Snowdrop Ch. 7 || KyuMin || YAOI

SNOWDROP

Author : Rainy Heart

Length : Series

Rated : T

Cast :

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

And other suju member

Pairing : KYUMIN and Other Pair

Disclaimer : Semua cast belongs to God and themselves. But Sungmin punyaku #plak#

Genre : Romance / Drama / Fantasi dikit

Warning : Boy x Boy / BL / YAOI, gaje, typo disana-sini, EYD tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Summarry : “…aku tak akan hidup saat bunga lain bermekaran namun aku akan mekar saat bunga lain telah berguguran…”

Minahe jika ceritanya ngebosenin and alurnya makin acak-acakan

HAPPY READING

Previous Chapter 6

Aku tak peduli dengan Umma yang terus berteriak tak jelas, tak peduli dengan Minnie Hyung yang ingin mendorongku. Aku sungguh ingin menciumnya, jantungku berdebar sangat kencang dan aku tahu hanya dia yang bisa membuatku begini.

Aku melumatnya, menekan bibir lembutnya pelan dan menjilati bibir ini. Aku dapat melihat sesuatu yang indah, menggigit sedikit bibirnya dan dapat kurasakan hangat ruangannya dengan lidahku, dia sangat sempurna. Aku sangat menyukai rasa ini, menciumnya lebih lama membuatku seperti bertambah muda setiap harinya.

“Kya ! Sesak tau !”, dia mendorongku dan berteriak lirih. Menatapku dengan mata yang sendu dan pipi pink merona. Wajahnya yang malu-malu sangat cantik.”Kyunnie, jangan menciumku begitu. Lihatlah Umma dan Heechul Umma, aku malu Kyu.”

Aku tersenyum dan mencium pipinya, “Yang tadi sebagai latihan saat upacara pernikahan besok. Dan jangan lupakan apa yang harus kau lakukan saat itu.” Aku kembali mencium bibirnya sekilas dan pergi meninggalkan kamarnya dengan rasa puas di hatiku. ‘Kau sempurna Minnie, saranghae.’

oooSNOWDROPooo


Chapter 7

Lee Sungmin POV

“Kya ! Sesak tau !”, aku mendorongnya dan berteriak lirih. Ia menatapku nakal dengan mata tajamnya dan menyeringai.”Kyunnie, jangan menciumku begitu. Lihatlah Umma dan Heechul Umma, aku malu Kyu.” Aku tak sanggup menahan kupu-kupu yang ingin terus terbang diperutku.

‘Ommona !’,dia tersenyum dan mencium pipiku. “Yang tadi sebagai latihan saat upacara pernikahan besok. Dan jangan lupakan apa yang harus kau lakukan saat itu.” Apa dia bilang, latihan ? Aish !

‘Ommo !’ dia kembali mencium bibirku. Meski hanya sekilas dan pergi meninggalkan kamarku, aku hanya bisa tersenyum malu melihat Umma dan Heechul Umma.

“Aku tahu Minnie chagi, Kyu mencintaimu.” Heechul Umma menyeretku dan mendudukkanku di kasurku karena memang tubuhku terasa kaku tak bisa ku gerakkan. Aku terlalu senang, meski nantinya aku harus mengatakan perasaanku didepan semua orang, bukan masalah bagiku karena aku memang mencintainya.

“Chagi, jangan melamun begitu. Lusa adalah pernikahanmu, besok jangan sekolah kau akan ikut kami melihat gedung pernikahanmu dan juga melihat dekorasinya. Mungkin kau ingin mengatur sendiri ruangan resepsinya.” Teukki Umma mengusap rambutku. Aku tersenyum dan memeluknya.

“Dan kau juga Kyu tidak akan sekolah selama satu bulan kedepan. Kau akan kembali sekolah setelah natal. Mungkin mulai tahun depan sekalian. Kami sudah merancang liburan bersama dengan Appa.” Heechul Umma menatapku dengan mata cantiknya. Mertuaku ini memang sangat cantik.

“Tapi apa tidak terlalu lama Umma, aku kan tidak pintar seperti Kyu. Nanti aku tidak bisa menyesuaikan otakku ini Umma, karena terlalu lama libur sekolah.”

“Kyu akan membantumu, tenang saja chagi. Kau tahu kan Kyu itu pintar dan satu hal lagi dia sangat mencintaimu. Umma bisa melihatnya meski dia tak pernah mengatakannya padamu.” Heechul Umma mengambil satu kotak besar, sepertinya sepatu.

“Ini sepatu pernikahanmu, kuharap cocok dengan ukuranmu.”Heechul Umma meletakkan sepatunya di mejaku. Teukki Umma dan Heechul Umma mengecup dahiku.”Sekarang istirahat chagi, kami menyayangimu. Besok kita akan pergi bersama Han Appa dan juga Kyu, tidurlah yang nyenyak jangan tegang atau memikirkan apapun.”

Heechul Umma dan Ummaku keluar kamarku. Aku menatap diriku dicermin besar di pintu kabinetku, aku tak menyangka lusa akan menjadi Cho Sungmin. ‘Hidupku sempurna.’

Lee Sungmin POV end

oooSNOWDROPooo

“Lihat baby, Sungmin tersenyum dalam tidurnya.” Yesung mengusap pucuk rambut Wookie dan menciumnya. Sedari tadi kedua peri itu memang melihat semuanya. Mereka tersenyum bahagia, namun tiba-tiba Wookie mengucapkan kata-kata yang mengejutkan Yesung, “Yesung hyung, kapan kita akan menikah ?”

“Mwo ?”

“Iya, aku ingin kita menikah. Kelihatannya menikah sangat menyenangkan.” Wookie menatap Yesung den sedikit menarik kerah baju yang dipakai Yesung.

“Tapi Wookie baby, aku takut bertemu dengan Appamu. Apa dia mau merestui kita ?” Yesung ragu karena Appa Wookie adalah pemimpin tertinggi kerajaan peri dan mereka kini memang sedang melarikan diri dari Appa Wookie.

