Snowdrop Ch. 11 || KyuMin || YAOI

SNOWDROP

Author : Rainy Heart

Length : Series

Rated : M

Cast :

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

And other suju and dbsk member

Pairing : KYUMIN and Other Pair

Disclaimer : Semua cast belongs to God and themselves. But Sungmin punyaku #plak#

Genre : Romance / Drama / Fantasi dikit

Warning : Lemon gag asem… Boy x Boy / BL / YAOI, gaje, typo disana-sini, EYD tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Summarry : “…aku tak akan hidup saat bunga lain bermekaran namun aku akan mekar saat bunga lain telah berguguran…”

Minahe jika ceritanya ngebosenin and alurnya makin acak-acakan

HAPPY READING

Previous Chapter 10

“Waeyo ? Memangnya Minnie ingin mereka ikut juga dengan kita ?” Aku mengangguk. ” Nde Umma, Minnie hyung ingin mochi ikut dengan kita jadi sekalian ajak Zhoumi gege.”

“Kalau begitu kita akan naik pesawat pribadi. Kalian bisa berbelanja besok karena kita akan berangkat lusa. Bagaimana kalian setuju ?”

“Baiklah, kami akan pergi berbelanja. Kyu dan Minnie akan ikut dengan kami besok. Dan kupikir kau pasti tak akan bisa menemaniku. Iya kan Hannie sayang ?”

“Memang kau pintar Heenim, aku tak bisa ikut karena harus menyelesaikan beberapa dokumen dan kontrakku. Aku akan bertemu dengan klien dan pulang larut.” Hangeng mencium kening istrinya.

“Hmmm, ya sudah pergi saja rapat sana. Siapa juga yang ingin kau ikut dengan kami ?” Umma memasang wajah sedih dan bete (?). Siapapun tahu, jika sesunggungnya Umma ingin Appa menemaninya. Sedangkan appa hanya tersenyum datar dan menggenggam tangan Umma. Mereka memang cocok.

“Baiklah Appa, Umma, Teukki Umma aku harus pergi dulu. Kalau tidak Minnie hyung tak akan memberikan jatahku selama berbulan-bulan.”

Aku bergegas menuju supermarket untuk membeli cat rambut dan juga bahan makanan. Entah apa yang akan aku masak untuknya. Huh sungguh memusingkan.

oooSNOWDROPooo


Chapter 11

Cho Kyuhyun POV

.

“Aku pulang chagi !” Aku berteriak masuk ke kamar kami. Dia sedang mematut diri di depan cermin. “Sedang apa ?”

“Kyu, kalau aku hamil pasti jadi gemuk ya ?” Pertanyaan klasik dan bodoh. “Tentu saja jadi gemuk. Kan ada aegya kita di dalam perutmu.” Tapi lihatlah wajahnya, apa aku salah bicara ya ? “Kenapa Minnie chagi ?”

“Huh, Kyu memang menyebalkan.” Dia duduk membelakangiku. Aku semakin tak mengerti dengan sikapnya. Sabar … Sabar …

“Chagi ini cat rambutnya, kau jadi kan mau mengecat rambutmu ?” Dia menggeleng, sudah kuduga. Orang hamil memang suka meminta saja tapi tak pernah mau menuntaskan permintaannya. “Yakin tidak mau aku cat rambutnya ?”

“Aku kan sudah menggeleng, itu artinya tidak Kyu ! Bisa lihat tidak sih ?” Dia membentakku. Huweeee… Istriku yang imut dan cantik ini, kenapa kadang menggemaskan kadang menakutkan. “Kyu, aku kan menyuruhmu masak. Mana makanannya ?”

“Ah iya, lupa. Kau tunggu disini chagi, aku akan membuatnya.”

Aku meninggalkan Minnie hyung sendirian di kamar. Menuju dapur dan memasak, entah nanti akan jadi apa masakanku itu. “Eh, Teukki Umma !” Tak pernah aku sesenang ini melihat mertuaku, sang Angel.”Teukki Umma.”

“Nde Kyu.”

“Umma sedang membuat apa ?” Kulihat dia sedang membuat susu, untuk siapa ? “Ini susu untuk ibu hamil, untuk Sungmin. Kau sendiri ?”

“Umma, aku disuruh Minnie hyung memasak, bagaimana ini ? Aku tidak bisa masak. Menggoreng telur saja bisa menjadi bukan telur lagi karena hitam dan sangat amat buruk. Umma…” Aku sedikit merajuk, boleh kan ? Dia ini mertuaku, yang paling baik dan cantik juga seksi seperti Minnieku. Melancarkan puppy eyes gagal andalanku. Huh, kenapa aku tidak ada imut-imutnya.

