The One | HyunSaeng | Part 1| 2Shoot

The One

Author : Rainy Heart

Length : TwoSHOOT

Rated : T

Cast :
– Heo Young Saeng a.k.a Saengi
– Kim Hyun Joong a.k.a Joongie /Leader
– Kim Hyung Jun a.k.a Baby (Maknae)/ Junnie
– Kim Kyu Jong a.k.a Kyu
– Park Jung Min a.k.a Min/Mal

Pairing : HYUNSAENG (Kim Hyun Joong x Young Saeng )

Genre : Romance / Drama

Warning : Yaoi (Boyslove), sekali lagi saya tekankan, bagi yang gag suka yaoi jangan baca, okeh…. !!!!

Summarry : “ Baby… so lovely… surely your’re THE ONE.”

Annyeong Readerdeul…..

Jealousy you the series balik lagi nih. Mau ngeshare cerita tentang HYUNSAENG tentunya. Ya ini cerita terinspirasi pas ngeliat Uri Saengi ngisi rap untuk lagu Kyu Jong di Japan and Seoul Persona Concert.

Semoga readerdeul suka ma storynya…. enjoy please

Happy Reading

Seoul Persona Concert

Chapter 1

# Dorm SS 501

“Min-ah…. Apa nae Saengi belum pulang juga…?”

Joongie yang baru bangun tidur siang itu menghempaskan diri di sofa nyaman di depan TV. Seraya melihat jam yang menunjukkan pukul 16.00 KST.

Ia lalu berjalan menghampiri Min dan Junnie yang sedang battle game.

“Mollayo… waeyo …? Bukankah ia sedang latihan bersama Kyu…?“

“Ne… tapi bukannya dia hanya menyanyi rap untuk intro saja kenapa pergi latihannya lama sekali.” Joongie menyilangkan tangannya di dadanya. Menggembungkan pipinya, terlihat berpikir keras.

Saengi dan Kyu memang pergi latihan dari pagi. Mereka semua sebenarnya sudah menyelesaikan latihannya dari hari kemarin dan kini sedang libur. Tapi ada perubahan konsep pada bagian solo Kyu, jadi mereka berdua harus latihan lagi. Karena tim director dari konser itu ingin menambahkan rap yang akan di isi oleh Saengi pada lagu solo milik Kyu Jong.

‘Jangan selingkuh nae Saengi-ah. Awas saja kau Kyu… kalau kau sampai mengganggu Saengiku’

#other side #

“Aish…. panas sekali….” Kata Saengi sambil terus mengibas-ibaskan handuknya yang kini sudah basah oleh keringat dari tadi.

“ Kenapa AC disini pake acara rusak segala sih. Aku haus sekali… Kyu bisa kau belikan aku minuman dingin, aku sudah tak kuat untuk bergerak kemana-mana,” pinta Saengi yang kini sudah merebahkan tubuhnya.

“Rasanya panas sekali…. Jebal Kyu…”

Saengi mengoncang-goncangkan tubuh Kyu yang sedang tergeletak di sampingnya, memejamkan mata dengan nyamannya di lantai gym. Mencoba meregangkan ototnya yang kaku karena dance untuk lagu solonya memang cukup menguras semua tenaganya.

“Sebentar hyung….. aku lelah sekali biarkan aku dulu 5 menit, setelah itu aku akan menuruti semua perintahmu. Okeh……!!!”

Kyu lalu mencoba memejamkan matanya lagi.

Kriiikkk…………

Krikkk………………..

Krikkk ……………. #ne tiba-tiba ada jangkrik#

5 Menit berlalu

‘Apa…. katanya 5 menit tapi tak bangun-bangun’ batin Saengi sambil mengusap wajah dan lehernya yang masih berkeringat karena kepanasan.

10 menit sudah berlalu

‘Aish Kyu…. kau menyebalkan…. lebih baik aku tidur’

Kyu masih tidur dengan lelapnya. Dan Saengi… karena kesal ia juga jadi tertidur.

.

# Pagi harinya

.

“Hya….. hyung…. !!!! Ierona hyung….!!!”

Alhasil mereka berdua menginap di gym.

“Aishh…. hyung kenapa kau juga tidur bukannya membangunkan aku.”