“Kau tahu kan jika menikah butuh restu Appa dan Ummamu, aku tak berani mengambil resiko yang bisa membahayakanmu baby. Bisa saja Appamu mencabut kekuatan kita dan kita tidak bisa bertahan hidup.”

“Hajiman, aku ingin kita menikah.” Wookie tetap kekeuh. Ia tetap ingin menikah dengan Yesung. Yesung berfikir keras dan tersenyum, meski sulit ia ingin mewujudkan keinginan Wookie. “Baby, kita akan menikah tapi tidak sekarang nde ? Kita menunggu musim dingin selesai dan menjadi manusia.”

“Jadi kita akan menikah dalam wujud manusia ?” Yesung mengangguk. “Jeongmall, aku sangat senang hyung.” Wookie memeluk Yesung dengan erat.”Nde Wookie baby, dan kita juga akan hidup seperti manusia. Bagaimana ? Kau mau ?”

“Nde, tentu saja.” Wookie menatap Yesung dan mencium pipinya. “Saranghae nae Yesungie, neomu saranghae. Asalkan bersamamu aku mau menjalani hidup seperti apapun.”

“Nado Wookie baby, gomawo. Nado saranghaeyo.” Yesung membawa Wookie terbang ke bantal di sisi Sungmin. Mereka tertidur, berpelukan erat dan tersenyum.

oooSNOWDROPooo

Lee Donghae POV

Aku heran, dia tidak lelah. Ini sudah lebih dari dua jam aku melihatnya menari seperti itu. saat pertama memang sangat cantik dan juga menarik tapi sekarang, bukan menarik lagi tapi ia terlihat menderita. Aku ingin mendekatinya tapi bagaimana jika dia benar-benar marah padaku.

‘Hyukkie, jangan siksa dirimu sendiri. Mianhe …”

.

Brukkk

.

“Ommona ! Hyukkie !” Dia jatuh. ‘Ya tuhan kumohon,’ aku berlari mendekatinya, dia benar-benar pingsan sekarang. Seluruh keringat mengucur deras dan tubuhnya benar-benar basah, bagaimanapun aku harus melakukan sesuatu.

Aku menggendongnya ke UKS dan membaringkannya disana. Ini sudah malam dan untungnya pekan raya sudah dibuka. Aku membeli baju dan celana training juga handuk kecil untuknya, aku perlu membersihkan tubuhnya.

Dia benar-benar keterlaluan, kenapa menyiksa diri sendiri ? Aku menyeka semua keringatnya dengan air hangat, tubuhnya sangat indah. Aku berulang kali harus menelan salivaku melihat anchovyku terlelap. Dia terlalu lelah dan kurang cairan, menari terus menerus selama dua jam lebih dengan tempo cepat dan tak minum sedikitpun.

Aku melepaskan kemeja dan celana panjangnya, biar saja jika nanti dia akan memarahiku karena melakukan ini tapi aku benar-benar tak bisa membiarkannya memakai pakaian basah dimusim dingin ini.

Aku ingin menangis melihatnya seperti ini, “Hyukkie, ireona chagiyya.” Hatiku sangat sedih melihatnya seperti itu. Aku menyelimutinya dan mencari makanan sebentar, kurasa saat bangun nanti dia pasti lapar. Aku mengambil tasku di kelasku dan juga tas Hyukkie dikelasnya, jangan tanya bagaimana aku tahu yang mana bangku Hyukkie. Aku lama menyukainya, semua hal tentangnya aku tahu termasuk kegilaannya untuk menari tapi kali ini dia sudah kelewatan dan menyiksa dirinya sendiri.

“Aku kembali,” aku masuk dan melihat Hyukkie masih tertidur. Aku tak mungkin meninggalkannya, tetap disekolah juga aku tak mau. Ruangan UKS tak cukup nyaman untuknya, akhirnya aku memutuskan untuk membawanya pulang.

Dengan susah payah aku menggendongnya menuruni 6 lantai ke basement floor, menidurkannya di jok mobil belakang dan meluncur pulang ke apartementku.

oooSNOWDROPooo

Dia tertidur sangat lelap, terpaksa aku harus tidur di sofa karena sampai larut malam begini dia juga belum siuman. Aku menatap wajah cantiknya, terlihat sendu dan juga sangat lelah. ‘Akh, aku benar-benar sudah jatuh cinta padanya.’ Aku menarik sofaku yang letaknya ada di depan TV dan mendekatkannya ke ranjang Hyukkie. Aku tak mau saat dia bangun nanti tak menemukan aku.

Aku mulai memejamkan mataku, rasanya hari ini sangat lelah. Aku berlari mengejarnya, menggendongnya, dan merawatnya. ‘Hei, bukankah aku sudah pantas menjadi suaminya.’ Membayangkannya saja sudah bisa membuatku gila.

Tapi jika Kyu bisa menikahi Sungmin, kenapa aku tidak ? Rasanya patut dicoba. ‘Baiklah Hae, kau bisa mencontoh Kyu. Bagaimana jika kau meminta Ummamu untuk menikahkanmu dengan Hyukkie ?’ Aku tak bisa membayangkan betapa shocknya Ummaku saat tahu aku menyukai namja.

Lee Donghae POV end

Hae tertidur nyenyak di sofanya, ditemani penghangat ruangan yang membuat mereka semakin nyaman dalam tidurnya. Pagi sekali Hyukkie terbangun dan terkejut menemukan dirinya tidak di ruang club apalagi rumahnya.

Dia menemukan wajah Hae yang tersenyum dalam tidurnya. Masih bergumul dengan selimut hangatnya. Ia mendekati Hae dan mengusap keningnya, menciumnya sekilas. Beranjak ke ruangan lain di apartemen Hae.

Hyukkie memang tidak bisa memasak, tapi jika sekedar membuat sarapan dia bisa. Akhirnya dapur menjadi tujuan utamanya. Ia membuat coklat kental yang hangat dan juga sandwich keju telur untuk sarapan, simple dan mudah.