“Baiklah Kyu, Umma akan membantumu. Mau membuat apa ?” Umma sedikit tersenyum melihat tingkahku. Hmmm, coba dari lahir Ummaku itu Teukki Umma pasti aku akan menjadi anak yang sangat bahagia dan tidak stress setiap hari mendengar ocehan Heechul Umma. “Aku bingung mau membuat apa Umma, jadi tadi aku juga hanya membeli semir rambut saja dan ternyata Minnie hyung sudah tak mau menyemir rambutnya.” Aku mempoutkan bibir seksiku menandakan aku kesal. Dan hasilnya, wha… Tangan lembut Teukki Umma mengusap pipiku, hmmm kasih sayang Umma sejati. “Mianhe Kyu, jika Sungmin selalu saja menyusahkanmu.”

“Gwenchanayo Umma.” Kulihat Teukki Umma mengeluarkan daging sapi dari dalam lemari es. Ia mengeluarkan juga alat panggang. “Kita akan membuat beef steak dengan black pepper, rasanya asam, manis dan pedas. Sungmin pasti menyukainya.”

Aku mengangguk semangat. Tapi memang aku tak bisa memasakn jadi tak banyak membantu. Teukki Umma sangat pintar dan cekatan, baru 30 menit beef steaknya sudah jadi. Nah, sekarang bawa ke kamarmu. Ingat suapi Sungmin, karena orang hamil itu manja. Dan susunya juga jangan lupa minta dia untuk meminumnya.”

“Nde Umma.”

“Baiklah, Umma akan ke kamar dulu.”

“Nde gomawo Umma.” Hehehehe… Adakah yang lupa jika aku ini tetaplah evil. Bagaimana bisa Minnie hyung menolakku, sementara adik kecilku sudah minta tolong dari tadi. ‘Tada !’ #ketawa evil#

Siapa suruh memintaku pergi ke supermarket, jadi aku bisa membelinya. Ini adalah obat perangsang paling ampuh dalam bentuk cairan yang tidak berwarna dan berbau, dan langsung bisa menyatu dengan makanan dan minuman. Aku sangat berterima kasih pada orang yang membuatnya.

.

“Hyung, ini susu dari Teukki Umma, dan ini beef steak buatanku.” Kulihat Minnie hyung menatap aneh pada steakku. “Kenapa hyung ?”

“Kau yakin kau membuat beef steaknya sendiri ?” OH MAI GAT, jangan bilang dia tahu kalau bukan aku yang membuatnya. “Itu aku… Itu…”

“Aku tahu, ini Ummaku yang membuat. Iya ‘kan ?” Huh, mau bagaimana lagi. Memang benar, jadi ya aku mengangguk saja. “Baiklah, kali ini kumaafkan, karena yang membuat Ummaku. Tapi lain kali jika kau tak memasaknya sendiri akan kupastikan kau tak bisa menyentuhku meski hanya mencium pipiku saja selamanya. Arra !”

Aku mengangguk cepat. Bagaimana bisa Minnie chagiyaku terkadang lembut dan terkadang menakutkan. Huh, membuatku jantungan saja. Aku memotong beef steaknya. Dengan susah payah aku menahan keinginanku untuk ikut memakannya. Dagingnya empuk sekali dan sangat harum. “Kenapa melihatku makan seperti itu ?”

“Ahni Minnie chagiyya, siapa yang melihatmu ?” Dia tersenyum evil padaku, hei sejak kapan dia menjadi begitu ? Aku sekarang benar-benar yakin kalau baby kami yang sedang ada dalam perutnya memang mewarisi sifatku. “Kau mau kan ? Ikut memakan steak ini.” Dia menyeringai lagi.

Tanpa basa basi dia langsung menarik kerah kaosku dan menciumku. Memberiku daging yang sudah ia kunyah-kunyah. Seharusnya aku jijik, tapi rasanya ini sangat menyenangkan karena kurasa obat itu sudah mulai bereaksi. Tangannya sudah menjelajah menjambak rambutku dengan kuat. Bagus sekali.

“Kyuhhhh…” Dia melenguh disela ciuman kami. Dia sendiri yang menciumku, dia juga yang melenguh. Aku meletakkan piringnya dan mulai menindih tubuh mungilnya. Sungguh tepat pilihanku, memasukkan lebih banyak obat itu ke dalam susunya. Hehehehehe…

“Kyuhhhh… Panas Kyuhhh akhhh… !” Hmm, dia menggeliat dan sangat cantik. Semakin seksi dengan keringat yang mulai keluar di seluruh wajahnya. “Kyuhhh…” Hehehehe… Sexy Bunny. Hummm, dia melepaskan kancing piyamanya sendiri. Lebih baik aku diam saja dan menanti aksinya, hehehe… Aku pintar kan ?

.

Cho Kyuhyun POV end

.

.

“Ahni, aku ingin membawanya.” Terdengar suara cempreng milik namja imut di sebuah rumah mungil. “Tapi Wookie baby, kita kan hanya berlibur. Dan nanti juga akan tinggal di hotel atau divilla yang sudah pasti ada selimutnya jadi kenapa membawa selimut itu. Memenuhi koper baby.” Wookie menatap tajam pada suaminya.