“Mianhe kyu-ah, aku hanya tak tega membangunkanmu tadi malam, biasanya kau juga bangun sendiri. Jadi aku juga tidur habis aku tak tahan menunggumu lama sekali tak bangun-bangun.”

Karena sudah pagi, mereka akhirnya memutuskan pulang ke dorm. Karena jarak gym dan dorm tidak jauh mereka hanya berlari kecil… yah … itung-itung olahraga gituh.

#other side

Dorm SS 501

Pemandangan pagi ini di dorm masih sama dengan tadi malam.

Terlihat pemuda tampan yang wajahnya sudah tak tampan lagi. Kusut, pucat, and kumel and kucel #haishhhhh#.

Mata cantiknya kini sudah seperti mata panda.Mulutnya masih menguap kemana-mana. Masih berjalan kesana – kemari, sambil sesekali melihat ke pintu masuk dorm mereka.

‘Kau keterlaluan Saengi…..’ batin Mata panda itu. Ia sangat geram hingga tak bisa memikirkan apa-apa lagi.

Mata panda itu masih tak berhenti menguap. Bagaimana tidak mengantuk, uri leader tak tidur semalaman karena menunggu Saengi yang ga pulang-pulang #lukatebangtoyib#.

Ia melangkahkan kakinya ke dapur yang terletak tepat didepan pintu masuk dorm. Menaruh dagunya ke atas meja, kepalanya terasa berat namun matanya masih ingin menemukan sosok yang ia tunggu dari semalam.

.

 

#30 menit kemudian

.

 

Mata panda itu mulai membuka-menutup-membuka-menutup terus seperti itu
“Aku ngantuk Saengi-ah ….. Kenapa kau tak pulang juga. Sebenarnya kau kemana sih…..?”

Tak lama terdengar suara cempreng (?) Saengi dan Kyu memenuhi Dorm mereka.

“Kami Pulang…. !!!!” teriak Saengi dan Kyu memecah keheningan di dorm pagi itu.

Teriakan mereka itu ternyata sama sekali tak berhasil membuat Joongie sadar dari dunianya. Kini ia sedang terdiam melihat Saengi dan Kyu yang kini sudah berdiri di hadapannya.

‘Rasanya ingin menelan Kyu mentah-mentah’ batin Joongie yang geram melihat Kyu tersenyum manis padanya.

“Nae chagiyya….” kata Saengi seraya mendekati Joongie.

Saengi mencoba menyadarkan Joongie dengan mengibas-ibaskan tangannya pada pandangan Joongie. Tapi Joongie tetap sibuk dengan pikirannya sendiri.

Saengi yang sudah kebingungan kini menatap Kyu dengan wajah ‘pergilah-Kyu-selamatkan-dirimu’ saat Saengi menyadari tatapan Joongie yang berubah menjadi sangat menyeramkan terfokus pada Kyu.

Saengi lalu menutup mata Joongie yang masih membuka itu dengan kedua tangannya.

“Tidak baik memelototi dongsaengmu sendiri seperti itu.” Kata Saengi yang masih setia menutup mata Joongie meski kini Kyu sudah pergi entah kemana

“Dia bukan dongsaengku……!!!!” kata Joongie dengan kemarahan dan kekesalan yang sudah memuncak.

“Ahni… dia dongsaengmu … dia juga dongsaengku…”

“Ahni… . ”

“Ne….”

“Ahni… … Ahni… Ahni… Ahni… Ahni… “

“Ne… ne… ne… ne….”

“Ahni nae chagiyya…..” Kata Jongie semakin gemas pada Saengi yang tiba-tiba menjadi sangat menyebalkan menurutnya.

Selain karena ia tak pulang semalam, ditambah ia sudah mencoba melindungi Kyu menjadi korban kecemburuan Joongie pada Saengi .

“Dia itu dongsaengmu chagiyya…. bersikaplah dewasa sedikit. Kenapa kau … selalu seperti ini.”

Saengi lalu berjalan mendekati kulkas. Rasa hausnya semakin menjadi-jadi karena ia sudah kepanasan dari tadi malam, di tambah pagi ini ia harus sudah bertengkar dengan kekasihnya sendiri.

Tanpa basa basi lagi Joongie mendekati Saengi, ia mengunci saengi dengan kedua tangannya bertumpu pada pintu kulkas. Saengi hanya bisa menghela nafasnya, ia sudah terlalu biasa menghadapi sikap Joongie yang memang pencemburu berat.