Lee Hyukjae POV

Aku membawa sarapan dan meletakkannya di atas kasur Hae. Aku mendudukkan diriku didekat Hae dan mencoba membangunkannya. Aku menepuk bahunya pelan tapi sia-sia saja. Aku menggoncangkan tubuhnya agak kencang dan kurasa hasilnya juga sama.

“Hae-ah, bangunlah. Aku sudah membuatkan coklat hangat untukmu, nanti kalau kau tak bangun-bangun coklat itu sudah tidak akan hangat lagi.”

Hae hanya mengeliat dan kini posisinya miring dan menghadapku karena aku duduk di lantai sehingga posisi wajah kami lurus dan sangat dekat. Jantungku mulai berdetak kencang, rasanya wajahku memanas.

Ia membuka matanya dan menatapku, tersenyum nakal dan mengerlingkan matanya. Ia menaruh satu tangannya di bibirnya,”Aku mau kau menciumku disini dan aku akan bangun. Kau tahu aku ini pangeran tidur dan karena itu aku tidak akan bangun jika belum dicium oleh kekasihku yang sangat aku cintai.”

“Mwo ?” Aku sangat senang dia mengatakan itu. Rasanya seperti, aku sudah mendapat hadiah natalku jauh sebelum hari natal itu tiba. Aku bingung harus bagaimana, aku tak mau menciumnya seperti apa yang dia inginkan.

Tapi ini kan bukan ciuman pertama kami, aish baiklah aku harus menciumnya atau coklat panasku akan segera menjadi coklat dingin yang malang.

Dengan takut aku mendekatkan wajahku dan merasakan hangat nafasnya, melihat bibir yang sangat menggoda. Aku mendekatkan lagi wajahku dan merasakan lembutnya bibir Hae, sebenarnya aku hanya ingin menciumnya sekilas tapi aku merasakan tangan Hae tengah mendorong tengkukku dan mau tidak mau aku terus menekan bibir Hae.

Dia membuka mulutnya dan menjilati bibirku, dan lidahnya tengah menyusup pintar dalam mulutku. Aku merasakan lidahnya yang lembut mengajak lidahku bergelut, sangat hangat dan mampu membangkitkan tubuhku yang sedari tadi dingin.

Dia melepaskan ciumannya dan menatapku lembut, aku suka dia yang seperti ini. Sangat tampan dan juga sexy, dan dia Hae milikku. Karena dia sudah mengatakannya dengan cara berbeda, bukan hanya dengan kata-kata tapi dia memberikan padaku sesuatu yang sangat indah.

Aku menatap bracelet yang aku pakai, berwarna silver dengan banyak salib sebagai hiasannya. “Aku tak bisa terus menjagamu Hyukkie, jadi jangan siksa dirimu seperti kemarin. Jika aku tak ada, sudah kupercayakan pada Tuhan dan dia akan menjagamu.”

Hae duduk di sofanya dan mengangkat tubuhku hingga aku duduk di pangkuannya. Mata lembutnya menatapku penuh arti. “Mianhe Hyukkie, untuk yang kemarin. Aku sama sekali tak bermaksud melakukannya padamu. Aku hanya ingin kau berusaha lebih keras mendapatkan cintaku karena aku sendiri merasa sudah kalah dengan cintamu. ”

Aku hanya bisa tersenyum mendengarnya, dia mencium lembut dahiku. “Sarangheyo Lee Hyukjae, jeongmall saranghae.” Dan aku tak bisa menjawabnya, karena bibir lembut itu kembali membuatku terdiam dan merasa kaku. Dingin menjalar keseluruh tubuhku.

Lee Hyukjae POV end

oooSNOWDROPooo

Cho Kyuhyun POV

Ini adalah hari pernikahanku dengan Minnie, tak banyak yang datang. Teman Minnie hanya 3 namja Hyukkie, Wookie dan Yesung dan temanku hanya Hae hyung. Keluarga Umma hanya Ahjussi dan Ahjumma Lee dan keluarga Appa hanya sepupuku yang datang Zhoumi gege dan Henry.

Keluarga Teukki Umma hanya Shim Ahjussie. Tamu yang lain hanya teman Appa dan relasi kerjanya. Kulihat mereka asyik mengobrol. Upacara sebentar lagi dimulai, pendeta sudah menunggu di altar. Aku mendekati pendeta dan tersenyum pada semua tamu.

Appa masuk ke dalam sebentar dan kini keluarlah iringan pengantinku. Umma dan Teukki Umma berada di depan, dibelakangnya ada dua gadis kecil membawa bunga dan berikutnya adalah Appa dengan Minnie Hyung. Pengantinku yang cantik dengan tuxedo putihnya. ‘Dia sempurna’.

Berjalan dengan senyuman manis yang selalu terukir diwajah cantik Minnie, dia benar-benar cantik dan dia milikku. ‘Kutegaskan sekali lagi dia milikku.’ Aku menyambutnya, mengulurkan tanganku meraih tangan mungilnya dan tersenyum pada Minnie. Kami menunggu saat-saat terindah kami. Pendeta mengajukan pertanyaan peneguhan padaku dan juga Minnie Hyung.

Kemudian pendeta membacakan uraian Firman Tuhan dan tibalah saatnya pengucapan janji setia antara aku dan Minnie Hyung. “Tuan Cho Kyuhyun, sekarang ucapkanlah janji pernikahanmu dengan sungguh-sungguh, dengan kebebasan dan tanpa paksaan.”

Pendeta menatapku dan aku mengangguk yakin. Aku menatap Minnie hyung dan tersenyum padanya, “Demi nama Tuhan, saya Cho Kyuhyun menerima Lee Sungmin menjadi satu-satunya pasangan dalam hidup saya dalam pernikahan yang sah, untuk dimiliki dan dipertahankan, sejak hari ini dan seterusnya, dalam suka dan duka, diwaktu sakit dan diwaktu sehat untuk dikasihi dan diperhatikan sampai kematian memisahkan kita. Kuucapkan janji setiaku kepadamu.”