“Ah, arraseo. Bawa saja semuanya. Sekalian itu bed sheet kesayanganmu, juga bantal kesayanganmu. Tak usah tanggung-tanggung membawa selimutnya saja.” Yesung kesal dengan tingkah Wookie. Ia melangkah ke ruang tamu di depan kasur mereka. Ada hampir lima koper berjejer disana. Isinya hanya barang tak penting kesayangan Wookie, sampai-sampai Wookie membawa peralatan untuk bermain pasir. “Hiks… Hiksss…” Terdengar tangisan disudut kasur mereka, tepatnya didepan kabinet pakaian milik Wookie.

Yesung menghela nafasnya, dia melangkah lemas mendekati Wookie. “Baby, mianhaeyo.” Ia memeluk Wookie dari belakang dan mengecup lembut rambutnya. “Kau jahat hyung !”

“Aku hanya tak mau kau terlalu membawa banyak barang. Disana juga kita akan tinggal di villa atau hotel yang sudah di atur keluarga Sungmin, jadi tak usah membawa selimutmu. Ini terlalu tebal dan bawaan kita akan bertambah satu koper lagi.”

“Tapi hyung…”

“Aku tak enak nanti dengan keluarga Kyu. Bagaimana ? Coba pikirkan baby.”

Akhirnya dengan hati yang berat Wookie kembali menyimpan selimut hangat kesayangannya di dalam lemari miliknya.

.

.

“Mianhe, jika kami harus ikut berlibur dengan keluarga Han ahjussi.”

“Gwenchana Hae, asal kau menjaga Hyukkie dengan baik.” Yoochun tersenyum simpul sambil membersihkan kebun bunga di bawah canopi yang ada di samping rumahnya.

“Tapi jangan lupa belikan kami oleh-oleh ya ?” Junsu men melangkah mendekati suami dan calon menantunya itu, “Nde, pasti aku akan membawakan oleh-oleh untuk Umma dan Appa mertuaku.” Yoochun memukul pelan lengan Hae. Pukulan persahabatan antara ayah mertua dan menantunya. “Kajja, aku sudah selesai membuat makan siang. Karena salju mulai lebat jadi aku memasak sup saja. Hyukkie sudah menunggu di dalam.”

“Nde Umma.” Hae melepaskan sarung tangannya dan langsung berlari menuju meja makan mendahului mertuanya.

.

Greepp…

.

“Kena kau chagi !” Hae langsung memeluk Hyukkie dari belakang. Hyukkie yang tengah menuang teh di cangkir mereka menjadi agak kaget dan langsung menggeliat tak nyaman.

“Hae, hentikan kelakuan pervertmu itu. Tidak malu dengan Appa dan Umma ? Lihatlah mereka sudah tersenyum melihat kita.” Namun seakan tak peduli Hae malah menarik Hyukkie untuk duduk dipangkuannya.

“Aku ingin menunjukkan, seberapa pintarnya aku membahagiakanmu nae cute little anchovy.” Hae berbisik pada telinga Hyukkie membuat Hyukkie berblushing ria.

“Kalian ini membuat Umma iri saja.” Junsu memang sudah bisa menerima Hae menjadi anak menantu mereka. Menurutnya Hae tampan dan juga mau bekerja. “Aku rasa kau harus menurunkannya Hae, Hyukkie bisa duduk sendiri.”

Hae menggeleng, “Shireyo Si-Appa (Ayah mertua). Biar saja seperti ini. Aku ingin menyuapi Hyukkie.” Hae langsung mengambil sesendok sup yang sudah tersaji dalam mangkuk kecil dihadapannya.

“Dasar, kau ini memang pervert.” Yoochun mencibir Hae, namun dalam hatinya ia senang melihat seberapa besar perhatian Hae pada Hyukkie.

.

oooSNOWDROPooo

.

.

“Jadi kita tidak akan ke Jepang ataupun di Korea ?” tanya Kyu pada Appanya. Sekarang mereka tengah menikmati waktu santai di ruang tengah. Kyu duduk di kasur lantai sambil memangku Sungmin dan Sungmin duduk manis melingkarkan lengannya di leher Kyu. Pemandangan yang bisa membuat siapa saja blushing menatap mereka berdua. “Kyunie, pokoknya aku ingin ke pantai.” Sungmin merengek menatap Kyu dengan puppy eyesnya.

“Nde chagi, kita akan ke pantai. Hanya saja perjalanannya akan menempuh waktu yang cukup lama.” Heechul mengusap rambut hitam Sungmin dengan sayang.

“Heenim Umma, memangnya kita mau kemana sih ?” Sungmin bertanya dengan aegyonya. “Nanti juga kau akan tahu. Yang jelas itu negara tropis yang memiliki dua musim.”

“Huwa ! Umma pintar ya ? Aku saja tak terpikirkan akan berlibur di negara tropis.” Kyu menatap Ummanya dengan penuh kebanggaan. “Heh, memangnya kau pikir kau ini pintar menuruni siapa ?” Heechul menyeringai sombong, “Aish… Umma narsis sekali.”