“Kau takk akan kemana-mana chagiyya……” kata Joongie seraya mendekatkan ke wajah Saengi yang kini masih bingung melihat tingkah Joongie yang selalu saja menjadi aneh ketika ada masalah. Seperti saat ini.

“Jangan dekat-dekat…” kata Saengi mencoba menghentikan kegiatan Joongie sambil menahan dada Joongie.

“Kubilang jangan dekat – dekat. Aku tak mau kau menciumku saat kau sedang marah begini. Kau terlalu berbahaya Joongie-ah”

Tapi Joongie seakan tak mendengarkan masih saja terus mendekati Saengi. Karena kesal dan sudah teramat lelah, Saengi lalu melarikan diri lewat bawah lengan Joongie yang memang terbuka lebar hingga ia bisa bebas dan berlari ke kamar mereka.

Dan Joongie yang tadi sudah hampir mencium Saengi alhasil ia malah mencium pintu kulkas yang menjadi sandaran Saengi tadi #poor leader….#

#Dikamar Joongie x Saengi

“Brak….. !!!!”

Saengi menutup pintu dengan keras dan menguncinya. Ia sedang tidak ingin meladeni kemarahan Joongie. Dengan malas ia mengambil handuk dan pergi mandi. Saking asyiknya karena memang badannya sudah lengket ga enak banget ia mandi lama sekali. Tak sempat memikirkan efek dari “Jealousy Joongie yang bisa berubah menjadi Mr. Dangerousy Joongie.”

Saengi malah terus saja menyanyi-nyanyi tak jelas di kamar mandi.

Jeongmallo nan mollasseo TV drama cheoreom
Chingu isang saenggak hae bon jeok eopdeon

Neoreul saranghage dwedani ige moseun nalbyeorak
Nado moreugesseo ireon nae mameul

Gaseumi tteollyeo sashireun myeot beon sshik
Ireon nae mam sum giryeo aesseo bwattneunde
Meomchul su eopseo geureoni badajwo
Neoreul wihae junbihan naui sarangeul

Baby neoreul saranghae
Baby neoman saranghae
Chin gu raneun maldae shin nan ni be the one for you

Baby nuga mworaedo
You’re the only one for me
Ojik neo hanaman barabollae

Baby
So lovely
Surely

You’re the one

Mae-il mae-il sangsanghae naui yeope ittneun neo
Saenggak maneuro nan imi haengbokhae

Ijen nun naeri neun gyeo-uldo nae sonjapgo hamkke hae
Neoman nae gyeote isseo jundamyeon
Neon algo ittni oneuri ogireul
Na eolmana sonkkoba gidaryeottneunji
Yeonggireul naelkke geuroni deureojwo
Neoreul wihae junbihan sarangui norae

Baby neoreul saranghae
Baby neoman saranghae
Chin gu raneun maldae shin nan ni be the one for you

Baby nuga mworaedo
You’re the only one for me
Ojik neo hanaman saranghalke

Baby
So lovely
Surely

You’re the one

Sarang iran mal cheo-eumiya ireon geol
Dugeun georineun nae mameul arajwo
Badajwo geurigo malhaejwo neo yeokshi naman bolgeorago
Listen to my heart
Now once again

Baby neoreul saranghae
Baby neoman saranghae
Chin gu raneun maldae shin nan ni be the one for you

Baby nuga mworaedo
You’re the only one for me
Ojik neo hanaman barabollae

Baby neoreul saranghae
Baby neoman saranghae
Chin gu raneun maldae shin nan ni be the one for you

Baby nuga mworaedo
You’re the only one for me
Ojik neo hanaman saranghalke

Baby
So lovely
Surely

You’re the one

#Other side

Joongie yang sukses mencium pintu kulkas yang hadem itu, makin bertambah kekesalannya dan memasang tampang Mr. Dangerousy Joongie mode on.

Tap…. !!!

Tap…. !!!

Tap…. !!!

Dengan langkah yang besar-besar dan mantap ia menuju kamar Kyu x Junnie.

Brak… !!!!

Brak… !!!!

Brak… !!!!

Dengan kasar Joongie menggedor pintu kamar Kyu.