Pendeta menatap Minnie Hyung, “Tuan Lee Sungmin, sekarang ucapkanlah janji pernikahanmu dengan sungguh-sungguh, dengan kebebasan dan tanpa paksaan.”

Minnie Hyung menatapku dan tersenyum padaku, “Demi nama Tuhan, saya Lee Sungmin menerima Cho Kyuhyun menjadi satu-satunya pasangan dalam hidup saya dalam pernikahan yang sah, untuk dimiliki dan dipertahankan, sejak hari ini dan seterusnya, dalam suka dan duka, diwaktu sakit dan diwaktu sehat untuk dikasihi dan diperhatikan sampai kematian memisahkan kita. Kuucapkan janji setiaku kepadamu.”

Saatnya pengenaan cincin. Seorang anak kecil membawa cincin pernikahan kami, cincin emas putih bertuliskan KyuMin yang terbentuk karena perpaduan permata kecil yang membentuk hurufnya. Sangat indah.

Pendeta menatap kami, “Cincin akan menggambarkan kasih antara kalian yang melingkar tidak mempunyai ujung dan pangkal, melambangkan kasih yang tidak akan berhenti. Cincin emas yang tidak akan berkarat melambangkan kasih yag tidak akan luntur.”

“Tuan Cho Kyuhyun, masukkan cincin pada jari manis tangan kanan Tuan Lee Sungmin sebagai tanda kasihmu yang tidak akan berakhir dan tidak akan luntur.” Aku memasukkan cincin dengan permata warna biru ke jari manis tangan kanan Minnie Hyung dan mencium tangannya, aku sangat bahagia.

“”Tuan Lee Sungmin, masukkan cincin pada jari manis tangan kanan Tuan Cho Kyuhyun sebagai tanda kasihmu yang tidak akan berakhir dan tidak akan luntur.” Minnie hyung mengambil cincin lain dengan permata putih ke jari manis tangan kananku.

Kami kembali menghadap pendeta, ” Tuan Cho Kyuhyun, inilah Cho Sungmin yang Tuhan berikan padamu sebagai penolong yang sepadan. Terimalah dengan syukur dan ketuludan, berikan ciuman di kedua pipinya.”

Namun aku tak akan hanya mencium kedua pipi Minnie Hyung, ayolah dia ini sudah menjadi istriku. Dia milikku. Dan hanya milikku. Aku menariknya cepat dan mencium bibirnya yang pink dan sangat lembut.

Aku bisa mendengar tepukan riuh dan juga tawa Umma dan Appa serta Teukki Umma. Aku belum ingin melepaskan ciuman kami, aku mengangkat tubuhnya yang ringan dan membawanya turun dari altar.

Aku melepaskan ciumanku dan melihat pipinya yang sudah merona merah, “Cho Sungmin, katakan apa yang harus kau katakan.” Kulihat dia sedikit kaget dan pipinya seketika memerah, sangat menggemaskan. Aku menurunkannya dan ia berjalan ke podium, menghadap semua tamu undangan dan menatapku dengan mata cantiknya yang jelas terlihat ketakutan dan keraguan.

“Ehhhmmm.” Dia mengambil nafas dan kembali melihat semua tamu. ” Aku sekarangmenjadi seorang Cho Sungmin, pendamping hidup untuk selamanya bagi Cho Kyuhyun. Dia, lelaki yang sangat aku cintai dengan segala kekurangannya dan juga kelebihannya.”

Minnie hyung melihat padaku dan tersenyum, kurasa dia sebentar lagi akan menangis. Aku berjalan mendekatinya dan menggenggam kuat tangannya. “Dialah penyemangatku dan juga penyelamatku. Selama ada dia aku akan selalu bahagia, selamat dalam lindungan Tuhan. Aku disini ingin mengucapkan terima kasih untuk Umma dan Appa, juga Ummaku yang telah mengijinkan aku.”

“Aku tahu ini sebuah kesalahan karena melanggar perintah Tuhan, tapi aku sungguh mencintai Cho Kyuhyun suamiku.” Minnie hyung menatapku dan memegang micnya, “Cho Kyuhyun, aku sangat mencintaimu. Neomu saranghanika.”

Aku tak tahan lagi, tak bisa menahan diriku dan aku menciumnya. Aku ingin terus seperti ini bersamanya, aku ingin terus merasakan lembutnya bibir yang kini ku hisap dengan seluruh cintaku. Aku melepaskan ciumanku dan menatap wajah cantik dengan rona pink dan senyuman malunya.

“Kau yang terbaik Minnie, nado saranghanika. Jeongmall saranghanika.” Aku kembali menciumnya. Aku melumatnya dan memeluknya erat. Tapi sebuah tepukan dibahuku membuatku menghentikan kegiatanku.

“Weyo Umma ?” Ummaku memang tidak bisa melihatku senang, seenaknya saja menggangguku terus. Lihatlah dia tersenyum evil padaku. “Kyu, ini masih di depan banyak tamu. Kau tidak mau kan jika kehilangan kendali dan melakukan hal yang iya-iya di sini ?”

Perkataan Umma langsung menurunkan semangatku, benar juga. Sangat memalukan. Aku menatap semua tamu dan tersenyum malu pada mereka, baru kali ini aku mempermalukan diriku sendiri dan ini sangat memalukan. Aku selalu kehilangan kendali jika bersama Minnie,”Kau membuatku gila chagi.” Aku menatapnya, masih setia tersenyum padaku.

Lihatlah, dia hanya menunduk menyembunyikan wajahnya. Sangat cantik, “Kajja kita temui teman-temanmu.” Aku menariknya menuju empat namja termasuk hyungku yang kini sedang merangkul erat kekasih barunya.

“Chukkae !” seru mereka semua. Aku sangat senang, tapi sedikit tak suka juga saat Hyukkie memeluk Minnie Hyung.”Aish, jangan peluk-peluk Minnieku begitu.” Aku menarik Minnie dari pelukan Hyukkie.