“Hentikan pertengkaran aneh dan tak penting kalian.” Hangeng menatap aneh pada anak dan istrinya. “Sebenarnya kita akan berangkat besok pagi. Aku sudah menyiapkan jet pribadi. Zhoumi dan Henry akan menemui kita di bandara Incheon besok. Mereka terbang ke Korea malam ini hanya saja menginap di hotel dekat bandara.”

“Appa, memangnya kita mau kemana ? Negara apa sih ?” Kyu bertanya dengan wajah heran bin menggemaskan. “Kyu, ini kejutan untukmu dan Sungmin. Jadi sebaiknya kalian membereskan koper kalian. Dan ingat kita akan pergi ke negara tropis jadi bawalah baju musim panas kalian.”

“Nde Teukki Umma.” KyuMin meninggalkan ruang keluarga yang hanya berisi para orang tua saja kini. “Jadi, kita akan menginap dihotel atau divilla temanmu ?” tanya Heechul penasaran.

“Kita akan tinggal di Villa saja. Dia ayah Kibum, teman Donghae dan Kyu. Lagipula dia teman bisnisku juga. Hanya saja dia meminta untuk menyertakan Kibum dan kekasihnya pada liburan kita besok.”

“Nde, gwencahayo. Lagipula, jet kita juga masih luas. Baiklah sekarang ayo membereskan koper. Teukki, jangan membawa barang yang tak begitu penting, karena aku akan membelanjakannya untukmu sesampainya kita di sana.”

.

.

“Kyu, aku ingin membawa ini.” Sungmin menunjuk pada satu tas yang berisi alat pancing milik Appanya. Ia melihatnya karena alat pancing itu diletakkan di lemari dekat tangga. “Ya bawa saja.” Kyu mengambil alat pancing itu.

“Nanti aku ingin Kyu memancing untukku, dan kau harus dapat ikan yang banyak.” Kyu hanya bersweatdroop ria. Dia mengangguk galau pada istrinya.

Kini mereka sudah dikamar. “Kyu, aku ingin membawa ini. Kita kan akan berenang di sana. Aku ingin surfing dan menyelam juga. Pasti sangat menyenangkan.” Sungmin menunjuk pada papan surfing milik Kyu. ‘Huh, kalau begini jadinya seperti orang pindahan saja.’ Kyu membatin melihat Sungmin membereskan semua barang yang ingin dia bawa. Sudah habis semua koper dan penuh dengan barang-barang tak penting bawaan Sungmin. Kyu hanya bisa melipat wajahnya dan membereskan barang bawaannya di sebuah tas ransel lama miliknya.

“Kyu, kemari.” Sungmin memanggil Kyu sudah layaknya majikan yang memanggil pembantunya. “Nde Minnie chagi.”

“Kau tidak boleh membawa PSP.” Awalnya Kyu terkejut dan kesal tapi ia teringat betapa sensitifnya istrinya selama hamil. “Kyu…”

‘Huh, apa lagi sih.’ Kyu membatin, lama-lama ia kesal juga mendengar panggilan Sungmin terus menerus. “Nde chagi, waeyo ?”

Namun Sungmin tidak menjawab pertanyaan Kyu, dia malah mendorong Kyu hingga berbaring di kasurnya. “Terima kasih telah menjadi suami yang baik.” Sungmin mengecup dahi Kyu.

“Terima kasih karena selalu menjagaku,” Sungmin mengecup kedua kelopak mata Kyu, lalu hidungnya, “Dan terima kasih karena sudah mencintaiku.” Sungmin mencium lembut bibir Kyu. Dalam hati Kyu tersenyum menerima perlakuan Sungmin.

Sungmin mencium dengan pelan dan lembut. Ia jilati perlahan bibir Kyu. Sedikit menggigit bibir tebal kekasihnya itu. Tangan Sungmin tak tinggal diam, sudah menjelajah membuka satu per satu kancing piyama Kyu. “Sarang- Hae- Cho Kyuh – hyun…” Sungmin mengecup kecil bibir Kyu. Mata foxynya menatap tajam pada Kyu. “Chagi, kenapa melihatku seperti itu ?”

“Kyuhhhh…” Sungmin memainkan tangannya di nipple Kyu, membuat Kyu mendesah tertahan. “Ehhmmm, whhaaeyoohh…”

“Let me on top please !”

“Mwo !” Kyuhyun terjengat (?) kaget mendengar permintaan Sungmin. “Ayolah Kyu, aku ingin merasukimu.”

“Ahni hyung, tidak bisa. Kau ini sedang hamil nanti kau lelah jika kau yang di atas. Dan lagipula aku ini seme hyung, dan tidak akan menjadi uke meski untukmu sekalipun.” Tapi Sungmin tak kehilangan akal. Ia beranjak dari tubuh Kyu dan mengambil satu kotak aneh yang ia sembunyikan di bawah kasurnya. “Hyung…” Kyu menatap horor pada Sungmin.

