlah, jangan merengek padaku. Percuma saja bukan? Bahkan kau hampir membuat twins dan appa menjadi sosis cincang karena memohon sesuatu yang tak mungkin bisa dirubah lagi. Kau tahu, Ummamu itu fujoshi dan appa tak bisa berbuat apa-apa.”

.

.

.

.

.

“Jadi apa usahamu?”

Kini Sungmin dan Kyuhyun sedang rapat kecil di sebuah karaoke malam di sekitar kampus Sungmin. Dan seperti biasa, pembicaraan mereka hanya menghasilkan helaan nafas jengkel tanpa bisa mencari jalan keluar untuk membatalkan pernikahan yang mereka anggap bodoh itu.

“Ck, jangan diam saja. Ayo berfikirlah, kenapa kau tak bisa berbuat apapun selain diam dan memainkan PSP bodohmu itu?”

“Ya!!!” Kyuhyun sedikit berteriak, karena Sungmin langsung menarik paksa PSP Kyuhyun.

“Kau ini, kenapa seperti  senang dan menunggu hari pernikahan itu hah! Aku tak habis pikir, otak Umma-mu itu terbuat dari apa. Bisa-bisanya dia men…”

“Dia itu fujoshi.”

Perkataan singkat, jelas, dan padat dari Kyuhyun langsung menghentikan suara yang keluar dari bibir Sungmin. “Mwo?”

“Nde,Umma itu fujoshi. Apa kau tak tahu, dia itu Heechurella?”

“Eh…. Hee apa?”

“Heechurella.”

“Mwoya!” Sungmin berteriak pelan dan sedikit membanting PSP Kyuhyun. “Heechurella!”

“Nde, ish…. Kalau mau teriak ya teriak saja, jangan membanting PSP ku. Keterlaluan.” Kyuhyun merebut paksa PSPnya dari tangan Sungmin dan kemudian dengan cepat mengusapnya. Memastikan bahwa ‘istri’ kesayangannya itu baik-baik saja.

“Heechurella, dia penulis terbaik tahun kemarin dan karyanya yang ekstrim itu sangat terkenal. Aku juga punya novelnya, yah meski aku bukan fujoshi tapi karyanya yang berjudul Twins itu sangat bagus.”

“Hah…. habislah sudah, kalau begini. Asal kau tahu saja, Lee Sungmin.” Kyuhyun mendekatkan tubuhnya. “Kita akan dijadikan bahan untuk novelnya yang baru.”

“Mwoya!”

“Nde, bahkan kita mungkin saja akan tinggal bersama Umma setelah menikah dan jika kau memang menyukai karakter twins, nanti kau akan hidup dengan mereka di rumahku.”

“Apa-apaan ini? Bahan Novel?” Sungmin menatap tak percaya pada Kyuhyun dan hanya mendapatkan balasan anggukan malas dari Kyuhyun. “Bahan untuk novelnya? Apa maksudmu?”

“Ck…” Kyuhyun membenarkan posisi duduknya dan memnatap intens pada wajah Sungmin. “Ki- ehmm… kita akan…ehhemmm…” Kyuhyun, sedikit serak. Entah mengapa menatap Sungmin dengan wajah bingungnya itu membuatnya mulai membayangkan yang tidak-tidak.

Bibir merah yang merekah dan seakan memanggil Kyuhyununtuk menciumnya. Pipi merona pink karena dingin dan wajah yang begitu menggemaskan.

“Hei, jangan melamun!”

Sungmin sedikit berteriak dan menepuk pikpi Kyuhyun. Membuat namja itu seketika sadar dan langsung kembali ke dunia nyata. “Ah, sudahlah. Mau diapakan lagi, besok itu adalah hari pernikahan kita.” Kyuhyun menghela nafasnya dan beranjak dari duduknya.

“Ish… aku tak bisa menerimanya.”

“Huh…. kita pikirkan cara yang lain lagi nanti. Aku sudah tak bisa berfikir lagi, bahkan appa dan kedua saeng-ku pun mati kutu di tangan Umma. Tak ada yang bisa dan berani mambantah keinginan Umma. “ Kemudian tubuh Kyuhyun menjauh dan hilang dibalik pintu.