Kulihat yang lain hanya tertawa melihat tingkahku. “Lalu kau bagaimana Hyung ? Kapan kau akan menyusulku ?” Kulihat pertanyaanku sukses membuat Hae Hyung kebingungan, dan juga Lee Ahjussi menatapku penuh tanda tanya. “Kyu seharusnya kau tak menanyakannya disini.”

Tapi semua sudah terlambat dan Lee ahjussie juga ahjumma keburu mendekat pada kami. “Waeyo Kyu ? Siapa yang akan menyusulmu ?”

Lee Donghae POV

“Chukkae !” Kami berseru untuk kebahagiaan KyuMin. Hyukkie langsung menghabur dan memeluk Sungmin, aku sih tidak apa karena aku tahu Hyukkie hanya mencintaiku tapi lihatlah adikku itu langsung saja menarik Sungmin. Dia ini pencemburu berat.”Aish, jangan peluk-peluk Minnieku begitu.”

Hyukkie kembali kedekatku dan aku memeluk pinggang rampingnya, kami hanya bisa tertawa melihat tingkah Kyu, “Lalu kau bagaimana Hyung ? Kapan kau akan menyusulku ?” Aish, paboya Kyu. Kenapa menanyakan hal seperti itu disini ? Kulihat appa menatapku dengan penuh tandatanya, bagaimana ini. Rasanya aku ingin melipatnya menjadi bagian kecil dan menendangnya, Kyu kau sangat menyebalkan. “Kyu seharusnya kau tak menanyakannya disini.”

Tapi semua sudah terlambat Umma dan Appa sudah terlanjur mendengarnya dan mendekati kami. “Waeyo Kyu ? Siapa yang akan menyusulmu ?”

“Ahni, bukan siapa-siapa Ahjumma. Hanya ini Wookie dan Yesung, ya kan ?” Kyu menatap YeWook dan mereka mengangguk tersenyum pada Umma dan Appaku. Tapi aku merasa aku tak akan selamat saat ini.

“Akh, aku kira Hae.” Untuk sesaat aku merasa lega melihat Appa percaya dengan Kyu namun Umma menatapku intens,”Kenapa kau memeluk pinggangnya begitu Hae ?” Aigo ! Aku lupa, langsung saja aku melepaskan tanganku pada pinggang Hyukkie. Bagaimana ini ?

Aku menatap wajah Hyukkie yang cantik kini sudah pucat karena ketakutan. Aku menggenggam tangannya kuat untuk menenangkannya. Aku sungguh tak bisa melihatnya menderita sedikitpun.

Tapi Appa menarikku dari kerumunan dan mengajakku kedalam sebuah ruangan. Aku meninggalkan Hyukkie dan menatapnya dari kejauhan, jelas sekali terlukis kegelisahan dan ketakutan di wajah cantiknya. ‘Aku akan berjuang untuk kita Hyukkkie.’

Appa duduk dengan wajah yang sangat menakutkan, sungguh aku tak berani mengambil resiko terlebih lagi akan menyusahkan Hyukkie nantinya. “Lee Donghae, katakan pada Appa.” Aku menundukkan wajahku dalam-dalam. Lama tak bertemu Appa, aku sudah seperti bertemu Alien yang menakutkan.

“Tidak ada yang harus aku katakan Appa, memangnya Appa mau mendengar aku mengatakan apa ?”

“Jangan banyak alasan, kau tahu aku bisa sangat marah dan mencabut semua assetmu termasuk apartemenmu jika kau membuat ulah. Katakan pada Appa, siapa yang disampingmu tadi ?” Aku menelan salivaku banyak-banyak, aku sangat takut dengan Appa yang seperti ini.

“Dia temanku Appa.”

“Namanya ?” Appa mulai menatapku dengan menakutkan, sungguh seringaian yang ditularkan Ummaku, kakak dari Heechul Ahjumma memang sangat menakutkan. Benar-benar seperti evil.

“Lee Hyukjae,” Appa mengelus dagunya yang sama sekali tak berjenggot dan terus menatapku dengan beribu pikiran. Aku sudah jantungan dan ketakutan, bagaimana Hyukkie disana semoga Umma tidak melakukan hal yang membuatnya lari dariku.

“Katakan, siapa dia bagimu ? Kenapa kau memeluknya seperti itu ?” Biar bagaimanapun aku harus mengatakannya, aku harus berjuang hingga titik akhir demi Hyukkie dan cintaku. Aku beranikan diri menatap Appa. “Dia namjachinguku Appa.”

“Mwo !”Appa langsung bangun dari duduknya. “Nae michiyeosso !”

“Aku tidak gila Appa, tapi aku akan menjadi gila jika tidak bersamanya.”

“Lee Donghae ! Sudah cukup kau selalu membantahku ! Aku pikir meninggalkanmu di Korea akan membuatmu mandiri, tapi apa yang kau lakukan ? Kau mau mengikuti Kyu yang menikahi namja ?”

“Appa, aku mencintainya Appa. Cobalah mengerti dengan kami Appa,” Appa memegangi dadanya, aku tahu dia pasti sangat shock mendengar semua pengakuanku. “Lee Donghae, kau ini kebanggaan Appa. Aku tak punya lagi putra yang lain untuk di banggakan, tapi mengapa kau melakukan ini pada Appamu sendiri.”

“Appa, aku mencintainya dan akan tetap bersamanya. Silahkan Appa mencabut semua assetku, aku tidak peduli. Aku bisa bekerja dan menghidupinya Appa, aku tak akan membuatnya menderita hanya karena aku tak mempunyai apa-apa untuknya.”

Appa tersenyum pahit menatapku,” Bisa apa kau bocah ? Kau tak bisa melakukan apapun, menghasilkan seribu won saja kau tak tahu bagaimana caranya. Sungguh lucu, ” Appa tertawa pahit menatapku dan kembali meminum wine-nya.

“Appa, akan aku buktikan aku bisa.” Aku menatap Appa, dia mengalihkan pandangannya dariku,”Aku senang mengetahui Kyu mencintai Minnie karena mereka dijodohkan oleh kegilaan Heenim ahjumma,” aku mengambil nafasku dan mengumpulkan semua keberanianku. “Mengapa Appa tak melakukan hal yang sama juga padaku. Restui aku dan dia, mudah bukan ?”