“Turuti aku, atau tidak akan ada hari lain untukmu menjadi semeku.” Sungmin menyeringai mengeluarkan borgol dan memainkannya didepan Kyu. “Hyung, tapi besok kita berangkat. Nanti aku tidak bisa jalan bagaimana ?” wajah Kyu sudah sangat memelas, ia begitu takut menjadi Uke, apalagi dengan Seme yang nota bene Ukenya sendiri.

“No excuse baby Kyunie…” Sungmin mendekati Kyu dan mulai menciuminya lagi. Sungmin meraup ganas bibir Kyu dan menghisap kuat bibir bawahnya. “Ehhmmmmpppptt…” Kyu hanya bisa melenguh menikmati perlakuan Sungmin. Dan saat perhatian Kyu kembali teralih, Sungmin memborgol kedua tangannya. “Kya Hyung …!” Seakan tak peduli dengan teriakan Kyu. “Buka mulutmu Kyunnie.”

“Aku tidak mau. Apa yang akan kau lakukan hyung ?” Sungmin kembali menyeringai. “Kyu, kau ingat kan aku ini pemegang sabuk hitam.”

Dengan wajah penuh ketakutan Kyu mengingat kenyataan dari seorang Cho Sungmin, “Aku bisa memukulimu sampai kau tak bisa ikut berlibur besok jika kau masih saja tak mau menurutiku.” Kyi hanya bisa berkeringat dingin, ia sangat takut dengan Sungmin saat ini, “Baiklah hyung.” Akhirnya Kyu membuka mulutnya, dan Sungmin mengeluarkan benda yang sama yang pernah di pakai Kyu padanya.

“Darimana kau dapat itu hyung.” Kyu mengernyit heran dan takut, namun mengingat ancaman Sungmin padanya ia hanya bisa pasrah. “Kau juga harus merasakannya Kyu.” Sungmin meneteskan cairan perangsang itu di mulut Kyu dan menyeringai evil.

“So, my baby Kyunnie let’s start to play.” Kyu sudah pasrah jika malam itu ia harus menjadi Uke bagi istri ter-sekseh-nya. ‘Ow mai gat, mimpi apa aku semalam.’ Kyu menangis dalam hati. #Author ketawa evil.#

.

.

Cho Kyuhyun POV

..

Ukhh… Tubuhku terasa sangat panas, dan melihat Minnie yang sudah mulai melepaskan piyamanya membuatku semakin panas. Kenapa dia sangat pintar dan pervert sekarang. Aku menatap horor pada kedua tanganku yang sudah ia borgol dan dengan pintarnya ia mengkaitkan borgolnya dengan rantai yang entah dari mana datangnya hingga aku seperti tawanan yang terikat di kasurku sendiri. “Akhhh…” Aku tidak bisa untuk tak melenguh saat bibir manisnya mengecup pelan dadaku. “Hyunghhh… Lepaskan aku hyung… Biar aku yang merasukimu…” Aku berusaha membuat negosiasi dengannya, dan semakin lama tubuhku terasa semakin panas. Lidahnya pintar sekali memainkan nippleku. “Ouchhh good baby Min…” Mau tak mau aku harus melenguh. Dia terus menjilati dan sesekali mengisap kuat nippleku. Tubuhku menggelinjang merasakan semua yang ia berikan padaku. Rasanya sungguh geli dan membuatku hampir gila.

“Hyung… Pleasehhh…” Aku merajuk padanya, juniorku sudah berkedut dan menegang meminta servisnya. Dia menyeringai melihatku. “Hyung, kau seksi sekali. Akhhh… Let me touch you babe…” Aku benar- benar ingin menyentuhnya. Kulitnya sangat putih dan halus seperti porselen. Fully naked tanpa underwear membuat juniorku meronta melihat tubuhnya. Junior Minnie seakan memanggilku untuk mengulumnya. “You want this Kyunnie ?” Aku mengangguk. Dan dia mendekatkan juniornya padaku. Dengan cepat aku mengulumnya, memainkan lidahku di ujung precumnya. Junior yang sangat lembut dan kenyal. “Ooowhhhh good baby Kyunie.” Mendengar lenguhannya aku semakin bersemangat melakukan blowjobku. Juga karena kurasa obat itu sudah bereaksi pada tubuhku. Aku menghisap kuat juiornya. Menggesek kulitnya denga gigiku.

“Faster Kyuhhh… Ahhhh yess baby… ouhhhhh…” Aku semakin bersemangat dan semakin mempercepat tempo kulumanku. Lidahku kumainkan pintar melilit kepala juniornya. “Akhhhh… Sebentar lagihhh Kyuhhhhh akhhh lebih cepathhhh…” Teknik baru, aku menghisap kuat kepala juniornya saja dan ia menggelinjang tak karuan. Tangannya mencengkeram bahuku begitu kencang. “Akhhhh goood baby… Akuhhh akhhhhhh…”

“Manis hyung…” Aku menjilat sisa cum di juniornya membuatnya sedikit kaget. “Kyuhhh… Gelihhh.. Hentikan…” Namun aku tak bisa menghentikannya. Aku kembali mengulum dan menghisap cepat juniornya. “Owhhhhh Kyuhhhhh…” Tubuhnya ikut bergerak maju mundur seiring dengan gerakanku. “Kyuhhh akuhhh…ohhhh please…” Juniornya sudah kembali menegang.