.

.

.

-Wedding Day-

.

.

Kyuhyun mematut kembali dirinya didepan kaca. “Cih, bagaimana ini?”

“Sudahlah hyung, nikmati saja.”

“Eh, nikmati katamu. Youngminnie-ku tersayang, bagaimana menikmatinya? Kau pikir ini akan baik untukku heh? Ternyata memintamu membujuk Umma-pun percuma.”

“Memang percuma hyung.” Kwangmin ikut mendekati Kyuhyun. “Umma memang sudah gila. Dia bahkan tak memikirkan bagaimana akibatnya.”

“Sudahlah, lebih baik kita bersiap.” Youngmin menarik Kwangmin dari kamar Kyuhyun. Tapi mereka berhenti sebentar didepn pintu.

Kwangmin tersenyum jahil. “Sungmin hyung, kurasa tak buruk. Dia bahkan sangat manis, kalau kau tak mau, untukku saja hyung. Aku mau.”

“Kau…!”

“Iya, kalau kau tak mau berikan dia untukku.”

“Yah! Siapa bilang tak mau?? Eh, maksudku aku…”

“Got ‘cha…”

Kwangmin tersenyum kecil, “Aku tahu kau akan mencintainya.”

“Yah!!! Youngminnie! Harusnya kau tak membawa setan kecil itu pulang !!!

.

.

.

“Ya… saya bersedia. Aww…!!!”

Kyuhyun meringis memegangi kakinya yang baru saja diinjak Sungmin. Mata foxy itu tajam menatapnya.

“Apa-apaan kau ini?”

“Habis mau bagaimana lagi?”

“Ehhhmmm…”, deheman pendeta sedikit menginterupsi pertengkaran kecil mereka. “Bisakah kita melanjutkan pernikahan ini?”

Sungmin dan Kyuhyun saling berpandangan, mereka –hanya Sungmin- sebenarnya ingin menggeleng dan mengatakan jika ia tak bisa melanjutkan pernikahan bodoh ini, tapi kemudian wajah cantik dan menyeramkan itu berdehem dan berhasil membuyarkan keinginan Sungmin.

“Huh, arra. Teruskan saja.”

“Baik.” Sang pendeta memulai lagi proses pernikahannya. “Cho Kyuhyun, apa kau bersedia menerima Lee Sungmin menjadi satu-satunya pasangan dalam hidupmu dalam pernikahan yang sah, untuk dimiliki dan dipertahankan, sejak hari ini dan seterusnya, dalam suka dan duka, diwaktu sakit dan diwaktu sehat untuk dikasihi dan diperhatikan sampai kematian memisahkan kalian?”

“Nde Saya bersedia.”

“Lee Sungmin, apa kau bersedia menerima Cho Kyuhyun menjadi satu-satunya pasangan dalam hidupmu dalam pernikahan yang sah, untuk dimiliki dan dipertahankan, sejak hari ini dan seterusnya, dalam suka dan duka, diwaktu sakit dan diwaktu sehat untuk dikasihi dan diperhatikan sampai kematian memisahkan kalian?”

Sungmin terdiam sejenak. Ia menatap sekelilingnya, hanya ada keluarga besar mereka saja yang ada di rumah megah milik keluarga Cho. Ia melihat kedua orang tuanya dan kemudian adik kesayangannya, semua mengangguk yakin dan memasang wajah memelas mereka.

Terngiang di kepala Sungmin, ‘Menikahlah dengannya, Ming. Kau tak ingin kita bangkrut karena malu hanya karena Appamu masuk penjara bukan?’

Sungmin menghela nafasnya. “Ya, saya bersedia.”

.

.

.

Srak… brughh…

.

“Awww….” Kyuhyun mengusap dadanya yang baru saja mendapat dorongan keras dari Sungmin.

“Heh, tak usah merintih begitu. Aku mash marah karena kau menciumku, dasar Tuan Cho payah. Tak bisakah kau menolak keinginan Ummamu yang menakutkan itu?“ Sungmin mendudukkan tubuhnya dengan perasaan kesal di kamar pengantin mereka –kamar Kyuhyun- dan segera melepaskan jas dan dasi yang melilit di lehernya.