“Mwo ?”

Lee Donghae POV end

oooSNOWDROPooo

Lee Hyukjae POV

“Ahni, bukan siapa-siapa Ahjumma. Hanya ini Wookie dan Yesung, ya kan ?” Kyu menatap YeWook dan mereka mengangguk tersenyum pada orang tua Hae. Entah mengapa, terbesit sedikit rasa khawatir di pikiranku. “Akh, aku kira Hae.”

Untuk sesaat aku merasa lega melihat tapi saat Lee Ahjmma menatap kami intens,”Kenapa kau memeluk pinggangnya begitu Hae ?” ‘Omona, aku tidak sadar lengan Hae masih melingkar di pinggangku.’ Meski dia langsung menurunkan lengannya, aku tetap tak tahu bagaimana nantinya.

Aku merasa dingin mendadak menjalar di seluruh tubuhku. Melihat Hae langsung di tarik Appanya, aku tak bisa berfikir lagi. Aku tak mengenal keluarga Hae, belum pernah juga melihat foto mereka. Hae juga tak pernah menceritakan bagaimana orang tuanya, hanya mengatakan jika orang tuanya menjalankan bisnis di Jepang dan meninggalkannya di Korea sendirian.

Aku sangat ketakutan sekarang, Lee Ahjumma tengah menatapku dan mengernyitkan dahinya. Aku menelan salivaku banyak-banyak. Tak pernah aku merasa begitu takut seperti sekarang. Kulihat Kyu dan Sungmin menatapku dengan mata yang seakan mengatakan kami-benar-benar-minta-maaf-Hyukkie.

Tapi aku tak marah mau bagaimana lagi, semuanya sudah terjadi dan cepat atau lambat pasti juga akan terjadi. Aku menatap YeWook disisiku. Mereka mengepalkan tangannya memberiku semangat. ‘Hyukkie, hwaiting !’

“Siapa namamu ?”

“Lee Hyukjae ahjumma,” tak bisa kupungkiri jika aku tak sedang duduk sekarang mungkin aku sudah jatuh pingsan. “Lee Hyukjae, baiklah apa kau mencintai Hae-ku ?” dia menatapku tajam, sama seperti Ummanya Kyu. Mereka menyeramkan.

“Nde ahjumma, aku sangat mencintainya.”

“Bagaimana jika dia miskin dan tak bisa menghidupimu ? Kau masih bisa menerimanya ?” Lee Ahjumma terus menyeringai.”Aku akan menerimanya, apapun dan bagaimanapun dia.”

Dia tersenyum penuh arti padaku dan menghela nafasnya. Sungguh diusianya yang tak muda lagi, dia benar-benar masih cantik. Sama dengan Heechul Ahjuma. “Baiklah, kau sudah memilih. Aku akan mengijinkan kau berhubungan dengan putraku tapi satu hal yang harus kau tahu, semua asset Hae akan aku cabut termasuk apartemen yang ditinggalinya sekarang. Bagaimana ?”

“Tapi ahjumma, mengapa kau menyiksa putramu sendiri ? Kalau dia tidak bisa hidup bagaimana?” Aku tak bisa membiarkan Hae menderita karena aku.”Itu adalah pilihanmu, sekarang semua terserah padamu.” Aku mencoba berfikir keras, mencari yang terbaik bagi kami.

“Baiklah Ahjumma, aku dan Hae akan bertahan dan menunjukkan pada kalian jika kami bisa bertahan.”Aku membulatkan tekatku, aku namja dan bisa bekerja. Kurasa Umma tak akan marah jika Hae tinggal dirumah kami.

Kulihat Hae dan appanya sudah kembali dan menemui kami lagi. Hae langsung mendekatiku dan mencium bibirku sekilas tanpa ada keraguan di matanya. Dia menatapku yakin dan menggenggam tanganku erat. “Appa Umma, semua terserah kalian. Aku tak butuh uang kalian jika hanya akan membuatku kehilangan Hyukkie.”

Lee Hyukjae POV end.

Orang tua Hae berbisik dan saling mengangguk-angguk, entah apa yang mereka bicarakan. Semuanya tegang termasuk KyuMin, biar bagaimanapun merekalah penyebab masalah ini.

Hae dan Hyukkie masih saling berbisik, mencoba menyamankan hati mereka. Tak dapat dipungkiri semuanya akan berat bagi mereka. Hae menggenggam kuat tangan Hyukkie dan mencium keningnya,”Kita akan terus bersama, yakhsokejwo.”

Kyu melihat sekitarnya dan menemukan Ummanya sedang asyik mengenalkan Teukki Umma pada teman-temannya.”Hah dasar ibu-ibu, lihatlah chagi Ummaku. Kurasa sebentar lagi Ummamu tidak akan menjadi angel lagi seperti sebelumnya tapi berubah sedikit demi sedikit menjadi evil seperti Ummaku.”

“Kyunnie,” Sungmin mencubit kecil lengan Kyu dan menarik dasinya agar sedikit menunduk dan berbisik, “Kurasa aku juga sebentar lagi akan menjadi evil karena menikah dengan seorang evil vampire.” Sungmin tersenyum dan kemudian menghisap leher Kyu didepan banyak tamu, mau tak mau Kyu menikmatinya dan menggigit kuat bibirnya menahan desahan yang keluar.

Tak peduli lagi dengan orang tua Hae ataupun yang lain. Sungmin melepaskan hisapannya setelah satu kissmark yang sangat merah keunguan terlukis di leher Kyu.”Kau milikku, Cho Kyuhyun.”

Yewook couple hanya tersenyum melihat tingkah Sungmin yang termasuk langka itu. Yesung menatap Wookie dan mencium pipinya sekilas. Wookie dengan wajah innocentnya mencium Yesung di bibirnya sekilas. “Wookie baby,” Yesung sangat terkejut dengan tingkah Wookie,”Kau sudah terpengaruh manusia chagi, sampai menciumku begitu.”