Aku berkonsentrasi dan terus menghisap kuat juniornya, bisa kurasakan juniornya sudah mulai berkedut lagi. “Kyuhyuniehhhh !” Ia berteriak keras melenguhkan namaku. Aku tersenyum evil melihatnya langsung membaringkan tubuhnya di sisiku. Nafasnya yang terengah-engah membuat dadanya naik turun dan semakin menggodaku. Dia kemudian duduk dan menatapku. “Kau nakal Kyuhyunie dan namja nakal sepertimu harus diberi hukuman.”

Dengan cepat dia menurunkan celana piyamaku beserta underwearku dalam sekali tarik. Aku melihat juniorku yang berukuran besar itu sudah sangat tegang, “Hyung, manjakan aku…” Dia menyeringai dan perasaanku tiba-tiba saja tidak enak. Kulihat dia mendekati kotak menyebalkan itu. Oh tidak, dia mengeluarkan vibrator dan cincin. Jangan bilang kalau dia akan menahanku untuk cum, “Hyung… ” Aku menatapnya memelas namun sepertinya sia-sia saja. Ia meletakkan cincin di ujung juniorku untuk menahan cum-ku. Dan jari tangan cantiknya sudah ia lumuri dengan lube yang entah ia mendapatkannya dari siapa. “Hyung, Minnie chagiyya… Jangan lakukan padaku please aku ini seme-mu chagi.”

“Aku sudah bilang bukan malam ini aku yang menjadi seme.” Dengan kasar dia menaikkan dua kakiku ke bahunya, “Uhhhhh sakkit hyunggg…” Aku melenguh merasakan satu jari mungilnya menerobos masuk kedalam holeku. Tak kusangka rasanya sesakit ini. Namun pengaruh obat perangsang itu sungguh kuat. Tubuhku tak bisa menolak sensasi yang ditawarkan satu jari mungil itu. Minnie hyung mulai memanju mundurkan jarinya, “Uhh, kau sempit sekali Kyunnie.” Dan tanpa kusadari pinggulku ikut aku gerakkan. ‘Shittt ! Aku tak bisa menahan diriku lagi.’

“Sudah mulai terangsang Kyunnie…” Dia memasukkan satu jarinya lagi, tubuhku sudah benar-benar diluar kendaliku sekarang. Dengan cepat dia memaju mundurkan jarinya. “Akhhh yaaa… Disituh hyung akhhh…” Rasanya nikmat sekali saat ujung jarinya menyodok sweet spot ditubuhku. Juniorku bergetar hebat merasakannya. Dan seakan meminta lebih, aku ikut menggerakkan pinggulku. “Hyung, deeper hyung… Akhhh…” Sekarang dapat kurasakan tiga jarinya sudah merasuk pintar kedalam holeku. Ternyata menjadi uke juga sangat nikmat. Kupejamkan mataku menikmati servis yang ia berikan, namun tiba-tiba saja sesuatu yang besar menggantikan jari mungil Minnie Hyung. “Akhhhh !”Aku berteriak saat Minnie hyung memasukkan vibrator itu kedalam holeku. “Akhhhh hyunnng akhhh…” Aku melenguh, rasanya sangat nikmat, “Ahhhh…”

“Bagaimana Kyunie, kau suka …” Aku mengangguk, “Sangat menyukaihhhnyahhh akhhh … Akhhh…” Aku semakin melenguh tertahan merasakan lidahnya bermain dileherku. Tangan cantiknya sudah memelintir nippleku. “Hyung ! Akhhh… Kau pintar akkhh…”

Aku terus melenguh dan semakin memejamkan mataku menikmati permainannya. Baby kami memang hebat dan sangat pervert. “Ukhhhh … Akhhh… Nikmathhh akhhhh…” Aku merasakan vibrator yang semakin masuk kedalam holeku membuatku makin tak karuan. Sweet spotku terus dihantam habis-habisan. “Hyunggg… Lepaskan cincin itu hyung.” Aku memohon padanya, namun dia hanya menyeringai, “Aku belum ingin kau cum baby Kyunie.”

.”Ukhhhh … Hyunnng akhhh…” Tubuhku bergetar hebat saat lidah lembutnya mulai menghisap kuat nippleku. Tangan jahilnya sudah memainkan twinsballku membuatku makin tak tahan untuk cum.

“Hyunnng kumohon… Akh… Janganhhh menyiksakuh… Akhhh…”

Namun seakan tak peduli dia masih asyik menjilati nippleku dan menghisapnya kuat. “Owww… Shitt … Hyunnng let me cum right now !” Aku sedikit membentaknya.