“Hei, kau juga takut dengannya bukan? Sudahlah, lagi pula aku hanya menempelkan bibir saja.”

“Hanya menempel katamu? Itu sudah menjatuhkan harga diriku sebagai playboy. Apa yang akanterjadi dikampusku besok? Aku tak berani membayangkannya.”

“Tenang saja, Umma sudah mengatur kepindahanmu di kampusku.”

“Mwo?”

Kyuhyun hanya mengangguk menanggapi keterkejutan Sungmin.

“Cih…Ummamu itu benar-benar unbelieveable. Dia gila.”

“Memang.”

Mereka baru saja masuk ke kamar dan meninggalkan acara resepsi karena tentu saja Heechul yang menyuruhnya. Dan dengan senang hati, Sungmin dan Kyuhyun menyingkir dari acara membosankan itu.

Sungmin mulai melepaskan kaitan kancing kemejanya. Baginya hari ini terlalu panas dan ia sungguh ingin segera mandi. Tapi bagi Kyuhyun, ia seperti tengah menikmati pertunjukan yang biasanya ada di flm-film panas yang biasa di tonton Kwangmin dan Hyukjae.

“Ini mimpi buruk, kau tahu itu?” Sungmin menggumam kecil seraya mengibas-ibaskan tangannya di lehernya. Sesekali mengusap leher dan pelipisnya yang terasa basah karena keringat. “Ck…. nyalakan AC-nya bodoh. Kau mau aku mati kepanasan?”

“Haish… menyusahkan saja.” Kyuhyun berjalan mendekati Sungmin dan duduk di sisinya. “Jika saja, AC di kamarku ini tak sengaja di rusak oleh Umma aku pun tak akan merasa sepanas ini.”

“Mwo?”

Kyuhyun mengangguk kecil, “Nde, Umma merusaknya dengan memotong kabelnya. Entah apa yang ada dipikiran Umma.” Kyuhyun kemudian merebahkan tubuhnya di kasur dengan posisi telentang membuat Sungmin tak punya tempat untuk tidur di kasur nyaman itu. “Kau tidur di bawah ya, aku ada kasur lipat dan kau bisa memakainya?”

“Mwoya? Hei apa-apaan kau ini? Aku tak pernah menderita dan juga direndahkan seperti ini. Memangnya kau pikir siapa yang mau tidur dikamar panas ini. Aku akan pergi nanti, jika Ummamu yang menyeramkan itu sudah tidur. Lebih baik aku tidur di kamar Eve dari pada tidur disini.”

“Eve?” Dahi Kyuhyun berkerut. “Siapa dia?”

“Dia yeoja chinguku nomor satu, yang kau lihat dulu itu. Bukankah dia seksi dan cantik?”

“Cih…” Kyuhyun tertawa kecil. “Tak kusangka, kau bisa mendapat yeoja chingu seperti dia. Apa kau membayar mahal untuknya, atau kau melayaninya?”

“Hey, apa maksudmu?”

“Ya, kau bermain dengannya.”

“Apa? Sex?”

Kyuhyun mengangguk pelan. “Bukankah kau terbiasa melakukan sex dengan semuanya? Pacarmu itu banyak dan sexy Lee Sungmin, kau pasti selalu memanjakannya dengan pelayanannmu.”

Sungmin tertawa kecil. “Hahaha… kau pikir aku namja seperti apa? Kau pikir mereka membutuhkan sex dariku? Mereka hanya butuh status dariku. Dan satu hal lagi, aku sama sekali tak tertarik untuk bermain sex dengan mereka, bisa-bisa aku nanti tertular penyakit mereka.”

“Mwo? Hehehehe… tak usah berbohong padaku.”

“Apa? Aku tak berbohong, aku tak akan melakukan sex dengan wanita murahan yang terus mengejarku seperti orang gila saja.”

“Jadi, kau akan melakukannya kapan?”

“Eum… mungkin jika aku sudah benar-benar jatuh cinta dan menikah.”

Kyuhyun tersenyum kecil, “Bukankah kau sudah menikah sekarang?”