“Kenapa ? Kau tidak suka ?”

“Bukan begitu, aku sangat menyukainya chagi.” Wookie tersenyum dan mengusapkan tangan Yesung ke pipinya. Pandangannya menerawang ke altar pernikahan KyuMin. “Hyung, kapan kita akan menikah ?” Wookie menatap Yesung dengan wajah innocentnya,” Hyung, ayo kita menikah sekarang.”

“Mwo ?”

“Aish, tak usah berlebihan sampai terkejut begitu. Aku kan hanya ingin kita menikah Hyung, kenapa ekspresimu seperti itu ?” Wookie melepaskan tangan Yesung dan menyilangkan kedua tangannya, mengeluarkan aura kesal dan wajah yang muram.

“Bukan begitu baby, tapi aku belum bisa menghidupimu. Kau dengar sendiri bukan bagaimana Hae dan Hyukkie, mereka harus bekerja keras untuk hidup.”

Wookie menghela nafas kesalnya, rasanya ia ingin menjitak namjachingunya yang kelewat babo itu. dia berbisik pada Yesung,”Kan kita punya sihir hyung.”

“Akh iya, kau benar.” Yesung hanya tersenyum gaje. “Mianhe chagi, aku lupa.” Yesung kembali tertawa sendiri menyadari kebabo-annya. ‘Hhhhh, aku harus ekstra sabar dengan Yesung hyung.’ Wookie membatin tersenyum janggal pada Yesung.

oooSNOWDROPooo

Lee Donghae POV

Kami mengikuti Appa ke ruangan yang tadi, aku masih menggenggam tangan Hyukkie kuat. Tangannya begitu dingin, aku tahu dia sangat takut. KyuMin dan YeWook semuanya berjanji akan selalu mendukung dan membantu kami. Aku sangat beruntung mempunyai teman sebaik mereka.

Appa memintaku duduk di depannya dan Hyukkie disisku. Kulihat Umma mengambil teh untuk kami. “Hae, Appa bertanya sekali lagi. Apa kau yakin dengan keputusanmu ?”

Aku mengangguk yakin dan menatap Hyukkie, “Aku sangat yakin Appa, dan aku mencintainya.” Aku menatap Umma yang kini menahan tangisnya,”Umma, mianhe jika aku tidak menjadi anak yang baik untukmu. Tapi aku berjanji aku akan baik-baik saja dan hidup bahagia dengan Hyukkie.”

“Hhhh, terserah kau saja. Sana pergi, apartement tetap milikmu tapi semua kartu kredit akan aku hentikan. Sekolahmu sudah Appa urus jadi kau tinggal berangkat saja.” Appa menatap Umma dan mengusap pipi Umma yang sudah basah karena air mata. Sungguh aku merasa bersalah pada Umma.

“Jika bukan karena Ummamu, aku tidak akan memberikan apapun padamu anak bodoh.” Appa menatap Hyukkie tajam, “Dan kau ! Namja yang telah merebut anakku dariku, jika dia tak bahagia jangan salahkan aku karena penyebab utamanya adalah KAU !”

Appa marah dan membentak Hyukkie didepanku, aku langsung memeluk tubuh ringkihnya. Appa menarik Umma dan meninggalkan kami. “Gwencahana chagi, semuanya akan baik-baik saja.” Aku memeluknya agar dia tenang tapi dia malah menangis dan memeluk erat tubuhku.

Ada perasaan hangat yang menjalar di darahku, aku tahu pasti aku bisa gila tanpanya. “Mianhe Hae, ” aku tahu dia takkan berhenti mengucapkan itu, dia memang terbaik. Aku melepaskan pelukanku dan mengusap air matanya.

“Kau ini namja chagi, kenapa menangis ?”

“Aku, aku hanya …Hae …” dia kembali menangis dan menghambur dipelukanku. Sekarang aku tahu, anchovyku benar-benar lemah dan sangat rapuh. Aku tak akan menyakitinya sedikitpun, aku akan melindunginya.

Lee Donghae POV end

oooSNOWDROPooo

Cho Kyuhyun POV

Aku merebahkan tubuhku di kasurku, kasur empuk dengan cover sheet berwarna pink. Kamar wangi strawberry dengan gambar kelinci dimana-mana. Aku tak menaburkan bunga di kamar ini tapi bantal Minnie sangat wangi, seperti mawar.

Cuaca sangat dingin tapi Minnie hyung memaksa dan akhirnya aku biarkan dia pergi mandi. Aku masih belum bisa percaya sekarang aku adalah seorang suami dari istri yang sangat aku cintai, Lee Sungmin yang sekarang menjadi Cho Sungmin.

Menunggu adalah hal yang secara tidak langsung membunuhku perlahan. ‘Apa yang dilakukannya sih ?’ Ini sudah lebih dari satu jam dia di dalam kamar mandinya, ayolah aku sudah tak tahan saat ini. Membayangkan tubuh putih dan polosnya saja sudah membuat juniorku berkedut dan menegang. Kenapa dia suka sekali mengulur waktu ?

Aku melepaskan tuxedo dan rompiku, juga dasi yang melilit leherku. Meski ini musim dingin, sama sekali aku tak merasa dingin. Tubuhku terasa panas ditambah dengan keringat yang membuatku makin lengket dan gerah, karena pesta baru selesai. Lama sekali, dan semakin terasa lama karena hingga tengah malam begini aku belum mendapatkan malam pertamaku.

Akh, baiklah namanya bukan malam pertama lagi tapi tetap saja aku harus mendapatkan hadiahku malam ini juga. Kalau Minnie tak keluar-keluar, keburu pagi lagi. Aku mendekati pintu kamar mandi di sisi kabinet pakaiannya. ‘Akh pantas dia lama sekali, menyanyi sambil mandi busa.’

“Minnie hyung, kau lama sekali bisa mati kering aku menunggumu disana.” Aku membuka pintu dan langsung memarahinya tapi lihatlah ekspresi nakalnya. Kurasa kali ini dia salah minum obat.