Namun ternyata memang raja evil sudah merasukinya. Dengan kasar ia menarik vibratornya dan memainkan juniornya sendiri hingga menegang, “Siapkan dirimu Kyunie.”

Dia mengganto vibrator bodoh itu dengan juniornya sendiri, rasanya lebih nikmat dan semakin membuatku gila.”Akkhhhhh ! Hyunnngg !” Dia menarik juniornya hingga ujung dan menghentakkannya keras mengenai sweet spotku. Membuat tubuhku melengkung merinding tak karuan. “Hyunnng kumohon, aku ingin cum.”

Rasanya sangat sakit dan juga nikmat, “Baiklah…” Akhirnya dia melepaskan cincinnya dan dalam beberapa sodokan saja aku sudah cum. “Akhh… Tak kusangka kau sangat pervert hyung.”

Aku bernafas lega, namun ternyata dia belum puas, “Hyung ?” Aku melihatnya tengah melakukan gerakan in dan outnya pelan di hole ku. “Kyunie, aku belum cum.” Dia memaju mundurkan juniornya dengan cepat. “Akhhh, sangat nikmat dan sempithh akhhh…” Dia meracau sendiri. Tanpa kusadari juniorku sudah kembali menegang. “Hyung… Akhhh… Akhh… Cepathhh hyungg… Ahhh yesss there…” dia menyodok sweet spotku. Sangat pintar. “Akhhh…”

Nafasku sudah memburu. “Akuhhh akan cum Kyuhhh…”

“Nde aku juga hyung…”

Dia mempercepat gerakannya dan terus menyodok sweet spotku. Rasanya seperti begitu banyak kupu-kupu yang menggelitik perutku.

“Kyuhhhhh akkkhhhhh… !”

“Hyungggg…!”

Kami melenguh berteriak bersama mengeluarkan cum kami. Tubuh berkeringat dan bau khas sperma memenuhi kamar kami. “Ternyata menjadi seme juga jangat nikmat Kyuhh…” Dia membisik ditelingaku. “Akhhh nde hyung. Jadi uke juga tidak buruk. Tapi apa aku bisa berjalan besok ?”

Dia menjilat telingaku dan memainkan lidahnya,”Jangan takut Kyunieh… Aku akan membantumu berjalan.” Dia terus memainkan lidahnya ditelingaku. “Hyung…” Aku menelan salivaku banyak-banyak merasakan juniornya yang ternyata masih berada dalam holeku mulai mengeras dan membesar. “Jangan lagi hyung, ” Tapi dia malah mengocok juniorku membuatku terpancing.

“Akhhh hyung…”

Cho Kyuhyun POV end

.

oooSNOWDROPooo

DI LUAR KAMAR KYUMIN

.

.

“Akh… Hannie… Jangan menggodaku, aku harus tidur dan bersiap untuk berangkat besok.” Namun Hangeng seakan tak peduli dengan Heechul terus meronta, “Heenim chagi, aku benar-benar membutuhkanmu sekarang.”

Tangan Hangeng sudah menarik tali pengait baju tidur Heechul. Terlihatlah tubuh putih isrti tercintanya itu. Dengan pelan dikecupnya perpangkalan leher Heechul. “Hannieh… Akhhh…”

Heechul tak bisa menahan dirinya saat lidah Hangeng dengan pelan tapi pasti menyusuri leher putihnya. Tangan pintar Hangeng membelai lembut miss V Heechul yang masih terbungkus underwearnya dengan rapih. “Aku benar-benar sudah tak tahan Heenim. Kau semakin menggodaku.”

Diarupnya kasar bibir Heechul dan tangannya sudah menyusup kedalam underwear Heechul, memainkan klitorisnya. “Ehhhnnngggghhh…” Heechul melenguh disela ciumannya. Hangeng semakin menindih tubuh Heecul dan menjelajahi mulut hangat istrinya itu dengan lidahnya. Sesekali terdengar suara kecipak saliva.

‘Awas saja kalian besok. Ukhh, Hanie pervert ! Gara -gara Kyu dan Minnie aku harus melayaninya malam ini.’ Heechul sibuk membatin. Dalam hatinya ia mengumpat kebodohannya sendiri yang tak bisa menahan dirinya untuk tak menikmati perlakuan suami tercintanya itu.

.

.

“Kangin-ah, aku pusing. Mendengar lenguhan itu membuat tubuhku bergetar. Aku merindukanmu.” Teukki sibuk menatap bintang terang dilangit. Diantara mendungnya salju masih ada bintang yang bersinar terang.

Teukkie mati-matian menahan telinganya sendiri untuk tak mendengarkan lenguhan dari dua kamar lain yang berada diatasnya dan di sebelah kamarnya. “Huh, benar-benar berisik dan membuatku pusing.”

.

.

Changi Airport

.