Sungmin memutar tubuhnya dan kini menghadap Kyuhyun. Jadi posisi mereka sekarang adalah Kyuhyun terbaring dikasur dengan posisi telentang dan 3 kancing teratas kemeja yang ia pakai sudah terbuka, sedangkan Sungmin duduk disisi Kyuhyun dengan kondisi berantakkan dan keringat yang membasahi pelipis dan juga lehernya.

Lampu redup yang remang-remang menambah keromantisan mereka. Ditambah lagi dengan wangi teraphy yang semakinmenyejukkan indera penciuman mereka. Desain kamar yang sesungguhnya sangat indah dengan banyak mawar putih dan juga hidangan makan malam di meja makan yang entah sejak kapan ada di kamar Kyuhyun.

Entah sejak kapan, mendadak ada lagu romantis yang berputar ditelinga keduanya. Wajah Sungmin yang terlihat cantik di bawah sinar lampu kamar yang redup seakan menghipnotis Kyuhyun. Mata obsidian itu terus menatap Sungmin dan untuk beberapa menit, mereka seperti terbawa arus untuk menyatukan sesuatu yang ada di dalam tubuh mereka.

Tapi sialnya….

.

Tok… tok… tok…

.

Suara ketukan di pintu, berhasil membuyarkan acara pandang memandang kedua insan yang hampir saja menyatukan bibir mereka itu.

“Hyung! Umma memintamu untuk tidak terlalu berisik karena akan ada banyak anggota keluarga lain yang menginap di rumah kita!”

Dan kemudian suara itu menghilang. Sungmin dan Kyuhyun hanya bisa saling menatap dan kemudian mereka tertawa kecil.

“Haish, ini konyol.” Sungmin memalingkan wajahnya dan beranjak dari kasur Kyuhyun. “Aku akan mandi dulu. Carikan aku bajumu yang muat untukku, aku akan segera pergi ke rumah Eve.”

.

.

Kini Sungmin suda rapi, memakai baju Kyuhyun yang hanya berupa kaos  berwarma baby blue yang kekecilan dan celana selutut berwarna hitam. “Hei, bajumu ini pas sekali untukku. Apa dulu kau kurus?”

“Hah, itu karena dulu Umma membelikan tiga kaos yang sama untuk kami.”

“Eh iya, jadi adikmu itu yang menjadi tokoh utama di novel Ummamu itu ya?”

Kyuhyun mengangguk pelan. Kemudian ia mendekati meja makan yang ada di kamarnya itu. Menuang segelas air putih dan meminumnya dengan cepat. “Umma menjadikan mereka inspirasi, dan memang benar semua novelnya itu best seller.”

“Nde, kuakui Umma-mu itu keren. Hanya saja dia nyentrik dan juga menyeramkan.” Sungmin mengambil satu potingan jeruk dan mulai memakan salad buah itu. Ia duduk dengan tenang di kursi dan mulai memakan makanan yang ada di atas meja. “Huh, aku lapar.”

“Ya sudah, makanlah. Aku akan mandi dulu.”

Dan tubuh Kyuhyun  pun menghilang di balik pintu kamar mandi yang ada di ruangan itu. Meninggalkan Sungmin yang semakin bersemangat menyantap menu makan malamnya.

.

.

“Kau tak jadi pergi?” Kyuhyun bertanya dengan nada menyindirnya. “Bukankah kau akan mengunjungi yeoja seksi murahan itu?”

“Entahlah, mungkin tidak jadi. Entah mengapa aku merasa tubuhku menjadi sangat panas, apa karena AC-mu mati? Mungkin aku harus mandi lagi.”

Dan Sungmin, entah apa yang ada didalam pikirannya. Ia mulai membuka kaosnya dan mengibas-ibaskannya di lehernya. “Kyuhhh… ini panas sekalih….”

Dan seperti mendapat satu panggilan mesra dan menggelitik telinganya, suara desahan Sungmin seakan memanggil jiwa little Cho.

“Ahhh Kyuhhhh….”

.

.

.

.

TBC….

.

.

.

Jeongmall Gamsahamnida!!!