Tanpa babibu dia menarik bajuku dan mengajakku tenggelam dalam kumpulan busanya dalam bathtub besar miliknya. “Mianhe Baby Kyunie, aku belum ingin menyelesaikan mandiku.”

Owh, sekarang aku akan segera gila. Tangan Minnie sudah bergreliya melepaskan kancing bajuku dan mulai mencium leherku.”Minnie, hentikan. Kita sedang mandi, cepat bersihkan tubuhmu dan kita lakukan di kasur saja.”

“Ahni, aku ingin disini.”

“Minnie, nanti kau sakit bagaimana ?”

“Andwe Kyunnie, aku masih ingin mandi busa.” Dia terus merajuk dan menatapku dengan mata sayunya. Kupegang tanganya dan ujung jarinya sudah berkerut. Aku menunjukkan jarinya sendiri pada Minnie hyung.

“Lihat chagi, tanganmu saja sudah kedinginan.” Dia akan menangis, matanya sudah memerah. Aish, dia sedang manja saat ini. Baiklah mungkin aku harus sedikit lembut padanya. Aku berdiri dan melepaskan semua pakaianku. Naked.

Aku ikut masuk kedalam bathub dengan wangi sabun strawberrynya. Sedikit bermain kuharap akan membuatnya melupakan keinginannya untuk mandi busa selama beberapa jam lagi. Dia bisa menar-benar sakit.

Akuendorong Minnie Hyung ke tepi bathtub dan mulai mencium bibirnya. Melumat dan menekan bibir dinginnya. Hanya ini yang bisa kulakukan untuk menghentikan tangisnya. Aku melumat bibir lembut itu dengan sangat hati-hati. Menikmati setiap detailnya.

Tanganku tengah mengusap lembut juniornya yang sudah menegang di bawah air.”Enggghhhhh,” lenguhannya terdengar sangat memabukkan untukku. Aku mengajaknya berdiri dan keluar dari bathtub tanpa melepaskan tautan ciuman kami.

Masih juga aku mengocok pelan juniornya, dan aku mendorong Minnie Hyung menyandarkannya pada dinding kaca kamar mandi. Aku menyalakan shower air hangat dan menyiram seluruh tubuh kami. Terdengar kecipak pelan saat lidah kami saling bertaut dan mendorong.

Setelah semua busa menghilang, aku mematikan showernya dan membimbing Minnie Hyung ke kabinet pakaiannya. Memakaikan baju handuk dan mengeringkan rambutnya. Aku mendorongnya pelan dan mencium leher putihnya, wangi strawberry sangat memabukkan.

Aku mengangkatnya dan menjatuhkannya ke kasur besarnya. Membuka kaitan baju handuknya dan mulai menikmati pemandangan indah di hadapanku. “Kyu, saranghae. Jeongmall saranghae.” Aku belum menjawab pernyataannya karena Minnie hyung langsung melahap bibir sexyku.

Aku sangat heran dengannya saat ini, dia berbeda dan lebih manja. Lebih bernafsu padaku, ayolah aku akui itu bagus, tapi ini seperti bukan dia. ‘Apakah karena dia menikahi evil sepertiku ?’

Aku bisa merasakan hangat mulutnya dan juga juniornya yang kini sedang bergesekan dengan juniorku membuat gejolakku semakin meledak. “Engggghhhhh…” dia melenguh keras diantara ciuman kami.

Dia menciumku dengan keras dan terus melumat bibirku. Dia melakukannya dengan sangat ganas. ‘Akh, Minnie yang seperti ini benar-benar memabukkanku.’

Cho Kyuhyun POV end

Tubikon…

16 thoughts on “Snowdrop Ch. 7 || KyuMin || YAOI

  1. kyaaaaaaa.. haehyuk gak direstui… #guling2..
    hae perjuangkan cintamu.. ak akan slalu mendukung #bawa banner haehyuk..

    aaahhh.. kata2nya umin pas pengakuan (?) bikin melting.. #kipas2

    hueeee yg lagi malam pertama.. ihiiiyy..
    intip ah.. #ditendang kyu..

    lanjut k chap slanjutnya..

    gomapta.

  2. Aigoo aigoo Ming chagi dah tertular evil’a Kyu yg udah tngkat akuT wkwkwkwk #KYUMIN brjuang buat baby KYUMIN yeE _.pRo0k pRo0k pRo0k bwa orang sekampung ngrayain nikahan KYUMIN

  3. Omo! tu Ming kok jdi ganas gtu! haha.. ska.. trnyta Ming mmbuka dri d MP mreka.. huwaaa, tu KyuMin moment-ny pas mreka nkah manis mski sdkit gombal2 dkit, haha..😀
    HaeHyuk cpet bnget dah dpet cobaanny, pdhal mreka bru aja jadian.😦
    tpi Yewook yg pling lcu, hihi..😀

  4. haehyuk problem bru aj dimulai, fighthing y oppa, untuk kyumin… minie oppa kok jadi ganas y??????? trus untuk wookiie oppa, memang hanya dirimu yang mampu menghadapi ke babbo an sungie oppa…………

  5. skrg jd konfliknya haehyuk .
    kasian mereka .
    dan abis itt pasti nanti gantian yewook .
    fighting ! duo ikan pasti bisa .
    dan kyuuu, dimana aj slalu pervert gt sih .

  6. ksihan EunHae cinta mreka dtentang sma ortu Hae,tpi ni mrupakan ujian buat mreka…

    ya ampun Kyu pervert bnget sih…klo gni trus sih Minnie psti cpat hamil hehe

  7. mnissssssssssssssss banget
    ayo haehyuk sm yewook nyusul
    semangat buat haehyuk kalian pasti bisa
    ini tantangan kecil ane yakin kalian berdua bisa
    ahh sayang skali part2 sebelumnya nggk bsa kebaca
    hah manis nya kyumin
    semoga langeng terus
    ciyeee sungmin jd nakal
    ihhhh ini baru bagus
    kkkk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s