“Yah… Kyu….. keluar kau…. Pppalli……!!!!”

Joongie terus berteriak di depan kamar Kyu. Min yang sedang sibuk menyiapkan sarapan di bantu dengan Jun hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya. Entah mengapa leader mereka itu terkadang menjadi sangat berbahaya jika berhubungan dengan Saengi.

“Hei Junnie-ah… kau lihat Mr. Dangerousy Joongie mode on…. sungguh berbahaya.” Kata Min seraya menata piring di meja.

“Ne Min-ah…. maka dari itu, aku tak berani mendekati Saengi lagi. Uri leader terlalu protektif…. mungkin Cuma Saengi hyung yang bisa menjinakkannya,” Kata Junnie seraya meminum susu coklatnya.

“Ne… ne….”

Mereka berdua lalu melanjutkan aktivitasnya kembali.

“Ya…. Kyuu…..!!!! Cepat buka pintunya…. !!! biarkan aku masuk….”

Terdengar kembali teriakan Joongie. Namun yang punya kamar terlalu takut untuk membuka pintunya. Mskipun ia tak bersalah dalam hal ini tapi jika Joongie sedang marah seperti ini bisa-bisa kejadian yang dulu terulang lagi.

.

#Flashback mode on

.

“Apa yang kau lakukan pada Saengi tadi hah….???!!!!” kata Joongie yang marah setelah mendengar Saengi menceritakan hal gila yang terjadi padanya pada hari ini.

Bukkk…..

Bukkk…

Bukkk….

Joongie seperti orang kesetanan terus memukuli Kyu. Karena tak tahan melihat Kyu yang sepertinya sudah tak berdaya Saengi lalu mencoba melindungi Kyu dari kemarahan Joongie.

“Hentikan Joongie-ah….!!! Sudah cukup… !!!!” Saengi lalu mengusap lembut luka yang ada di sudut bibir Kyu yang kini mengeluarkan darah yang cukup banyak.

“Gwenchanayo…. ???? Gigimu tak ada yang patah kan…” Saengi tanpa sadar mengusap bibir Kyu yang kini seperti tersenyum kemenangan memandang wajah Joongie yang makin memerah menahan marah.

“Yah… hentikan Saengi-ah. Mengapa kau malah mendekatinya… !!!!”

Joongi menarik lengan Saengi dengan sangat kasar. Entah mengapa semenjak begitu banyak kejadian gila yang menimpa Saengi , Joongie sudah tak bisa lagi berfikir jernih hingga ia menjadi Mr. Dangerous jika Saengi tidak ada dalam pandangannya atau di saat seperti ini Saengi terlalu sibuk mengkhawatirkan dongsaengnya meski mereka telah berbuat hal-hal aneh pada Saengi.

“Mianhe Joongie-ah… aku hanya khawatir dengan Kyu.”

Saengi lalu membawa Joongie menjauhi Kyu. Mendudukannya di taman samping dorm. Menggenggam tangannya lembut dan mencium sekilas pada tangan yang masih mengepal kuat karena menahan marah.

“Tangan ini… hanya untuk membelaiku dengan lembut. Jadi jangan kau kau gunakan untuk memukul dongsaengmu lagi atau orang lain. Aku juga tak ingin kau membenci dan bermusuhan dengan member yang lain hanya karena aku. Aku bercerita padamu karena kau adalah kekasihku, jadi sudah hakmu untuk mengetahui semuanya. Aku tak memintamu untuk memukuli mereka.”

Saengi menghela nafas sebentar. Ia lalu menepuk bahu Joongie.

“ Joongie-ah … ingatlah kita ini hyung bagi mereka dan status kita… kau juga harus memikirkannya. Meski aku kekasihmu … jangan jadikan itu sebagai masalah hingga menghancurkan persahabatan kita. “ jelas Saengi panjang lebar.

Ia lalu tersenyum seraya mengusap bibir Joongie yang kini masih terdiam memikirkan kata-kata Saengi.

Chu….

Saengi mencium bibir itu dengan lembut, ia hanya menempelkan bibirnya pada bibir Joongie untuk menenangkan Joongie yang masih marah. Ketika merasa nafas Joongie yang berhembus di pipinya sudah teratur, Saengi lalu melepaskan ciumannya.