Bagaimana lanjutannya? GaJe kah? Adakah yang mengharap ini akan jadi Ncand pindah ke rate M? Review ya…

56 thoughts on “D.R.A.M.A || Ch. 2 || KyuMin ||

  1. Annyeong~ ^o^
    WeW~ akhiRx aQ nEmu jg nich WP qm thoR stLh bERkELana Layakx musafiR … *pLak => ukhaeyY abaikan*
    heRan kNp tiba2 nie FF hiLang dRi pERedaRanx di FFn,,,
    wkt tu aQ dah mo bCa, tp aQ cancEL dLu cZ da sSuatu haL. Nah paz baLik Lg mo bCa, Loh O.o dah aQ ubEk2 tu FFn tp udah tERLambat & aQ gak nEmu Lg,,,
    *maLah cuRhat*
    tp aQ sNEng skRg cZ akhiRx KYuMin mEnikah ^o^ !!! SaLut dech ma usahax HeeNim eomma d(^o^)b
    bWt Ming oPpA mEnCiNtai KYunnie oPpA dgn tuLus dRi hati ne thoR,,, JebaL,,,
    soaL pindah RatE, kLo authoR bERkEnan pindah kE RatE M maka dgn sEnang hati aQ bakaL ttEp ngEbaca nie FF *High5 baREng Hyukie oPpA*
    udah duLu ne thoR,,,
    takutx taR kEpanjangan,,,
    btW ch.3 dah up pa bLom ???

    Sign

    Nitha_OrNitho

  2. Yosh! KyuMin udah nikah*tebar bunga.
    Eonie, aku mau tanya. Di sini Youngmin sama Kwangmim saudara kandung, kenapa mereka menikah?
    Itu Aja yang mau aku tanya, aku minta WP chapie 3 boleh? Nanti aku DM atau SMS nomor eonie boleh?

  3. huaaaa… kyumin nikah.. yah,, meski rada kacau pas nikah gtu,,

    heechul mutusin kabel ac kayaknya bakat jadi tukang AC deh,, #dicakar

    klo kayak gini gak ada yg berani lawan heenim..
    uooooo >.<
    lanjut lanjut..

  4. kyaa ”
    sungmin ngehehehehe *apadeh !!

    eonnie fb q blm di confrim yg

    Itha evilmagnaekyuhangsangelfsuju

    di confrim ya eonn
    *LsH0813
    (tukang gonta-ganti nama hahaha)😀

  5. ternyata eh ternyata heeni itu fujohi akut ya ?
    *high five bareng heenim*
    buahahahahahaha
    ngakak dah hankyung oppa diusir heenim. ntu little cho juga terancam akan keselamatannya lagi.
    *direbus hankyung*
    sabar ya oppa. kejem amet dah heenim..
    ke jo twins juga, gileee malah nanya ngapain pulang?
    astaga umma yang unik banget, kelewat unik malah..
    *geleng2 bareng heebum*
    sumpeh ngebayangin keluarga cho ini bikin mumet kepala, incest depan mata, hahaha
    jo twins coughkissuecough depan keluarga mereka ?
    astaga -.- *mau liat dong* *eh ?
    akhirnya kyumin kawin juga..
    yyeeaaayyy chukkae guys..
    cepet2 1st night ya, bikin aegya yang banyak. ntar ane liat proses bikinnya *eh*
    *siapin handycam n SLR*
    yah ampun ntu jo twins gagalin kyumin mau coughkissuecough aja, padhal kalo kaga digagalin, udah nempel tuh.
    aduuhh ntu bagian akhir, min kenape ngedesah2 gitu *plakk* *teparr ngebayanginnya*

  6. Kyaaaaaa~
    Akhirnya KyuMin menikah, walaupun dengan cara yang cukup ekstrim😀

    Sepertinya makanan yang ada di kamarnya Kyu itu mengandung ‘sesuatu’, Sungmin korbannya xD
    Apa ch. 3 rate M? O.o

  7. akhirnya kyumin menikah jg,,
    uwah ada nc-an nih bntar lgi
    hehehe
    brrti di ff ini jo twins itu sodara,,
    trus krn keanehan heenim aknrnya mrka menikah???
    tpi apa sblumnya mrka uda sling mencintai satu sma lain???
    uwah penasaran bgt,,
    mau bca next chap nya,,,