“Huwa… Akhirnya sampai juga.” Seorang namja imut dengan pipi chubbynya berteriak kegirangan saat pesawat mereka sampai di bandara tempat tujuan liburan. Terlihat dua pasangan di belakang namja itu tersenyum pahit. Bagaimana tidak, bukan Sungmin yang membantu Kyu berjalan tapi malah Siwon dan Zhoumi. Sedangkan Henry yang sangat senang terus saja menempel pada Donghae yang nota bene kakak sepupunya. Hyukkie hanya bisa tersenyum kecut. Dan Siwon harus bisa menahan rasa jengkelnya saat melihat kekasihnya digandeng dengan mesra oleh Sungmin.

Pasangan paling akur sedunia peri terlihat akrab dengan Teukki. Dan pasangan Hanchul semakin mesra karena servis yang diberikan Hangeng pada Heechul semalam penuh.

“Tadi malam benar-benar menyenangkan. Lain kali kau harus melakukannya lagi.” Siapa lagi yang berbicara seperti itu jika bukan nyonya Cho yang sudah berhasil menurunkan ke-pervert-annya pada putranya yang baru saja dihajar habis-habisan oleh menantunya sendiri.

“Huh, Kyu bagaimana bisa Sungmin terus saja menempel pada Kibum seperti itu.” Seorang namja tampan disisi kanan Kyu melancarkan protesnya. Ia tak tahan melihat Sungmin yang merangkul bahu kekasihnya dan ternyata Kibum terlihat menikmatinya.

Mereka mengingat baik-baik perkataan Heechul saat di dalam pesawat. “Ingat, Minnie chagi itu sedang hamil dan banyak maunya. Dia juga menjadi sensitif, jadi jangan ada yang protes atau membantah keinginannya.”

Kata-kata Heechul terus terngiang dikepala semua namja disana tak terkecuali Kyu. “Habis mau bagaimanalagi Siwon. Dia sedang hamil dan aku sama sekali tak bisa mencegahnya atau aku akan kembali dihajarnya seperti tadi malam.

Sedangkan Zhoumi sibuk menggerutu, “Lihat saja dibelakang kita. Namjachinguku sendiri menempel terus pada Donghae. Meski dia sepupu Henry tapi tujuan utama kami ikut kan liburan bukan menjadi obat nyamuk begini.”

Ketiga namja tampan malang itu hanya bisa menahan sakit hatinya.

.

.

T.B.C

.

.

Bersambung dulu dah, mianhe jika lemonnya gag asem.

Mianhe juga low updatenya luama banget.

Gomapseumnida atas review dari para pembaca fic gaje and ngarang ini. Dimohon untuk review lagi.

.

Gomawo ^_^

15 thoughts on “Snowdrop Ch. 11 || KyuMin || YAOI

  1. annyeong..
    sebelumnya mau kasi masukan aj eon.. mungkin yang rated M di privat aj dari pada ada komen2 gak enak,,

    hehehehe hanya saran sih..

    eoonnie,, seneng deh liat kyu g isa jalan o.O
    ah, gak tau knapa suka baca kyumin klo kyunya rada2 di’siksa’ gtu.. lebih menantang.. #plaakk

    hanchuuuuuulll.. kyaaaaa~ han appa ku ma heechul ummaku… >.<

    kurang eksplisit #eh??
    lama g baca ff hanchul rated M.. #lap ingus..

    aduh tiga cowok ganteng nganggur #lirik won, kyu, mimi..
    mau aku temenin ga?? hahahhahaha.. xDD

    ok eon, ak lanjut deh ^^

    gomapta

  2. Wo0w w0ow Ming kau hamil ad untng’a jga yee ,, bsa lburan mpe seErte(???) ahahaha >.ckckck gman0 bsa Ming minta jdi seme aigo0o kehamilan yg mengasyiekkan wkwkwkwk #.hayo0 KYUMIN cptkan keunikn” klian saat brlbur gkgkgahahaha😄

  3. ternyata kalo hamil sungmin ngidamnya ga ketulungan >.<
    baru x nih thor ak baca ff yg sungmin jd seme dan kyu jadi uke..
    kyaaaa….ceritanya berasa beda..tapi ak tetap suka kyu yg jd seme nya dan minnie jd uke nya :p

  4. author-si., ku ngrasanya ncnya hanchul krg hot #otak yadong mulai ngembang😀

    tnyta liburan di SG ya?
    wuuaaa, klu gini jd acara bulan madu dong ya . tp kasian teuki, ngejablay gtu😀

  5. author-si., ku ngrasanya ncnya hanchul krg hot #otak yadong mulai ngembang😀

    tnyta liburan di SG ya?
    wuuaaa, klu gini jd acara bulan madu dong ya . tp kasian teuki, ngejablay gtu😀 . #dihajar angel

  6. selamat haehyuk direstuin
    kasian banget si kyu disuruh suruh
    yesungie sabar ryeong khan emang ska bgitu
    jgn marah2
    bwahahahhaaha sungmin on to kasian
    pupukkyu sabar ya kyu
    akhirnya liburan
    kasian deh hyukwonkyu nyaahahaahaha
    sabar ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s