Ia memandang lembut pada mata yang kini sudah menjadi teduh itu.

“Kau lebih tampan seperti ini chagiyya…. jangan melakukan hal itu lagi ne…”

Joongie hanya mengangguk imut disertai dengan bibirnya yang masih manyun.(?)

“Sudah,….. tenangkan dirimu…. neomu saranghaeyo Joongie-ah”

Joongie sebenarnya masih marah. Tapi karena melihat Saengi yang tersenyum sangat manis, ia tak kuasa menahan dirinya untuk tetap memasang wajah kesalnya. Akhirnya ia tersenyum dan mengangguk manis. Menggenggam tangan Saengi dan mengecupnya.

“Nado Saranghaeyo….” Kata Joongie seraya mengusap pipi chubby Saengi.

“Puih…. akhirnya … aku terbebas juga. Leganya….. !!!! “ kata Kyu yang menatap mereka berdua dari kejauhan.

“Makannya , jangan melakukan hal gila seperti itu lagi” kata Min seraya pergi berlalu dari sisi Kyu.

.

#Flashback mode off

.

Saengi POV

.

“Yah… Kyu….. keluar kau…. Pppalli……!!!!”

Aku mendengar suara Joongie yang masih diiringi suara pintu yang dipukul dengan kerasnya. Aku hanya bisa menghela nafas beratku. Sungguh Joongie yang marah seperti ini begitu menakutkan.

Setelah memakai baju dan merapihkan diriku aku menuju posisi Joongie yang ada di lantai bawah.
Aku melihatnya masih sibuk memegang kenop pintu mencoba untuk mendobrak pintu yang tak bersalah itu.

“Aisshhh….. apa dia tidak capek bertingkah seperti itu dari tadi”, kataku lirih seraya mengarahkan pandanganku pada Min dan Jun yang kini sedang ASYIK menikmati sarapan mereka.

Ya karena tak makan dari kemarin, aku jadi sangat lapar pagi ini. Jadi kupikir dari pada mengurusi Joongie yang sedang tak bisa dikendalikan lebih baik aku makan #kekasih macam apa ini#.

“Nasi goreng kimchi….” kataku. “Tumben sekali kau buat nasi goreng Min-ah. Biasanya kau akan membuat spagheti dengan bermacam-macam saus hasil eksperimenmu.”

“Ya hyung…. aku tak bisa berkonsentrasi memikirkan saus yang baru dan membuat spaghetti yang enak seperti biasanya karena terus saja mendengar uri leader itu berteriak-teriak tak jelas dari tadi.” Kata Min sambil terus memasukkan nasi goreng ke dalam mulutnya.

“Kau tahu hyung, dari tadi malam ia terus saja berjalan kesana kemari tak jelas seperti busway yang lewat jalur itu-itu mulu(?).”

“Kau ngawur Junnie-ah” kataku seraya menyentil dahinya. Aku gemas sekali melihatnya yang sedang minum susu coklatnya itu. Meninggalkan bekas gelas di sekitar mulutnya.

“Kau ini memang pantas menjadi magnae kita, kelihatannya Kibumie lebih pantas menjadi kakakmu dari pada menjadi adikmu, lihat kau minum susu saja sampai berbekas seperti ini,” kataku seraya menghapus jejak gelas itu dengan jariku sendiri.

Aku biasa memperhatikan member lain karena saat ditinggal Joongie untuk syuting film BBF, akulah leader mereka. Tapi tak kusangka, perlakuanku pada Junnie tadi sukses mendapat hadiah deathglare dari kekasihku sendiri.

“Hentikan Saengi-ah….”

‘OH…. my …. GOODNESS…. mengapa tak ada yang mengatakan padaku kalau Joongie sudah ada dibelakangku’

Sungguh aku ingin pingsan sekarang Juga.

.

Saengi POV end

.

TBC

.

Sebenernya mau oneshoot, tapi mw aku bikin endingnya kayaknya lum dapet plotnya, jadi two shoot deh. Readerdeul… review ya….

One thought on “The One | HyunSaeng | Part 1| 2Shoot

  1. eonnni,,,aku nemu efef yang ini…hehe
    lucu kalo inget ss501..kangen banget sama mereka….
    bagus eoonnii,,aku suka …karakter masuk dalam cast yang unik..hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s