  8. Sadisnya Heechul kpd suami tercinta & Twins yg unyu-unyu…
    ckckck…
    Aneh..
    Eitz,, tuh Ming kenapa??
    Jangan-jangan…

    Lanjut ke chappie berikutnya…^^

  9. Hayo loo..
    mau pergi kerumah eve tapi g jadi nih ceritana?
    ckck,udah..
    disitu aja ming_ppa..
    ama kyuppa..
    haha

    riri tidak menemukan typo,sunbaenim..🙂
    semakin bagus.. ^o^
    *ngacir ke chap 3*

  10. Akhirx kyumin nikah *tabur bunga* hehe. Kluarga umin lebay, masak karna takut d pnjara n bangkrut, min d paksa nikah. Jngan2 kluarga mreka sekongkol lg hehehe. Kyumin sok g mau pdahal aslix malu2 mau haha.

  11. Oh my! Jo twins kan sodara dah.. Ckck.. Heechul emang udh gila.. Haha😀 Fujoshi sih biasa.. Cuman… Smpe ank sendiripun jd ‘korban’, itu yg gk biasa..
    Btw, mreka nikah di Korea? Kan gk boleh prnikahan sjnis di sana..

  12. annyeong author.. fatimah imnida.. aq new reader d sni… pnasaran ap yg bakal di lakukan heenim sm kyumin slanjutnya.. hihi.. yg jelas aq senang kyumin nikah.. lanjut baca lah… gomawo.

  13. Aku baru tau. Ternyata Heenim itu fujoshi. Yak fujoshi. Kita sama Heenim-ssi #tos
    Sumpah ya si Heenim ini ekstrim banget. Mengorbankan anak sendiri buat jadi eksperimen novel. Yah walaupun itu novel jadi best seller tetep ɑĴª mengkhawatirkan. Hhh~
    Han-gege jadi kaya suami takut istri ya? Hªhªhªhªhªhª
    Tunduk banget sama Heenim. Anceman Heenim ampuh sih. ㅋㅋㅋㅋ
    Heenim disini GS ya? Apa Teukie juga GS? Dan adiknya 밍 itu siapa ya? Apakah uri myeolc
    hi?
    Uyeeeee… KyuMin menikah ~(˘▾˘~) ~(˘▾˘)~ (~˘▾˘)~ itu 밍 pasti makan/minum obat perangsang. Pelakunya pasti si Heenim The Queen of Evil. Muahahahahaha
    Saya!!! #tunjuktangantinggitinggi
    Aku mau rate M. Gimme KyuMin’s NC scene juseyo~ #dancebutt
    Chap selanjutnya diprotek ga? Kalo iya aku boleh minta PW-nya? Feelingku diprotek sih ya soalnya udah mau menjurus ke adegan ranjang. Hehehehehe
    Baiklah, mari kita mencoba ke chap selanjutnya ^^

  14. Bner2 dh, heechul tak -mungkin- terbantahkan.
    Untung hankyung ga keikut jd bhan novel.
    Kalo iya…

    Keep writing, rainy-eonni~

  15. Aigoo!! Si Heechul benar” pintar🙂
    Haha😀
    Selanjutnya apa yg trjdi dgn KyuMin yh?
    Jdi pnasaran, lanjut ke Part berikutnya🙂

  16. yeaah udah nikah!
    jangan bilang di makanannya dikasih obat perangsang!
    ooww come on! otak heechul berjalan sangat luar biasa!!
    hahahaha
    oh iya, twins kan disini jadi objek heechul sebelumnya nih, nah twins itu hanya sepasang kekasih atau menikah? soalnya tadi heechul blg bakal diceraikan kalo berani ngelawan.
    hahaha
    oke brb lanjut baca next chap!!

  17. akhirnya mereka nikah jg..
    good job heecul uma..
    he….mw semanly apapun klo lawannya heecul opa pasti kalah jg..
    wah ming opa knp tuh?
    kok kepanasan??
    jngan2…??
    he…
    #otak yadong kumat
    mian eoni q kpikiran kesan biz pas part akhir nya agak menjurus begitu…
    gx sabar baca ff selanjutnya…
    #;)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s